3T Tasbih : untuk masa lalu, Tahmid : untuk masa sekarang, Takbir : Untuk Masa Depan

Hidup itu ya sekarang ini, tapi bagiamana denga masa lalu kita masa sekarang ini dan masa depan yang pasti akan kita hadapi. Hidup kita di masa lalu (berarti bukan sekarang ) adalah takdir Allah yang sudah kita lewati. Namun kadang masih terbawa sampai sekarang terutama ketika kita mengingatnya. Meski terjadinya masa lalu tapi kalau diingat, berarti menjadi masa sekarang. tak jarang ingatan yang sedih membuat menjadi tambah sedih kalau ingat yang membahagiakan juga bisa membuat sedih, lho kok sedih semua… ya ingat masa lalu jika tidak disikapi dengan benar akan menjadikan emosi kita negatif.

Bagaimana agar emosi kita menjadi positif ketika masa lalu itu kita ingat. Caranya adalah dengan T1 atau tasbih. Tasbih ini adalah menerima masa lalu kita yaitu menerima semua takdir yang sudah berlaku pada diri kita. Dengan menerima semua takdir maka ketika kita mengingatnya tidak ada emosi negatif yang muncul. Tasbih ini juga berarti menghilangkan muatan muatan negatif alam bawah sadar dimana bawah sadar ini yang banyak mempengaruhi perilaku kita. Berarti dengan kata lain bahwa tasbih ini dapat mempengaruhi perilaku kita ke arah yang lebih baik.

Sekarang bagaimana mensikapi masa sekarang yang sedang terjadi ini. Ya masa sekarang tidak akan menimbulkan stress, sebab yang menimbulkan stress itu masa depan dan masa lalu. masa sekarang adalah netral, namun kita bisa membuat masa sekarang ini dengan kebahagiaan yaitu dengan bersyukur kepada Allah (T2). Dengan bersyukur dan berterimakasih kepada Allah terhadap apa yang sedang terjadi pada saat ini maka emosi kita akan bahagia. Jadi bahagia juga bukan masa lalu dan masa depan, bahagia adalah masa sekarang.

Untuk masa depan, agar kita dapat melangkah dengan kemantapan, dan penuh optimisme, maka takbir yaitu percaya bahwa Allah memberikan pertolongan kepada kita itu akan membuat kita yakin melangkah untuk menyelesaikan segalah permasalahan dan amanah yang sedang dan akan kita hadapi. Bagaimana jika orang tidak memiliki keyakinan dan percaya atas pertolongan Allah maka dia akan menjadi kerdil, pesimis, penakut dan mudah putus asa.  Untuk takbir atau mempercayai bahwa akan ditolong Allah, merupakan cara yang paling ampuh untuk mengatasi hal tersebut.

jadi pelajaran 3T mengajarkan kita untuk bahagia sepanjang waktu.

 

lebih dari sekedar bodoh

hamba di hadapan Allah tidak sekedar bodoh, tapi benar benar membersihkan diri dari kemampuan. Orang bodoh masih merasa memiliki kemampuan meski diakuinya sedikit. Dihadapan Allah harus benar benar disadari bahwa kita adalah nol, tidak bisa apa apa .

Dengan benar  benar nol atau zero ini maka akan semakin jelas tuntunan Allah SWT. Benar sekali bahwa hidup kita ini yang mengatur Allah, jadi kalau melawan apa yang Allah tuntunkan apalagi melawan apa yang Allah tentukan maka akan menjadi stress sendiri. Biasanya masalah hidup itu karena kita melawan tuntunan dan menolak ketentuan Allah.

 

Baiat sebuah metode penguat akidah

Pada jaman Rasulullah, kejadian baiat sangat sering terjadi, terutama untuk pemurnian tauhid, sering kali di baiat agar kuat dan tidak kembali kepada kepercayaan lama. Kemudian baiat juga sering digunakan untuk kesanggupan menjalankan amanah amanah khusus, seperti perang. Jadi baiat asal tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang membaiat masih sangat diperlukan. Baiat untuk kepentingan yang membaiat misalnya, setelah di baiat tidak boleh pindah kepada perguruan lain, setelah baiat harus mengakui bahwa yang membaiat adalah gurunya yang harus dihormati dan tidak boleh melawan dan harus berabakti baik harta dan jiwa.Karena baiat yang seperti ini tidak pernah dicontohkan dalam prosesi baiat baiat yang dilakukan Rasulullah kepada para sahabat.