Articles from February 2014

Pelatihan Dzikir Nafas di Pantai Indrayanti Yogya

Besuk sabtu insya Allah saya akan memberikan training singkat tentang dzikir nafas khusus untuk staf dan karyawan Bank CIMB NIAGA. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengajian rutin bulanan yang diselenggerakan untuk mencari suasana baru dan sangat pas kalau diisi dengan pelatihan dzikir nafas. materi yang akan saya sampaikan seputar bagaimana dzikir nafas ini membuat peserta lebih bisa menikmati setiap keluar masuknya nafas sehingga metode dzikir nafas ini bisa sebagai jalan untuk meredakan stress, terutama stress kerja. Tentunya juga nilai nilai spiritual yang terkandung dalam dzikir nafas ini tetap akan saya sampaikan sehingga peserta juga akan memiliki merasa pegangan sebagai penguat mental. Keyakinan kepada Allah tentunya akan menjadi point penting dalam pelatihan ini sehingga peserta menjadi lebih bisa bersikap dan berpikir positif .

 

Bimbingan dzikir nafas bagi yang sudah membeli buku dzikir nafas

Bagi anda yang sudah membeli buku dzikir nafas dari saya dan sudah mempraktekan dzikir nafas saya persilahkan untuk bergabung di group DZIKIR NAFAS di facebook. dengan bergabung ini kita akan bisa belajar bersama dengan saya dan dengan kawan kawan yang sudah lebih dulu belajar dan mempraktekkan dzikir nafas.

selain di facebook saya juga membuat group di whatsapp untuk mengikuti silahkan kirim email ke saya (registrasi_dzikir nafas ) nanti saya akan add di group tersebut.

Pelit terhadap orang lain menyebabkan pelit terhadap diri sendiri

Pelit adalah suatu perbuatan yang tidak baik, perbuatan pelit ini akibat paling berbahaya adalah pelit terhadap dir sendiri. bagaimana bisa? ya pelit terhadap orang lain sebab utamanya adalah sikap memiliki yang terlalu kuat, dia berusaha dengan sekuat hatinya untuk betul betul memperhitungkan apa apa yang dikeluarkan terutama masalah uang atau harta. saking kuatnya rasa memiliki ini sampai dirinya sendiri ketika memerlukanpun diperhitngkan secara mendalam. ├é┬áperilaku orang ini kadang aneh, misalnya jelas jelas dia sakit …. dia tidak mau berobat ke dokter takut nanti biayanya banyak padahal hartanya lebih dari cukup. Dia hanya makan apa adanya, padahal seandainay dia makan yang lebih baik sangat mungkin sekali, misalnya makan yang lebih bergizi dan lebih lesat. pokoknya banyak perilaku pelit ini yang akhirnya merugikan diri sendiri.

Kalau orang sudah pelit dengan diri sendiri bagaimana bisa hidup bahagia dengan harta yang dimiliki, bagaimana bisa menikmati harta yang sudah dikaruiniakan Allah kepada kita, Lebih baik hidup menikmati harta dengan selalu bersyukur dari pada hidup sederhana tapi selalu hati tidak bersyukur.

Perilaku pelit ini juga bisa berbahaya bagi orang lain, misalnya nih, jika kita bertamu kepada seseorang yang sangat pelit, tiba tiba dia menyuguhkan kita berbagai makanan yang mahal dan lezat maka kita wajib menolaknya karena kemungkinan makanan sajiannya tidak disertai dengan keihlasan pemilikinnya yang sangat pelit tadi. Dan pasti ada maksud tertentu kepada kita, iya kan, bagiamana mungkin dia yang sangat pelit mau berbagi dengan kita, pasti ada udang dibalik batu, atau ada maksud tertentu yang tidak baik.

Penyakit pelit ini juga bersifat menular maka saya sarankan kalau bisa UNFRIEND saja jika ada kawan yang pelitnya minta ampun. kalau kita sudah kita tertular dengan penyakit pelit maka hidup kita akan sengsara seperti dia.

bersikaplah murah hati dengan orang lain maka kita juga akan bermurah hati kepada diri kita sendiri. kalau kita sudah bisa bermurah hati dengan diri sendiri maka kita akan bisa menggunakan harta kita dengan lebih baik, kita tidak diperbudak oleh harta tapi kita memperbudah harta, kita tidak melayani harta tapi kita dilayani harta . Selamat bermurah hati, Ingat Sang Pencipta merupakan Sang Pemurah… jadikan kita Tangan-Nya…