Articles from September 2007

makrifat : Allah tidak bisa disamakan dengan apapun

ketidak tahuan kita tentang allah modal utama untuk mengenal allah. ini merupakan dasar bahwa untuk mengenal syartanya adalah tidak tahu akan allah. jika kita mengenal allah namun tahu akan allah maka sebenarnya kita tersesat kepada pikiran kita sendiri. jadi kenalilah allah dengan ketidak tahuan kita.

orang biasanya memahami mengenal dengan sesuatu objek yang bisa dipersepsinya, entah di lihat, di dengar, di raba, di bayangkan atau sekedar oh.. itu tho allah… bahkan kita mengganggap allah yang abstrak, hal inilah yang akan menyesatkan kita dalam mengenal allah. seorang yang alim  dibidang makrifat malah menjadikan nya tidak makrifat karena apa , pasti dia terbelenggu oleh pikirannya bahwa allah itu seperti ini dan seperti itu, padahal allah tidak seperti  ini dan seperti itu. justru orang yang tidak tahu namun dengan kebersihan hati keihlasan hati dia untuk menuju ke allah maka dialah yang makrifat kepada allah.

untuk mengenal allah ilmunya satu : yaitu tidak pake ilmu, ya … ilmunya ‘tidak pake ilmu’ merasa pandai merupakan hijab yang akan menghalangi … dengan ketidak tahuan akan allah inilah sebenarnya kita sudah menghilangkan keakuan kita, atau kesadaran kita. mengenal allah harus dengan keyakinan yaitu alam bawah sadar bukan dengan pengetahuan (alam sadar). kita menghilangkan persepsi tentang allah adalah dalam rangka untuk menghilangkan kesadaran kita terhadap allah. inilah yang menjadikan ilmu makrifat ilmu yang sulit sekaligus ilmu yang tinggi .. apa ?  mematikan kesadaran untuk menjadikan bawah sadar kita aktif yaitu dimensi yakin dan percaya kepada allah. yang bisa betul betul mengenal allah adalah alam bawah sadar kita bukan alam sadar kita. jadi tidak menggunakan pikiran, jika kita mengenal allah masih menggunakan persepsi dan pikiran atau perasaan kita maka itu masih belum sempurna, hilangkan  persepsi kita tentang allah, maka allah akan hadir dalam ketidaktahuan kita.

ketika kita nol… tidak tahu apa apa namun kita rela untuk mendekat, mengenal, dan sujud, maka allah akan hadir (bukan dalam bentuk persepsi) dalam diri kita, kita akan direspon oleh allah setiap ucapan tindakan, pikiran, perasaan dan lain sebagainya, namun sekali lagi, selama kita masih mempertahankan bahwa allah bukanlah itu semua. dalam ketiadaan, itulah allah.

benar kata familinya Pak Gondho yang dari mangkuyudan… bahwa kalau kita mempersepsikan allah maka kita syirik terhadap apa yang kita persepsikan tersebut.

pelatihan sholat khusyu "bid'ah"

anjing menggonggong kafilah berlalu… demikian kira kira kalimat yang pas untuk para ahli yang suka membidah kan orang. membidah kan orang kadang menjadi hobi mereka, padahal mereka juga bidah ,,, (lho kok jadi ikutan membidahkan orang…!!! ) kenapa kok yang membidahkan tergolong yang bidah… jawaban klasik… tidak ada perintah nya untuk membidahkan orang. coba cari dalil nya apa ada  di quran maupun hadis yang menganjurkan untuk membidah kan orang sesama muslim….. jadi jangan membidahkan orang karena dia sendiri nantinya yang akan bidah.

sebagian kita, naudzubillah min dzalika… memiliki semacam hobi atau kesenangan untuk membidah kan orang. kenapa naudzubillah… karena tipe orang yang sombong adalah merasa dirinya lebih baik dari orang lain. jadi membidahkan orang justru kena hukum ini yaitu sombong, padahal sombong ini suatu dosa besar yang harus dihindari.

jadi untuk para pembid’ah kami harapkan untuk mengurangi frekwensinya membidahkan orang, terus bagi orang yang dibidahkan langkah pertama adalah sabar, kedua tidak perlu meladeni…. biarkan saja… kita serahkan saja kepada allah .. biar allah yang urus….

menggunakan kehendak ALLAH untuk memenuhi keinginan kita

semua yang ada di alam semesta, semua yang tersusun di alam semesta dan semua ciptaan allah bergerak sesuai dengan ketentuan Allah, bahasa planetnya.. bahwa semua beredar sesuai dengan garis edarnya. sesuai dengan garis edarnya inilah yang dinamakan dengan ketentuan allah. baik mari kita cermati apa hubungan keinginan kita dengan ketentuan allah. saat kita menginginkan es teh maka apa yang kita lakukan ? pasti .. kita akan memasukkan air, es, gula dan tentunya teh dalam satu gelas.. maka apa yang terjadi setelah semua di satukan dan di aduk? maka jadilah apa yang kita inginkan yaitu es teh. es teh inilah ketentuannya allah. apa mungkin terjadi ketentuan allah yang lain misalnya jadi es kopi? jelas tidak mungkin karena itu adalah penyimpangan dari ketentuan allah. nah dari contoh yang sederhana ini kita dapat memahami arti dari judul tulisan ini.

baik mari kita tingkatkan pembicaraan kita, sekarang apa mau kita, apa keinginan kita.. dalam scope yang lebih luas.. misalnya kita menginginkan kaya… maka apa ketentuan allah agar kita mendapatkan kekayaan.. tentunya bekerja keras, hemat, dsb.. kita menginginkan pinter maka gunakan ketentuan allah apa? belajar, banyak mengajar, menulis dan lain lain… maka ini sama dengan buat es teh tadi .. kita menggunakan ketentuan allah untuk memenuhi keinginan kita. ..

baik mari kita tingkatkan lagi…. sekarang kita mau melihat ketentuan di ayat ayat suci al quran… di situ ada ketentuan ketentuan allah yang berlaku. kita ambil satu saja dari sekian ribu ketentuan allah di dalam al quran yaitu yang artinya ” aku sesuai dengan prasangka hambaku” coba ini dikaitkan dengan ud uni astajib lakum. … ini adalah ketentuan allah bahwa kalau kita menginginkan sesuatu maka percayakan kepada allah dengan prasangka kita kepada allah kalau allah mengabulkan. aplikasi nya.. jika kita menginginkan sesuatu selanjutnya kita percaya kepada allah bahwa “allah mengabulkan permintaan kita” maka allahpun akan mengabulkan nya. kunci ketentuan allah ini adalah percaya , barang siapa yang beriman atau percaya kepada allah maka akan terjadi seperti apa yang dipercayakan tersebut. jadi kalau kita ingin memenuhi keinginan kita maka gunakanlah ketentuan allah yang satu ini… apapun keinginan kita percayalah pada allah bahwa allah mengabulkan.

selamat mencoba…

tidak nikmat menjadi nikmat

sesuatu yang tidak enak untuk dilakukan (tidak dapat apa apa, dapatnya capek dan lelah) menjadi sesuatu yang enak mengapa… karena adanya doktrin bahwa sesuatu itu adalah nikmat, enak.. dst. seperti halnya dalam puasa dan sholat selalu ada peringatan dari allah bahwa banyak dari pelaku sholat dan puasa hanya mendapat lelah dan capek. namun anehnya para pelakunya tidak merasa kalau dia hanya mendapat lelah dan capek. karena doktrin yang masuk dalam pikrannya adalah sholat itu nikmat, puasa itu nikmat.. padahal hanya mendapatkan capek dan lelah.
seharusnya peringatan allah tersebut menjadi warning bagi kita untuk melangkah lebih dalam tentang hakiki sholat dan puasa… sehingga kita tidak digolongkan menjadi golongan yang mendapatkan capek dan lelah saja.

berniat dalam sholat

coba kita amati ketika kita menggelngkan kepala …. untuk menyatakan tidak mau… amati baik baik..

1. lebih dulu mana ? tidak maunya, atau geleng geleng keplanya?

2. amati juga ini yang terpenting… berapa lama jarak waktu nya antara ‘tidak mau’ dengan geleng geleng kepala…

pemahaman ini sangat penting terkait dengan niat dalam bacaan dan gerakan sholat. untuk jawaban pertama mestinya kan lebih dulu ‘tidak maunya’ , inilah yang dinamakan niat, jadi geleng geleng kepala mengikuti bahasa jiwa ‘tidak mau’ geleng geleng kepala ini merupakan suatu perbuatan yang disengaja yaitu bahwa saya tidak mau.

berkaitan dengan jarak waktu nya pada pertanyaan kedua.. kalau kita amati maka hampir hampir antara tidak mau dan geleng kepala munculnya bersamaan.. hampir hampir tidak ada delay…. dikatakan hampir karena sebenarnya lebih dulu tidak maunya..dari pada geleng geleng kepala.. inilah niat yaitu sesuatu yang mengiringi perbuatan. kalau ada delay nya… dikatakan belum niat. misalnya niat minum…1 menit kemudian minum.. makadikatakan bahwa niat tersebut belumlah niat yang sebenarnya. niat yang sebenarnya adalah niat yang selalu dan selalu diiringi dengan perbuatan, atau disertai dengan perbuatan.

di dalam sholatpun demikian segala perbuatan sholat baik bacaan dan gerakan harus dengan niat. maka perlu sekali kita mempelajari dan memahami arti bacaan dan  gerakan

Bulan kebangkitan Ruh

perjuangan selama sebulan harus menghasilkan suatu kesadaran “ruh yang sadar” atau menyadari ruh…pada ramadhan di siang hari kita mematikan fisik tidak boleh makan tidak boleh minum dan tidak boleh berbuat sesuatu yang negatif… apa makna itu semua bahwa kita bukanlah fisik, kita bukanlah syahwat kita bukanlah hawa nafsu. disaat kita tidak boleh ini dan tidak boleh itu … pertanyaan kenapa disiang hari… jawaban nya adalah karena di siang kita harus aktif, harus bekerja, jadi jika harus bekerja lalu siapa yang bekerja sedangkan tubuh ini bukan kita… maka kenapa siang, jawabannya adalah agar kita lebih mudah dalam menemukan siapa kita. di saat kita haus dan lapar kita beraktivitas… maka sang ruh yang bekerja, inilah bulan pembangkitan ruhani. bulan suci tempat ruh bangkit. bukan di malam hari tapi di siang hari. jadi ini bulan kebangkitan ruh……

ibadahku menjalankan pekerjaan

apapun yang dilakukan sebaiknya memiliki goal .. atau tujuan, apa tujuan nya.. yaitu tujuan yang tiada batas..hingga mencapai tiadanya tujuan.. lho gimana maksudnya..
goal atau tujuan akan menentukan / memberikan kontribusi kepada kita seberapa jauh kekuatan kita dalam mencapai goal tersebut. goal yang terlalu pendek (mudah dicapai) dan goal yang terlalu sulit dicapai akan menimbulkan motivasi yang kecil. memilih goal harus pas … biasanya para motivator memberikan patokan 20 % dari hasil yang bisa kita capai.
membuat tujuan dalam bertindak pada satu sisi akan menimbulkan motivasi namun jika tidak hati hati akan menimbulkan efek beban sehingga menjadi stress. dan ini yang banyak terjadi.. bahkan sebagaian menganggap bahwa stress diperlukan dalam setiap menjalankan tujuan (mau maunya…stress) namun karena sudah di doktrin.. mereka menerima saja demi untuk mencapai target tertentu. paradigma stress dalam mencapai tujuan ini seharusnya dirubah, kasihan para korbannya.. coba kita lihat korban korban sudah ada.. terutama ibu rumah tangga yang bekerja dimana mereka harus memenuhi target perusahaan (stress) dsatu sisi mereka harus memenuhi kewajiban (target juga) di rumah sebagai ibu rumah tangga. saya sering mendengar orang bekerja di kantoran bisnis man dan saya kira kebanyakan orang bekerja dengan keadaan stress. bila ini berklanjutan maka dampaknya tidak hanya psikologis saja namun bisa ke fisik.. strooke, darah tinggi, jantung dll (biasanya penyakit yang dekat dengan keadaan stress), kemudian juga bisa berpengaruh pada lingkungan sosial.. (kejahatan, korupsi, dan lain sebagainya).
apa solusinya biar bekerja keras namun tidak stress… yang paling dasar adalah masalah tujuan atau niat.. niat yang terhenti pada satu objek akan mudah menjadikan stress karena dia terhenti dan terbentur. masutnya misalnya dia bekerja karena uang.. maka kepuasan uang ini kan terbatas. pake hukum ekonomi bahwa kebutuhan manusia tidak terbatas.. nah uang pada tahap tertentu akan menjadikan kejenuhan.. meski kita bisa melakukan apapun dengan uang .. maka pada keadaan tertentu kebebasan dengan uang ini akan menjadikan kita jenuh juga.
nah… jika demikian maka seharusnya kita adil dalam artian… bahwa yang materi tempatnya di materi yang psikis tempatnya ya di psikis. begini jika kita bekerja maka uang hanyalah sekedar imbalan saja atau efek samping saja.. jangan menjadi tujuan utama. imbalan yang akan kita terima dalam setiap bekerja harus jelas di awal… kemudian setelah ada kejelasan tentang imbalan atau gaji maka langkah selanjutnya adalah melihat bekerja dengan hati yang dan jiwa benar benar untuk memberikan kontribusi yang baik kepada orang lain (bermanfaat bagi orang lain), atau kalau mau lebih los lagi lihatlah Allah nya dalam bekerja.. jadi bekerja karena mewakili allah. bekerja pada keadaan ini, bekerja akan menjadi suatu bentuk ibadah.. karena tidak terganggu lagi dengan objek yang menghentikan jiwanya, bukan karena uang, bukan karena kedudukan, bukan karena apapun tapi bekerja karena allah. jadi job deskripsi yang diberikan bukan dari atasan namun hakikatnya adalah dari Allah. nah kalau sudah begini… kerja keras dijamin tidak bakal stress… selamat mencoba

mengkhusyui berjamaah sholat tarawih

Mas Rifai dari jatinom malam jumatan kemarin nanya… saya sholat taraaawih 23 rakaat mengikuti imam, dan imam karena ditarget 23 rakaat cepatnya luar biasa… gimana agar jadi makmum tapi sholat tetap khusyu….???
yang pertama perlu dipahami bahwa khusyu tidak terletak di bacaan ataupun gerakan, khusyu letaknya di hati. tumakninah tidak di fisik lagi namun tumakninah di hati. ketidak khusyuuan saat mengikuti imam tarawih disebabkan karena kita terpengaruh oleh imam yang memang sesegera mungkin menyelesaikan sholat 23 rakaat, ya kita tidak usah menilai kekuusyuan imam, kita perbaiki sholat kita sendiri saja. oleh karena itu sholat berjamaah harus memahami bahwa khusyu itu letaknya di hati, untuk kuncinya adalah selalu ingat kepada allah, dan sewaktu berjamaah kita tidak perlu tergesa gesa dalam membaca dan bergerak, kalaupun tidak selesai itu sudah ditanggung imam, artinya memang kalau berjamaah kita tidak ada tanggungan untuk menyempurnakan bacaan, tidak tuntuan untuk selesai atau merampungkan tiap bacaan, yang terpenting adalah kita mengikuti imam. maka yang menjadi urusan kita sekarang adalah bagaimana agar kita tetap tumakninah dan ingat kepada allah sambil terus mengikuti gerakan sholat si imam.

Forum malam jumatan berlatih yakin..

Percaya lebih tinggi nilainya dibanding dengan berdoa, kita berdoa namun tidak percaya ya.. doanya tidak akan dijawab. Pengertian ud uni astajib lakkum, ud uni nya atau berdoanya plus yakin kepada allah. Jika tidak ada plus nya.. dikatakan tidak berdoa. Karena berdoa, dan “percaya bahwa doanya dikabulkan” merupakan satu paket dalam kita meminta kepada allah. Jadi tidak seperti berdoa, yang habis membaca doa tidak ada yakin nya sama sekali kepada allah bahwa allah mengabulkan. Jadi kita berdoa sampai betul betul terbentuk dalam diri kita sistem keyakinan yang kuat menancap dalam hati bahwa doa kita sudah diiyakan allah.
Malam jumatan kemarin kita mengkhususkan untuk melatih bagaimana antara meminta dan yakin jadi satu kesatuan paket dalam kita berdoa kepada allah. Ada beberapa tips yang diterapkan dalam latihan kali ini, pertama yang paling utama adalah bahwa permintaan kita harus jelas dan tidak ambigu. Kejelasan ini akan lebih membuat doa kita akan mudah kita yakini pengabulannya. Seperti kemarin ada yang minta jodoh…., ada yang minta anak… ada yang… wah masing masing punya keinginan yang unik. Saya katakan yang minta jodoh jangan tanggung tanggung deskripsikan model wanita yang bagaimana yang diingini… hidungnya, wajahnya, kepribadiannya.. pokoknya sampe sedetil detilnya. Kejelasan ini sangat penting karena akan menjadi “frame” kita dalam keseharian. Frame akan membentuk cara kita berpikir, berperasaan bertindak ataupun berkehendak.
Ini baru dasar berdoa atau tahap awal berdoa… tahap berikutnya… nantikan tanggal mainnya di artikel berikutnya…

bersedia menjadi wakil Allah

makna pejuang berarti ada yang diperjuangkan, di mata orang, wakil allah adalah pejuang yang memperjuangkan atas kemakmuran hidup alam semesta ini yang akan mendapatkan ujian yang berat? apa benar demikian, jelas tidak,… masak Allah menjadikan sulit mereka yang berjuang di jalannya Allah… kesulitan ada di sebaliknya yaitu yang menghalangi pejuang Allah… lho kok gitu ya … coba mari kita lihat kehidupan rasulullah, apakah selama hidup rasulullah dalam berjuang bermasalah dengan ancaman kaum quraisy, bahkan ketika rasulullah diusir dari mekkah kemudian hijrah apakah rasulullah stress.. bingung…?? tidak, sekali lagi tidak, rasulullah tidak sakit hati, rasulullah tidak bermasalah dengan kelakuan para kaum quraisy, justru yang bermasalah adalah para kaum quraisy itu sendiri. rasulullah sama sekali tidak takut difitnah, dicerca, diasingkan, disingkirkan, dihina bahkan dibunuh. yang takut malah sebaliknya mereka yang mencoba menghalangi dakwah.

pewaris rosul adalah mereka yang mewarisi perjuangannya, yang namanya warisan ya semua yang pernah dialami rasulullah. bagaimana rasulullah melihat kita sekarang ini jika para pewaris nya tidak memiliki sikap seperti apa yang sudah dicontohkan oleh beliau. kita tidak tahu balasan apa yang akan diberikan Allah kepada kita para pejuang Allah. apakah kita berjuang untuk mendapatkan hadiah dari allah.. saya kira bukan itu tujuannya kita berjuang untuk mendekatkan diri kita dan orang lain kepada allah. inilah kekuatan ihlas yang tidak bisa dibendung.. egonya tidak bisa membendung… dia berjuang lurus karena allah. wahai para wakil allah…bersedia tidak kita menjadi apa yang telah dititahkan kepada kita di bumi ini.. sesungguhnya kuciptakan manusia menjadi wakil Ku di muka bumi ini.

cobaan dalam dakwah tidak hanya yang – yang + pun akan menjadi godaan, masalah uang… harta… bisa menjadi bumerang. sungguh remeh diri kita menjual derajat wakil allah dengan sejumlah uang, berebuat uang… memfitnah sana sini…  jangan rendahkan diri kita dengan sejumlah uang, mari kita berjuang dengan apa yang ada, sederhana saja kita… kalaupun kita tidak mampu ya tidak usah… perkara orang mau membantu ya itu bangkit dari keinginan dia..tidak perlu kita mengemis dengan sejumlah dalil quran dan hadis untuk menyokong perjuangan kita…

mari kita lurus kepada Allah jangan sampai menggantung sedikitpun kepada selain allah. tidak selalu dengan uang yang banyak, kas yang banyak dakwah akan lancar… sekali lagi ini malah menjadi bumerang.. malah menghambat, bisa kita lihat… nanti… badai fitnah pasti datang bila kita mengandalkan selain allah.

para pejuang wakil Allah bersihkan hati… untuk lurus kepada allah. keihlasan kita, pasti pasti akan mendapat balasan yang berlipat…(tapi ini jangan terlalu dipikirkan), mungkin tidak berujud  segepok rupiah…bisa lainnya, mungkin kenalan, koneksi, link, ilmu, dan masih banyak lagi.

ya ini sekedar himbauan saja sabagai dasar menjadi wakilnya Allah. yang tidak mengindahkan ya mungkin akan disingkirkan oleh Allah sendiri…(semoga kita selallu dilindungi Allah)