Saatnya Indonesia Bangkit dengan cara Gila

Mahapatih Gadjah Mada, adalah orang gila, tapi kita kagum dengan kegilaan nya yang melampaui orang waras. Cara Gila Gadjah Mada adalah mempersatukan nusantara, dan dia berhasil dengan cara gilanya yaitu mempersatukan nusantara sampai thailand. Sekarang saatnya untuk indonesia gila. Mari kita gila di bidang kita masing masing. Seorang pemimpin yang gila, akan berani membuat jalan […]

Keberanian ulama hakikat makrifat

Perkembangan islam tidak pernah lepas dari ulama ulama hakikat makrifat. Beliau beliau begitu berani menerima amanah Allah untuk berdakwah dari tanah arab ke tanah jawa dan sekitarnya. Kita lihat kesiapan para ulama hakikat makrifat ini menjadika Allah banyak menurunkan petunjuk dan pertolongannya,sehingga beliau beliau kelihatan sakti dan punya karomah yang Woowww. Hal ini sangat mirip […]

Lailatul Qodar bukan Pembagian Sembako

pernah mendantangi pembagian sembako? ya kita tinggal datang menunggu dan dapat. Tapi itu tidak dalam lailatul  qodar. Dalam lailatul qadar kita harus memiliki suatu proposal yang kemudian kita ajukan kepada Allah, kita komunikasikan kepada Allah.  Cara mengkomunikasikan proposal adalah dengan cara khusus yaitu itikaf, tidak dengan shalat, tidak dengan membaca al quran apalagi pengajian. cara […]

Bagaimana mendapatkan pertolongan ghoib secara syar’i

Rasulullah dan para Nabi mendapatkan pertolongan ghoib, kenapa kita tidak tertarik dengan hal tersebut, atau kita tertarik tetapi menggunakan cara yang salah, tidak seperti apa yang di lakukan para nabi dan Rasul. Kalau pertolongan  ghoib itu dialami para Nabi dan Rasul berarti kita sebagai umat yang mengikuti Beliau pasti diberikan kesempatan juga untuk mendapatkan pertolongan […]

Allah yang tidak ada bandingannya

kita semua tahu kalau Allah tidak ada bandingannya, tapi kalau kita testmisalnya dengan membandingkan Allah dengan kyai habib atau syehc, maka masih ada yang tidak terima, ada sekitar 40% yang tidak terima. Ini menunjukkan bahwa mereka mengakui bahwa Allah itu tidak ada bandingannya, tapi masih tidak bisa menerima kalau kyai habib atau syech menjadi bandingannya. […]

Melihat dengan Pandangan Nur Ilahi

Selama bulan ramadhan ini kita berusaha menggunakan kemampuan jiwa kita untuk melihat sesuatu dengan pandangan lain. Kita melihat dengan perspektif Allah. Inilh yang saya maksud dengan pandangan dengan Nur Ilahi, yaitu pandangan dengan menggunakan bagaimaana cara pandang Allah. Misalnya sesuatu yang engkau kira tidak baik maka menurut Allah itu baik. Cara pandang ini akan mengajak […]

Ruh bertemu dengan Ruh

artikel ini akan terbukti ketika islam sudah terbebaskan dengan paradigma lama yang mengekang ruhaniah. Ketika umat masih tertutup dengan ilmu dan tidak mau jujur dengan al quran. apapun alasannya tidak perlu berkomentar atas apa yang saya tulis. cukup di batin saja bahwa pendapat saya ngawur. Baiklah, saya pun tidak mempedulikan apa yang anda pikirkan tentang tulisan […]

Amanah terdekat itu adalah keluarga

Lapar kita saat puasa, shalat kita di saat yang lain tertidur bisa menjadi senjata kita untuk memohon kepada Allah, agar amanah keluarga dapat terselesaikan dengan baik. amanah keluarga ini unik, karena kadang kita tidak bisa berbuat apa apa dengan keluarga kita, padahal kita harus mengarahkan keluarga kita untuk kebaikan. “selamatkanlah dirimu dan keluargamu dari api […]

24 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Berkesadaran Luas Allahu Akbar

Allahu akbar artinya adalah Allah lebih besar, ketika kesadaran kita berada pada keadaan tanpa batas maka tidak ada lagi beban, tidak ada lgi batas tentunya. Pikiran  kita seringkali membatasi diri kita dengan berada pada kesadaran luas yang tanpa batas Allahu akbar maka pikiran kita akan lebih los lagi. kesadaran ini sebenarnya menjadi dasar dari kesadaran […]

23 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Tirakat untuk menyelesaikan amanah

Menyelesaikan amanah membutuhkan pertolongan Allah SWt  dan petunjuk Allah SWT. Utuk mendapatkan 2 hal tersebut dapat kita peroleh insya Allah dengan tirakat. Tirakat dengan menjalankan amal ibadah yang disunah kan apalagi diwajibkan. Pada bulan ramadhan kesempatan kita untuk bertirakat. Dari siang tidak makan dan minum malamnya berada di masjid beribadah shalat wiridan dan terutama sekali […]

22 jurus Wali Mabuk Ilahi : Menembus Batas

menembus batas keterbatasan, coba anda fokuskan amanah yang sedang dijalankan, kemudian bersaplah untuk melakukan apa yang seharusnya dan sebaiknya dilakukan, dan lakukanlah. Maka anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa. Ketika amanah itu menemui jalan buntu dan anda berhasil menembus dengan cara yang sederhana dan mudah : fokus dan jalankan. Maka amanah itu terselesaikan dan […]

21 Jurus Wali Mabuk Ilahi : menyelesaikan amanah yang semakin komplek

Jurus ke 21 dari wali mabuk ilahi adalah jurus bagaimana menyelesaikan amanah yang semakin komplek dan semakin banyak, dengan tingkat kesulitan yang semakin meningkat pula. Tentunya apa yang harus kita lakukan adalah tetap fokus pada amanah utama, dan melakukanya dengan multitasking. Mengerjakan tugas multitasking dengan tingkat kesulitan yang tinggi jika tidak mabuk kita akan mundur […]

Tetaplah Sadar Allah Meski Tidak Dzikir Nafas Lagi

Dakwah dzikir nafas tidaklah seperti dakwah semacam LDII, MTA, Muhammadiyah, Nu atau model organisasi lainnya. Dakwah di DNSA adalah dakwah dengan cara menyebarkan virus, yaitu virus sadar Allah. Kalau di organisasi islam maka keanggotaan itu sangatlah penting, kehadiran itu sangatlah penting, tapi kalau di dzikir nafas sadar Allah (DNSA) yang penting adalah apakah virus sadar […]

20 jurus Wali Mabuk Ilahi : Kesempatan jika pikiran sudah tidak bisa berpikir lagi

saya yakin dari kita pernah mengalami tidak bisa berpikir lagi. Misalnya ketika kita mendapat masalah yang berat sampai kadang blank, kebanyakan orang akan pergi cafe, tempat relaks atau lainnya, tapi jurus ini mengajarkan untuk justru dengan keadaan pikiran kita sudah tidak bisa berpikir lagi kesempatan untuk tidak menggunakan pikiran, terus untuk apa, ya untuk lurus […]

19 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Pekerjaan wali mabuk ada 2; Itikaf atau bekerja

Dua pekerjaan yang kontradiktif, yang satu diam pasif dan yang kedua adalah aktif bekerja. Malas adalah penyakit karena malas tidak diam itikaf juga tidak aktif bekerja. Coba ketika malas maka lakukan duduk diam itikaf dengan sadar Allah atau elakukan apa yang seharusnya diakukan. Pekerjaan wali tidak menggunakan pikiran tapi mengunakan kesadaran akan perintah Allah. Kesadaran […]