Berkomunikasi dengan Allah setiap saat

Allah bersifat kalam artinya Allah akan selalu berkata kata. Ketika kita sambung ke Allah dan menyerahkan apa yang kita lakukan berdasarkan apa yang disampaikan Allah maka kita melakukan apa yang dikatakan Allah dalam diri kita. Ini dapat kita capai jika kita berhasil mengenolkan ego kita sehingga sangat jelas apa yang disampaikan Allah pada diri kita. semoga kita selalu dapat berkomunikasi dengan Allah SWT umrah sadar Allah

launching dan training mengkhusyui ramadhan

13319809_10206335660966542_2982376812815019174_n 13320772_10206335654606383_5662393406284067680_o(1) 13320813_10206335662246574_4072261824305212305_o 13320894_10206335659566507_5444712478328236729_o 13320943_10206335655526406_4782898201439109076_o 13308644_10206335655206398_4342942413915342653_o 13243889_10206335654886390_8709856255067691052_o 13319713_1202818529730944_6907287613796016138_n 13263708_1202818143064316_5349835522854714315_nAlhamdulillah sejak hari jumat sampai minggu jamaah sadar Allah berkumpul bersama di padepokan patrap surakarta. berlatih bersama untuk mempersiapkan bulan ramadhan agar nantinya pelaksanaan ibadah dapat memberikan dampak yang positif.

Training ini sekaligus launching buku mengkhusyui ramadhan. bagi jamaah yang belum mendapatkan buku mengkhusyui ramadhan silahkan untuk menghubungi saya di 081567722299 (WA)

Cara agar Mimpi bersama para Habaib

Para habaib yang terkenal dengan kesalehannya, tentunya kita ingin berjumpa dengan beliau beliau meski dalam mimpi, karena kalau ketemu langsung agak susah. Nah kita bisa mengobati rasa ingin kita untuk bersama beliau meski di alam mimpi. cara yang paling gampang adalah dengan menyamakan frekwensi dengan beliau. Para habaib yang sholeh biasanya berada pada frekwensi sadar Allah, Beliau beliau seringkali berada di frekwensi ghoib. Nah kita kalau ingin bertemu ya harus berada di frekwensi ini. Frekwensi ghoib yaitu ketika berada di keadaan sadar maka yang kita lihat yang kita saksikan adalah yang ghoib. Kita melihat pohon yang kita sadari adalah yang menumbuhkan pohon. Kalau kita melihat ikan yang berenang maka yang kitalihat adalah yang menggerakkan ikan tersebut sehinga bisa berenang. dalam setiap  keadaan usahakan untuk melihat yang ghoib disebalik yang nyata. Kemudian ketika tidur usahakan untuk dzikir agar memasuki tidurnya dengan berada di alam ghoib.

ketika kita sering berada di alam ghoib ini maka kita akan sefrekwensi dengan apa apa yang beliau beliau lakukan dan kita akan dapat bertemu di alam mimpi. baik selamat mencoba

Didiklah anak untuk mengikuti jaman

didiklah anak untuk mengikuti jaman dan yang  paling penting adalah didiklah dia untuk dapat memecakan masalah masalah keseharian mereka. ketika mereka berhasil menemukan cara cara menyelesaikan masalahnya maka nanti ketika dewasa mereka akan menjadi seorang ilmuwan yang selalu ingin menyesaikan masalah kehidupan secara global.

cara yang bisa diajarkan adalah ajari anak untuk menangkap ilham dari Allah yang merupakan solusi jitu dari permasalahan yang ada. Ajari anak unntuk zero jangan ajari anak untuk sombong dengan segala kemampuannya. Berilah pujian yang membangun yang dapat membangkitkan semangatnya untuk mencari solusi solusi baru. Pujilah bukan hasilnya tapi lebih ke proses sehingga anak dapat memahami dan menghargai proses  yang terjadi dalam proses pennyelesaian masalah.

Jangan terpaku dengan pendidikan formal sebab pendidikan formal lebih fokus pada kurikulum yang tidak ramah anak. jadikan anak menjadi individu yang memiliki keunikan dan keunggulannya. yang jadi masalah bukan anak akan menjadi apa tapi bagaimana anak dapat menjadi bermanfaat dari apa yang di jalankannya. Jadikan anak menjadi anak yang dapat memberikan solusi solusi bagi lingkungannya.

Amati benar arah kemana anak ini akan menjadi. Misalnnya dia suka menggambar maka ikuti daya yang mendorong anak untuk menggambar. berikan fasilitas fasilitas yang dapat mengoptimalkan daya misalnya anak suka binatang maka fasilitasi dia untuk bisa belajar segala hal tentang binatang.

 

Belajar Makrifat Tanpa Guru

Bagi yang belajar dengan metode pakai guru monggo dan saya tidak menyalahkan, tapi jangan menyalahkan juga dengan metoda saya yang belajar makrifat tanpa guru, kecuali Allah yang membimbing kita. Belajar makrifat adalah belajar berjalan sehingga siapa guru kita ya guru kita adalah Allah karena tidak mungkin manusia mampu memberikan bimbingan untuk berjalan.

Kalau ngikuti saya (bukan berarti berguru kepada saya) ya mari kita belajar tanpa guru, belajar makrifat langsung ke Allah. Belajar makrifat seperti Rasulullah saja yaitu langsung ke Allah, dan itu juga yang dilakukan Nabi nabi sebelumnya yaitu langsung ke Allah. Misalnya Nabi Musa langsung diperintah Allah untuk memukulkan tongkat ke laut, tidak ada perantara apapun langsung ke Allah. Kalau Nabi bisa demikian maka kita pun bisa demikian sebab Nabi adalah manusia maka dalam hal tauhid kita memiliki kesempatan yang sama untuk seperti Rasulullah dan para Nabi lainnya. Mengikuti cara Rasulullah dalam mengenal Allah maka termasuk bagian dari sunah Rasulullah. Mengikuti cara Rasulullah dalam mengenal Allah maka termasuk

 

cara Rasulullah dalam bertauhid adalah langsung berguru kepada Allah, kalau memang ini adalah cara yang dilakukan Rasulullah berarti tidak ada cara lain yang lebih baik dari cara Rasulullah ini maka kita pun sebagai umat Rasulullah tentunya sangatlah sesuai kalau mencontoh Rasulullah ini.

ini merupakan bentuk paradigma berguru dengan cara yang baru, lebih selamat menggunakan cara rasulullah dari pada cara yang lain. Karena kalau menggunakan cara rasulullah pasti sudah dijamin kebenarannya dan keselamatannya. Tidak mungkin menggunakan cara rasulullah akan tersesat, akan menyimpang, Justru dengan cara Rasululah inilah cara yang cepat dan simpel untuk menuju kepada Allah.

Yang penting bagi kita adalah bagaimana kita belajar  untuk berguru kepada Allah, jika kita sudah menemukan hakikat belajar ini maka kita akan terus update dengan apa yang kita perlukan sekarang. bahagianya jika kita dapat menjadikan Allah sebagai guru kita karena dalam setiap langkah kita akan dibimbingNya.

jangan ragu untuk mengambil Allah sebagai guru kita, dengan berguru kepada Allah maka kita akan banyak mendapatkan hal hal yang sebelumnya tidak kita ketahui. Dalam hal ibadah maupun dalam hal kehidupan sehari hari. Di bimbing Allah ini tidak akan menyimpang dari Al Quran, ini sudah terbukti dengan apa yang saya alami, seringkali terjadi pelajaran sudah datang kemudian dibenarkan al quran. jadi Allah mengajarkan terlebih dahulu baru dibenarkan Al quran.

 

Siapa yang sujud dalam shalat ?

ketika belajar makrifat kalimat ini sering menjadi perincangan dan diskusi menarik. ya wilayah ini banyak yang nyari. tak sedikit yang berhasil memasuki wilayah ini dan banyak juga yang gagal dan banyak juga yang tersesat malah mengaku dirinya Tuhan yang sedang bersujud. inilah yang harus kita kuati kenapa saya getol untuk mengajak ke Allah untuk ihlas beribadah karena Allah karena memang kalau kecampuran yang bukan Allah maka perjalanan spiritual akan dapat menyesatkan.

Baik sebenarnya siapa yang sujud? pada tataran masih eksisnya ego dalam diri maka yang sujud ya ego tersebut atau keakuan atau diriku, tapi kalau ego ini sudah lenyap artinya menjadi manusia Nol maka yang bersujud adalah diri tanpa ego. ya perbedaan hanya pada ego. Ego yang ada menyebabkan kesombongan dan Ego yang lenyap menyebabkan keihlasan.

nah dari sini jelas, berarti kita harus menghilangkan ego kita untuk dapat sujud dengan benar untuk dapat shalat dengan benar yaitu belajar menghilangkan ego kita.  Ego harus kita lenyapkan dari diri kita karena ego inilah sumber dari masalah masaalah “hijab”. Hijab itu bukan dosa tapi hijab itu adalah ego yang menyebabkan kesombongan.

untuk dapat menghilangkan ego cukup mudah yaitu dengan berserah diri kepada Allah dalam setiap keluarnya nafas kita. Dengan semakin sering menjalankan latihan ini maka lama lama kita akan merasakan ketiadaan ego kita. Orang pasrah adalah orang yang mampu melepaskan egonya hingga diri sejati bersih tanpa dikotori ego. Diri sudah tidak menjadi diriku lagi , diri sudah menjadi diri yang sebenarnya diri.

 

Menggagas Spiritual Ekhibisi

Ragam spiritual berbasis islam di Indonesia sangat beraneka rasa dan variasinya cukup banyak, dan semuanya mendasarkan pada “islam” artinya bukan islam abu abu, bukan aliran kepercayaan yang namanya islam tapi penerapannya jauh dari Tauhid. Spiritual Islam indonesia yang benar benar mendasarkan pada hukum dan syariat islam sangat banyak cukup menonjol dan tidak ada negara yang “sekreatif” islam di indonesia. Kita lihat saja di arab saudi kita lihat “islamnya ya begitu begitu saja” kemudian di negara tetangga kita malaysia … karena “syaifi’i” minded maka islamnya ya tidak berkembang dalam spiritualitasnya karena yang saya lihat terlalu di kekang oleh “penguasa
islam di sana, yang mana jika menyimpang dari atau berbeda dari paham islam “penguasa agama” disana pasti di cap sesat dan diberi hukuman… terlebih singapura negara yang proteksi nya sangat kuat…

Kita hidup di indoensia patut bersyukur kepada Allah karena kehidupan spiritualitas kita di bebaska sebebas bebasnya asal masih menjalankan syariat dan tauhid. Kita bisa kreatif membuat model Dzikir Nafas, membuat model ESQ, membuat model Quantum Ihlas, Membuat model manajemen qolbu, membuat model shalat khusyu, model patrap dan masih banyak lagi. Saya berpikir ini adalah aset tak ternilai yang dimiliki indonesia yang tidak bisa di bandingkan dengan model kekayaan apapun. Kekayaan ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara paling kreatif dalam hal spiritual islam.

nah saya menggagas sebuah pameran islamic spiritual yang nantinya akan memberikan sebuah kontribusi nyata bagi umat islam khsuusnya untuk membangun negara ini dengan basis spiritual. bukti nyata dari model model spiritual islam yang tadi saya sebutkan sudah sangat nyata. Model model tadi dengan ciri khasnya masing masing memiliki keunggulan yang dapat merevolusi mental masyarakat indonesia untuk siap besaing di wilayah internasional.

ekhibisi ini dalam gagasan saya akan menghadirkan tokoh tokoh penemunya atau yang mewakili,  namun kita utamakan penemu utamanya. Dari masing masing penemu akan kita beri ruang dan kesempatan untuk memberikan presentasinya baik keunggulan atau model cara yang di gunakan. Dalam ekshibisi ini yang penting adalah bukan siapa nanti peserta yang akan datang tapi bagaimana hal ini kita publish di media sosial agar yang tidak dapat datang dapat menyaksikan di media online.

selain ekhibisi saya gagas juga seminar spiritual islam. bukan untuk debat debatan atau unggu unggulan tapi untuk saling melengkapi.

baik ini sekedar gagasan kalau misalnya ada yang tertarik dengan tulisan saya ini dan ingin mewujudkannya saya akan sangat senang dan saya tunggu di 081567722299 (Whatsapp). rencana sementara ini , acara ini akan saya  akan mengundang berbagai aliran spiritual islam yang memenuhi kriteria syariat islam. Saya akan undang Bp Yusdeka, dengan konsep membuka ruang spiritualnya, saya akan undang Ust Abu Sangkan atau yang mewakilinya dengan shalat khusyunya, saya akan undang Bapak Haji slamet Utomo atau yang mwakilinya dengan konsep Patrapnya, saya akan undang AA gym dengan Konsep manajemen qolbu nya, saya akan undang Ustad Arifin Ilham dengan dzikir jamaahnya saya akan undang Habib Syech assegaf dengan shalawatnya… saya akan undang Bapak Ary Ginanjar dengan Model ESQ nya…. dan mungkin masih banyak lagi yang dapat kita undang dalam acara ekhibisi ini…

baiklah ini adalah suatu gagasan untuk menyatukan energi spiritual yang dimiliki oleh masing masing guru spiritual, dengan bersatunya guru guru spiritual ini nanti pasti murid muridnya akan bersatu juga dan nanti para simpatisan dari masing masing model tersebut akan bersatu juga… sungguh  hal ini akan menjadi energi spiritual yang sangat luar biasa yang dapat membentuk masyarakat indonesia yang spiritualis yang memiliki keunggulan di bandingkan dengan umat islam di negara lain dan memiliki kekuatan untuk maju dan membangun islam dan negara indonesia tercinta.

harapan saya semoga Allah meridhoi, amin

metode belajar makrifat On Line

Sekarang saat nya belajar On line, tidak ada batasan jarak lagi. Orang yang paling dekat dengan kita bukan lagi tetangga tapi siapa yang menjadi anggota di group WA, FB atau lainnya. On line memang mempercepat seseorang untuk belajar segala sesuatu termasuk salah satunya adalah belajar makrifat. Kalau  dulu sebelum ada online-online-nan  untuk belajar makrifat kita harus bertemu dengan guru kita, kita harus sowan, sekarang tidak lagi, cukup sya hello via WA, cukup Like di FB atau beri kemontar status status nya itu sudah bisa menjadi saluran keberkahan ilmu dari Beliau. Ya .. jaman sudah berubah untuk itu mari kita berubah .

gunakan sistem online untuk belajar makrifat caranya sebagai berikut :

  1. Gunakan google untuk mencari pelajaran apa saja. karena banyak istilah makrifat yang perlu anda ketahui
  2. Ikutlah group yang diasuh oleh salah satu guru makrifat. ingat anda harus jeli jangan salah pilih. Kunci untuk menemukan guru makrifat adalah kekonsisten beliau dalam mengajarkan untuk selalu ke Allah
  3. jalinlah interaksi dengan beliau terutama di FB dan WA karena nampaknya itu jalur yang paling banyak digunakan saat ini
  4. Amalkan secara istiqomah apa apa yang beliau sampaikan dan jangan bertanya sebelum mengamalkan.
  5. Mandiri untuk berjalan ke Allah. Tidak perlu takut dengan syetan atau tersesat karena jika niat lurus ke Allah maka Allah sendirilah yang akan melindungi. Terjadinya kesesatan dalam bermakrifat karena tidak ke Allah, belajar makrifat untuk sakti, untuk membersihkan diri, untuk surga dan lainnya, inilah yang bisa menyebabkan kesesatan

nah itu 5 tips simpel belajar makrifat on line, jadi materinya online, belajarnya langsung ke Allah. Kalau ada guru itu hanya sebagai penunjuk dari materi yang bisa dipelajari. Dan guru hanya sebagai motivator murid saja untuk lurus ke ALlah selebihnya Allah sendirilah yang akan mengajarkan.

jamannya sudah online anda harus lebih bercaya kepada Allah dari pada manusia yang bergelar guru, syech, ustad, mursyid dan lainnya. Keyakinan anda yang melebihi keyakinan kepada Allah akan menjadi Hijab bagi anda sendiri untuk menuju kepada Allah. Sekarang bagaimana anda akan ke Allah kalau masih terhijab dengan mursyid, mestinya anda tidak menginginkannya bukan.

saya pun saat ini belajar langsung ke Allah, guru guru saya hanya mengajarkan bagaimana ke Allah selebihnya saya yang terus belajar kepada Allah. dan ilmu Allah selalu mengalir. Maka benar bahwa makrifat harus langsung “online kepada Allah” belajarnya tidak bisa offline dengan manusia.

kun faya kun

ini adalah kalimat kesadaran bukan kalimat mantra atau lainnya. kesadaran bahwa keinginan bukan dari kita tapi keinginan itu dari Allah. Kita tidak memiliki kehendak tapi yang berkehendak adalah Allah SWT. kalau masih memiliki keinginan dan kehendak maka tidak pas kalau mengatakan kun faya kun.

seorang kenapa ketika mengatakan kun faya kun dapat terjadi benar, karena beliau mengandalkan kesadaran dengan penuh kesadaran. kesadaran murni yang dapat membersihkan dirinya dari keinginan dan kehendak.

shalat awal waktu yang membuat tidak khusyu

orang yang selalu mengedepankan “shalat harus selalu di awal waktu” sangat rentan terhadap ketidakkhusyuuan dalam menjalankan shalat. Tipe tipe orang yang “menyegerakan” sesuatu adalah tipe orang yang tidak tumakninah. Kelegaan orang model ini adalah, ketika selesai menjalankan shalat bukan pada waktu shalat. Orang orang seperti ini ketika mendengar adzan muncul ketidaktumakninahannya. mendengar adzan seperti orang yang harus … harus … harus… sehingga ketenangan berubah menjadi suatu keharusan yang merubah keadaan tenang tersebut… dia akan berlari menuju masjid, dia akan wudlu dengan cepat dan pengaruhnya akan di shalat yaitu dia akan shalat dengan cepat, dia akan kesal kalau imam shalatnya lama…

orang orang seperti ini biasanya wajahnya penuh ketegangan. Dia akan melihat orang yang tidak shalat di awal waktu adalah orang yang masuk “neraka”….

akan lebih baik kalau  misalnya alarm jamnya menunjukkan 10 menit sebelum adzan, sehingga ada persiapan berjalan ke masjid persiapan untuk wudulu dan persiapan menjelangan adzan… dengan persiapan ini maka sikap tumakninah sikap tenang dapat di lakukan dan dapat dipertahankan sampai masuk shalat. nah orang yang mempersiapkan shalat jauh sebelum adzan meski shalatnya di awal waktu tetap akan bisa menjalankan kekhusyuan.

Shalat bukanlah pekerjaan shalat adalah sarana kita untuk bertemu dan bersantai bersama Allah. Bukan suatu pekerjaan yang harus segera diselesaikan tepat waktu. Shalat bukanlah tugas kuliah yang harus dikerjakan dan dikerjakan …. sekali lagi shalat adalah tempat kita bertemu dan berdialog dengan Allah. Allah tidak menghendaki hambanya dalam berdialog terburu buru kesetanan. Allah ingin ketika kita berdialog dengan Beliau dapat dilakukand dengan santai dan tumakninah. sekrang lebih beradab mana shalat awal waktu tapi ingin cepat selesai, dengan shalat yang dipersiapkan waktu sebelum tiba sehingga ketika adzan dapat kemasjid dengan santai dan tumakninah dalam shalat?

jangan bergegas menjalankan shalat, kata bergegas dalam shalat sudah membentuk pikiran “kesetanan” yaitu tergesa gesa, ingin cepat selesai. Santai saja broo…