Articles from July 2009

malam jumatan nanti kita latih apa yang Ust Abu Berikan di Halaqoh

malam nanti kita akan berlatih bagaimana menyadari diri dengan pelepasan diri menuju ke Allah yang tidak terikat (binding) oleh tubuh… sehingga lepas…. seperti orang yang meninggal dengan ihlas tidak terikat oleh harta, jabatan dan lainlain.

who am I (2)

mengenal diri sejati ini harus dengan kesengajaan karena ini merupakan olah kesadaran menuju taraf yang lebih tinggi. yakni semakin sadar dan semakin sadar (the altered states of consciousness). sadar akan diri merupakan perluasan dan mikrokosmos menuju makrokosmos atau dalam istilah jawa jagad alit menuju kepada jagad ageng. sang Aku tidak bisa dibatasi oleh keterbatasan tubuh (mikrokosmos) namun luas (makrokosmos).
dasar dari tulisan kedua ini adalah membedakan diri berubah menjadi makro yaitu suatu kesadaran bahwa diri sebenarnya adalah diri yang bersujud (bukan tubuh).
pada sholat Allahu Akbar yang bisa membesarkan Allah secara hakiki adalah sang Aku bukan tangan yang terangkat atau mulut yang mengucap Takbir…
baik kita pahami dulu tujuan dari pengenalan diri ini dari mikro menjadi makro. untuk tulisan berikutnya kita akan bahas lebih dalam lagi tentang hakikat diri

who am I

kalau kita melihat diri kita maka ada yang bersifat kasar dan halus, kata orang jawa ono badan wadag lan ono badan alus.. siapa kita sebenarnya.. ? ini suatu pertnayaan yang selalu kita tanyakan pada diri kita… ini adalah pertanyaan yang sangat wajar ketika kita menggali diri kita untuk apa kita diciptakan dan lain sebainya. kita sempat merenung .. iya ya kenapa ya saya ini diciptakan.. iya ya siapa saya…
baik kita kembali ke 2 unsur dasar manusia yaitu badan kasar dan badan halus. seringkali kita mengatakan bahwa ini adalah badanku…. dari kata kata ini saja kita dapat mengambil sebuah kseimpulan bahwa ada badan dan ada yang memiliki badan… ada badan dan ada Aku…. suatu unsur yang berbeda yaitu antara pemiliki dan yang dimiliki (badan) dimanakah saya? jelas saya adalah bukan badan saya adalah saya yang memiliki badan yaitu Aku.
perbedaan ini harus dipahami benar hingga taraf merasakan mana aku dan mana yang bukan aku.. sehingga jelas siapa diri kita sebenarnya.. dan ini bukan hal yang sulit…kita rasakan saja … ada yang berniat ada yang berbuat mengikuti niat … yang berniat adalah aku dan yang mengikuti niat adalah tubuhku…
pada sesi pertama ini coba kita pahamkan diri kita tentang perbedaan aku dan yang bukan aku tadi…

cara melatih ihlas

caranya ialah dengan melakukan dulu, berbuat dulu…nah jika hati belum sinkron biasanya akan terasa beban maka hati harus dipaksa untuk ihlas,… jadi semaca ihlas yang terpaksa, atau terpaksa ihlas…. terpaksa baik kan tidak apa apa.. dari pada terpaksa jahat.
contoh dalam sedekahh.. kalau kita sudah terlanjur sedekah 500.000 kemudian hati grundel… nah mau nggak mau kan kita harus ihlas… dan itu berlaku untuk semua kejadian dalam hidup kita sering dipaksa untuk ihlas oleh Allah nah ketika kita dipaksa inilah kita melatih hati kita untuk ihlas.
agar kuat dalam ihlas maka harus jelas arahnya yaitu Allah. kalau kita ihlas tidak ada tumpuannya maka ihlas susah … jadi harus ihlas kita harus ada yang menerima yaitu Allah… dan ALlah akan sangat menerima apa apa yang kita ihlaskan…
lama lama ihlas ini akan tambah kuat dan tambah kuat sehingga sedekah 500 ribu tidak nggrundel lagi …. nggrundel (tidak ihlas) kalau sedekah 1 juta… demikian terus tingkat akan keihlasan kita akan meningkat meningkat dan meningkat.. sehingga amal ibadah kita akan tambah berkualitas.

tips agar tubuh tidak mudah capek atau lelah dalam bekerja

sinkronisasi antara pikiran hati dan tubuh akan menimbulkan kenikmatan dalam beraktivitas apapun aktivitas itu. kesenangan dalam menjalankannya akan menghilangkan rasa capek dan lelah. sinkronisasi itu akan menyebabkan tubuh menjadi lebih relaks dan santai meski kita bekerja seharian.
ihlas karena Allah dalam berkativitas merupakan cara yang paling mudah untuk menuju bersatunya hati pikiran dan tubuh. dimana mereka akan bermuara di Allah, hati ke ALlah, pikiran ke Allah dan tubuh pun ke ALlah. maka yang namanya ihlas dalam bekerja ini harus selalu dipasang atau disengaja atau bahasa agamanya di niatkan menjadi suatu perbuatan yang menyengaja. dan niat ini bukan di awal perbuatan saja namun dalam seluruh aktivitas atau selama aktivitas itu berlangsung.

patrap tahlil

malam jumat kemarin kita membaca tahlil laa ilaha ilallah dengan kekuatan dzikir yang full yang disesuaikan dengan makna dari bacaan tersebut ternyata benar afdholu dzikri laa ilaha ilallah… kuat sekali dayanya… baru beberapa kali baca badan terasa gemetar, hati tak kuat lagi menahan tangis.. dan tubuh seperti dipaksa untuk sujud… subhannallah kekuatan tahlil memang luar biasa

akselerasi Hidup

hidup ini harus ada akselerari yaitu suatu percepatan yang dalam melakukan sesuatu. misalnya melakukan dengan lebih cepat dari biasanya, berpikir lebih cepat, menyelesaikan tugas dengan lebih cepat dan dalam hal spiritual pun harus ada akselerasinya yaitu ke Allah lebih cepat ..
cara yang palng mudah adalah dengan menggunakan niat sebagai starter awal sekaligus mesin penggeraknya jadi kalau kita melakukan sesuatu mesin Niat jangan dimatikan kalau perlu perputarannya dipercepat sehingga memiliki tenaga yang lebih besar.
kenapa hidup butuh akselerasi … karena perintah ALlah ini banyak kita ini menjalankan perintah allah sebanyak yang dapat kita lakukan (termasuk juga pekerjaan kantor dan lain sebgainya) jika kita akselerasinya lambat maka hanya sedikit yang dapat kita lakukan artinya juga semakin sedikit kemanfaatan kita di muka bumi ini.
kembali ke masalah niat.. setiap pekerjaan agar memiliki akselerasi yang kuat diarahkan niat ihlas karena ALlah niat ini sebagai TOP NIAT tidak ada niat yang diatasnya lagi atau tidak ada niat yang tidak karena ALlah. misalnya niat itu kan bertingkat tingkat kita bekerja niat mencari nafkah, niat mencari pengalaman nah niat TOP nya adalah niat karena Allah. sehingga akselerasinya bisa smooth dan tidak akan terjadi goncangan goncangan yang berarti ketika kita menjalankan hidup ini.
selamat berakselerasi….

Terapi solat diterima luas di Indonesia dan Malaysia

Alhamdulillah terapi solat dapat diterima luas di Indonesia dan di Malaysia, ini tidak lain solat bukanlah hal yang baru namun kegiatan yang setiap hari kita jalankan. pelatihan atau bengkel solat di lakukan secara bebas terbuka dan siapapun boleh mengajarkannya sehingga perkembangannya sangat pesat. Ulama ulama di indoensia menyambut antusiasme karena selama ini tidak ada yang concern ke masalah solat. Majelis Ulama Indonesia di daerah daerah sudah merasakan dari dampak pelatihan solat. Di malaysia dengan ijin Ust Abu Sangkan saya menyampaikan di beberapa tempat dan alhamdulillah kemarin di masjid negara atau istiqlalnya Malaysia. peserta seperti mendapatkan pelajaran baru seperti tumakninah, konsentrasi dalam solat dan bagaiama menjaga niat selama solat.. ya sebenarnya bukan baru tapi karena dikemas dalam bentuk bengkel (pelatihan) atau trainning sehingga mereka merasakan pengajaran yang berbeda. kita berdoa semoga dakwah solat ini terus berkembang dan berkembang karena solat adalah hal yang penting. dan semoga Allah selalu memberikan kemudahan bagi Dai untuk untuk menyampaikan dan bagi jamaah yang belajar sehingga bersama sama kita dapat merasakan hikmah solat

Tahlil

tahlil diartikan laa ilaha illlah yang artinya tiada Tuhan selain Allah… tahlil ini meluruskan akidah, jika Allah disamakan dengan Tuhan tuhan lainnya seperti Tulisan arab alif lam lam ha, atau bayangan putih yang menyerupai cahaya benderang, atau bahkan tuhan duit yang sering mengganggu kihlasan kita dalam beribadah, nah tahlil merupakan pengalihan tuhan tuhan itu kepada ALlah SWT.
mari kita ambil salah satu kasus…kenapa ada orang yang sudah sekarat tidak mati mati… dan kenapa banyak menyarankan di bacakan tahlil.. karena agar si sekarat sadar bahwa saat pulang dengan ihlas melepas semua tuhan tuhan dunia untuk ihlas kembali kepada Tuhan hakiki yaitu Allah. di Indonesia ada orang yang sakti mandraguna ehhh matinya sulit… ternyata orang tersebut sangat memegang ilmunya, sehingga mati tidak bisa… setelah di tuntun tahlil langsung wussshhhhh…
nah orang yang sudah mati pun masih membutuhkan doa kita yaitu lewat baca tahlil dengan orang yang membaca tahlil tersebut lurus ke Allah dengan sempurna maka yang kita doakan pun akan ikut ikutan kita untuk lurus ke Allah sehingga jiwanya bisa ihlas menghadap Allah…..

Suami patrap ketika istri Hamil

pegang perutnya kemudian kita mancer ke Allah yang kuat… setelah itu ajak istri kita untuk ke Allah dan Ajak Ruh janin anak yang masih di perut ibu (jika kehamilan di atas 4 bulan) lakukan dzikir seperti ini insya Allah anak yang dikandung nanti akan mudah bergantung kepada Allah