Articles from April 2016

Tafsir surat Al A’raf 146

سَأَصْرِفُ عَنْ آيَاتِيَ الَّذِينَ يَتَكَبَّرُونَ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَإِنْ يَرَوْا كُلَّ آيَةٍ لَا يُؤْمِنُوا بِهَا وَإِنْ يَرَوْا سَبِيلَ الرُّشْدِ لَا يَتَّخِذُوهُ سَبِيلًا وَإِنْ يَرَوْا سَبِيلَ الْغَيِّ يَتَّخِذُوهُ سَبِيلًا ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَكَانُوا عَنْهَا غَافِلِينَ


Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika melihat tiap-tiap ayat(Ku), mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus memenempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya

ayat ini menunjukkan bahwa keakuan yang berujud kesombongan merupakan hijab yang bisa membutakan seseorang dari kebenaran.  jadi secara simpel untuk mendapatkan hidayah untuk mendapatkan petunjuk dan dapat mengamalkannya adalah dengan meghilangkan hijab tersebut. yaitu dengan menghilangkan keakuan.

Dengan praktek dzikir nafas kita berusaha untuk mengenolkan ego, menzerokan ego kita sehingga terbukalah kebenaran dalam hati dan jiwa.

Kasihan Melihat Penghafal Al Quran

saya kasihan melihat penghafal Al Quran, dan mungkin para penghafal pun kasihan melihat sy, karena saya tidak hafal seperti mereka.

Saya kasihannya adalah kenapa masih menggunakan panah sedangkan pistol, Senjata Api  lebih mematikan.

kasihan saya yang lain, dengan menghafal waktu mereka habis untuk menghafal dan mengulang. Saya tidak bisa membayangkan ketika mereka sudah dewasa dan harus bekerja memenuhi kebutuhan rumah tangga dan disibukkan dengan urusan anak dan rumah serta pekerjaan. Bagaimana mereka bisa menjaga hafalannya. pasti butuh perjuangan ekstra

kasihan saya yang selanjutnya adalah keadaan tertekan secara psikis ketika mereka lupa akan hafalannya. karena bagi penghafal lupa akan hafalan merupakan dosa … padahal kita tahu bahwa semakin tua otak tidak semakin baik menyimpan tapi semakin aus dan semakin mudah lupa.

apalagi kalau anak anak… kalau yang lain bangga anak sudah hafal sekian jus sekian juz, kalau saya malah kasihan… kasihan karena otaknya hanya digunakan untuk fungsi yang “hanya menghafal” padahal masa kanak kanak adalah masa emas bagaimana anak mampu menggunakan otak kreatif nya dengan mengamati, mempelajari, menganalisa, dan kemampuan otak yang lebih tinggi. Otak diciptakan tidak untuk menyimpan tapi otak diciptakan Allah untuk berfikir. Coba saja kalau tidak percaya.. pasti banyak perintah untuk berfikir, mengamati, mencermati… dan tidak ada perintah untuk menghafal.

ya ini anggap saja omong kosong, sebab kalau anda anggap isi dan berbobot pasti anda akan marah marah kepada saya. dan pasti akan menyalahkan saya dan mengejek saya “berapa surat yang sudah anda hafal ?” … makanya tulisan ini anggap angin lalu saja.. dari seorang yang prihatin dengan keadaan umat islam ini.

saya lanjutkan ya .. kalau anda mau berhenti membaca silahkan, saya akan lanjut menulis saya

quran di turunkan tidak untuk dihafal tapi untuk di amalkan. hafal hanya alat saja untuk mengamalkan. ketika ada alat lain yang mempermudah untuk mengamalkan, kenapa masih menggunakan hafalan , kan cukup dengan membuka gadget yang ada terjemahannya dan tafsirnya kemudian amalkan itu akan lebih cepat mengamalkan.

jangan berkata bahwa ketika hafal akan lebih mudah mengamalkan, itu omong kosong, karena seseorang tidak akan bisa menjalankan suatu perintah jika dia tidak paham dengan perintah itu. Misalnya anda diberi surat perintah tapi berbahasa perancis dan anda sangat hafal dengan surat perintah itu maka apakah anda akan mengamalkan surat perintah itu? jelas itu tidak mungkin karena orang tersebut tidak paham dengan surat perintah yang berbahasa perancis.

ironisnya, banyak sekolah sekolah penghafal yang mendapat sokongan uang dari  luar negeri, dan sekarang menjamur sekolah menghafal. Kita seharusnya curiga sebab kenapa menghafal di biayai, orang yang hafal di puja bak artis, coba kalau anda logika “adakah maksud lain dari orang luar itu untuk menghacurkan islam.. menjauhkan islam dari mengamalkan al quran menjadi sekedar menghafal” kalau kita jeli akan hal ini pasti akan geleng geleng kepala.. dan anda tahu siapa yang mendukung pendanaan tersebut… sebagian besar dilakukan oleh negara negara islam yang pro amerika… dan anda tahu bagaimana amerika dibalik dia adalah yahudi yang sangat anti pati dengan islam.

memerangi islam tidak harus dengan senjata, bagi mereka ngabisi uang dan ngabisin energi. Cukup di belokkan saja umat islam ini dari pedomannya. Dibelokkan dari mengamalkan menjadi menghafal.

he he santai dulu… tulisan saya pedas ya…. he he mari ngopi dulu kita nyantai… ambil nafas agak panjang dan coba terima tulisan saya jangan langsung menolak. coba telaah lagi sisi sisi kebenarannya , sementara abaikan sisi kesalahannya (jika memang anda menganggapnya salah… )

he he… dilanjut ngopinya … srupuut,,, maattt

 

Jangan Pelajari “DN” Syirik

Saya kedatangan tamu yang dilarang mempelajari DN (dzikir Nafas) yang katanya yang melarang adalah bahwa Dzikir Nafas adalah syirik. Sudah berkali kali mau ke tempat saya untuk silaturahmi tapi selalu saja ada konflik, konflik antara larangan gurunya yang melarang belajar DN dan keinginan kuat untuk mempelajari DN.

Akhirnya setelah sekian tahun tidak telaksana belajar DN beliau jauh jauh dari Cepu datang ke padepokan patrap selama 3 hari, khusus untuk belajar. Saya lihat beliau wajahnya memang kurang fresh… tapi tetap saya sambut sebagai tamu dan saya tanya maksud kedatangannya. Niatnya ingin belajar DN, tapi masih nampai raut keraguan untuk belajar, ya saya biarkan saja. Saya berikan buku DN yang masih tersisa dan saya minta dipelajari di padepokan. Ketika waktu senggang Beliau saya ajak bicara masalah tauhid dan tauhid. Dari pembicaraan tauhid ini mulailah terbuka pertanyaan pertanyaan selama ini. Tenryata pelajaran DN tidak seperti yang dia sangkakan selama ini, seperti gurunya melarang dia untuk belajar DN. Beliau justru mendapatkan sebaliknya, dengan DN mendapatkan keimanan yang mantab, yang tidak tergantung lagi dengan guru atau manusia, tapi langsung kepada Allah.

malam pertama beliau di padepokan tidak saya ajarkan dzikir nafas hanya saya berikan buku dan silahkan di baca dan dipelajari. Malampun beliau saya minta istrahat dan saya kembali ke rumah. Paginya setelah subuh saya temui beliau, dan beliau menceritakan bahwa dalam keadaan tidur tapi sadar dia diajarkan entah oleh siapa cara dzikir nafas seperti dalam buku yang saya tulis. dan itu berulang sampai 3kali. karena ketika beliau diajarkan beliau terbangun dan tidur llagi mengalami keadaan yang sama yaitu tidur tapi sadar beliau diajarkan bagaimana menjalankan dzikir nafas. Ya … kata saya, Lanjutkan pak, berarti memang Allah sudah berkehendak demikian, jalankan DN dengan istiqomah.

kemudian saya kerja dan Bapak tersebut minta diantar ke jalan untuk sekedar meohat melihat suasana sekitar kampus. setelah ngopi d kampus saya mengajar dan beliau pun jalan jalan. Ketemu lagi untuk diskusi jam sore sekitar jam 4. Saya mulai banyak bicara tentang aplikasi DN untuk membuka rejeki. saya jelaskan bla bla dan beliah terlihat wajah sumringah… cerah dan bahagia seoalah menemukan satu titik pencerahan yang selama ini membloking nya sehingga kurang dalam mencari rejeki. sampai magrib beliau shalat dan makan bersama di rumah, kemudian isya saya ajak sholat di masjid.

Kemudian beliau maasuk padepokan dan saya ke rumah untuk istirahat. Paginya sebelum beliau pulang saya terangkan tentang makna khalifah. Yang mana makna ini membuat dia lebih semangat untuk mencari uang.  Saya sampaikan … kita ini khalifah anggup tidak kita menjadi khalifah Allah selama 24 jam, jika sanggup maka rejeki akan dialirkan Allah kepada kita. BEliaupun semakin semangat dan semakin  bergairah karena ternyata tauhid juga bisa digunakan untuk urusan dunia.

ya pertemuan yang berkah. padepokan patrap

jangan menjadi negara sombong

negaranya sombong pasti rakyatnya sombong. begitulah kira kira… ya kesombongan menimbulkan mala petaka… karena kesombongan merusak keseimbangan alam. Negara yang sombong berarti merusak negaranya sendiri. Negara sombong sebenarnya banyak kekurangan dan banyak kekhawatiran. Orang yang khawatirnya tinggi pasti akan menggunakan segenap pikirannya untuk menutupinya. Tapi karena dasarnya sombong maka itu akan berdampak negatif. LIhat saja jika negara sombong pasti rakyatnya stress, banyak tekanan batin, dan hidup seperti di kejar hantu …

Hidup negaranya dan rakyatnya dipenuhi dengan ketakutan, ketakutan yang semakin membuat untuk bekerja keras … sekali lagi karena kerja nya berdasarkan ketakutan dan kekhawatiran maka tidak akan menimbulkan bahagia, sekali lagi yang ada adalah stress… semakin kerja keras otomatis penghasilan juga meningkat, tapi itu hanya tatapan fisik saja, tatapan batin tetap pada keadaan takut dan khawatir.

jadi semakin lama negara yang sombong, negara tersebut semakin di uja sama Allah. Semakin di uja semakin sombong dan semakin lupa. Mereka lupa bahwa Allahlah yang memberikan kehidupan … mereka lupa dan mereka lupa … tertutup oleh sikap sombong. Mereka berani menantang Allah dengan melanggar aturan Allah secara terang terangan seolah olah mengatakan “mana Tuhanmu yang katanya bisa mengadzab negara yang berani menentangnya?” ya .. terdiam untuk sesaat dengan berkata “naudzubillah” begitu kuatnya kesombongannya sampai berani berucap demikian. Bagaimana jika Allah Tuhan kita  menjawab pertanyaan negara sombong tersebut? semua orang selain negara sombong tersebut pasti sudah sangat tahu, akan menjadi apa negara tersebut. Seperti cerita malin kundang yang durhaka kepada orabng Tuanya yang akhirnya menjadi “batu”. nah ini Durhaka kepada Allah, bisa anda bayangkan jadi apa negara tersebut.

cerita lama sangat banyak di mana suatu negara di habiskan dalam waktu sekejap… di luluhlantakkan dengan gempa … sehingga seluruh negara bisa tidak tersisa..

ini menjadi peringatan bagi negara yang sombong… jangan mentang mentang, jangan merasa lebih baik dengan negara lain, jangan merasa lebih makmur dengan negara lain, jangan merasa lebih pintar dengan negara lain, jangan merasa lebih profesional dengan negara lain, jangan merasa lebih maju dengan negara lain.. jangan merasa lebih dan lebih karena itu tanda kesombongan yang dapat mendatangkan mala petaka hebat suatu saat.

2 jenis alam ghoib

ketika ber DN (dzikir nafas) maka kita akan memasuki 2 alam ghoib (bagi yang belum tidak perlu di cari). 2 alam ghoib ini yang pertama adalah alam ghoib yang bukan Allah dan yang kedua adalah alam ghoib yang Allah. Di dalam dzikir nafas yang kita tembus adalah alam ghoib yang Allah, bukan yang satunya. Peduli amat dengan alam ghoib yang bukan Allah. Pokoknya jangan hiraukan, terus saja tembus masuk ke alam ghoib yang Allah.

Alam Ghoib yang ke Allah dayanya lebih besar dari pada yang bukan Allah. Nah ketika kita sudah masuk alam Ghoib yang Allah maka disitulah tempat kita berinteraksi kepada Allah secara lebih jelas dan gamblang. Disitulah tempat kita meminta, disitulah tempat kita memuji dan seterusnya.

Baik silahkan pelajari DN dan masuki alam ghoib yang ke Allah bukan yang lain.

solusi ghoib ada di kesadaran ghoib

hidup sekali jangan di buat repot, Jadllah orang yang beriman yaitu orang yang kesadarannya berada pada wilayah ghoib. Orang beriman kalau masih mengaku artinya tidak berada di wilayah ghoib maka akan selalu mendapat ujian dari Allah. Masih merasa takut, takut di caci maki, takut dengan apa yang akan menimpanya. hal ini sangat berbeda dengan orang yang beriman yang selalu berada pada kesadaran ghoib, baginya masalah adalah angin lalu yang tidak perlu dipikir dan tidak perlu di rasa rasakan. Semua peristiwa yang dialaminya adalah angin lalu dan akan selesai dengan sendirinya.

berada pada wilayah ghoib ini menjadikan hidup kita santai dan bahagia bagaimana tidak santai dan bahagia kalau masalah sudah pasti solusinya, kalau setiap masalah akan berjalan dengan sendirnya dan akan selesai dengan sendirinya. Saya yakin andapun tertarik dengan hal ini, Marilah bergabung dengan kita untuk belajar menggunakan solusi ghoib terhadap setiap masalah yang kita hadapi.

Kita bisa hidup santai kalau kita berada pada wilayah ghoib. dalam quran disebutkan bahwa yang bisa memahami al quran adalah orang yang percaya kepada yng ghoib, yu’ minuna bil ghoib. Kalau kita paham al quran dengan percaya kepada yang ghoib maka kita akan mendapatkan kebahagiaan hidup

 

selamat berdakwah Dzikir Nafas Tn Iskandar

Sebuah untaian pamitan dari seorang sahabat dzikir nafas di singapore TN Iskandar. Pamitan melalui whatsapp. Berikut percakapannya

[19/4 12.11] Iskandar Sg Dn: Assalamualaikum Pak Pur

[19/4 12.11] Iskandar Sg Dn: Selepas ini saya akan meneruskan perjalanan ku tanpa sesiapa melainkan Allah

[19/4 12.11] Iskandar Sg Dn: Makasih atas semuanya

[19/4 12.12] Iskandar Sg Dn: Wsalam

[19/4 12.57] setiyo purwanto: Waalaikumsalamwrwb ya Pak

[19/4 12.58] Iskandar Sg Dn: Saya akan jln sendiri pak dispore

[19/4 12.58] Iskandar Sg Dn: Saya yakin bisa melakukan dgn dibantu Allah

[19/4 12.58] Iskandar Sg Dn: Tanpa bergantung pada sapa2

[19/4 12.59] Iskandar Sg Dn: Makasih sekali lagi telah buka mata saya

[19/4 12.59] Iskandar Sg Dn: Ttg ilmu zikir nafas

[19/4 13.00] Iskandar Sg Dn: Saya akan terus menyampaikan sekalipon dicaci dihina

[19/4 13.00] Iskandar Sg Dn: Kita ttp bersaudara

[19/4 13.01] Iskandar Sg Dn: Aamiin

[19/4 13.05] setiyo purwanto: Ya Pak sebarkan sadar Allah di S pore

[19/4 13.06] Iskandar Sg Dn: Saya juga udh mula sebarkan di fb secara tertutup

[19/4 13.06] Iskandar Sg Dn: Mereka2 yg pernah ikut saya dulu

[19/4 13.07] Iskandar Sg Dn: Dlm pengajian makrifat

[19/4 13.07] Iskandar Sg Dn: Mereka benar2 ikhlas

[19/4 13.07] setiyo purwanto: Ya Pak semoga SPore menjadi negara yg sadar Allah sehingga makmur dan diberkahi Allah

[19/4 13.07] Iskandar Sg Dn: Iya

[19/4 13.07] setiyo purwanto: Saya ihlas ilmu zikir nafas bapak sebarkan di SPore

[19/4 13.08] Iskandar Sg Dn: Makasih pak

[19/4 13.08] Iskandar Sg Dn: Aamiin

 

cara belajar dengan saya

Belajar dengan saya syaratnya adalah jangan berkiblat kepada saya, ibaratnya saya hanya kompas saja yang menunjukkan kemana kita akan ke barat, untuk selanjutnya ketika sudah tahu arah barat maka silahkan untuk berjalan masing masing. saya berjalan dan dan juga berjalan. dengan sama sama berjalan kita akan ketemu di pos pos tertentu. jangan melihat kanan kiri, jangan melihat saya jangan melihat orang lain lihatlah kedepan karena jalan kita memang kedepan.

dengan terus berjalan kedepan anda akan ketemu dengan yang didepan tapi jika anda melihat saya maka jalan anda tidak akan lancar.

sekali lagi lihatlah kedepan jangan lihat saya, terus belajar dan belajar. kalau anda melihat saya maka anda melihat orang yang sedang belajar yang sedang diajari Allah, apa yang Allah ajarkan kepada saya akan sangat berbeda dengan apa yang diajarkan Allah kepada anda. jadi marilah kita pelajari pelajaran masing masing. Saya hanya memberikan kunci kunci bagaimana bisa belajar kepada Allah. saya sudah hantarkan ke sekolah selanjutnya mari kita sekolah bersama sama duduk di bangkunya masing masing dengan pelajaran yang masing masing.

 

tetap berada “percaya kepada yang ghoib”

arah kesadaran kita dalam islam kita arahkan kepada yang ghoib, dalam hal ini adalah Allah SWT.

kepercayaan ini kita gunakan untuk semua masalah yang sekarang kita hadapi. jadi ada satu landasan ada suatu yang kita percayakan dalam penyelesaian masalah tersebut. ketika masalah kita percayakan pada yang ghoib maka akan kita lihat penelesaiannya pun secara ghoib pula. Kita sudah belajar patrap, Patrap adalah jalan pintas untuk memasuki alam ghoib. jadi sangat penting sekali pelajaran patrap untuk kehidupan kita. dari patrap inilah kita dapat berinteraksi dengan Allah dapat mempercayakan semua masalah kepada Allah. dan kita lihat Allah benar benar ada dan membantu dalam setiap masalah kita. Maunah atau pertolongan Allah bukan pada ahli ibadah tapi bagi mereka yang percaya kepada Allah dan taat kepada Allah dengan segala perintahnya.

tentunya kita akan sangat bahagia jika dapat bersama Allah dan dapat berinteraksi dengan Allah. Kita berinteraksi kepada yang maha ghoib

ujian zero nol

pernah tidak anda di uji Allah dengan ujian yang benar benar “ujian”. ketika anda capek mengantuk dan anda sudah tertidur, beberapa saat kemudian, tiba tiba seseorang berteriak kepada anda dan memarahi ambil terus memaki…. anda terbangun dan sesuai reflek kebiasaan anda. jika refleknya dzikir atau DN maka saat itu pulalah anda langsung DN, tapi kalau anda tidak DN dan tidak sedang “berdzikir” maka anda pasti akan mengamuk dan memarahi balik sambil mungkin agak sedikit membalas dengan pukulan atau laiinya ya berarti anda gagal untuk ujian yang satu ini. dan selamat anda belajar lebih dalam lagi