Articles from February 2011

Meski hidup adalah permainan tapi jangan main main

hidup seperti bermain game, permainan tapi harus serius….(lanjut besuk pagi)

(sekarang sudah pagi),…..baik yang namanya game kita harus sadar betul bahwa itu adalah “bermain” tapi kita pun harus serius sebab jika kita tidak serius maka kita akan kalah dalam permainan, karena kita diperintahkan Allah untuk menang dalam permainan kehidupan ini, tapi ingat sekali lagi, jangan sampai kita tidak sadar kalau hidup ini hanya permainan.

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.

– QS. Al-Hadid (57) : 20

Jadi menurut aya diatas jelas bahwa anak kita , harta kita , usaha kita adalah sesuatu yang tidak hakiki, semuanya adalah menipu kita atinya itu semua adalah permainan, karena kesenangannya menipu.

oleh karena itu kita tidak perlu serius dalam hidup ini santai saja, relaks, dan tumakninah dalam menjalankan berbagai hal dalam kehidupan ini. untuk apa tergesa gesa untuk apa khawatir, untuk apa berpikir masa depan terlalu jauh… kita nanti akan tertipu. untuk apa membangga banggakan anak , harta dan usaha kita . permainan kok bangga… sesuatu yang ironi…..

Protected: Skala Kekhusyuan sholat (Untuk mahasiswa UMS)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Silaturahmi SC Nganjuk ke Padepokan Patrap

Patrapan kemarin malam kita belajar untuk mendapatkan keadaan sejati ketika berTuhankan Allah. kita belajar mulai dari

  1. Mematikan Jasad atau Tubuh
  2. Mengenal diri kita yang bukan jasad
  3. Meluncur menghadap Allah dengan diri yang bukan jasad
  4. Menembus Hijab
  5. meninggalkan tubuh hingga tubuh tertidur namun diri sejati pulang ke Allah
  6. Merasakan Alam KeTuhanan yang bukan berasal dari persepsi, dari pikiran ataupun dari perasaan

Latihan kali ini dihadiri juga jamaah Shalat Center Nganjuk Pak Ratman dan Rombongan, semoga silaturahmi ini tetap terjaga dan semakin memperkuat jaringan silaturahmi untuk bersama sama belajar kembali kepada Allah.