Articles from September 2007

tidak nikmat menjadi nikmat

sesuatu yang tidak enak untuk dilakukan (tidak dapat apa apa, dapatnya capek dan lelah) menjadi sesuatu yang enak mengapa… karena adanya doktrin bahwa sesuatu itu adalah nikmat, enak.. dst. seperti halnya dalam puasa dan sholat selalu ada peringatan dari allah bahwa banyak dari pelaku sholat dan puasa hanya mendapat lelah dan capek. namun anehnya para pelakunya tidak merasa kalau dia hanya mendapat lelah dan capek. karena doktrin yang masuk dalam pikrannya adalah sholat itu nikmat, puasa itu nikmat.. padahal hanya mendapatkan capek dan lelah.
seharusnya peringatan allah tersebut menjadi warning bagi kita untuk melangkah lebih dalam tentang hakiki sholat dan puasa… sehingga kita tidak digolongkan menjadi golongan yang mendapatkan capek dan lelah saja.

berniat dalam sholat

coba kita amati ketika kita menggelngkan kepala …. untuk menyatakan tidak mau… amati baik baik..

1. lebih dulu mana ? tidak maunya, atau geleng geleng keplanya?

2. amati juga ini yang terpenting… berapa lama jarak waktu nya antara ‘tidak mau’ dengan geleng geleng kepala…

pemahaman ini sangat penting terkait dengan niat dalam bacaan dan gerakan sholat. untuk jawaban pertama mestinya kan lebih dulu ‘tidak maunya’ , inilah yang dinamakan niat, jadi geleng geleng kepala mengikuti bahasa jiwa ‘tidak mau’ geleng geleng kepala ini merupakan suatu perbuatan yang disengaja yaitu bahwa saya tidak mau.

berkaitan dengan jarak waktu nya pada pertanyaan kedua.. kalau kita amati maka hampir hampir antara tidak mau dan geleng kepala munculnya bersamaan.. hampir hampir tidak ada delay…. dikatakan hampir karena sebenarnya lebih dulu tidak maunya..dari pada geleng geleng kepala.. inilah niat yaitu sesuatu yang mengiringi perbuatan. kalau ada delay nya… dikatakan belum niat. misalnya niat minum…1 menit kemudian minum.. makadikatakan bahwa niat tersebut belumlah niat yang sebenarnya. niat yang sebenarnya adalah niat yang selalu dan selalu diiringi dengan perbuatan, atau disertai dengan perbuatan.

di dalam sholatpun demikian segala perbuatan sholat baik bacaan dan gerakan harus dengan niat. maka perlu sekali kita mempelajari dan memahami arti bacaan dan  gerakan

Bulan kebangkitan Ruh

perjuangan selama sebulan harus menghasilkan suatu kesadaran “ruh yang sadar” atau menyadari ruh…pada ramadhan di siang hari kita mematikan fisik tidak boleh makan tidak boleh minum dan tidak boleh berbuat sesuatu yang negatif… apa makna itu semua bahwa kita bukanlah fisik, kita bukanlah syahwat kita bukanlah hawa nafsu. disaat kita tidak boleh ini dan tidak boleh itu … pertanyaan kenapa disiang hari… jawaban nya adalah karena di siang kita harus aktif, harus bekerja, jadi jika harus bekerja lalu siapa yang bekerja sedangkan tubuh ini bukan kita… maka kenapa siang, jawabannya adalah agar kita lebih mudah dalam menemukan siapa kita. di saat kita haus dan lapar kita beraktivitas… maka sang ruh yang bekerja, inilah bulan pembangkitan ruhani. bulan suci tempat ruh bangkit. bukan di malam hari tapi di siang hari. jadi ini bulan kebangkitan ruh……