Articles from September 2012

Uzlah saat di kantor

ada tips menarik dari Ust Abu Sangkan mengenai Uzlah. Bagi kita yang kerjanya kantoran ada tips sederhana untuk melakukan uzlah. Ketika berada di ruangan kantor kita bisa melakukan uzlah yaitu menyendiri di ruangan kerja kita. dalam uzlah ini kita memperbanyak dzikir kesadaran sehingga kita bisa uzlah sambil menyelesaikan pekerjaan.
Sendiri bersama Tuhan, atau bekerja bersama Tuhan. Uzlah di kantor ini akan meningkatkan munculnya ide ide kreatif ataupun ide ide yang dapat mempercepat proses penyelesaian pekarjaan.
cara yang paling mudah untuk melakukan uzlah di kantor ini adalah dengan dzikir nafas. dzikir nafas yang merupakan dzikir kesadaran ini memungkinkan kita untuk beraktifitas secara fisik.
baik silahkan di praktekan dulu dari apa yang saya tulis ini, pengalaman menarik silahkan ditulis di kolom komen…..

Pelatihan sholat di Singapura 14 oktober 2012 “Mengupas Rahasia Khusyu dalam Sholat”

Insya Allah 14 Oktober 2012, Saya akan memberikan pelatihan Sholat khusyu di Singapura. materi pelatihan ini akan menjelaskan cara praktis melakukan tumakninah dalam sholat dan bagaimana bisa conect ke Allah selama sholat.

ada materi yang fresh dimana saya sedang selesaikan bukunya juga yaitu tentang bagaimana dzikir kepada Allah SWT dengan anchor nafas. cara dzikir nafas ini sudah saya uji cobakan di halaqoh sholat khusyu solo dan di jamaah patrap malam jumat, dan hasilnya cukup signifikan, peserta mampu menyadari Allah dalam setiap nafasnya.

bagi pembaca blog ini yang berada di singapura, batam, atau johor atau yang dekat dengan singapura saya harapkan kita bisa bertemu pada acara ini 14 okt, untuk 15 okt hari Isnin saya free (belum ada program) jadi silahkan kalau mau memperdalam materi dengan saya, atau konsultasi masalah psikologi, atau belajar dzikir nafas secara khusus atau belajar patrap.

semoga Program di Singapura mendapat Ridlo Allah amin

shalat khusyu singapore

ciri tawakal yang salah

ada salah satu ayat quran yang menyebutkan bahwa barang siapa yang bertawakal maka Allah mencukupi segala keperluannya. Ayat ini adalah ayat yang sudah pasti, jadi jika kita bertawakal kemudian masalah kita tidak terselesaikan maka yang salah adalah cara melakukan tawakal kita, karena sudah pasti jika benar tawakal kita maka Allah akan mencukup segala keperluan kita.

bertawakal memerlukan totalitas dan keyakinan yang mantab kepada Allah. keraguan kepada Allah sedikit saja dapat menyebabakan rusaknya keyakinan kita. dan bertawakal ini memerlukan suatu kemampuan untuk berada pada “wilayah tawakal” yaitu suatu wilayah dimana kita merasa tenang dan tenteram karena sudah kita serahkan masalah tersebut kepada Allah. dalam hatinya tidak ada khawatir lagi dan tidak ada keraguan lagi.

 

Salah satu bab di buku “dzikir nafas” yang sedang saya susun DZIKIR NAFAS LATIHAN SEBUAH KESADARAN MAKRIFAT

Terima kasih Ust Abu sangkan yang telah mengajarkan ilmu ini saat di rumah makan rasa mirasa solo, 2 malam yang lalu.
Dzikir nafas melatih kesadaran kita tentang hakikat nafas. Hakikat nafas dapat kita selami sehingga kita menemukan suatu kesadaran bahwa Allah benar benar ada dan HIDUP. Yaa Hayyuu…. Dia hidup dalam semua ciptaannya menggerakkan dan dia yang sebenarnya bergerak. Nafas ini hanya sebagian kecil dan kesibukan Beliau. Kebanyakan kita kurang menyadari adanya Allah dalam nafas ini. Semua tertipu oleh yang digerakkan tidak sadar siapa sebenarnya yang bergerak dan menggerakkan.
Dzikir nafas membawa kita pada kesadaran tanpa kata dan tanpa wujud. Nafas terus mengajarkan dan mengingatkan kita akan siapa yang menggerakkan. Dzikir nafas mengajarkan kita untuk bernafas tanpa menggunakan nafsu diri. Nafas biarkan menjadi nafas Allah seperti Allah meniupkan Ruh kedalam jasad kita ketika di Rahiim ibu. Biarkan kesadaran kita menyelami kembali ke asal yaitu kesadaran “tiada” suatu kesadaran dambaan setiap orang yang belajar berTuhan. Hanya dengan kesadaran “tiada” inilah kita akan benar benar mengenal Allah SWT, Makrifat.

Mushalla patrap

image

image

the power of silaturrahmi

image

Wejangan ust Abu Sangkan : Anak yang Shaleh

Saya baru sadar setelah mendapat wejangan ust Abu tentang anak sholeh dari ust Abu sangkan, bahwa anak sholat tidak menomor satukan bakti dengan orang, yang menjadi inti dari anak sholeh adalah anak yang dekat dengan Allah. dari kedekatan anak dengan Allah inilah doa doa dari anak kepada orang tua akan di dengar oleh Allah dan dikabulkan Allah.
Wejangan ust Abu ini sangat logis, seandainya anak hanya berbakti kepada orang tua tapi tidak dekat dan berbakti kepada Allah, maka doanyapun tidak akan di dengar Allah. meski ini lebih baik daripada tidak berbakti kepada orangtua dan Allah.
semoga kita menjadi orang yang sholeh dan sholehah yang dekat dengan Allah dan berbakti kepada orang tua. Amin

Wejangan Ust Abu sangkan : tentang dosa orang lain

pelajaran kampung bersih hati yang saya terima melalui aplikasi whats app yang berrisi tentang pelajaran melihat dosa orang lain.
“seringkali kita melihat orang lain dengan kesalahan kesalahan masa lalunya, padahal kita tidak tahu apakah dosa orang tersebut sudah dihapus Allah atau belum, sehingga kita tidak berhak sama sekali untuk mengungkit ungkit atau mengingat dosa orang lain pada masa lalu”.
Kita harus bersih hati dalam melihat orang lain, lihatlah orang lain dari sisi positifnya karena tadi seperti wejangan ust abu kita tidak pernah tahu apakah dosanya sudah dihapus atau tidak. Jika kita menjelek–jelekkan orang lain tapi ternyata dosa orang tersebut sudah dihapus Allah? !! berarti kita sendiri yang berhati tidak baik.

Mengapa Sombong itu perlu

ada satu hads yang mengatakan bahwa sombong adalah sedekah. jadi mari sekarag kita belajar sombong dengan benar. Sombong yang benar dianggap sebagai sedekah, sombong yang bagaimana yang benar itu yaitu sombong yang dosombongkan adalah kemahabesaran Allah. dan penggunaan sombong ini ketika ada orang yang menyombongkan dirinya, menyombongkan ilmunya, menombongkan gelarnya, menyombongkan ke ustad annya dan sombong sombong lainnya.

tentunya kita harus paham bagaimana memahami kebesaran Allah, sampai benar benar paham dan meresap menjadikan kita tiada yang ada adalah kebesaran Allah. Allahu akbar dalam level ini bukan hanya ucapan di mulut atau sekedar pengakuan kebesaran Allah namun sudah menjadi identitas bahwa Allah lah yang maha agung tidak yang lain. Nah jika kita sudah mmampu memasuki kebesaran ini maka kita bisa untuk bersombong dimana bukan kita yang disombongkan melainkan kebesaran Allah yang kita sombongkan.

 

Merelakan apa yang terjadi

Untuk bisa merelakan apa yang terjadi diperlukan keberanian anda untuk menanggung resiko akibat keberanian anda untuk bersikap jujur. tidak sedikit masalah orang yang semakin besar karena tidak ada keberanian mengambil keputusan. ini adalah sikap negatif. di sini Iman kita berperan sangat penting jika kita beriman kuat keberanian kita bersama Allah, jika iman kita lemah maka tidak akan ada keberanian untuk menghadapi masalah dan menyelesaikannya secara jantan. kenapa orang takut jika dirinya dianggap “jelek”, kenapa takut jika dimarahi mertua atau kakak, kenapa takut dan kenapa takut. mungkin bersikap jujur bersikap baik dan bersikap apa adanya akan membuat masalah cepat selesai dan cepat berubah.

kalau masalahnya hutang tidak perlu lah menyewa pengacara karena jelas yang hutang adalah orang yang salah. dengan meminta bantuan pengacara yang terjadi adalah semakin menambah biaya lawyer dan tentunya masalah tidak akan selesai . karena yang namanya hutang tetap hutang.

Jika keadaan sudah harus demikian, maka relakan saja apa yang terjadi. dari sinilah nanti Allah akan memberikan pertolongan jika kita masih berpegang Allah. jadi lakukan dulu apa yang sebaiknya dilakukan, pertolongan itu akan turun jika kita patuh kepada Allah yaitu jujur, terbuka, berani dan ridlo

semoga Allah menguatkan hati kita dan bagi siapapun yang sekarang sedang menghadapi masalah amin