Articles from June 2007

in house training sholat khusyu bersama BPR Antar Rumeksa Arta

akhirnya… team shalat center solo bersama BPR antar rumeksa arta dapat menyelenggarakan in house training untuk karyawan BPR. pelatihan ini dibagi menjadi 4 kali pertemuan dan dilaksanakan setiap hari rabu mulai kemarin yaitu tanggal 27. pelaithan ini lebih pada bagaimana memanfaatkan sholat untuk kebutuhan kebutuhanb praktis seperti sholat sebagai pencegah stress, motivasi kerja dengan sholat, dan yang utama adalah menjadi akhlak yang baik dengan sholat.

sebagai trainer dalam pelatihan ini adalah saya sendiri dengan didampingi Pak Sulchan. selama pelatihan berlangsung peserta cukup antusias dan cukup interaktif. pada pertemuan perrtama lebih banyak membahas tentang paradigma sholat dan latihan relaksasi untuk menuju tumakninah. relaksasi yang dilaithkan yaitu latihan berdiri ketika sholat, rukuk, sujud dan latihan duduk diftirasy. dan latihan ini menjadi PR bagi peserta karena minggu depan akan diadakan lagi pelatihan dengan tema pengenalan diri dan silatun.

sampai jumpa minggu depan ….

the power of sholat : kekuatan sholat

Sholat merupakan bentuk pengembangan diri, dimulai dari takbir ini sudah membuka kekuatan tersendiri dalam diri yaitu kekuatan zero mind. pembangkitan kekuatan zero ini akan berdampak besar dalam kehidupan seseorang.
sholat selalu di ulang ulang kenapa?   … diulang agar kekuatan ilahiah yang diserap ketika sholat dapat terus tertanam dan menjadi bagian dalam diri hingga menancap betul.

yang paling utama dalam kekuatan sholat ini adalah terletak di duduk diantara dua sujud yaitu kekuatan doa dalam sholat. disinilah kita menusia betul betul harus minta dengan segala kerendahan. meminta dengan kerendahan hati akan mempercepat proses terjawabnya doa, karena di dalam kerendahan inilah sensitivitas terhadap jawaban Allah lebih mudah dirasakan. sekali lagi bahwa bacaan iftirasy jangan sekedar dibaca namun itu merupakan suatu permohonan yang harus betul betul  dengan sikap jiwa yang penuh permohonan dan sikap percaya kepada allah kita tujukan kepada allah.

dimulai dari mohon ampun kepada allah, betul betul rasakan bahwa kita ini makhluk yang penuh dosa yang tidak ada ampunan kecuali dari allah, dan tidak ada yang mampu mengampuni kecuali allah taala. efek dari permohonan ini adalah hati kita menjadi lebih terang hati lebih tenang dan ringan untuk mengerjakan segala ha, demikian juga pikiran lebih jernih sehingga lebih kreatif dan lebih cerdas

kedua mohon dikasihani, kasih sayang yang tiada pamrih adalah kasih sayang dari allah, mengapa hidup terasa disia siakan hidup terasa tiada berarti mungkin ini karena kurangnya kasih sayang allah terhadap kita, untuk mengatasi itu semua tidak ada jalan lain untuk bergantung kepada allah memohon kasih dan sayangnya. ketika kasih sayang itu masuk dalam diri kita maka hidup kita terasa lebih positif dan kita akan menjadi sosok yang dikasihi oleh lingkungan disekitar kita, hidup kita lebih bahagia karena kita merasa optimis dan merasa aman ..

(maaf dilanjut pada sesi selanjutnya, Allah telah memanggilku untuk sholat subuh… )

relaksasi dalam pelatihan sholat

relaksasi memegang peranan penting dalam melatih seseorang untuk tumakninah, dari relaksasi inilah jiwa seseorang dengan mudah dapat diajak untuk berlari menuju allah.

relaks sama dengan kendor atau santai jadi latihlah peserta agar paham betul bagaimana kendor yang sebenarnya baru setelah itu dipraktekan dalam gerakan gerakan sholat dan kemudian baru digabungkan dengan gerak jiwa.

ajaklah peserta untuk duduk relaks rasakan seluruh ototnya kemudian kencangkan lalu kendorkan , hal ini mirip dengan latihan relaksasi progresif (progressive relaxation) dimana seseorang dilatih untuk mengencangkan dan mengendorkan secara bergantian dari kaki hingga kepala. tujuan latihan ini adalah untuk memahamkan peserta dan untuk mengajak peserta untuk betul betul dalam kondisi yang relaks selain juga agar peserta dapat membedakan antara tegang dan relaks.

jadi untuk sesi tumakninah perlu dimasukkan metode latihan relaksasi progresif hingga benar benar peserta merasakan manfaat dari relaksasi yaitu sebagai penghilang stress. ini juga untuk pembuktian tentang hadis rasulullah bahwa sholat merupakan tempat istirahat yaitu kondisi yang sangat relaks.

pelatihan sholat khusyu bersama ustadzah gontor 3

pelatihan ini dilaksnakan sabtu kemarintanggal 16 juni 2007, peserta ada sekitar 60 ustadzah dilingkungan ponpes gontor 3 Ngawi. materi yang disajikan yaitu paradigma sholat dan tumakninah.

peserta cukup antusias selama mengikuti pelatihan karena mereka diajak untuk interaktif selama pelatihan dan mempraktekan secara langsung bagaimana sholat dengan tumakninah yang benar.

diharapkan dengan pelatihan ini peserta mampu menjalankan sholat khusyu dengan tumakninah yang benar dan dapat menularkan ke para santri dilingkungan merekan serta nantinya dapat menularkan ilmunya ke masyarakat umum.

rencana pelatihan ini akan berlanjut minggu depan dengan materi silatun dan niat.

rombongan shalat center solo ada sekitar 15 orang dengan 3 mobil. asik juga rasanya  bisa bersama sama mengisi pelatihan. rombongan selama di sana mendapatkan sambutan yang cukup baik dari para ustad dan para ustadzah selain makanan yang berlimpah dan cukup mewah.

rombongan dari solo antara lain pak dan bu sulchan, mbak oki puspo nugroho, bu asyiah,  mas ari, bu atik, mbak nu, bu lilik hadad alwi, bu fetum, bu delia, bu nurul.

yang menarik dari pelaithan ini adalah sikap terbuka dari pondok pesastren gontor yang mau membuka diri sharing dengan kami yang nota bene bukan ustad. karena biasanya (maaf) sikap pondok pesantren memiliki ego keilmuan yang tinggi apalagi maasalah keagaaman terutama sholat mereka lebih merasa mampu dan merasa bisa. tapi ponpes gontor memang lain sikap yang terbuka ini mudah mudahan menjadi ujung tombak ilmuwan muslim masa depan.

Hati hati mempelajari ilmu hakikat makrifat

ilmu ini memang sekarang tergolong langka, jarang sekali ada seorang guru yang mau mengajarkan ilmu ini kepada khalayak umum. selain juga sedikit orang yang memiliki kelebihan ilmu ini. saking langkanya ilmu ini maka banyak orang mencari dan akhirnya tersesat. semula mengira bahwa ia akan mengajarkan ilmu hakikat makrifat ternyata mengajarkan yang bukan itu dan bahkan mengajarkan kesyirikan.

buku buku yang membahas ilmu tersebut memang sudah banyak beredar namun hal itu tidak dapat digunakan untuk pegangan dalam mempelajari ilmu ini. ilmu ini adalah wilayah pengalaman sehingga harus diajarkan oleh seorang guru yang memiliki pengalaman tentang hal tersebut. jadi hati hati lah … mempelajari ilmu ini….cek dan ricek lah untuk memilih guru, kyai, syech..dst, kalau perlu test guru tersebut benar benar sudah makrifat tidak atau hanya sekedar berilmu saja belum mengamalkan.

kadang orang terkesan dengan kehebatan atau kesaktian yang dimiliki guru tersebut, dikiranya kesaktian dan kehebatan itu tanda bahwa dia oarag suci. kita malah justru hati hati dengan seorang guru yang sering menceritakan kehebatan kehebatannya, bisa inilah bisa itulah, ketemu sama inilah ketemu sama itulah. guru yang demikian berarti ilmunya ketauhidannya belum sempurna karena masih ada aku , istilahnya belum zero mind.

guru yang benar benar sakti adalah guru yang sudah tidak mengunggulkan keakuannya, karena makrifatnya dengan allah. bagaimana Guru tersebut mau mengajarkan ilmu makrifat sedangkan dia sendiri tidak mengamalkan ilmu makrifat yang dimiliki. makrifat bukanlah sekedar ilmu namun suatu perbuatan atau tindakan yaitu suatu kesadaran dengan sebenar benar sadar bahwa tidak ada tuhan selain allah.

bila anda betul betul tertarik untuk mempelajari ilmu yang satu ini maka kuatkan dulu syariatnya, yaitu dengan mengakui sepenuhnya bahwa apa yang disampaikan rasulullah dalam qur an dan hadits adalah benar. apa yang benar itulah yang benar dan apa yang salah itu adalah salah, jangan sampai ada hati yang ngganjel terkait dengan syariat yang ada. setelah  yakin akan syariat yang dipegang mulai lah berjalan artinya mengamalkan dengan keihlasan.. nanti nya akan ketemu dengan hakikat dan akhirnya akan makrifat. jadi sebenarnya Makrifat bukan ilmu namun suatu hasil amaliah. kalau makrifat di ilmukan jadinya malah membingungkan, bahkan ada yang lebih parah lagi ilmu makrifat diperdebatkan.

orang kalau sudah makrifat sama allah dia akan lebih banyak diam, sekali lagi makrifat adalah wilayah spiritual experience bahkan merupakan muara dari peaks experience. wilayah pengalaman tidak untuk didiskusikan tapi untuk di alami bersama. Seorang gurupun tidak mampu untuk memberikan kemampuan ini… hanya saja sang guru tersebut memberikan suatu metode …masalah makrifat atau tidak itu sangat tergantung dari Allah.

Allah lah yang akan memperkenalkan dirinya kepada hambanya yang dikehendaki untuk memakrifati Dia. semoga kita diberi kemudahan Allah untuk mengenal NYa… Amin ya rabbal alamin.

autogenik penerapannya untuk sholat khusyu

sholat sebenarnya melibatkan seluruh aktivitas tubuh. syaraf syaraf dalam seluruh tubuh digerakkan dengan otak melalui niat yang sungguh2. dengan niat ini merupakan bentuk dari “tell the body” untuk dijalankan. Perintah itu diawali dengan takbir hingga nantinya pada saat salam.niat yang kuat akan dialirkan ke otak dan otak akan menyalurkannya ke syaraf syaraf untuk menggerakkan otot.

ketika seorang sholat maka niat membesarkan allah maka otak akan memproses dengan kekuatan akal kekuatan koordinasinya dengan fisik sehingga muncul sikap tidak sombong, sikap tidak kenal takut, dan sikap pengenolan diri.

ketika hendak sujud maka niat tunduk kepada allah ini maka tubuh akan terdorong kedepan dan terdorong untuk melakukan gerakan sujud. demikian pula pada saat duduk iftirasy maka niat meminta ampun akan membentuk atau menghasilkan sikap jiwa yang tenang, warhamni akan membentuk hati dan jiwa yang dingin, warzuqni akan membentuk jiwa yang semangat untuk mencari nafkah.

dan demikian seterusnya sehingga betul betul bahwa sholat dapat dilatih atau dikombinasikan dengan pelatihan autogenik sehingga sholat dapat dijadikan sebagai terapi terhadap stress

Training satu malam di Tawangmangu bersama Abu Sangkan

wilayah hakikat memang tidak untuk di tanyakan apalagi didiskusikan, namun dipraktekan dan di rasakan. dan memang jika belum nyampe atau belum dapat merasakan sebaiknya diam. itulah sala satu ajaran yang disampaikan ustad abu sangkan dalam acara pelatihan di tawangmangu solo. pesertanya memang terbatas hanya mereka yang benar benar mendalami ilmu hakikat makrifat sajalah yang diperkenankan hadir, itupun masih diseleksi lagi pernah mengikuti secara aktif halaqoh patrapan di rumah. peserta ini merupakan gabungan dari 3 kelompok yaitu kelompok solo, jogja dan semarang.

acara ini memang tidak direncanakan sebelumnya spontanitas saja dari ustadz Abu untuk mengadakan training di tawangmangu pelajaran yang diberikan Pak Abu antara lain :

1. spongebob squarepaint

2. percaya

3. autogenik training

4. pemrograman otak

5. penanaman niat

6. senam khatr

Sholat meditasi ku

aku aktifkan jiwa ini ketika sholat, untuk menuju kehadirat ilahi. awal aku latihan nyambung ketika sholat ini, tidak tahu allah yang seperti apa,  aku hanya yakin dan yakin bahwa aku sedang menuju allah. aku melakukan sholat dengan objek meditasi yang aku sendiri tidak tahu, aku dulu ketika diberitahu cara sholat seperti ini pada awalnya kurang percaya, apa mungkin meditasi dengan objek yang kita sendiri tidak tahu?. namun ternyata justru dalam sholat inilah aku menemukan ketinggian meditasi yaitu pada objek yang tidak dapat aku persepsikan. ketika aku meluncur ke allah maka aku menuju kepada objek yang tiada batas. sebuah perjalanan hidup yang tiada bertepi.