Articles from April 2012

Ilmu Perjalanan Makrifat

Belajar makrifat yang perlu di ketahui adalah bagaimana kita bisa terjaga untuk terus lurus kepada Allah. Ilmu ini jika tidak dikuasai dan tidak dilatih maka ketika makrifat akan terjadi penyimpangan yang terus menerus dan tidak terasa akhirnya kita  menjadi lambat dalam belajar makrifat atau bahkan malah tersesat. Penyakit yang paling parah tapi juga paling halus adalah perasaan bahwa perjalanannya terasa benar dan inilah jalannya. Perasaan terasa benar ini sebenarnya seperti pohon jatuh di tengah jalan yang menghalangi kita berjalan. Untuk itu ilmu perjalanan ini diperlukan.

kalau makrifatnya nanti Allah sendiri yang akan berikan, namun bagaimana kita bisa lurus dan istiqomah inilah yang perlu kita lakukan. Mustahil orang mampu belajar makrifat karena makrifat adalah pemberian Allah, tapi kalau bagaimana perjalanan itu maka itulah yang harus kita lakukan.

Berapa banyak orang belajar makrifat tersesat, digunakannya makrifat untuk kesaktian, untuk bisa ini dan itu, bahkan ada yang makrifat mengejar agar memiliki karomah. disesatkan syetan tidak terasa. Ingat tujuan awal yaitu mengenal Allah, dan yang namanya mengenal Allah tidak akan habis sampai kita mati. kalau kita akhirnya disibukkan dengan hal lain misalnya dengan mengobati orang, dengan dakwah kesana kemari, dan lupa akan perjalanan sebenarnya bahwa kita kembali kepada Allah maka berarti kita telah di belokkan syetan meski nampak baik.

tulisan ini untuk saya sendiri, bukan untuk orang lain karena pasti akan banyak yang menentang. Karena visi dan misi saya adalah untuk kembali kepada Allah bukan untuk menjadi DAI.

baiklah semoga kita semua mendapat petunjuk Allah agar kita selalu di jalan yang di ridloinya. amin

Bagaimana doa yang ihlas

Doa yang kita panjatkan sebaiknya ihlas, artinya doa kita kepada Allah tanpa disertai pemaksaan kepada Allah bahwa Allah harus mengabulkan. karena orang yang yakin sudah percaya bahwa doanya pasti dikabulkan jadi tidak perlu lagi memaksa maksa Allah untuk mengabulkannaya lagi. Doa yang kita panjatkan tanpa ada harapan bahwa doanya dikabulkan karena untuk mengharapkan kalau Allah sudah pasti mengabulkan.

Doa yang ihlas harus benar benar karena Allah, bukan karena agar hidupnya bahagia bukan karena agar masalahnya selesai,agar penyakitnya sembuh tapi berdoa karena benar benar karena Allah. berdoalah sebanyak banyaknya dan lakukan dengan ihlas karena Allah. Pada tahap ihlas tingkatan ini anda harus mampu lurus karena Allah tidak kecampuran apa apa. Anda harus menjadi bersih. Pisahkan seretnya rejeki dengan doa, pisahkan sakit dengan doa minta sembuh, pisahkan masalah dari doa minta diselesaikan masalahnya, pisahkan antara kenyataan dan doa yang kita panjatkan. Inilah level ihlas yang harus kita jalani dan lalui jika kita ingin mencapai derajat ihlas yang bersih dari  nafsu.

 

Mengapa orang takut berbuat ihlas

memang orang hidup itu perlu bercita cita … tapi jangan sampai keinginan terhadap masa depan itu membuat orang takut untuk berbuat ihlas. misalnya kenapa orang bersedekah harus diikuti dengan keinginan untuk ini dan itu kenapa tidak sedekah ya karena Allah. Perbuatan ihlas memang hanya karena Allah sahaja, Bukan karena apa apa. Sekarang perbuatan ihlas kalau hanya sholat haji apalagi umrah ini ok ok saja karena memang wajib. Mari sekarang kita belajar ihlas dengan berbuat tanpa ada embel embel yang lainnya. Kalau haji mungkin embel embel nya adalah gelar haji, kalau sholat mungkin embel embel nya takut neraka. embel embel inilah yang membuat perbuatan kita nampak menjadi ringan tapi menjadikannya tidak ihlas. Ihlas adalah kemurnian dalam beribadah. ihlas adalah lurus karena Allah.

perbuatan ihlas ini jika orang kurang bisa meyakini Allah maka dia akan kesulitan untuk berbuat ihlas. Kalau orang tidak yakin bahwa Allah melihat bahwa Allah mendengar dan Allah  mengetahui bagaimana dia mau berbuat ihlas.

Kalau kita berani berbuat ihlas mungkin kita akan menjadi sedikit gila. Gila dengan diri sendiri. bagaimana tidak gila kita memberikan tanpa berharap padahal kalau orang normal memberikan pasti mengharapkan. Kita menjadi tidak lagi berminat iming iming apapun nah inikan gila, kerja kantor tidak ingin gaji lagi tidak ingin uang lagi….. yang ada adalah kerja dan kerja. maka pertanyaannya adalah apakah kita sudah siap untuk menjadi dianggap gila.

Sholat tapi tidak mengharapkan surga… nah gila juga kan.

orang yang gila karena ihlas, sudah tidak memperdulikan lagi apa kata orang. yang dia perhatikan hanya Allah semata, Kalau Allah ok maka apapun dijalankannya, tak peduli dengan orang. tapi kalau Allah tidak OK maka semua apapun yang dianggap baik akan ditinggalkannya. Perbuatannya benar benar apa adanya. Seperti almarhum Gus Dur yang apa adanya dan PD luar biasa.

Hinaan orang sudah tidak membuatnya sakit hati, dianggapnya angin lalu saja. Orang ihlas memang orang gila. Dia seperti punya prinsip tersendiri dalam hidup dan tidak bisa dibujuk bujuk di rayu rayu. hatinya selalu sumpek kalau dipaksa paksa ini dan itu dia seperti orang bebas yang tidak mau tergantung dengan apapun. Ini mungkin disebabkan karena dia sudah tidak mau terikat lagi dengan manusia. HANYA ALLAH DAN HANYA ALLAH

sekarang apa resikonya menjadi orang yang ihlas, resikonya adalah kita akan menjadi orang yang sangat disayang Allah, tidak perduli lagi apakah termasuk wali atau tidak. Resiko yang lain adalah hidupnya akan selalu ditanggung Allah. hidupnya selalu dijaga Allah.

Orang ihlas semua perbuatannya tidak berdasarkan nafsunya, meski orang melihat dia sangat bernafsu.

ok. cukup.

mari sekarang kita ihlas Hanya karena Allah, bukan karena harta, bukan karena manusia, bukan karena surga atau karena neraka. tapi karena ALLAH

Olah jiwanya jiwa

KIta pernah menghadapi masalah dan hati kita terasa lemah, merasa tidak kuat, dan merasa diri tidak mampu? jika ya berarti jiwa kita kurang olah jiwa. Jiwa juga memerlukan olah jiwa sehingga ketika menghadapi suatu masalah baik yang berat atau yang ringan jiwa kita sudah siap untuk menghadapiya dengan keadaan jiwa yang tenang dan kuat. Olah jiwa ini seperti halnya dengan olah raga (olah jasad) harus dilakukan dengan rutin dan terus menerus. Dengan melakukan terus menerus ini ibarat otot semakin kuat dan semakin kuat. jadi ketika kita menghadapi suatu masalah maka otot otot jiwa kita sudah siap untuk menghadapi semua masalah.

Jiwa yang lemah akan dapat menyebabkan kita mudah stress dan jika stress berkepanjangan maka akan menyebabkan depresi. depresi yang berkepanjangan akan menyebabkan neurotik dan jika neurotik berkepanjangan akan menyebabkan gila (psikotik). jadi awal dari gila adalah lemahnya jiwa kita.

bagaimana oleh jiwa itu. olah jiwa adalah bagaimana kita menggunakan jiwa kita untuk kuat dalam satu sikap positif  misalnya, latihannya kita berdiri diam, diam dengan lama tanpa bergerak sedikitpun. nah berdiri lama tanpa bergerak ini akan menyebabkan jiwa kita berontak (jika belum terbiasa) rasa jiwa ingin menggerakkan dan jika kita tahan maka jiwa akan semakin berontak nah disinilah latihan jiwa kita lakukan yaitu tetap pada posisi diam. Posisi diam inilah yang akan menyebabkan kita terpaksa sabar, atau kita dipaksa sabar oleh diri kita. latihan ini akan memberikan efek psikologis yang mendalam dalam jiwa kita. cobalah kita berdiri diam dari waktu yang singkat yaitu 15 menit ingat tidak boleh bergerak sedikitpun, yang bergerak hanya nafas kita. jika 15 menit ok maka tingkatkan menjadi 30 menit lalu 45 menit dan seterusnya.

Kalau berdiri berhasil latihlah dengan rukuk lama, karena dukuk ini posisi stretching maka saya sarankan lakukan sesuai kemampuan , mulailah dari 5 menit, lalu ditambah 10 menit dan seterusnya. posisi rukuk ini akan membuat otot kita mengalami peregangan atau stretching sehingga akan sakit di beberapa tempat. sikap rukuk ini jika dilakukan dengan rutin akan menyebabkan jiwa kita kuat dalam menghadapi masalah, dan mengurangi sikap mengeluh.

Lakukan posisi rukuk ini diiringi dengan sikap hormat kepada Allah atau iringi dengan ketundukan kepada Allah. olah jiwanya hormat dan tunduk ini sangat berpengaruh pada jiwa. hal ini akan dapat melatih sabar, melatih ihlas dan fungsi jiwa lainnya untuk lebih kuat. Yang diperlukan dalam latihan rukuk ini selain tubuh harus siap sakit, juga jiwa kita harus terus menerus berada dalam kedaaan tunduk. Kalau perlu pindahkan diri kita dari fokus tubuh beralih ke fokus jiwa. beralih dari tubuh yang rukuk beralih ke jiwa yang tunduk. Nah inilah inti dari pada olah jiwanya jiwa yaitu kita mampu bertahan pada kedaan jiwa tertentu.

Perbuatan dosa yang tidak menghalangi kekhusuan sholat

Sholat khusyu memang sangat terkait dengan dosa. Jika kita telah berbuat dosa biasanya kita akan mengalami kesulitan dalam silatun ke Allah, dan silatun ke Allah ini akan mempersulit kita untuk mendapat khusyu dari Allah SWT. Nah sekarang bagaimana jika kita telah berbuat dosa dan tetap ingin mendapatkan kekhusyuan dalam sholat. Caranya tidak lain adalah dengan istghfar dan kita yakin bahwa Allah mengampuni. ya.. jadi cukup dua syaratnya yaitu istghfar dan yakin diampuni. Keyakinan kita diampuni Allah akan membuat hati kita menjadi lega dan terbebas dari rasa dosa sehingga kita lebih mudah untuk silatun dan untuk menerima rasa khusyu dari Allah.

Maka saya sarankan untuk menyegerakan istghfar jika kita berbuat dosa, jangan malu jangan sungkan kepada Allah SWT. Cepat cepatlah kita untuk istghfar hanya itu cara yang paling efektif untuk membersihkan diri dari perasaan dosa.

JANGAN TAKUT KARENA TELAH BERBUAT DOSA, DAN JANGAN MENIATKAN UNTUK BERBUAT DOSA LAGI. GUNAKAN DOSA YANG TELAH KITA BUAT SEBAGAI SARANA MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH.

Yakin Positif

Mengapa kita masih tetap merasa berdosa meski kita sudah istghfar berulang kali? jawabnya adalah karena kita yakin negatif, bahwa Allah tidak mengampuni perbuatan dosa kita. NAh sekarang mari kita balik. Mengapa kita merasa lega hati, lapang hati setelah kita istghfar jawabnya adalah , karena kita yakin positif bahwa kita dimapuni Allah. Nah jelaskan, bahwa yang membuat kita merasa berdosa atau merasa suci adalah karena YAKIN, yakin negatif menyebabkan hati kita sedih, yakin positif menyebabkan hati kita lega. sekarang tinggal kita pilih merasa berdosa terus menerus atau merasa suci setelah istghfar?.

saya membuat statement pilihan diatas karena masih banyak diantara kita yang sudah istghfar tapi tidak yakin bahwa Allah mengampuni. Seandainya kita memilih bahwa Allah mengampuni maka tentunya kita akan memiliki hati yang lega.

yakin positif ini berlaku untuk apa saja. Setiap kita berdoa harus disertai dengan yakin positif. kalau yakin negatif dengan doa kita ya kita hanya dapat pahala “membaca doa” tapi tidak membawa kemakbulan atas doa yang sudah kita baca.

untuk itu mulai saat ini mari kita gunakan keyakinan kita yang positif ini, khusnudzan kepada Allah, agar hidup kita juga positif.

Pelatihan Bahagia dengan Sholat setiap Bulan Free

Insya Allah Shalat center solo mengadakan pelatihan bahagia dengan sholat setiap bulannya. Kegiatan ini didukung oleh kawan kawan jamaah halaqoh dan patrapan. Untuk Mei ini insya Allah  akan kita adakan pada minggu ke tiga, di masjid al hadi karanganyar (depan pabrik kusuma hadi). pendaftaran boleh langsung dilakukan di blog ini. seperti biasa pelatihan ini berlangsung dari pukul 13.00 hingga pukul 17.00. Peserta cukup datang dengan ihlas tanpa paksaan siapapun, dan kami akan bagi ilmu secara ihlas pula. para jamaah juga ihlas mempersiapkan semuanya dari mulai konsumsi hingga LCD dan sound. Semoga dengan bekal keihlasan dari semua ini kegiatan dapat berjalan dengan ridlo Allah amin.

gaya hidup iftirasy

Iftirasy adalah salah satu dari kegiatan shalat. Yang kita lakukan ketika iftirasy adalah duduk dan berdoa. Sekarang sudah masanya kita menjadikan istirasy ini sebagai life style kita. Bukan berdoanya yang menjadi life style tapi pengabulan doanya lah yang kita gunakan sebagai life style atau gaya hidup. Life style ini ada 7 :

  1. gaya hidup orang suci: orang suci yaitu merasa bahwa kita adalah manusia tanpa dosa, manusia bersi dan manusia suci. gaya hidup ini menjadikan kita berat untuk berbuat dosa. Ibarat sudah menggunakan pakaian putih bersih lalu kita jaga betul agar tidak kotor. ini merupakan gaya hidup pertama yang menjadikan kita selalu menjaga diri dari perbuatan dosa. BERUNTUNGLAH BAGI SIAPAPUN YANG MEMBERSIHKAN JIWANYA.
  2. gaya hidup di sayang Allah. Gaya hidup ini memenuhi kebutuhan rasa cinta yang ada pada diri kita.manusia hidup memerlukan rasa cinta dari luar dirinya. Dengan gaya hidup ini maka kita akan menjadi manusia yang paling bahagia, karena dicintai oleh Allah SWT. Meski orang yang terdekat kita tidak mencintai dia tidak masalah karena ada Dzat yang lebih dekat dari semuanya yang sangat menyayanginya. Dalam setiap geraknya menunjukkan bahwa dirinya di sayang Allah sehingga setiap perilakunya menjadikan dia lebih ihlas, lebih ridlo dan tentunya lebih bersemangat menjalankan perintah Allah
  3. gaya hidup dicukupi keperluannya oleh Allah. gaya hidup ini sangat mujarab untuk  menghilangkan khawatir. Gaya hidup yang selalu dicukupi keperluannya oleh Allah ini menjadikan kita serba yakin dengan semua apa yang kita jalani bahwa semua akan beres, semua akan ok…every thing is running well…
  4. Gaya hidup memiliki derajat yang tinggi. seorang yang bergaya seperti ini , dia akan menjaga setiap perbuatannya untuk selalu berada pada wilayah “berwibawa”, sehingga orang orang disekitarnya  menghormatinya, segan.
  5. gaya hidup orang kaya, gaya hidup ini menjadikan seseorang ringan dalam sedekah, suka menolong orang lain dan rejeki mengalir tanpa bisa dibendung.
  6. gaya hidup selalu diberi petunjuk Allah. Setiap masalah yang menghadangnya dia selalu siap karena Allah diyakini selalu menolong dengan memberi jalan yang terbaik. dia yakin bahwa semua akan berjalan dengan baik. Dia tidak takut lagi dengan masalah masalah yang sedang dihadapi.
  7. gaya hidup sehat. gaya hidup yang satu ini menjadikan kita sehat. karena yakin bahwa Allah menyembuhkan sakitnya, menghilangkan sakitnya, dan menghindarkan dia dari sakit. Dia tidak takut lagi dengan sakit yang mungkin akan dia alami karena Allah selalu menyembuhkannya. pikirannya selalu berpikir sehat, hatinya selalu bahagia karena selalu disehatkan Allah.
  8. gaya hidup dimaaf kan Allah. Tidak ada guilty feeling dalam hatinya karena yakin Allah memaafkan, gaya hidup ini hampir sama dengan gaya hidup yang pertama.

nah sekarang yang penting adalah menjalankan duduk iftirasy dengan benar dan sungguh sungguh sehingga kedelapan doa ini benar benar terinstal dalam diri kita dan running setiap saat. ketika kita meyakini doa dalam duduk iftirasy maka akan  terinstal dalam diri kita dan akan menjadi habit dan akhirnya menjadi gaya hidup kita atau life style.

berterima kasih kepada Allah

syukur bukanlah mulut mengucap “alhamdulillah”. Syukur adalah ungkapan hati untuk berterimakasih kepada Allah. Rasa bahagia yang langsung kita tujukan kepada Allah. Syukur ini memiliki kekuatan jiwa untuk selalu berterima kasih kepada Allah apapun yang kita lakukan. rasulullah mencontohkan bahwa sholat beliau adalah ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Berterimakasih dapat kita lakukan kapan pun dan dimanapun. Anda akan merasakan efek syukur ini langsung terasa di hati. bahagia itu langsung mengalir dalam jiwa kita, sebuah bahagia yang khas. jadi mudah saja sekarang untuk mendapatkan bahagia. cukup dengan duduk relaks dan sampaikan kepada Allah rasa terimakasih kita.

wanusuki wamahyaya wamamati

untuk apa perbuatan kita , untuk apa kehidupan kita dan untuk apa mati kita?. Sebuah pernyataan diri sebuah penegasan diri tentang misi hidup. Penggalan doa iftitah inilah yang menjadi pengingat kita untuk selalu meluruskan diri berbuat ihlas.

salat daim iftitah
iftitah

solat yang bekelanjutan (salat daim) adalah perbuatan ihlas karena Allah dalam semua kehidupan kita, kita sholat ihlas, kita bekerja ihlas, kita tidur ihlas, kita sakit ihlas, kita memiliki problem hidup ihlas, bahkan ketika kita akan matipun ihlas. Perbuatan ihlas diarahkan kepada Allah bukan kepada siapapun, perbuatan ihlas diperuntukkan kepada Allah bukan untuk siapapun. Jadi mengarah kepada Allah, saya menulis ini juga saya tujukan kepada Allah. Saya nge blogging ini saya tujukan kepada Allah, karena Allah. maka ada suatu kebebasan diri ketika semua perbuatan kita arahkan kepada Allah.

ihlas mampu membebaskan diri kita dari ikatan apapun, sehingga perbuatan kita menjadi perbuatan yang asli dan tidak di buat buat. Menjadi lebih berani dan menjadi lebih apa adanya. Kita tidak takut lagi dengan malu, dengan dipermalukan, dengan direndahkan atau lainnya. kita akan menjadi seperti apa diri kita. benar benar kita menjadi murni seperti apa yang dikehendaki Allah dalam diri kita.

afirmasi dalam doa iftitah merupakan landasan dalam berbuat. Maka kalau saya , kalau suruh milih baca doa iftitah yang ini atau yang allahumma baid wabaina… maka saya pilih yang allahu akbar kabira… karena afirmasinya lebih mantab saya rasakan.

baiklah semoga tulisan singkat ini menjadi pengingat kita untuk selalu mengafirmasi kehidupan kita bahwa sholat kita ihlas, perbuatan kita ihlas, hidup kita ihlas dan mati kita ihlas .

Salam ihlas