Articles from August 2015

orang kaya atau orang sukses ?

saya  tidak sedang bermain kata atau kalimat, kaya dan sukses sesuatu yang tidak berkorelasi atau tidak ada hubunungannya. orang kaya belum tentu sukses orang sukses juga belum tentu kaya. Sebab kaya bukan kriteris sukses dan sukses tidak menyebabkan kaya. Kalau ada orang kaya  kemudian kita sebut dia sukses …. jujur ini adalah kesalahann berpikir, ini hanya anggapan saja … yang mungkin selama ini kita dengar, misalnya ketika ada salah satu teman merantau kemudian dia kaya … kita mengatakan dia sukses menjadi orang. Saya yakin jika kita konfirmasikan kepada orang yang bersangkutan apakah dia sukses saya yakin belum tentu dia mengatakan bahwa dirinya sukses. Hal ini bisa kita lihat kebalikannya bahwa ada seorang supir becak yang wajahnya selalu senyum dan ramah kepada siapa meski makannya dari sepincuk daun, tidurnya diatas tempat duduk becak.. ketika kita tanya apakah bapak sukses? dia menjawab ya alhamdulillah saya sukses… kita tanya kenapa bapak menjawab sukses , dia menjawab karena hari ini saya sudah melampoi target 50 ribu … hari ini saya sudah dapat 70 ribu ….

ya dari gambaran saya di atas berarti kita bisa diri kita bahwa kita sudah  sukses atau belum, tentunya tidak di ukur dengan harta dan kekayaan.

bagi kita ketika mengukur seseorang sukses pun tidak dapat di dasarkan dari jumlah harta yang ada, perlu di telurus lebih jauh apakah orang lain tersebut bersyukur dengan keadaan dirinya atau tidak.

 

JADWAL ACARA SILATURAHMI JAMAAH DZIKIR NAFAS OKTOBER 2015

bagi jamaah yang ada kelonggaran waktu kami persilahkan untuk hadir pada acara silaturahmi yang diadakan oleh panitia silaturahmi jamaah DN. Terbatasnya tempat dan fasilitas kami hanya menerima 40 pendaftar pertama. untuk aplikasi pendaftaran silahkan bukan di link berikut : FORM PENDAFTARAN

sampai saat ini peserta sudah mendaftar sudah 28 peserta
Jadwal acara silaturahmi jamaah DN 23-25 Oktober 2015

 

daftar peserta silaturahmi

khairunnas
Suko Harjadi
Donie Verdyan H
Gatot siswantono
Mochtar Hadi Sanjaya
khairunnas
Ratno Dewo
sarijo
imam kuncoro
pitoyo edi kahono
Dodik Triharsono
H.M.Suyono
Raden Achmad Bagus Irianto
jefrie maulana
 Ibu Huriah
Hery Setiawan
Didin Kusdinar
Rudianto
Rudianto
andy firmansyah
H.M.Suyono
edi rahminto
diana susyanti
dian putranto
heru pandoyo
adi setyo utomo
Budi Lutfi

Belajar al hikam dulu atau menjalankan DN dulu

ya kalau menurut saya, jalankan DN saja dulu. sama dengan minum kopi dulu atau mempelajari nikmatnya kopi… kira kira dengan analogi ini anda akan mudah belajar yang mana dalam mendekat kepada Allah?. saya tidak perlu menjawab karena pendapat tentunya sangat pribadi.. dan kalau di debatkan tidak akan selesainya. maka bagi yang tidak setuju ya sudah by pass saja.

dalam mendekat ke Allah yang sangat diperlukan adalah perjalanan bukan teori, sama halnya dengan ketika anda mau ke jakarta yang diperlukan adalah perjalanan anda ke jakarta bukan mempelajari map nya mempelajari kota kota yang dilaluinya…

mendekat bukan lagi pakai ilmu… ini mungkin yang agak berbeda pendapat dengan orang lain. kalau saya, karena saya bodoh dalam hal agama… dan usia saya sudah 40 tahun yang saya perlukan adalah berjalan dan berjalan. kalau saya harus menimba ilmu entah itu al hikam atau buku tasawuf lainnya … bagi saya sangat tidak efektif. kenapa tidak efektif .. ya karena menuju ke Allah tidak menggunakan teori tapi menggunakan daya untuk berjalan kembali kepada Allah.

umur sudah 40 sudah tidak mau berpikir lagi… umur sudah 40 saya cari yang simpel simpel saja…. ber DN cara yang paling simpel yang bisa menjadi cara untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah setiap saat …

monggo silahkan ditanggapi asal menjaga kesopanan dan dalam rangka mendekat ke Allah…