Articles from December 2007

maqom musyahadah

maqom ini ternyata menempati maqom tertinggi dalam hirarki belajar tasawuf. musyahadah berarti maqom menyaksikan af’al Allah. maqom dimana kita tidak banyak berkomentar lagi tentang apa yang diperbuat oleh allah. lelakunya adalah diam seperti penonton bola yang diam dan tidak banyak komentar. kadang para sufi untuk mencapai maqom ini dengan melakukan uzlah atau menyendiri, menyendiri untuk apa ya untuk diam sambil menyadari akan perbuatan allah dalam setiap gerak alam. kemudian menemukan diri sebagai diri yang menyaksikan. kesadaran ini lah kesadaran tertinggi yang banyak di nanti nanti oleh kalangan sufi. suatu kesadaran dengan keyakinan total.

tidak ada pendekatan lagi karena memang maqom ini diatas nya maqom muroqobah. kesaksian pada tahap ini adalah  kesaksian pada takdir allah dimana takdir tersebut tidak ada yang baik dan tidak ada yang buruk semua takdir adalah takdir itu sendiri. tidak ada penafsiran atas takdir itu.  karena penafsiran merupakan komentar terhadap perbuatan atau af al allah.

proses ini yang penting adalah kesadaran yang terus menerus dan dapat dilatih dengan memiliki tempat khusus yang dinamakan mihrab. tempat ini lah tempat kita beruzlah tempat untuk belajar menyadari hakikat diri dan hakikat Tuhan.  dan namanya maqom bukanlah untuk diteorikan terlebih di bahas panjang lebar cukup dimengerti secara singkat kemudian di jalankan

khalifatullah

sebagai khalifatullah berarti kita menjadi wakilnya allah untuk menggerakkan seluruh alam semesta, semakin besar perwakilan yang kita lakukan maka semakin besar pula peranan kita.

sedekah merupakan bentuk dari peranan kita untuk mengemban amanat khalifah.. maka sebaiknya sedekah harus memiliki daya dorong yang kuat agar roda kehidupan ini terus bergerak. sedekah yang asal sedekah akan kurang memberikan daya dorong, sedekah yang paling bermanfaat adalah jika dapat menggerakkan hidup orang banyak. sebagai contoh orang yang dagang tidak laku laku maka kita datangi kemudian kita beli dagangannya dengan demikian kita ikut menggerakkan roda perekkonomian pedagang tersebut meski kecil, jika kita ihlas akan memberikan suatu motivasi tersendiri bagi pedagang tersebut untuk berjualan terus.  ini salah satu contoh saja.

semakin besar peranan kita dalam mengemban amanat wakil allah ini maka allahpun akan memberikan fasilitas yang cukup untuk kita. fasilitas itu ya dapat berupa materi, keahlian, kepandaian, dan lain lain sesuai dengan apa yang kita perankan dalam panggung kehidupan ini.

khalifatulah adalah tujuan kita dalam hidup ini, coba kita amati aktivitas diri kita dan oranglain bahwa orang dikatakan produktif jika dapat memberikan manfaat kepada orang lain baik sebagai tukang bangunan, tukang ojek, guru, penulis dan lain lain. semua bergerak untuk saling memberikan apa yang mereka miliki sesuai juga dengan apa yang sudah digariskan dalam dirinya. maka sekarang tinggal niat kita. kita ihlas juga harus bekerja untuk kemanfaatan oranglain kita tidak ihlas ya tetep bekerja untuk kemanfaatan orang lain. sama sama bekerja untuk orang lain lebih baik kita kan ihlas karena allah, bahwa kita adalah wakilnya allah, bahwa kita mewakili allah untuk memakmurkan alam semesta ini. kita ikut menjaga kelesatarian tidak malah merusak.

panduan halaqoh sholat khusyu

inti dari halaqoh adalah latihan sholat khusyu dengan materi tumakninah relaksasi, dzikir meditasi dan niat kesadaran. ketiga hal ini sebisa mungkin di sampaikan dan diulang ulang terus menerus baik dalam teori maupun latihannya. porsi yang digunakan dalam halaqoh untuk latihan dan teori adalah kalau latihan 70 % sedangkan teori 30 % atau kurang dari itu.
yang utama adalah bagaimana peserta dapat merasakan dalam setiap pelatihan sholat yang dilakukan. maka seorang trainer harus dapat menemukan metode yang pas bagaimana peserta dapat secara langsung mengalami ketenangan ketika sholat.
latihan latihan yang diberikan jika memungkinkan merupakan kombinasi antara tumakninah dzikir dan niat dalam satu rakaat saja, karena biasanya yang dilakukan di masjid raya fatimah satu rakaat saja dapat memakan waktu minimal satu jam.
fungsi dari seorang fasilitator adalah sebagai pemandu selama menjalankan gerakan dan bacaan sholat. dari mulai berdiri relaks, kemudian berniat, kemudian menyambugkan diri kepada allah kemudian seterusnya hingga salam.
usahakan setiap perubahan bacaan dan gerakan selalu diiringi niat, keadaan tubuh yang relaks dan ingat kepada allah selalu di jaga.
mengenai tot yang akan diadalah di wonogiri tanggal 13 januari 2008 di temapat Bapak subandi saya akan menyampaikan teknik teknik bagaimana menyampaikan melatih tumakninah, dzikir dan niat. akan saya beberkan beberapa tips tips bagaimana seseorang dapat merasakan tenangnya sholat. kemudian juga bagaimana sikap seorang trainer bagaimana bersikap kepada murid, kepada guru, dan yang paling penting adalah bagaiman bersikap kepada allah. insya allah semua itu aakan kami sampaikan dalam acara tot (training og trainer) untuk pembinan halaqoh sholat khusyu. sebenarnya TOT ini juga sangat cocok untuk para ustad yang memiliki jamaah agar dapat menyampaikan bagaimana melatih kekhusyuuan secara cepat dan singkat.
dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami ini harapan kami peserta dan para calon trainer dapat mengulang mengulang suasana tenang ketika sholat.