makna idul fitri

idul itu artinya kembali dan fitri itu artinya suci, itulah arti yang sebenarnya. jadi kita kembali kepada kesejatian kita sebagai manusia yang sudah dididik Allah dalam bulan ramadhan. Ketika kita berada pada keadaan yang fitri maka kita berada pada keadaan seperti bayi atau berada pada keadaan dimana kita “ada tanpa ego”, ada tanpa kepemilikan, sekarang kalau kita pikir bagaimana keadaan tanpa ego ini kemudian kita berperilaku “merayakan kemenangan”, “berhura hura dengan berlimpah makanan” bersuka cita berlebihan dengan berbagai macam petasan… dan masih banyak perilaku yang sebenarnya itu tidak mencerminkan keadaan yang “fitri” yang sudah kita peroleh dalam bulan ramadhan.

Idul fitri bukanlah hari raya kemenangan, idul fitri adalah hari raya dimana kita berada pada keadaan yang muthmainah tenang, Keadaan ini diatasnya senang-senang, coba kita pikir masak ibadah selama sebulan di bulan ramadhan ditutup dengan hura hura … makan lagi sepuasnya .. ini merupakan kegiatan ironi dari makna idul fitri itu sendiri.

 

antara takbiran dan idul fitri dan memaafkan

Idul fitri artinya kembali kepada yg fitri, kembali kepada yg suci, sucinya manusia artinya tidak egois, persis ketika kita bayi, memiliki diri tapi tidak egois. Ketika kita berada pada wilayah diri tanpa ego ini maka yang ada adalah kebesaran Allah … Allahu akbar Allahu akbar …. ditambah lagi dengan saling memaafkan karena memang tidak ada lagi yang salah… ketika ego tiada yang ada adalah diri maka disitu tidak ada salah.. maka wilayah ego nol ini memberikan suatu kekuatan memaafkan …..ego nol memberikan ke unlimited an pemaafan bagi diri maupun orang lain.

SELAMAT HARI RAYA FITRI DAN MAAF ATAS SEMUANYA …

ADMIN

Setiyo Purwanto

Dzikir Nafas bisa bikin Jadzab

Resiko perbuatan berdasarkan Allah adalah kita dianggap GILA, Ya benar sekali gila, karena memang gila. Saya membagi gila ada dua macam gila spiritual dan gila karena SARNO (sarape keno; penyakit syaraf) . Saya akan menyampaikan sedikit tentang gila karena spiritual. JIka anda benar benar meleburkan diri dalam Tuhan (baca Rabb) maka akan terjadi perbuatan di luar nalar diluar pikir. Berbuat tidak dengan nalar tapi dengan kesadaran keTuhanan. Dulu pernah seorang yang sedang jadzab berdoa untuk kebaikan afganistan (saat itu amerika sedang gencar gencarnya menggempur afganistan) eh .. bukan doa kebaikan untuk afganistan namun malah berterika “hancurkan afganistan… hancurkan afganistan…” lha para jamaah pada heran … tapi tidak berani mengingatkan ulama tersebut dengan mendiamkannya. Namun benar saja apa yang diucapkan beliau keesokan harinya afganistan di bom hebat oleh amerika sehingga kelompok pro amerika menang. itu contoh kecil, jika kita benar benar lebur dalam alam keTuhanan maka hal yang terjadi sama, ide ide jadi aneh, berbeda dengan masyarakat umum….ketika di tegur dia akan mempertahankan pendapat anehnya itu …. karena memang dia sangat yakin akan kebenaran yang dia sampaikan.
Dalam Ber dzikir nafas anda harus siap siap untuk menjadi orang yang aneh … siap siap menjadi orang gila… ide ide anda akan berbeda dengan orang umum. Tapi ide ide ini bukan ide yang tidak berdasar anda merasakan suatu kebenaran yang tidak ditangkap oleh orang lain. Dan benar saja … selang beberapa waktu kedepan kejadian yang anda sampaikan dan terjadi seperti sebelumnya anda menyampaikan dengan banyak penentang.
Inilah yang sering disampaikan orang dengan Jadzab keadaan gila spiritual. jadilah orang aneh yang berpegang teguh pada Allah dan Rasulnya

hampir semua tarekat menggunakan nafas sebagai Alat dzikir

Tarekat manapun pasti mentargetkan jamaahnya untuk bisa selalu berdzikir. karena dengan selalu berdzikir inilah pintu pintu hakikat akan terbuka. tidak ada jalan lain menuju kepada hakikat jika tidak ada dzikir. Dzikir yang saya maksud disini adalah dzikir dengan penuh kesadaran. Bukan sekedar dzikir yang di mulut. Setiap tarekat pasti akan mentargetkan jamaahnya untuk selalu sadar Allah. kemana engkau menghadap di situ ada wajah Allah SWT.

nah sekarang yang jadi masalah adalah tidak adanya latihan kesadaran untuk menuju pada kesadaran yang sesungguhnya. Zikir nafas yang saya programkan adalah program latihan agar kita bisa selalu sadar Allah. dengan melatih dan menggembleng diri maka nantinya harapan dari saya adalah kita dapat menyadari Allah tanpa harus bertarekat, tanpa harus baiat tanpa harus talqin dan seterusnya. Asal mau berlatih dengan apa yang saya programkan secara kontinyu maka nanti Allah sendiri yang akan bimbing menuju kepada Allah.

Jangan takut untuk menuju kepada Allah jika anda tidak memiliki guru mursyid, jika anda tidak di baiat, jika anda tidak di talqin jika anda tidak mengikuti tarekat tertentu. Dengan dzikir nafas yang saya programkan ini maka secara otomatis guru anda bukanlah saya tapi Allah, baiat anda adalah syahadat kepada Allah dan Rasulullah. Kenapa anda mesti takut kalau Allah menjadi Guru anda dan syahadat sebagai sumpah anda.

yakinlah bahwa awalnya tarekat dibuat agar kita bisa berguru kepada Allah bukan kepada manusia , para pendiri tarekat inilah orang orang yang sangat berjasa dalam pengembangan ilmu ketauhidan. Namun jangan disalahgunakan bahwa penerusnya adalah Guru penerusnya adalah penghantar… ke Allah tidak perlu penghantar karena Allah sudah membuka Diri… hai Muhammad jika ada hambaku bertanya kepada Ku katakan bahwa Aku ini dekat.

Kesalahan dalam bertarekat adalah menjadikan guru mursyid menjadi hijab untuk ke Allah, padahal saya yakin guru Mursyid tidak menginginkan demikian. Namun jika guru mursyid menginginkan demikian bagi saya wajib kita tinggalkan sebab yang demikian akan menutupi (hijab) antara kita dengan Allah SWT. untuk itu carilah guru mursyid yang benar benar bisa mengantarkan kita kepada Allah SWT bukan malah menjadikan dirinya menjadi hijab antara kita dengan Allah.

Untuk bisa mendekat dan bersama dengan Allah kita harus yakin bahwa kita bisa, bahwa kita bisa dekat dengan Allah. jangan tidak Percaya diri lalu menjadikan guru guru mursid sebagai penghantar.

catatan : dalam bermakrifat harus benar caranya salah maka selamanya salah. saya tidak menyalahkan mursyid sebagai hijab, yang saya salahkan adalah kita ini yang cara bergurunya salah yaitu masih menggunakan guru mursyid sebagai hijab.

baik kembali ke masalah nafas. Saat ini Allah sudah membuka lebar lebar pintu makrifat kepada Nya, tunggu apa lagi. Munculnya buku dzikir nafas bukan secara kebetulan namun memiliki sejarah yang panjang dan berproses. saya yakin Allah saat ini sudah berkehendak agar kita bisa mendekat kepada Nya dengan cara yang mudah tanpa harus menggunakan ritual macam macam. saat ini belum ada ulama yang berani secara terang terangan membuat dan menyusun metode dzikir nafas… saya sangat bersyukur kepada Allah SWT meski saya bukan Ulama atau ahli agama namun saya diberikan amanah untuk meneruskan ilmu para wali terdahulu yaitu menyebarkan dzikir nafas.

Dzikir nafas inilah puncak dari pada belajar tarekat jika anda tahu.. silahkan check di ordo ordo tarekat pasti akan menggunakan alat nafas untuk berdzikir menyadari Allah. dzikir Huu Allah adalah dzikir yang sangat Agung, saya merinding jika menuliskan keagungan dzikir Huu Allah (seperti saat ini saya menulis). Ketika Huu maka kesadaran langsung menuju kepada Dzat … ketika Allah pun saya menuju kepada Dzat (inilah dzikir agung yang disebut dengan dzikir ismul Dzat).

Saya menangis … ketika saya sadar bahwa dzikir nafas ini sesuatu yang sangat luarbiasa.. Yaa Allah bersyukur kepada Mu karena Engkau pilih hamba untuk meneruskan jejak para wali Mu yang selalu berdzikir kepada Mu.

saudaraku .. . saya tidak dapat bercerita banyak tentang kehebatan Dzikir nafas ini. saya sekedar menyampaikan apa apa yang Allah ilhamkan pada saya… semua saya kembalikan kepada Allah. JIka anda mendapat hidayah Allah maka anda akan dipermudah untuk menjalankan dzikir nafas ini, namun jika belum ada hidayah mungkin anda menganggap biasa ilmu dzikir nafas dan tidak tergerak untuk mengamalkan. dan naudzubillah jika anda dibuat benci dengan dzikir nafas ini… saya pun memohonkan ampun semoga dibuka pintu hidayah-Nya.

akhir tulisan ini; dzikirlah setiap saat… jangan ada halangan.. dan itu hanya bisa dilakukan dengan menggunakan nafas, bahkan saat tidurpun anda akan bisa berdzikir… 

siapkah kita meninggalkan dunia

Selama kita masih hidup maka kita harus siap untu meninggalkan dunia
ternyata jika kita tinggalkan dunia ini maka kita akan merasakan keadaan lepas (unbinding) dengan apa apa yang ada di dunia. Yang membuat kita sumpek, yang membuat kita terikat ini karena ketidakrelaan kita meninggalkan dunia ini. tulisan saya ini tidak bermaksud untuk mengajak untuk mati, tapi mengajak untuk saya dan anda semua yang membaca tulisan ini untuk bersiap siap meninggalkan dunia. Kapan siapnya ya tentunya sekarang ini setelah anda membaca tulisan ini.
saya berani jamin jika anda berani untuk meninggalkan dunia ini maka hati anda akan tenang dan anda tidak akan menemui masalah apapun. saya sudah mencoba beberapa waktu belakangan ini untuk meninggalkan apa apa yang saya miliki, meninggalkan cita cita saya ternyata benar hal itu membuat saya menjadi tenang.
tulisan saya ini bukan tulisan tanpa dasar, tulisan saya ini saya sandarkan pada albaqoroh ayat 46 bahwa pertolongan Allah itu akan muncul jika kita kembali kepada Allah, kembali ini kan berarti saya meninggalkan dunia ini. Dan ayat ini sungguh sungguh benar saya sandarkan hidup saya sesuai dengan albaqoroh 46 ini, ternyata Allah menurunkan beberapa pertolongannya… subhanallah. Awalnya saya berkeyakinan bahwa solusi masalah saya adalah dari pikiran dan strategi saya ternyata tidak cukup dengan kembali kepada Allah maka muncullah sabar dan shalat saya menjadi nyaman dan Allah pun menolong saya.
saya yakin andapun tertarik untuk mencoba “menyelesaikan masalah tanpa masalah ala Quran” ini. Apa anda masih kurang percaya ? kalau memang tidak percaya dengan saya ya cobalah percayalah bagaimana ayat 46 ini memberikan solusi …
baik kembali ke masalah “mati”. Masalah mati menjadi masalah yang menakutkan jika anda memang tidak ada kesiapan. Orang orang yang usia sudah setengah abad lebih tapi masih ngejar dunia biasanya diliputi rasa cemas takut mati. Apa enaknya kalau hidup takut mati, lebih baik hidup berani mati … kalau masalah mati atau tidak itu kan sama sama kita tidak bisa menentukan. anda takut mati juga akan mati, kita berani mati kalau belum mati juga tidak akan mati.
Baik mari kita sama sama menyadari kematian sehingga kita siap untuk mati, setiap hari kita mati yaitu ketika kita tidur, setiap malam kita dalam keadaan mati tidak tahu sekeliling. Ingat cara masuk tidur, anda rela atau tidak, anda ihlas atau tidak, anda pasrah atau tidak, jika anda pasrah rela dan ihlas maka tidur anda akan nyenyak. jika anda tidak rela maka tidur anda tidak akan nyenyak dengan mimpi mimpi yang membuat anda ketakutan.
malam ini mari kita mati, kita serahkan seluruh masalah kepada Allah dan kita kembalikan semua kepada Allah, kemudian kita berserah diri kepada Allah .. rasaka tidur anda ..pasti berbeda… itulah khunsul khatimah…

Cara mendapatkan lailatul Qodar dengan Itikaf

 

mari kita diskusikan surat ini,

1. makna seribu bulan dalam ayat tersebut tidak pernah menyebutkan tentang bulan dalam artian tanggal 1 tanggal 2 , 3,4 sampai 30, 31 . Nah kelanjutan pada ayatnya mengkaitkan dengan kata salamun.. dan turunnya malaikat dan Ruh, itu artinya bahwa seribu bulan ini maknanya adalah makna pencerahan dimana satu bulan saja sudah sangat terang apalagi dikalikan dengan jumlah 1000 bulan alangkah terangnya … terangnya ini merupakan akibat dari turunnya malaikat dan Ruh yang membawa pencerahan bagi siapapun yang punya urusan dengan Allah SWT. Urusan apa ya urusan apapun yang Allah dilibatkan dalam penyelesaiannya. Orang yang mendapatkan malam lailatul Qodr akan diberikan Allah suatu pencerahan hidup yang luar biasa yang tidak akan sama diterima oleh orang lain.

2, Bagaimana cara mendapatkan malam seribu Bulan ini (malam penuh pencerahan) , caranya paling umum adalah dengan itikaf, karena dengan itikaf ini kita dapat menjernihkan jiwa pikiran dan hati, Maka itikaf ini adalah amalan diam, yang berbeda dengan amalan sholat, baca quran dan lainnya. Diam dalam arti itikaf adalah diam namun jiwa melaklukan penyerahan diri secara aktif kepada Allah SWT. sehingga dengan penyerahan ini jiwa berubah menjadi tenang (nafsul muthmainah) ketika jiwa kita muthmainah maka Ruh akan aktif. nah dalam ayat di atas disebutkan bahwa dalam malam lailatul qodr ini Allah menurunkan malaikat dan Ruh, sehingga Ruh turun harus di tangkap dengan Ruh pula (sama frekwensinya).

 

baik cara mendapatkan Malam lailatul qodr… ciri orang yang mendapatkan lailatul qodr hatinya bersinar terang, bahagia, dan lebih dekat dengan Allah SWT. Tidak ada orang yang mendapatkan malam lailatul qodr tapi hatinya masih galau, masih sedih, masih sumpek…

selamat beritikaf … lakukan diam dan dapatkan lailtul qodr

 

cara mudah menjalankan perintah Allah

Dalam beragama ini banyak sekali yang sudah kita dapatkan mengenai berbagai macam perintah Allah dari yang super ringan sampai yang super berat. Permasalahan muncul ketika kita mengerjakan yang super ringan saja rasanya seperti mengerjakan perintah yang super berat … kalau sudah begini maka semua perintah Allah terasa sangat berat semua.. nah bagaimana kita dapat mengatasi masalah ini ? mungkin cara dibawah ini dapat anda lakukan agar semua perintah Allah adalah ringan semua sehingga kita bisa menjalankan perintah Allah dengan tanpa beban.

1. jangan mengaitkan amal ibadah dengan dosa, kenapa ketika anda mengaitkan dosa dengan amal ibadah yang diperintahkan Allah maka semakin besar persepsi anda tentang dosa yang anda buat membuat semakin besar rasa berat menjalankan perintah Allah SWT. Maka jangan pedulikan dosa yang sudah anda buat, dan sekarang saatnya anda menghadap memohon kepada Allah. Biarkan Allah yang akan mengampuni, anda jangan menjudge diri sendiri banyak dosa, sebab jika anda sudah minta ampun maka dosa dosa anda diampuni Allah SWT.

2. Jangan mengharap harap pahala, cobalah cari kesenangan atau manfaat dari ibadah yang anda lakukan untuk sekarang bukan nanti di akhirat (karena itu sudah pasti kenapa mesti kita pikir dan kita hitung sekarang) kalau anda mau ngaji quran ya ngaji saja tidak perlu berpikir 1 huruf 10 kebaikan, jika anda mau sedekah ya sedekah saja tidak perlu mikir 1 rupiah nanti akan berlipat lipat … dst. Terlalu panjang angan-angan menyebabkan anda malas untuk beribadah, kalau memang mau sedekah cari dari sedekah itu yang menyenangkan misalnya diberikan ke anak anak .. 10ribu rupiah untuk masih anak anak pasti akan sangat senang…. senangnya anak anak ini akan menyebabkan kita senang. berpikir lah dunia hasanah… yang akhirat hasanah karena sudah pasti jangan terlalu di pikir.

3. nyantai saja dalam ibadah, baca quran nyantai.. capek istirahat… sholat yang nyantai… tumakninah.. sesuatu yang kita kerjakan dengan nyantai tanpa dikejar target maka kita bisa menikmatinya, kalau kita bisa menikmati maka kita akan suka rela dan senang hati untuk menjalankan sholat tersebut.

4. jangan takut neraka… haah…. ok ok maksud saya begini .. dalam beribadah yang dipikir jangan nerakanya, tapi ibadah adalah untuk menjalankan perintah Allah. motivasi beragama yang paling mujarab adalah ihlas karena Allah bukan karena surga ataupun neraka.. jadi jalankan saja jangan lihat surga ataupun neraka lihat saja Allah SWT. nanti anda akan merasakan betapa dengan ibadah yang ihlas ini anda akan punya kekuatan untuk menjalankan perintah Allah baik yang ringan maupun yang berat.

Baik 4 tips ini semoga memudahkan kita untuk menjalankan perintah Allah amin amin ya rabbal alamin