Articles from September 2015

Hubungan antara intensitas menjalankan dzikir nafas dengan latensi tidur

insya Allah Penelitian saya tentang kualitas tidur dan dzikir nafas akan saya presentasikan di seminar internasional di yogyakarta. semoga dengan presentasi ilmiah ini semakin memperkuat gerakan sadar Allah melalui DN, dengan dukungan bukti ilmiah diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan umat islam tentang pentingnya dzikir dan sadar Allah.

An1-3LPj2CpFNzY8OH1pVlu65T3e0dWPcD13CehuQ1SZ (2)

Belajar hipnotis menggunakan Dzikir Nafas wilayah 4

Belajar DN di level 4 kita akan berada di wilayah alam supra sadar secara sempurna. Kekuatan kekuatan yang ada di alam ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan kekuatan level dibawahnya. Setiap pencapaian spiritual memilki suatu kekuatan tertentu. Hipnotis sebenarnya mainan saja untuk wilayah 4 ini, tapi sekedar pengetahuan atau bonus bagi kita yang sudah mencapai level 4, akan saya sampaikan bagaimana dapat menggunakan kekuatan ini tentunya untuk kepentingan kepetingan praktis kita.

di dalam hipnotis biasanya kita menggunakan kekuatan bawah sadar kita sendiri untuk menghipnotis orang lain. Nah dalam hal ini kita tidak menggunakan alam bawah sadar kita untuk menghihopnotis orang lain namun menggunakan kekuatan atas sadar kita, atau supra sadar atau atau super sadar kita.

Pada wilayah level 4 dzikir nafas kita mengakui secara sempurna akan Dzat Allah, kita tiada dan yang ada hanya Allah. Bagaimana kita bisa menghipnotis pada wilayah ini sedangkan kita tiada… ini satu permasalahan menarik tentunya. Ya kita tiada…namun yang tiada adalah ego kita, self kita masih. Diri kita masih yang tiada adalah keakuan kita. nah dalam hal ini diri yang sadar ini kita menyadari akan keberadaan Allah, ke Aku an Allah. caranya tinggal kita pasrahkan diri kita kepada sesuatu yang lebih tiada lagi untuk masuk berserah pada keadaan “Allah mengabulkan doa hambanya”. ┬ádisinilah sifat kun fayakun dimasuki dengan sikap berserah kepada Allah total.

lihat nanti ada reaksi pada orang yang dihipnotis. saya tidak bisa memprediksi akan seperti apa namun proses keadaan itu akan berjalan.

mohon bagi yang tidak paham atau belum masuk wilayah 4 untuk memby pas tulisan saya ini. bagi yang sudah silahkan dipraktekan.

Setiap pencapaian spiritual memilki suatu kekuatan tertentu

bertahun tahun mencari sumber pesugihan

bertahun tahun mencari sumber pesugihan belum juga ketemu. Saya coba dengan metode The secret … gagal… saya coba dengan metode ..NLP .. gagal.. saya coba dengan metode mind power… terlebih semakin gagal… saya coba untuk melipatgandakan uang… he he ndak berani… syiriknya keterlaluan… dulu sekali awal pernah mencoba metodenya “usaha modal dengkul” dari Pak purdi e candra ┬ájuga gagal… saya coba juga amalkan bacaan bacaan yang bisa mendatangkan rejeki… gagal juga.. dapat capek ndak dapet duitnya… sewaktu ada metode pak ustad yusuf mansyur … gagal juga… meski sempat terbukti tapi impas.. tidak ada keuntungan yang signifikan….

dari berbagai kegagalan akhirnya pasrah saja.,… kepada Allah.

ada kerjakan ya dikerjakan… tidak ada ya cari… akhirnya kembali ke alam realita. Kembali ke basic… cari uang ya kerja .. akhirnya kerja kerja dan kerja. Kerja dan kerja sempat membuat stress juga akhirnya dicari titik temu antara kerja dan ibadah akhirnya dapat menemukan suatu yang riil dan membahagiakan yaitu mencari uang adalah ibadah. dan akhirnya saya niatkan seluruh aktifitas saya untuk beribadah. saya mengajar untuk ibadah, saya memberikan terapi untuk ibadah…. sekaligus kalau ada rejeki ya saya terima . dari sini mulailah rejeki sedikit demi sedikit mengalir… dan saya pesugihanmengatakan … oh ini ya caranya mencari rejeki .. yang pasti dengan alam riil alam nyata…. bukan dengan goib goiban.. bukan dengan pesugihan pesugihan….

dan saya pun akhirnya berdoa kepada Allah ; ya Allah buka lah pintu rejeki .. dan berikan hamba untuk selalu semangat bekerja… bermanfaat bagi orang lain.

itulah sekelumit pengalaman saya dalam mencari rejeki. mudah mudahan bermanfaat bagi siapapun yang sedang giat giatnya mencari rejeki. cukup bergantung kepada Allah tidak yang lain dengan tetap bekerja sesuai apa apa yang dimudahkan Allah.