Articles from May 2013

Selamat Datang Di Solo

Selamat datang di solo, kawan kawan yang akan belajar dzikir nafas, niatkan belajar anda bahwa dzikir nafas bukan untuk apa apa hanya sebagai salah satu metode untuk sadar Allah, jadi niatkan untuk belajar sadar Allah yaitu ihsan.
bagi yang dari luar kota bisa langsung menuju tempat pelatian di tawang mangu,
dalam pelaithan ini nanti anda akan kenalkan stiker anchor yang dapat anda gunakan untuk selalu sadar Allah. stiker tersebut dapat anda tempelkan di mobil, rumah atau tempat dimana anda dapat melihatnya secara langsung.
baiklah selamat mengikuti mudah mudah silaturahmi ini bermanfaat dunia akhirat

banyak spiritualis terjebak dalam istidraj

spiritualis yang hanya mengejar bagaimana bisa sakti, bisa menyembuhkan, bisa ini dan itu adalah spiritualis yang dijebak Allah dalam wujud istidraj. tak terasa dia selalu dikabulkan setiap permintaanya agar semaakin jauh dari Allah. ada group spiritual di face buk yang anggotanya cenderung melecehkan agama dan melecehkan Tuhan tapi mereka sangat berbangga bahwa mereka bisa menyembuhkan bisa hidup damai, bahagia tanpa menganut satu agama, semua agama dianutnya.
dan saya kira banyak juga aliran aliran spiritualis yang demikian. maka kita harus hati hati, hindari kelompok spiritual yang menomorduakan Allah dan menomorsatukan kesaktian, penyembuhan dan lain nya. sakti bukanlah suatu bukti dekatnya orang itu kepada Allah, karena bisa saja itu istidraj dari Allah. yang bisa menjadi petunjuk bahwa orang tersebut adalah dekat dengan Allah adalah ketawadluanya kepada Allah, kepasrahannya kepada Allah, dan ritual ibadah nya kepada Allah.
saya mulai tidak percaya dengan kesaktian orang, semakin dia menceritakan kesaktian, kehebatan ucapannya semakin saya tidak takut pada dia dan semakin saya tidak percaya dengan dia. semua kehebatan adalah milik Allah kenapa ia yang aku.
saya mulai belajar untuk berguru hanya kepada Allah, pengajaran dari Allah. maka saya mengikuti apa yang di sarankan ustad saya yaitu Ust Abu Sangkan tentang baaimana menangkap ilham dari Allah dan bagaimana berguru kepada Allah dengan benar, sehingga saya dapat mendapatkan petunjuk dari Allah.

Dzikir Nafas : sebuah pesan khusus dari Ustadz Abu sangkan

kemarin sebelum beliau berangkat ke Jakarta, saya mendapatkan wejangan banyak terkait dengan dzikir nafas, saya kagum dengan beliau yang banyak memberikan wejangan meski beliau kurang setuju jika saya terlalu fokus dengan dzikir nafas bukan pada sholat. saya pun dengan penuh rendah hati saya menjawab bahwa dzikir nafas adalah terapi relaksasi yang saya gunakan untuk tujuan tujuan terapi mental. Karena ustad Abu lebih banyak menyoroti bahwa dzikir Huu Allah itu bukan spiritual. Padahal sebenarnya Huu Allah ini sebagai pengantar saja agar ketika jiwa ini sudah mulai ke Allah tidak menimbulkan gerakan gerakan jasad seperti bergetar kuat, berguncang fisik, teriak teriak dan efek jasad lainnya ketika berdikir. tapi sayapun tetap tawadlu dihadapan beliau dengan mengiyakan semua yang beliau wejang kepada saya.

pada akhir wejangan beliau kepada saya beliau menyampaikan jangan berhenti di ilmiah psikologi masuklah terus kedalam wilayah spiritual. dan ini juga sudah kita lakukan pada level 3. Wejangan ustad abu ini memberikan suatu motivasi yang kuat kepada saya untuk tidak memfokuskan pada huu Allah nya tapi lebih pada kesadaran kepada Allah SWT.

Ust Abu terimakasih atas bimbingannya, saya akan terus memperbaiki dan memperbaiki dan terus mengikuti ajaran ajaran dari Ustad.