Articles from March 2015

berguru kepada Ustad dan kepada Allah

Berguru kepada manusia mutlah diperlukan karena memang dalam belajar kita perlu hirarkhi yang jelas. Rasulullah saja meninggalkan Quran dan sunah rasulullah. Itu artinya bahwa dalam belajar agama kita tidak boleh lepas dari warisan ini. Nah yang mengajarkan warisan ini adalah Para Ustad, Kyai dan Guru. Ada satu rahasia yang tersembunyi ketika kita belajar kepada seorang ustad. Rahasia itu terletak kepada daya yang diturunkan Allah kepada guru tersebut.

Bagaimana cara mengetahui daya pada ustad atau guru tersebut? caranya adalah dengan melihat keihlasan dan totalitas guru tersebut dalam mengajarkan ilmunya. yang kedua adalah melihat spek atau keahlian khusus dari guru tersebut, semakin guru tersebut dengan satu bidang keahlian maka daya dari Allah akan semakin besar. maka benar bahwa kita harus belajar kepada ahlinya.

di dalam kita belajar kepada guru atau kepada ustad yang perlu kita perhatikan ada dua hal yaitu teori yang disampaikan  guru tersebut dan yang kedua adalah daya yang diberikan Allah kepada guru tersebut ketika beliau mengajar. perhatian terhadap kedua hal ini akan menimbulkan suatu manfaat yang besar.

contoh misalnya ketika kita diberi pelajaran tentang sabar oleh guru kita misalnya bagaimana sabar itu, apa ciri ciri sabar itu, dan tahap-tahap sabar…ketika guru menerangkan hal itu maka lihat daya yang ada ketika benar benar ada daya nya maka kita akan langsung mendapat sabar artinya yang bisa membuat kita sabar bukanlah ilmu dari guru tersebut tapi dari Allah, memang teori dari guru tapi yang bisa membuat kita sabar adalah Allah SWt.

maka dalam kita belajar, kita disunahkan untuk membaca doa sebelum belajar. ya Allah tambahkanlah ilmu dan berikan kami rejeki pemahaman. disini ada dua hal yaitu ilmu dan paham. kalau ilmu kita bisa mendapatkan dari guru tapi kalau paham ini merupakan rejeki yang diberikan kepada kita. ada orang yang tahu ilmunya tapi tidak paham, itu berarti bahwa di mendapatkan ilmu nya tapi tidak mendapatkan rejeki kefahaman.

tonton juga video youtube tentang hal ini http://youtu.be/Nl_YXyL2rTw

cara cepat mendekat kepada Allah

Prinsipnya bahwa mendekat ke Allah ini semakin cepat akan semakin dekat, semakin cepat akan semakin dapat. jadi dalam mendekat ke Allah gunakan akselerasi yang selalu meningkat. baik ada tiga tingkatan percepatan dalam kita mendekat ke Allah

1. berjalan

2. berlari

3. loncat

tingkata awal adalah berjalan, ketika kita berjalan mendekat ke Allah maka seperti kita naik mobil dengan kecepatan sedang 30-40 km/jam artinya kita berjalan dengan santai . Yang kita dapatkan adalah santai dan relaks.

tingkatan kedua adalah berlari, disini ketika kita berlari menuju ke Allah maka yang kita dapatkan adalah getaran yang lebih kuat dari pada yang pertama, getaran ini bisa membuat tubuh kita terguncang,.. kadang nafas kita seperti terhenti dan sensasi lainnya. Getaran yang kuat ini disebabkan karena kecepatan kita dalam menuju kepada Allah. Seperti halnmya jika kita mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi maka getaran mobil semakin kuat… semakin laju maka getaran juga semakin kuat .

nah yang ketiga, ini yang jarang digunakan adalah loncat jump. loncat ini dapat kita gunakan untuk mendekat kepada Allah dengan cara masuk ke wilayah terakhir yang kita pahami. Keadaanya adalah bahwa ketika kita ke Allah maka ada keadaan akhir …maka segera loncat pada keadaan akhir tersebut. Kemudian ketika kita lncat pada keadaan terakhir tersebut maka kita akan tahu keadaan lebih jauh lagi… nah kita loncat kepada keadaan yang lebih jauh lagi tersebut.

baik silahkan coba mana yang anda suka dan anda bisa tentunya. berjalan boleh berlari boleh loncatpun silahkan. yang penting mendekat ke Allah.

silahkan lihat penjelasannya saya di youtube : http://youtu.be/KNhTzKj0MYA

Memohon bantuan ghoib

saya akan jelaskan bahwa yang ghoib disini adalah rajaya ghoib yaitu Allah SWT. ada 2 cara untuk meminta bantuan ghoib ini yaitu beriman atau percaya dan berserah atau menyerahkan. dengan dua jalan ini maka apa apa yang kita minta harus di lakukan dengan dua sikap ini.

Pelajaran 2 sikap ini ada dalam dzikir nafas. yaitu pada levvel 3. ketika nafas kita keluar maka berusahalah untuk beriman kepada Allah dan ketika nafas kita keluar maka kita berserah diri kepada Allah. Dua sikap ini akan menimbulkan sikap “nmemngikuti kehendak Allah” maka nanti kita akan dapatkan ilham atau perintah Allah dengan jelas (bukan ragu ragu ini ilham Allah atau bukan). Dengan ilham ini maka kita tinggal mengikuti saja kemana ilham tadi memerintahkan.

jalani terus ilham yang masuk maka nanti masalah akan selesai. jalankan dengan penuh kesabaran jangan tergesa gesa karena ketergesaan akan menutup pandangan kita pada ilham Allah yang turun.

baik selamat mencoba.

silahkan untuk menonton penjelasan saya di youtube : https://youtu.be/AlUrMPtPHHg