Articles from February 2014

Sudah tidak jamannya belajar makrifat

Sejak makrifat dipelajari, dibuat teori, dibuat buku, di adakah pengajian khusus makrifat maka makrifat menjadi suatu yang sulit, menjadi suatu yang di awang awang, seperti membahas bulan yang kita tidak pernah mungkin bisa kesana “hanya astronot saja yang bisa”, sama persis seperti pelajaran makarifat yang sekarang ini … hanya para Nabi dan Rasul saja serta para wali para syehk saja yang bisa makrifat. Lebih parah lagi ilmu makrifat ini dikuasai oleh para mursyid yang artinya belajar makrifat harus melalui beliau, dengan berbagai tingkat dan maqom, yang akhirnya makrifat ini menjadi eksklusif dan semakin tidak terjamah oleh orang orang “awam”. Tambah lebih parah lagi belajar makrifat dibuat tingkatan atau maqom pada setiap maqom harus di buka atau harus mendapat ijazah dari guru mursyid. wadddooouuuh menambah rentetan ‘sulitnya belajar makrifat”. Hanya untuk mengenal Tuhan saja begitu berlikunya harus melalui birokrasi yang panjang yang mungkin kalau dijalani sampai matipun tidak akan sampai. nah masih ada satu lagi yang membuat para calon murid makrifat ini tidak berani melangkah untuk belajar makrifat secara langsung sebab ada ketakutan yang amat sangat jika belajar makrifat tanpa guru mursyid, ketakutan yang tidak beralasan yang selalu disampaikan oleh para guru mursyid yaitu “jangan belajar tanpa guru nanti sesat”…. yaah memang yang bikin sesat atau tidak sesat  itu guru mursyid, wali, manusia? ya jelas  tidak lah yang membuat manusia ini sesat ini ya Allah. Dan sangat tidak mungkin kita belajar mendekat dan mengenal kepada Allah lalu Allah begitu kejamnya menyesatkan hambanya yang mau mendekat ke beliau, padahal Beliau sendiri yang menyatakan bahwa barang siapa yang bersungguh sungguh ingin bertemu dengan Ku maka akan ketemu dengan Ku.

mungkin saya ini orang aneh yang berani menentang birokrasi makrifat ini, ya kenapa tidak berani karena memang apa yang terjadi sekarang ini banyak kesalahan dalam proses bermakrifat, yang berakibat pada orang malas untuk makrifat, orang malas untuk mengenal Allah dampaknya ibadah yang dilakukan hanya asal asalan saja tanpa landasan makrifat. Apa artinya ibadah tanpa landasan makrifat.

sudah bukan jamannnya belajar makrifat mengandung arti bahwa kita harus segera mempraktekan dan mengamalkan makrifat ini dalam bentuk perilaku. Mengenal Allah itu tidak susah yaitu cukup menggunakan kesadaran kita lalu kita gunakan untuk ibadah dan untuk perbuatan sehari hari. Apa sih susahnya menggunakan kesadaran kita , misalnya ketika maka saya sadar bersama Allah, ketika jalan saya sadar Allah ada di dekat saya, ketika sholat saya sadar saya sedang menghadap Allah dan seterusnya. Itulah makrifat yang sebenarnya, tidak ada gunanya belajar makrifat sampai jakarta sampai banyuwangi sampai solo… tapi kalau hatinya tidak ada Allahnya lalu untuk apa?…

makrifat itu simple makrifat itu sederhana lebih sederhana dari pada syariat lebih mudah dari pada menghafal alquran, belajar ilmu tajwid dan lainnya…pokoknya makrifat itu paling mudah dibanding ilmu agama islam yang lainnya. hanya ada lima huruf untuk bisa bermakrifat itu yaitu “SADAR” dengan sadar Allah maka kita sudah bermakrifat. Untuk saat ini tinggalkan guru mursyid tinggalkan buku makrifat tasawuf dan sudah mulai bergerak untuk sadar Allah. Beberapa kali saya mendapat wajangan dari Bapak Haji Slamet Utomo kitabmu masukkan ke almari, lalu almari itu di kunci dan kuncinya buang ke laut. makna dari wejangan ini adalah bahwa kita harus sudah mulai berperilaku sadar Allah dalam segala hal nanti Allah sendiri yang akan mengajarkan kita tentang makrifat itu. Allah itu lah mursyid sejati asal kita ihlas dalam mendekat dan menyadari Allah dalam segala hal maka Allah akan mengajari kita bagaimana makrifat yang sebenarnya.

tulisan saya ini merupakan kegundahan hati saya yang selalu kalau orang mau belajar makrifat keluhannya adalah takut sesat, belum waktunya, tidak ada guru mursyid yang pas, takut tidak ada yang membimbing…. dan lain sebagainya sumpek rasanya merasakan keadaan ini padahal kita semua umat islam ini harus makrifat. saya merasa seolah makrifat ini di asingkan agar orang tidak bisa beragama dengan benar. Makrifat di jauhkan dari umat agar ibadahnya tidak bisa sempurna, lha kalau sudah begini lalu bagaimana islam ini mau bangkit … maka wajar saja kalau kekacauan islam ini semakin ramai, ibadahnya hanya sebagai ritual tanpa makna, padahal seharusnya ibadah ini menjadi kekuatan utama. marilah bersama saya membangun peradaban makrifat di kalangan umat islam ini. dekatkan lagi makrifat ke umat islam, orang awam, ustad, syeh, atau siapapun marilah kita bermakrifat sama sama tanpa birokrasi yang bertele tele. cukup gunakan lima huruf “SADAR”. jangan terlalu dipelajari jalani saja insya Allah kita dituntun Allah tapi kalau hanya dipelajari pasti syetan akan menyesatkan. Allah hanya memberikan petunjuk bagi siapapun yang menjalankan bukan hanya yang belajar belajar belajar tanpa mau menjalankan.

maaf jika ada sahabat yang tidak berkenan dengan tulisan saya ini. dan silahkan jika ada pertanyaan atau keberatan dengan tulisan saya ini silahkan dituliskan di kolom komentar.

Seperti apakah alam supra sadar

Alam supra sadar sering disebut juga alam super sadar atau superconsciousness, dalam teori freudian atau psikoanalisa tidak mengenal alam ini, karena cenderung teori freudian menafikan alam ke Tuhanan, teori tersebut hanya mengakui alam bawah sada dan alam sadar (subconsiousness dan consciousness).

Seperti apakah alam supra sadar itu? dalam beberapa literatur yang saya baca ternyata sangat sedikit sekali buku buku yang menyebutkan keadaan alam ini. lainnya halnya dengan penjelasan alam bawah sadar begitu banyaknya buku buku yang menjelaskan tentang ini. Baiklah dari yang sedikit ini akan saya usahakan untuk bisa menjelaskan seperti apa alam supra sadar itu. Alam supra sadar adalah keadaan di atas sadar, dan mestinya di atasnya lagi alam bawah sadar. Ciri utama keadaan ini adalah keadaan kesadaran yang meningkat. atau keadaan yang lebih sadar. penemuan penemuan kesadaran setelah era freudian banyak disebut tentang teori ASC (The Altered States of Consciousness) dimana meski di “luar wilayah sadar” keadaan ini merupakan keadaan lebih sadar, berbeda dengan keadaan bawah sadar yang mana berada di “luar wilayah sadar” namun keadaan tidak sadar, berarti ini kebalikan dari alam supra sadar. wilayah bawah sadar inilah yang saya sebut sebagai wilayahnya jin, hantu, nyi roro kidul, kesurupan, santet, prewangan dll. Berbeda dengan alam supra sadar yang saya sebut sebagai alam keimanan, alam keyakinan dan alam ketauhidan. maka benar saja islam ini sangat anti pati dengan yang namanya tahayul syirik, dan sejenisnya karena memang hal hal yang bersifat bawah sadar labih banyak mengganggunya dari pada manfaatnya.

Semua ritual islam mengajak kita untuk memasuki alam supra sadar bukan bawah sadar, jika anda berdzikir dengan tujuan untuk mendapatkan kesaktian kekayaan atau agar bisa melunasi hutang maka sebenarnya diajak untuk memasuki alam bawah sadar suatu kekuatan yang bukan dari kekuatan alam supra sadar. bisa saja hutangnya lunas bisa saja mendapatkan kesaktian namun itu berasal dari bawah sadar aritnya “syirik”.

tapi kalai dzikirnya untuk mendapatkan “Allah” maka kita diajak untuk memasuki alam supra sadar.

bagaimana alam supra sadar bekerja. ? yang namanya alam supra sadar atau juga bawah sadar keduanya bekerja di luar pikiran sadar. jadi kalau ingin memperkerjakan kedua alam ini caranya sama yaitu “tidak menggunakan berpikir’, artinya jika kita ingin sesuatu jangan terlalu banyak dipikirkan cukup di tanamkan saja dalam alam bawah sadar atau supra sadar. untuk bisa mengaktivasi alam supra sadar cukup dengan meminta, yakin dan syukur. kekuatan kita mengaktifkannya yaitu kesungguhan kita berdoa, kekuatan keyakinan bahwa apa yang kita minta dikabulkan dan seberapa besarnya kebersyukuran kita sangat menentukan seberapa cepat alam supra sadar tersebut bekerja. Alam supra sadar bekerja tanpa kita perintah tanpa kita dikte, justru kalau kita perintah atau kita dikte alam tersebut akan berhenti , tidak mau berjalan. jadi sebenarnya keyakinan yang benar adalah jika keyakinan kita bisa membiarkan semua proses berjalan ke arah yang kita inginkan. Alam supra sadar lebih senang jika kita membiarkan alam supra sadar bekerja sesuai dengan hukum alam di wilayah alam supra sadar. jadi jangan kita sangka sangka, jangan kita kira kira. Biarkan saja dan biarkan saja.

baiklah teknisnya seperti ini; duduklah dengan relaks gunakan dzikir nafas level satu agar tubuh anda bisa mencapai keadaan relaks, sambungkan hati anda kepada Allah sambil melakukan dzikir nafas level 2, kemudian munculkan apa yang kita inginkan atau apa yang kita butuhkan, lalu berdoalah atau minta dengan bahasa yang jelas dan positif. buatlah kalimat yang positif jangan negatif. misalnya ya Allah sehatkan saya, jangan negatif, misalnya ya Allah sembuhkanlah aku dari sakit. kemudian setelah minta, buatlah keyakinan diri ini bahwa apa yang kita minta terwujud kalau perlu visualisasikan (bayangkan) bahwa apa yang kita minta sudah terkabul atau sudah terwujud. Rasakan keyakinan ini dan pertahankan, hal ini diperlukan agar alam supra sadar akan merespon dan mengaktivasi seluruh yang terkait dengan keyakinan kita tadi, pada level ini biasanya terasa respon respon alam supra sadar, biarkan saja dan teruslah yakin, sekali lagi pertahankan keyakinan ini. selanjutnya adalah bersyukur kepada Allah sebagai pemilik alam supra sadar, syukur ini bisa membuat keyakinan akan semakin bertahan dan semakin memperbesar daya yang akan mempercepat apa apa yang kita inginkan menjadi kenyataan yang sesungguhnya.

lakukancara ini sesering mungkin, jika anda memiliki masalah yang sangat berat dan memang membutuhkan pertolongan alam supra sadar jangan tunggu waktu segera lakukan sekarang juga . Selamat mencoba Allah menuntun kita

Jika imam sholat tidak tumakninah

masalah  imam tidak tumakninah dalam sholat adalah masalah klasik. artinya sudah terjadi dari jaman baholak hingga sekarang. kalau mau merubah Imam susah sebaiknya kita sebagai makmum saja yang menyesuaikan. Menyesuaikan bagaimana dengan sholat cepat jiwa tetap muthaminah. jasad sholat dengan cepat tapi jiwa (nafs) tetap tenang alias muthaminah. Memang ini agak sulit tapi insya Allah dengan latihan rutin jiwa akan dapat mencapai keadaan yang tumakninah. Cara latihannya adalah dengan latihan dzikir nafas level 1 yaitu belajar mengikuti nafas. dengan mengikuti nafas kita berlatih bagaimana menjadi jiwa yang tenang. Hasil ketenangan dalam latihan dzikir nafas ini bisa kita gunakan untuk sholat berjamaah. jadi sholat berjamaah tidak masalah meski imam tidak tumakninah.

manfaat tiduran menjelang sholat

sholat dbutuhkan keadaan fisik yang fresh, Rasulullah mencontohkan hal ini dengan tidur tiduran santai sebelum menjalankan sholat. Cara tidurnya rasulullah dilakukan dengan miring ke dan saya yakin semua otot otot Rasulullah ketika tiduran tersebut benar benar relaks sehingga capek capek beliau hilang.

GHOIB DAN DHOHIR DALAM HAL MELUNASI HUTANG (lanjutan)l

ini merupakan kelanjutan saya sebelumnya tentang melunasi hutang dengan cara dhohir sekarang saya lanjutkan dengan cara ghoib. cara ghoib ini merupakan cara bagaimana kita bisa mengaktifkan alam supra sadar. Alam supra sadar ini tidak lain adalah kekuatan spiritual KeTuhanan. jadi cara ghoib ini pada intinya adalah bagaimana kita yakin bahwa Allah lah yang melunasi hutang hutang itu. Cara ini adalah cara ghoib jadi caranya juga ghoib, sehingga jangan tanya bagaimana cara Allah melunasi hutang ?, dari mana jalannya Allah bisa melunasi hutang ?. cara ghoib tidak mau di dikte, cara ghoib tidak mau di tanya tanya. kalau ini bertanya tanya lakukan dalam cara dhohir seperti apa yang saya tulis sebelumnya.

ada tiga tahap untuk mengaktifkan supra sadar khususnya untuk melunasi hutang

1. berdoa : Ya Allah mudahkan saya untuk melunasi hutang

2. Yakin : yakin kepada Allah kalau Allah memudahkan dalam melunasi hutang

3. Bersyukur : berterimakasih kepada Allah karena hutang hutang kita akan lunas dengan ijin Allah

zero mind bukan teori dan bukan hanya maqom

Allah berfirman (yg intinya) Allah akan membuktikan apakah beriman betulan atau hanya iman bo ongan, Demikian juga dengan keadaan ZERO MIND Allah pun akan membuktikan apakah benar zero betulan atau hanya teori atau sekedar mengaku “kosong”.

Wilayah zero atau bahasa sufinya “fana” harus terbukti dalam kehidupan sehari hari. Pembuktian itu akan datang dari orang orang terdekat. bagaiaman ketika orang terdekat atau orang yang dekat tidak berperilaku sesuai yang diinginkannya. Kalau orang terdekat ini memunculkan ke ego annya yang katanya sudah di fana kan, berarti makna fana yang dianggapnya fana bukan fana sebenarnya namun fana fana an.

jangan dikira Allah membiarkan kita berada dalam kesalahan dalam bermakrifat, Allah akan selalu mendidik kita ya tentunya dengan caranya Allah. Kalau kita terbukti misalnnya masih egois misalnya menganggap bahwa “saya ini guru, saya ini ustad, saya ini syeh, saya ini .. saya ini.. saya ini….” maka sebenarnya ujian Allah adalah pelajaran bagi kita agar kita bisa terbebas dari saya atau aku.

Saya pun sekarang belajar tentang hal ini. Saya sudah ketemu wilayah tidak berfikir dan ber rasa namun kadang masih turun tergoda NAFS Ego, dan ternyata benar Allah mendidik saya untuk tetap mengosongkan diri. Kalau saya menulis dan mengajarkan dzikir nafas maka Saya pun disadarkan Allah tentang “siapa saya sebenarnya” yang ternyata bukan siapa siapa. Saya bukan guru, saya bukan penulis dan saya tidak bisa apa apa. Pelajaran ini terus saya sadari sampai saya merasakan tidak ada apa apa. sampai saya tersadar kembali pada keadaan yang sudah saya dapatkan yaitu fana atau kosong.

jadi meditasi dzikir nafas yang saya latih dapat membawa saya pada wilayah kosong (pada saat dzikir nafas), tapi hal ini harus teraplikasikan dalam kehidupan sehari hari. saya harus bisa menggunakan wilayah kosong ini untuk berdakwah, untuk bekerja dan untuk semuanya. saya berlatih mulai dari hal yang sangat sederhana yaitu melakukan sesuatu dengan tidak berpikir, just do it saja, saya berusaha berada di wilayah di atas rasa sampai tidak merasakan tuduhan tuduhan miring seputar dzikir nafas yang tidak  berdasar. Pernah dan bahkan sering ketika saya berada di wilayah ego kemudian saya difitnah sesat dengan dzikir nafas… wah sakitnya apalagi yang memfitnah adalah orang yang dekat dengan saya …. tapi kemudian saya diam dan melakukan dzikir nafas untuk mere call suasana zero dan menaikkan jiwa saya menjadi jiwa yang muthaminah. Fitnah yang menyakitkan pun berubah menjadi senyuman.

bagi kawan kawan yang belajar dzikir nafas teruslah berlatih agar mendapatkan wilayah zero setelah itu pertahankan posisi zero tersebut dalam semua aktivitas . Pasti kita akan menemukan bahagia sejati yaitu bahagia yang tidak dipengaruhi oleh pikiran (sebab zero). bahagia yang sudah tidak dipengaruhi lagi dengan ilmu (mis : kaya itu bahagia).

sekali lagi selamat berlatih jangan putus asa dengan rahmat Allah.

ghoib dan dhohir dalam hal melunasi hutang

masalah hutang menjadi masalah hampir setiap orang di indonesia,  hanya orang orang yang tertentu saja yang tidak mau menggunakan hutang, atau tidak mau hutang. hampir 95% orang di kantor saya semua berhutang, dan saya  yakin orang kota di indonesia 90 % tidak lepas dari hutang. Demikian besarnya orang hutang mau tidak mau orang harus bekerja lebih keras untuk bisa melunasi hutang. dan tak jarang yang stress gara gara tagihan yang tidak terbayarkan meski sudah bekerja keras untuk bisa membayar hutang. yang pada akhirnya mau tidak mau harus melepas jaminan atau terpaksa berurusan di pengadilan yang berakhir pada sangsi. Untuk  bisa menyelesaikan hutang ada dua jalan yang harus kita tempuh (menurut saya) yaitu jalur ghoib dan jalur dhohir. dua dua nya tidak  boleh saling dipisah, tapi dua dua nya harus dijadikan satu paket untuk peyelesaian hutang. baiklah bagaimana cara menyelesaikan hutang melalui yang ghoiib dan dhohir insya Allah akan saya uraikan secara singkat……..

masalah dhohir dalam membayar hutang sudah jelas yaitu melunasinya dengan uang atau benda lain yang bisa kita bayarkan , ini hukumnya wajib. karena hutang berada di wilayah dhohir maka membayarnyapun harus di wilayah dhohir. Orang tidak bisa meninggalkan cara dhohir ini, jadi sekali lagi ini cara yang mutlak. caranya bagaimana .. ya caranya harus mendapatkan uang dengan cara yang halal. bagaiama itu ? ya dengan bekerja lah…. , terus apa pekerjaan yang harus dilakukan karena jumlah hutang dan gaji lebih besar hutang? … ya harus jujur dengan diri dan penghutang… jangan sekali kali menutup hutang dengan hutang ini bukannya menyelesaikan masalah tapi menambah masalah. katakan saja uang tidak cukup itu bisa bayar. makanya jangan memberi janji kepada penghutang bahwa minggu depan atau 3 minggu lagi hutang akan saya lunasi, lebih baik katakan dengan jujur saja bahwa tidak bisa memastikan bisa melunasi tapi siap untuk melunasi… okelah itu semua cara yang membutuhkan kerja keras, kejujuran dan keberanian menerima resiko tidak bisa bayar …..

selanjutnya cara ghoib …. nah cara ini hanya… maaf harus saya cut dulu karena harus mengantar anak sekolah…….

to be continued….

Yang menghilangkan bala’ bukan sedekah tapi Allah

Orang banyak terjebak dengan sedekah, dikiranya sedekahlah yang bisa menyelematkan manusia dari bala’, atau sedekahlah yang bisa mencegah bala’. Bisa apa sedekah itu, apakah sedekah itu penguasa alam semesta sehingga dengan seenaknya bisa berbuat menghilangkan bala’. Inilah kesesatan dalan berakidah. ternyata sedekah diyakini tidak hanya menghilangkan bala tapi juga katanya sedekah bisa mendatangkan rejeki, bisa mempercepat jodoh, dan bisa menyembuhkan penyakit. ya sedekah ini kan perbuatan kita mana mungkin sedekah bisa ini dan itu, mustahil. Terus kenapa kita begitu percayanya dengan sedekah bahwa sedekah mampu ini dan itu, sedekah dilakukan agar tujuan ini dan itu tadi bisa terwujud.

Sedekah bukanlah siapa siapa , sedekah tidak punya kekuatan apa apa maka dari itu jangan percaya dengan sedekah bahwa sedekah bisa ini dan itu.

pertanyaan anda pasti begini, lha terus kenapa banyak hujjah hujjah yang menyebutkan bahwa sedekah bisa ini dan itu….. ketika ada pertanyaan seperti ini sayapun juga bingung…. ini pemahaman dari mana ? meski hujjah itu datangnya dari seorang ustad tapi kan tidak logis masak sedekah  bisa menyembuhkan penyakit….

baiiklah saya akan ajak anda untuk lurus dalam berakidah lurus dalam beriman tidak menduakan Allah dengan apapun. jangan menyepelekan kalimat, karena salah membuat kalimat bisa membuat salah dalam berakidah. Seperti sedekah itu tadi misalnya kita membuat kalimat begini “sedekah itu membuat kaya” … kelihatannya kalimat ini bagus memotivasi sedekah tapi sebenarnya kalimat ini adalah membuat kesesatan tersendiri dalam pikiran karena otomatis pikiran kita mengarah bukan kepada Allah sang pemberi rejeki tapi pikiran kita akana tertuju kepada “sedekah sang pemberi rejeki”.

Sedekah itu harus ihlas artinya bukan karena ingin kaya atau ingin sembuh dari sakit, tapi sedekah itu harus diihlaskan karena Allah, perkara Allah kemudian melimpahkan rejeki setelah kita sedekah atau Allah menyembuhkan sakit setelah kita sedekah itu lain masalah. Jangan kemudian mengambul suatu kesimpulan bahwa Sedekahlah yang membuat kaya atau sedekahlah yang membuat sembuh.

Sedekahlah dengan ihlas karena Allah, itu kunci  untnuk membuka kemurahan Allah, jadi Allah lah yang akan memberi rejeki kita Allah lah yang menyembuhkan sakit kita.

Imam sholat lah yang harus bertanggung jawab…

Menjadi imam sholat tidaklah mudah selain bacaan dan gerakan solat lebih baik, keadaan spiritual Imam juga harus baik, sebab Imam akan membawa makmum menghadap Allah. Keadaan spiritual Imam harus juga bisa mencakup para jamaah, sebab Imam tidak sholat sendiri tapi memimpin jamaah. Kalau Imam individualis ya apa bedannya dengan sholat sendiri. Rasulullah mencontohkan bagaimana beliau ketika menjadi imam penglihatannya bisa meliputi semua jamaah, Rasulullah mampu melihat keadaan jamaah meski beliau membelakangi jamaah. ya yang kita contoh tentu saja bukan penglihatan seperti beliau karena ini dibutuhkan kemampuan lebih, yang kita contoh adalah bagaimana rasulullah kesadaran bisa mencakup semua jamaah.

Menjadi imam dalam sholat harus bertanggung jawab penuh terhadap kekhusyuan, ketumakninahan dalam berjamaah. Untuk Imam harus belajar bagaimana sholat yang khusyu itu dan bagaimana sholat yang tumakninah sesuai dengan apa yang diajarkan oleh rasulullah. Sekarang ini sudah banyak buku buku yang membahas tentang khusyu bahkan ada pelatihannya tidak ada salahnya untuk mengikuti pelatihannya tersebut. Menjadi Imam sholat tidak hanya fasih fasihan karena lebih dalam dari itu adalah keadaan jiwa yang tenang yang bisa memvibrasi jamaah.

Jika anda adalah Imam masjid yang sudah tetap maka belajarlah bagaimana anda mampu memvibrasi jamaah dengan bacaan dan gerakan Anda. Jaman dulu seorang imam mampu membuat jamaahnya khusyu padahal jamaah tidak tahu apa itu khusyu tapi ketika menjadi makmum imam jamaah mampu merasakan getaran getaran khusyu tersebut, dan ternyata ini adalah kekuatan Imam dalam sholatnya.

kalau saya sholat berjamaah jika ada yang bersedia menjadi imam saya akan lebih senang karena tidak akan terkena tanggung jawab tersebut. Saya lebih senang dengan menjadi makmum karena saya bisa melambungkan jiwa saya berserah kepada Allah secara bebas ketika sholat berjamaah.

Kenapa Rasulullah mewajibkan sholat berjamaah dalam sholat karena memang sholat berjamaah bisa menjadi charge bagi jamaah, nah apakah sekarang ini terjadi hal yang demikian?,. makanya banyak yang sholat sendiri di rumah karena memang sholat berjamaahnya malah membuat sholat tidak lebih khusyu dibanding sholat sendiri. Hadis Rasulullah yang menyebutkan bahwa sholat berjamaah itu memiliki 27 derajat tentunya memiliki alasan yang positif bukan malah menjadikan sholat tidak lebih baik kan. Nah berarti sekarng yang harus di rubah adalah bagaimana imam ini sebagai agent of change bisa menjadi perubah dalam sholat.

Para imam sebaiknya mendapat pelatihan khusus terutama dari departemen agama yang membawahi seluruh masjid masjid. Saya tidak pernah mendengar DEPAG punya program khusus untuk para imam. Program untuk para imam masjid ini sangat penting karena para imam inilah yang bisa secara langsung membina umat.

model sholat berjamaah memang harus berubah, berubah untuk yang lebih baik saya kira tidak ada salahnya. saya mengkriti imam tapi saya juga memberi solusi. Saat ini saya sedang merancang model pelatihan sholat khusyu untuk para imam masjid. dan saya merencanakan pelatihan gratis untuk para Imam masjid. Semoga Allah memudahkan niat saya untuk bisa saya wujudkan.amin

Menggugat sholat berjamaah

Ada satu ganjalan hatii saya ketika saya menjalankan sholat berjamaah. Ada semacam pertentangan batin antara saya menjalankan perintah sholat berjamaah dengan menjalankan ibadah yang Tumakninah. Seolah saya dihadapkan dua pilihan : mau fadhilah berjamaah atau mau fadhilah sholat tumakninah. Dua duanya bagi saya sangat penting sekali dimana berjamaah setengah wajib bagi saya karena saya laki laki kemudian sholat yang tumakninah menjadi syarat shahnya sholat, jika kita tidak tumakninah maka sholat kita tidak syah. Padahal kalau saya sholat berjamaah pasti tidak ada masjid yang sholatnya tumakninah, semua rata rata sholat berjamaah dengan meninggalkan tumakninah.

Tulisan saya ini tidak bermaksud untuk meninggalkan sholat berjamaah namun ada baiknya kita sama sama memperbaiki sholat tumakninah ini secara berjamaah. Dimana Imam berusaha untuk sholat tidak cepat, dan makmum mau mengikuti imam dan menyadari kalau Imam sholatnya memang tidak tergesa gesa.

Kenyataan di mana mana saya kira tidak hanya di Indonesia, semua sholat wajib yang dilakukan masjid tidak ada yang Tumakninah. Semua inginnya cepat selesai, baik Imam maupun Jamaahnya. Bagi anda yang tidak pernah belajar sholat khusyu pasti enjoy enjoy saja dengan kenyataan tersebut, tapi bagi anda yang sudah pernah belajar sholat khusyu dan ingin mengamalkan sholat khusyu tersebut pasti akan mengalami dilema mau khusyu atau mau berjamaah.

Para imam masjidlah yang seharusnya bertanggung jawab penuh jika sholat jamaah yang dilakukan tidak syah karena tidak tumakninah. Imam harus mau untuk merubah budaya sholat cepat dengan budaya sholat yang tumakninah. saya kira tidak ada salahnya jika para imam ini di latih sholat yang tumakninah kemudian para imam ini menyebarkan dan mendakwahkan kepada jamaahnya masing masing di masjid tempat beliau beliau menjadi Imam.

Sholat berjamaah ini sangat penting bagi kaum muslim selain sebagai penambah ukhuwah sholat berjamaah bisa menjadi obat bagi jiwa karena ada rasa satu dengan jamaah lainnya namun akan menjadi masalah jika tujuan utama sholat ini malah di abaikan oleh Imam dan jamaah sholat. Satu hal yang penting dan mudah kita lakukan yaitu sholat yang tumakninah. Jka tumakninah sholat ini kita tinggalkan maka sholat sudah tidak bisa dijadikan senjata lagi bagi kita. Kalau imam ngebut dan makmum senang dengan ngebutnya imam maka dipastikan sholat berjamaahnya tidak ada manfaatnya.

Inilah permasalahan umat yang utama dimana kita telah menjadi pencuri sholat, imam pencuri sholat dan diiyakan oleh semua jamaah. Pencuri sholat ini di sebutkan dalam hadis sebagai sehebat hebatnya pencuri. pencuri sholat adalah mereka yang tidak tumakninah dalam sholatnya. Tentunya kita harus mulai sadar tentang hal ini sehingga perbaikan islam ini terus terjadi. Jika kita tidak mau berubah perilaku sholat kita maka islam tidak akan  bisa akan menjadi baik. Terlebih lagi orang orang yang mengecam sholat yang tumakninah , orang orang yang mengecam sholat khusyu dengan tuduhan sesat atau lainnya pasti ini adalah musuh dalam selimut.

Kita perbaiki sholat kita melalui sholat berjamaah yaitu berjamaah yang tidak meninggalkan tumakninah. Saya yakin jika sholat berjamaah kita tumakninah maka akan terjadi perubahan dalam jiwa umat islam ini, karena banyak pelajaran jiwa dalam tumakninah ini, kesabaran, ketaatan, ke istiqomahan dan kekuatan mental . jika ini ada pada sholat berjamaah kita maka saya yakin sholat kita akan menjadi tempat untuk membangun kekuatan.