Articles from April 2015

berilah pencerahan orang orang yang sulit rejeki

Ada tipikal orang yang murah rejeki dan ada juga tipikal orang yang sulit rejeki, Orang orang yang bertipikal terakhir ini perlu mendapat pencerahan. karena prinsip rejaki adalah karena pikiran yang tidak tercerahkan. Ingat bahwa Allah tidak merubah suatu kaum hingga kaum itu sendiri yang merubah dirinya sendiri. Artinya agar orang yang sulit rejeki ini mendapatkan kemurahan rejeki maka perlu perubahan yang ada dalam dirinya yaitu cara berpikir dan cara berprasangka baik kepada Allah.

Perlu adanya bantuan dari oranglain untuk dapat membantu mencerahkan berpikir positif kepada Allah terutama tentang kemurahan Allah dan kemahakayaan Allah SWT.

cara memberikan pencerahan cukup sederhana ajaklah orang tersebut mengenal Allah, kemudian kenalkan pada dirinya tentang kekayaan Allah dan kemurahan Allah pada kita umat manusia, Beri pencerahan ini hingga orang yang sulit rejeki tersebut merasa bahwa Allah benar benar murah dan Allah benar benar kaya.

jadi pada intinya agar orang yang sulit rejeki tersebut bisa murah rejeki adalah merubah pikiran negatif tentang Allah menjadi pikiran positif tentang Allah.

dan pahala yang besar bagi kita yang memberikan pencerahan kepada orang lain tentang hal ini, dan tentunya semakin membuat kita lebih yakin positif kepada Allah dan sudah pasti rejeki Allah akan mengalir kepada kita lebih mudah kepada kita yang bersedia menjadi motivator untuk orang lain ini.

 

Allah bukan Nama ; syirik fii asma

kita mengenal Allah dalam 3 hal yaitu sifat, afal (perbuatan) dan Dzat. Ketiga tiganya tidak terpisah misalnya sifatnya di sini tapi Dzat di atas. Sifat di bawah arsy tapi Dzat di atas arsy atau definisi definisi lain yang mengisyaratkan keterpisahan ketiganya.

dalam kita berdzikir arah kita adalah pada ketiga tiganya menjadi satu padu, tidak menghadap salah satu saja. karena memang Allah adalah satu kesatuan dengan sifat, dzat dan afal nya.

nah disini yang akan saya bahas adalah bahwa Allah adalah bukan nama. Seringkali orang berdzikir dengan menggunakan nama nama Allah tapi hanya sebatas nama, tidak mengarah kepada Dzat yang meliputi sifat dan afalnya. kalau kita berdzikir hanya nama maka saja kita ini sedang syirik, syirik dengan nama Allah. jadi syitik fii asma adalah berdzikir dengan hanya menyebut nama tanpa ada kesadaran sedang menyadari siapa kita. keadaan ini tentunya bahaya yang harus segera mendapat perbaikan dalam kita berdzikir. jangan sampai kita menduakan Allah dengan nama-Nya. Ingat bahwa Allah bukanlah nama, Allah adalah Allah Dzat yang diliputi sifat dan perbuatannya.

baik sekarang mari kita cermati dan evaluasi diri kita masing masing terutama saya pribadi, masihkan kita syirik fii asma? jika ya mari kita sama sama istighfar dan memohon petunjuk kepada Allah agar kita dilindungi dari syirik ini.

 

Mode On Dzikir Nafas selama di Padepokan

bagi  peserta acara silaturahmi 23-25 april, kami harapkan untuk sejak sekarang mengaktifikan dzikirnya utnuk selalu mode on. Kita usahakan nanti ketika acara silaturahmi sudah terlatih untuk selalu mode on. Dengan mode on ini insya Allah akan mendatangkan rahmat Allah dengan pelajaran pelajaran yang baru yang belum pernah kita dapatkan. Dan dengan dzikiri ini insya Allah, Allah redha dengan acara kita sehingga semua peserta dapat pulang dengan cahaya cahaya hidayah dan rahmat-Nya.

dalam suatu hadis disebutkan bahwa malaikat akan mencari majelis majelis dzikir dan mengepakkan sayapnya.

baik, sebagai persiapan silahkan perhatikan nafasnya dan ikuti nafasnya kemudian dzikirlah dengan menyebut Asma Allah yang Agung yaitu Huu ketika nafas kita masuk  dan Allah ketika nafas itukeluar. Lakukan ini terus menerus sampai menjadi suatu kebiasaan. kemudian lanjutkan dengan kesadaran akan Allah SWT. setiap menyebut Asma Allah arahkan kesadaran kita kepada Allah yang maha luas. yang maha agung. lakukan sesering mungkin usahakan bisa 24 jam nonstop

baik sampai jumpa di padepokan patrap untuk bersilaturahmi bersama.