Articles from December 2010

hati hati syetan berkeliaran di piala AFF

jika menang bangganya nggak ketulungan… euforia… dimana mana, pesta… dan seolah olah inilah kemenangan yang sangat sangat membanggakan…. kalau kalah marah seperti orang kesurupan… memaki maki, mengutuk ngutuk…. inilah syetan asli nya setan… seharusnya pertandingan itu apalagi supporter jika kalah ya sudah …. jika menang ya sudah… jadi enak …

hati hati syetan banyak berkeliaran di sepak bola… karena melibatkan ribuan orang teruhlah misalnya ada 100 ribu penonton jika satu penonton digoda 10 syetan maka jumlah syetan pada saat pertandingan mencapai 1 juta syetan… makanya ketika timbul kerusuhan nggak tanggung tanggung ….

seharusnya ketika nonton para penonton di beri bonus tasbih yang digunakan sebagai pengingat agar jangan sampai tergoda syetan, dan di tiket nya ditulis “bacalah istighfar 10.000x “ … kemudian setiap masuk selain membayar tiket penonton juga wajib bersedakah .. karena sedekah ini nanti sebagai penolak bala’ agar tidak terjadi kerusuhan atau hal hal lain yang diinginkan.

syetan kesyirikan juga ada, lihat saja berapa banyak dukun yang datang ikut meng hewes hewes pakai berbagai macam ritual agar tim yang didukung bisa menang, agar gawang tidak kemasukan… jelas ini adalah syetan syetan yang menyesatkan ..

syetan ternyata juga berkeliaran kepada penonton di luar lapangan di daerah daerah mereka kesetanan juga dengan main judi.. taruhan kalau menang indonesia saya bayar sekian juta kalah indonesia kalau saya bayar sekian juta….. astagfirullah…

lebih parah lagi slogan slogan yang sudah dipersiapkan syetan agar nanti mudah memicu kerusuhan misalnya dengan GANYANG LAGI… atau slogan lian yang bersifat agresif…

ya … tidak perlu mengalu alukan sepak bola… biarkan menang dan kalah urusan PSSI dan pemainnya tidak perlu bawa bawa bangsa dan negara… terlalu remeh kalau negara ini jika nasionalisme selalu dikaitkan dengan sepak bola, ada masalah besar yang seharusnya kita jadikan patokan nasionalisme..

suka sepak bola boleh tapi jangan sampai maniak, menjadi bonek….suporter .. dan lain sebagainya.. biasa saja…. jadi penonton.. menang syukur kalah ya syukur…. peduli amat…. sholat aja khusyu nya bolong bolong masih mikirin sepak bola…..

mengikuti daya (hidayah) dan jangan tunda

sesuatu yang baik jangan oernah  ditunda, semisal silaturahmi sekali di tunda maka berat untuk melakukannya lagi. daya itu turun suka suka Allah, tapi Allah akan kecewa ketika kita tidak mengikuti apa yang menjadi perintahnya. sudah tahu itu baik kenapa harus berpikir. daya itu akan ada jika kita memilki potensi yang baik, misalnya secara tidak sadar kita meniatkan … misalnya ketika duduk santai.. yuk sedekah.. .. ketika terbersit dan terucap hati kita maka segera saja kita bersedakah.

orang orang sholeh yang sudah bersih danjernih hati biasanya melakukan apa apa yang ada dalam hatinya, pernah suatu ketika saya bersilaturahmi ke tampat Habib Lutfi pekalongan, saya lupa peristiwanya… tapi yang saya ingat pada waktu beliau berkata ….” .. saya juga tidak mau, tapi kehendak Allah mau apalagi”…

ya kitapun ada baiknyabelajar tentang bagaimana melaksanakan apa yang terbersit dalam hati, untuk melaksanakan apa yang terbersit dalam hati tidak perlu berpikir yang aneh aneh.. cukup ikuti daya dorong positif misalnya beribadah. semakin kita mengikuti daya positif untuk beribadah maka daya itu akan besar dan semakin besar daya itu akan menghilangkan daya yang negatif .

dan ada hal lain yang perlu untuk kita ketahui bahwa jika kita beribadah mengikuti daya tadi maka ibadah kita akan terasa nikmat sekali. contoh misalnya ketika kita ingin bersedakah 5000 rupiah maka ketika saat itu juga kita bersedakh 5 ribu rupiah maka hati kita langsung blog… terasa lega dan nikmat. berikan saja sedekah itu kepada siapapun orang yang mau didepan kita, bisa anak anak , bisa orang lain atau siapapun lah…

ibadah yang berasal dari dalam jiwa akan memberikan dampak keihlasan yang tersendiri ..dan akan sulit kita capai jika kita beribadah karena paksaan. dan biasanya ibadah yang seperti ini memang ibadah yang bersifat sunah. seperti sholat dhuha, sholat tahajud, sedekah , puasa sunah dan lain sebagainya.

daya ini tidak bisa kita rekayasa, daya ini adalah asli dari Allah dimana kita sering menyebutnya dengan hidayah. bagaimana cara mendapatkannya tidak ada cara lain kecuali kita berniat untuk beribadah kepada Allah dan memohon kepada Allah daya hidayah tadi. ya Allah berikan kami hidayah kekuatan agar kami dapat bersedekah, sholat , puasa dan ibadah lainnya… dan jika hidayah itu turun cepat jalankan dan lakukan..

 

 

susahnya belajar berdiri dalam sholat

siapa bilang sholat itu mudah… belajar berdiri saja membutuhkan waktu berminggu minggu, bagaimana tidak sulit latihan berdiri saja harus sampai bisa merasakan berat badan ada di telapak kaki dan harus rata dari ujung jari sampai telapak kaki paling belakang.