Articles from September 2010

cara praktis mendapatkan pertolongan Allah

di dalam quran banyak kita temukan tips tips bagaimana mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan masalah kita. yang akan saya bahas disini adalah salah dua ayat quran yang ada di surat al baqoroh. yaitu ayat 45 dan 46. ayat ini sering kita baca namun maaf kadang pemahamannya tidak praktis dan cenderung berbelit. padahal jelas dalam ayat tersebut tips untuk menyelesaikan masalah adalah sangat mudah dan praktis.

baiklah ayat tersebut terjemahannya

mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan sholat, namun yang demikian amat berat kecuali bagi mereka yang khusyu, siapa yang khusyu yaitu orang orang yang yakin bertemu kepada Allah dan kembali kepada Allah”

ayat diatas dalam memberikan cara atau tips memberi penekanan pada sabar dan sholat, jadi untuk menyelesaikan segala masalah cukup dengan sabar dan sholat (…. kok tidak berusaha tidak ihtiar…..yaa). cara praktis dari Allah ini kadang tidak di percaya oleh sebagian umat islam dengan komentarnya… masak sih hanya dengan sabar dan sholat… mana ihtiarnya… ya tidak mungkin lah sabar bisa menyelesaikan masalah… dan masih buanyak komentar yang menentang ayat ini.

namun di ayat berikutnya ditemukan pernyataan dari Allah bahwa “yang demikian adalah berat (sabar dan sholat sebagai solusi masalah) kecuali bagi mereka yang khusyu”. ya… ternyata memang tidak mudah untuk bisa menyelesaikan masalah dengan hanya sabar dan sholat ternyata kita harus khusyu. jadi khusyu ini menjadi syarat mutlak agar kita bisa menggunakan sabar dan sholat sebagai sarana mendapatkan pertolongan dari Allah. nah kita akan bertanya lagi… khusyu itu yang seperti apa, khusyu itu seperti apa dan bagaimana cara mendapatkan khusyu itu… dan pertanyaan kita tentang apa itu khusyu mendapat jawaban dari Allah melalui kelanjutan ayat tersebut yaitu bahwa “orang yang khusyu adalah orang yang bertemu dengan Allah dan kembali kepada Allah” jawaban Allah ini sangat simpel , sangat praktis dan sangat mudah dipahami olehkita. bahwa orang yang khusyu adalah orang pasrah kembali kepada Allah. berarti kata kunci untuk mendapatkan pertolongan Allah adalah PASRAH…. baru kemudian kita sabar dan sholat… setelah itu pertolongan Allah akan datang. mudah kan….

ternyata .. kenapa Allah mensyaratkan pasrah untuk sabar dan sholat, ternyata memang untuk bisa Sabar yang benar benar sabar kita harus berserah diri terlebih dahulu kepada Allah baru kemudian kita akan mendapat kan kesabaran, dan sholat yang diiringi dengan kepasrahan akan menghasilkan power mental dan power spiritual yang luar biasa sehingga bisa mendatangkan keajaiban dari Allah untuk menyelesaikan masalah masalah yang kita hadapi.

baiklah secara singkat begini :

pasrah dengan kembali kepada Allah> dinamakan khusyu > sabar dan sholat > masalah terselesaikan

menajamkan intuisi dengan sholat khusyu

intuisi adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan perasaannya dikombinasikan dengan pikirannya sehingga menghasilkan prediksi yang tepat. intuisi ini bisa juga merupakan sinkronisasi dari berfunsinya otak kanan dan otak kiri. cara melatihnya bisa dengan melakukan sholat khusyu yaitu sholat yang benar benar kembali kepada Allah yaitu dengan kepasrahan total. kepasrahan yang dilakukan total akan menghasilkan gerakan yang tumakninah, gerakan yang tumakninah akan menghasilkan tajamnya rasa kita… kerana orang yang bergerak dengan kepasrahan geraknya merupakan gerak yang muncul dari rasa nya, bukan gerak fisik, sehingga sangat kelihatan sekali orang yang sholat dengan gerak rasa ini akan sangat pelan dan lambat, dan bisa dinikmati baik oleh orang yang melakukan serta orang yang melihat gerakan sholatnya.

intuisi akan terbangun jika apa yang kita lakukan dengan rasa, rasa yang selalu kita dahulukan untuk melakukan sesuatu, misalnya di dalam sholat gerakan takbir kita awali dulu dengan gerak rasa kita seperti gerakan tangan mengangkat tapi dengan rasa nah setelah itu seiring gerak rasa tersebut tangan kita angkat.  jika ini dilatih terus menerus maka intuisi kita akan jalan dan kita akan dapat mendeteksi hal hal yang ada didepan kita atau jika sudah kuat betul intuisinya akan bisa mendeteksi di tempat yang jauh (calirvoyance atau audiovoyance)

sholat khusyu yang kita pelajari mengarah kepada aktifnya intuisi kita maka ada pelajaran tumakninah ada peljaran sinkronisasi otak kanan dan kiri ketika kita membaca dan bergerak dalam sholat. di dalam islam disebutkan bahwa rasulullah pernah memperingatkan tentang hal ini yaitu kita harus berhati hati terhadap intuisinya orang yang berimana sebab orang beriman akan melihat sesuatu dengan nur ilahi. nah inilah saya maksudkan dengan intuisi spiritual yaitu kemampuan firasat atau intuisi namun dibangkitkan melalui metode spiritual yaitu sholat khusyu. intuisi yang dibangkitkan melalui spiritual sholat maka hal hal yang muncul akan mengandung unsur keimanan unsur ketauhidan.

satu hal penyebab perbuatan maksiat

ternyata penyebab maksiat tidak banyak, hanya satu hal. sering kali kita menganggap bahwa penyebab masiat itu ada banyak seperti masalah pengetahuan, makanan, dan lain sebagainya padahal kalau kita tarik  lebih jauh lagi hanya ada satu penyebabnya. namun penyebab ini seringkali di abaikan sehingga orang seringkali ingin menghindari maksiat tapi selalu saja berbuat maksiat, orang ingin sekali menjadi orang yang baik tapi selalu saja gagal dan gagal. sehingga berkesimpulan bahwa berbuat maksiat lebih mudah dari pada berbuat kebaikan.

satu hal tersebut adalah “mengingat Allah” , tidak mengingat Allah menjadi penyebab utama dalam memunculkan perbuatan maksiat. jika kita tidak ingat maka otomatis dorongan negatif (hawa nafs) akan menguasai kita karena sumber utama dalam diri yang berupa ruh tidak aktif. namun jika kita ingat kepada Allah maka potensi kesucian kita akan aktif sehingga kita tercegah dari perbuatan maksiat.

selalu ada dalam diri kita ini dorongan positif yang diwakili oleh Ruh suci kemudian dorongan negatif yang diwakili oleh hawa nafsu. nah untuk menjadi orang baik cukup dengan mengingat Allah maka kekuatan baik itu muncul dengan sendirinya, kekuatan sabat akan muncul, kekuatan ihlas akan muncul kekuatan beribadah kepada Allah akan tumbuh. sedangkan kekuatan maksiat seperti marah, benci, jahat akan muncul jika kita tidak mengingat Allah atau meninggalkan Allah .