Articles from July 2011

lebih mudah belajar sholat khusyu dari pada meditasi

anda para pencari ketenangan dan kebahagiaan hidup baik yang sholat maupun tidak sholat, saya sarankan untuk belajar sholat yang khusyu, dari pada belajar meditasi. bukan masalah meditasi itu tidak termasuk ibadah, atau bukan masalah bahwa meditasi itu bukan ajaran islam, namun saya melihat dari sisi kepraktisan dan sisi percepatan dalam pencapaian kebahagiaan.

setalah saya pelajari dari cara meditasi dan cara melakukan sholat yang khusu ternyata lebih simpel dan praktis yang sholat khusyu. jika sholat khusyu kita langsung bisa meditasi, tapi kalau belajar meditasi prosedurnya banyak dan sulitnya minta ampun. kalau tidak percaya silahkan baca baca cara meditasi yang disarankan oleh para ahli meditator seperti anand ataupun krisnamurti sangat sulit dan bertele tele, tapi coba bandingkan dengan metode sholat khusyu yang caranya sangat simpel, hanya dengan menyambungkan diri kepada Allah kemudian berserah diri, kita sudah mendapatkan kebahagiaan yang hakiki, asli dan lebih permanen. sedangkan jika anda berlatih meditasi, waktu yang anda keluarkan sangat banyak, harus berulangkali datang karena anda harus mempelajari pikiran mempelajari emosi, mengamati pikiran, mengamati gerak fisik….. dllllll….. bertele tele dan anda belum tentu mampu.

kalau memang yang dicari adalah kebahagiaan kenapa anda harus mengamati pikiran perasaan….. yang caranya bisa berhari hari, berminggu minggu bahkan yang bebal bisa bertahun tahun… saya kira kalau ada cara yang mudah dan praktis kenapa cari cara yang susah dan berbelit belit. cukup dengan anda sambung kan diri kepada Allah dan berserah kepada Nya anda akan mendapatkan kabahagiaan dan semangat hidup yang tiada tara…. tiada banding.

itulah makanya allah mewajibkan sholat…. bukan meditasi

menunggu saat dipaksa Allah berpuasa

ada kebahagian tersendiri ketika berpuasa dengan cara dipaksa Allah,bagaimana tidak dipaksa, kalau kita tidak menjalankan kita akan mendapatkan dosa. tapi saya bersyukur Allah masih memaksa saya untuk berpuasa sebab saya menyadari jika puasa ini tidak dipaksa Allah saya tidak yakin kalau saya bisa berpuasa.
saya malam pertama di bulan ramadhan sedang menunggu saat saat berpuasa dimana saya dipaksa tidak makan dan minum, berarti saya mau tidak mau harus meninggalkan tubuh saya, dan saya mau tidak mau saya harus belajar ihlas.
ya Allah terimakasih yang sebesar besarnya atas karunia ini, meski engkau memaksa saya untuk lapar dan memaksa saya untuk tidak makan, tapi saya sungguh bahagia menjalankannya. ya Allah mohon ridlo dan didikan Mu semoga puasa ini dapat mengantarkan saya mencapai derajat taqwa

jurnal ramadhan 2011 hari pertama

sholat dan dzikir merupakan pemanas (starter) agar Ruh ini aktif, jika sudah aktif maka jalankan dalam itikaf, dalam bentuk berdiam diri,tidak sholat dan dzikir lagi.

Memasuki wilayah spiritual : tidak cocok untuk mereka yg FIQH Minded

sebenarnya bukannya tidak cocok, tapi tidak kompatible.. eh sama saja ya…, memasuki wilayah spiritual ibarat memakan najis yang diharamkan oleh mereka yang fiqh minded. saya mendapat banyak laporan dari jamaah sholat khusyu bahwa halaqoh sholat khusyu adalah jamaah yang mengajarkan kesufian, tasawuf, ajaran tasawuf adalah sesat + haram + masuk neraka. yah kira kira itulah klaim yang ditujukan. lanjutnya kalau mau sholat ya sholat biasa saja lah.. ndak usah neko neko.

wilayah spiritual bagi mereka adalah suatu jalan menuju kesesatan, karena kalau sudah masuk kewilayah ibarat masuk dalam jurang yang tiada ujung. wah… kalau sudah begini berat memang… saya juga tidak tahu.. apanya yang salah dengan ilmu tasawuf.. apanya yang salah dengan para sufi… sampai sampai mereka getol mendakwahkan bahwa pelajarannya haram. terus… bagaimana ya dia belajar tentang khusyu.. ya..

saya juga sempat menyaksikan sholatnya orang yang fiqh minded, tentunya saya menilai dengan gaya dan penampilan busana serta model raut muka nya, yang pada umumnya rata rata mereka memliliki kesamaan. saya menyaksikan bagaimana mereka sholat … apa tidak sadar kalau Allah ada di dekatnya ya… (ini sekedar suudzan saja… moga moga tidak demikian .. amin)

Konsep Halaqoh

Konsep halaqoh seperti kalau kita kumpul kumpul arisan… ketemu ya intinya arisan..  ketemu lagi ya arisan dikopyok lagi.. jadi setiap ketemu atau setiap halaqohan ya ndak ada yang lain datang ngopyok arisan .. gitu aja. jadi merupakan latihan sholat yang diulang ulang terus dan terus. terutama latihan silatun silatun dan silatun. silatun  itu intinya relaks kemudian nyambung ke Allah… itu thok selesai.

Melawan ngantuk dengan tidur

lawan lah ngantuk dengan tidur, karena dengan itulah ngantuk akan terkalahkan. jangan melawan mengantuk dengan tetap tidak mau mengantuk, maka kita akan semakin mengantuk. Mengantuk adalah tanda dari Allah bahwa tubuh kita membutuhkan istirahat. dan merupakan sunatullah. semua yang sunatullah harus kita ikuti dengan ihlas termasuk mengantuk ini. ikutilah dengan tidur dengan singkat sehingga mengantuk bisa hilang.
tulisan ini bukan tulisan sekedar tulisan , tapi kenyataan hidup yang seringkali kita tidak kita jalankan. anda pasti pernah atau bahkan sering melawan mengantuk dengan tidak mau mengantuk, dan apa yang terjadi semakin anda melawan mengantuk , maka mengantuk itu akan semakin kuat.
tips ini sangat bermanfaat ketika anda :
1, sedang mengendarai mobil
2. akan menjalankan sholat
3. bekerja
4. dll
nah lakukan tidur dengan duduk bersandar maka anda akan terbebas dari kantuk. melawan mengantuk dengan kopi atau sejenisnya memang dapat menghilangkan ngantuk tapi itu cara yang tidak sehat, kecuali jika minnum kopinya setelah menidurkan tubuh 5-10 menit.

mengikuti perintah Allah di tiap detik

jangan loncat detik kemarin atau loncat ke detik depan, ikuti lah Allah detik ini atau saat ini. jangan banyak merencanakan, lakukan apa yang sekarang diperintahkan Allah. Allah selalu berkehendak dalam diri kita. Allah selalu jelas perintahnya.

level orang menjalankan sholat

ada tiga level orang menjalankan sholat.

level pertama adalah : orang sholat tapi tidak mengingat Allah . Level ini yang sholat hanya jasadnya saja, jiwa tidak ikut sholat karena melayang kemana mana dan jiwanya tidak tenang, Ruh nya apalagi, kalau jiwanya saja tidak terkendali apalagi Ruhnya.

Level kedua adalah : orang sholat dengan mengingat Allah sambil memaknai semua bacaan dan gerakan . Level ini yang sholat ada dua yaitu jasad dan jiwanya. orang menjalankan sholat level ini pikiran perasaannya dan jiwanya terbawa dalam takbir, sujud, rukuk dan lainnya. sehingga benar benar dalam sholat jiwanya berada dalam keadaan sholat. ketika jasadnya sujud maka jiwa nya mengikutinya dengan berserah diri, ketika duduk iftirasy jiwanya memohon kepada Allah dan seterusnya.

Level ketiga adalah; orang yang sholat dengan disertai pulang kembali kepada Allah ketika jasad dan jiwanya menjalankan ibadah sholat. level ini agak sulit (agak saja, sebab siapapun jika benar benar berlatih akan mampu atau bisa) sebab ketika sholat 3 instrumen diri yaitu jasad, jiwa dan ruh ikut menjalankan sholat, sesuai dengan tugasnya masing masing.

Jasad tugasnya membaca dan bergerak sholat

jiwa tugasnya : mengikuti dengan segenap pikiran dan perasaan apa-apa yang sedang dilakukan jasad

Ruh tugasnya pulang ke Allah.

jadi ketika kita takbir untuk yang level 3, saat tangan mengangkat dan melafadzkan Allahu akbar (jasad), sekaligus diikuti oleh perasaan dan pikiran membesarkan Allah masuk ke alam kebesaran Allah SWT (JIWA), dan ketika itu pula ada yang pulang kembali ke Allah, berserah diri kepada Allah.

 

Apa itu puasa ramadhan

beda puasa ramadhan dan bukan ramadhan terletak pada kekhususan dalam menjalanakannya. ibarat apa beda antara haji dan umrah. tentu sangat beda. ramadhan adalah bulan penuh energi ilahi. siang hari kita berlatih membebaskan diri dari ikatan fisik malam hari kita mebangkitkan ruh dengan tarweh dan dzikir serta itikaf.

kalau puasa biasa tidak diyadhoh untuk membangkitkan Ruh agar aktif. tapi sekali lagi kalau ramadhan kita ada ritual lain pada malam hari.

amalan batiniah paling utama di bulan ramadhan adalah berserah diri kepada Allah. karena dengan berserah diri ini lah kita dapat meninggalkan tubuh kita dan dapat mengaktifkan Ruh kita. kadangkala kita malah sering melupakan laku berserah ini, jadi lakukan puasa dengan berserah, lakukan tilawah dengan berserah, lakukan tarweh dengan berserah, lakukan itikaf dengan berserah.

jika kita bisa mengamalkan puasa ramadhan ini dengan berserah maka kita akan mendapatkan arti sebenarnya “puasa ramadhan, yang sangat berbeda dengan puasa lainnya”. jadi jangan sia siakan bulan ini karena inilah kesempatan setahun sekali kita dipaksa Allah untuk mendapatkan keberadaan diri yang sejati.

ingin seperti Rasulullah ? banyaklah bershalawat

banyak orang yang mencoba ingin seperti rasulullah hanya membaca hadis dan sejarah beliau, itu tidaklah cukup. sebab yang namanya perilaku (termasuk perilaku Rasulullah) ada sumber yang mendasarinya yaitu Ruh.  Jika kita hanya mencontoh Rasulullah secara lahiriah saja bisa dipastikan kita tidak akan kuat untuk menjalankan seperti yang Rasulullah lakukan. maka kita harus melakukan dua hal dalam mencontoh rasulullah yang pertama ada membaca sejarah Nabi sehingga otak kita terinstal perilaku rasulullah, kemudian yang paling penting adalah menyamakan frekwensi atau mendekatkan diri pada frekwensi yang Rasulullah gunakan. Cara yang paling praktis adalah dengan bershalawat kepada beliau.

cara bershalwat ini pun agak berbeda dengan yang banyak dilakukan oleh orang. jika kebanyakan membaca shalawat dengan berdendang dan bernyanyi yang lupa akan “rasa sambung” kepada Rasulullan maka kalau shalawat yang saya maksud disini adalah shalawat yang mementingkan rasa sambung kepada Rasulullah untuk di doakan menuju kepada Allah . jadi shalawat yang saya maksud adalah adanya 2 kesambungan kita yang pertama kepada Allah dan yang kedua kepada Rasulullah.

ketika kita sambung kepada Rasulullah maka rasanya kita seperti menjadi rasulullah…… (stop jika anda kurang paham dengan yang saya maksud), kita mnghilangkan perilaku , pikiran , perasaan kita ganti dengan apa yang dirasakan rasululla, apa yang di pikirkan rasulullah, dan apa yang dilakukan rasulullah. Hal ini sebaiknya dilakukan ketika kita sudah menginstal pengetahuan kita dengan hadist, sejarah hidup rasulullah, dan Al quran tentunya.

sekali lagi bagi yang tidak paham atau kurang paham atau  malah suudzan terhadap tulisan saya sebaiknya berhenti disini….

dalam kajian kesufian ada fana fii rasul, keadaan ini mungkin sama dengan apa yang saya maksud dalam tulisan saya diatas.

shalawat ini akan membawa kita kepada apa apa yang dialami rasulullah tentunya juga yang sesuai dengan keadaan spiritualitas kita. Rasulullan memiliki pengalaman spiritual yang sangat luar biasa, ibaratnya kita menyambungkan kepada beliau kemudian kita mendapatkan energi itu dimana tetap bahwa energi itu berasal dari Allah SWT.

nah intinya dengan banyak bershalawat kita banyak mendapatkan energi kerasulan yang berasal dari Allah SWT.