Articles from July 2016

manfaat hukuman mati bagi narapidana yang dieksekusi

hukuman mati adalah pelajaran untuk semua, hukuman mati sebenarnya memperingan yang di hukum mati, karena biasanya orang yang dihukum mati segera insyaf sebelum eksekusi mati. kita lihat misalnya ternyata pak Freddy Budiman ketika di eksekusi menggunakan jubah putih … ini berarti menjadikan yang dihukum mati lebih memungkinkan untuk mati khusnul khatimah. Yang kedua penderitaan hukuman mati dengan hukuman seumur hidup lebih menderita yang hukuman seumur hidup. karena ketika eksekusi mati maka rasa menderita sudah tidak ada lagi. tapi kalau hukuman seumur hidup maka selamanya narapidana untuk menderita selama dia hidup… wong yang hidup saja kalau tidak kuat malah bunuh diri…. berarti memang mati adalah lebih baik dari pada menderita seumur hidup … itu kalau kita membandingkan antara hukuman mati dan hukuman seumur hidup.

eksekusi hukuman mati lebih membuat orang untuk pasrah kepada Allah. dan ketika pasrah maka mati adalah kebahagiaan yang dinanti. jadi hukuman mati itu membahagiakan yang di hukum mati, dan menjadikan ketakutan bagi yang ingin melakukan kejahatan serupa. Demikian pula hukuman mati secara tidak langsung akan membuat “mafia” berfikir ulang untuk meneruskan perbuatan jahatnya. karena pasti ada yang “berteriak” dan “bernyanyi” .. si A kenapa tidak ditangkap, si B kenapa di biarkan…. yang teriak adalah mereka yang simpatik dengan orang yang di hukum mati, atau family nya atau kawan kawan yang mencintainya… yang tahu bahwa “masih banyak” yang berkeliaran… maka ini pun akan menjadikan ketakutan tersendiri bagi “mafia” tersebut untuk segera menghilangkan jejak, atau mengentikan perbuatannya.

4 orang di tembak mati, bisa menyebabkan ribuan orang ketakutan untuk melakukan perbuatan kejahatan yang sama… ini berarti bahwa kematian narapidana yang dihukum mati itu tidaklah sia sia, di sisi Allah jika NAPI tersebut ihlas, maka nilai tersendiri di sisi Allah. coba bayangkan lagi … kematian dia dapat mencegah puluhan ribu orang untuk berbuat jahat…. kyai kondang, ulama nasional belum tentu bisa menyamai nilai pengorbanan dari napi yang dieksekusi tersebut.

baiklah, saya setuju dengan hukuman mati melihat manfaat yang saya tulis di atas. bagi pemerintah tetap lanjutkan program hukuman mati, yang di hukum mati inilah kesempatan emas untuk benar benar psrah kepada Allah. Mati bisa kapan saja, akan lebih baik mati yang bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun terhadap masyarakat luas….

tembus terus alam ketiadaan

ternyata dengan menembus alam ketiadaan dapat menjadi solusi segala masalah hidup. Makan benar saja di Quran disebutka bahwa dengan lurus ke Allah maka Allah akan membuatkan jalan keluar. Bagi anda yang sudah pernah mengikuti training sadar Allah dzkir nafas maka saya sarankan untuk terus belajar dan terus melakukan menembus alam ketiadaan ini, sebab inilah yang menjadi kunci berislam. kalau kita bisa memegang kunci ini maka sukses dunia dan sukses akhirat.

baik saya akan menyampaikan tentang bagaimana menembus alam ketiadaan itu. Pertama lakukan dzikir nafas sesuai dengan tutorial yang sudah saya buat. kemudian setelah beberapa saat jika sudah ada daya berdzikir, daya itu yang menuntun kita ke Allah akan muncul daya Huuu yang menarik ke atas (seolah olah keatas) maka ikuti saja dayanya dan lupakan nafas. Terus ikuti daya sampai daya menuju ke Allah itu berhenti da berganti dengan berserah kemudian ikuti daya berserah itu …. sampai habis juga , jadi yang diikuti sudah bukan lagi nafas tapi daya ke Allah baik yang menuju maupun yang berserah.

lakukan ini beberapa waktu nanti akan ada suasana suasana “kosong” nah masuki terus saja tembus terus saja, Ini yang saya maksud dengan menembus alam ketiadaan. Disinilah nanti Allah akan memberikan pelajarannya Allah akan memberikan bagaimana kita menyelesaikan masalah masalah yang sedang kita hadapi.

baik silahkan di praktekan semoga Allah menuntun kita amin.

Menerima tantangan dari Allah “Berani Umrah…?”

Biaya umrah memang tergolong mahal perorang paling tidak 25 jutaan. ya nominal yang cukup fantastis bagi sebagian besar orang indonesia. ya inilah tantangan dari Allah. barang siapa yang berniaga dengan Allah maka dijamin tidak akan rugi. Sehingga uang yang kita keluarkan untuk umrah akan di tukar Allah dengan nilai yang lebih besar. dan bukti ini sudah banyak kita lihat di sekitar kita bahwa tidak ada pasca umrah atau haji kemudian jatuh miskin. Rejeki mengalir .. ada saja jalannya. Yang penting dalam menjalankan umrah niat adalah karena Allah. nanti saya akan menulis tentang “umrah adalah panggilan Allah”. jika kita memang dipanggil Allah maka Allahpun akan mengganti uang yang kita keluarkan .

Yang penting dalam umrah ini adalah kita bersedia menerima tantangan dari Allah. keberanian kita untuk Umrah akan membuat Allah membuatkan jalan bagi kita untuk dimudahkan dalam umrah. nanti saya juga akan menulis bagaimana dengan niat ihlas dan menjalankan umrah dengan benar rejeki akan dilancarkan Allah. namun yang penting sekarang adalah bagaimana kita bersedia menerima tantangan dulu. Sebab ini modal utama. ya samalah dengan kalau Allah menantang kita puasa sunat, jika kita berani berniat, berani sahur, dan berani tidak makan sampai magrib maka Allahpun akan menggantinya dengan kesehatan, menggantinya dengan kebahagiaan selama berpuasa.

Baik Program Umrah sadar Allah ini adalah program memberanikan diri dalam berumrah. Ketika saya menawarkan umrah maka terima saja .. jangan menolak. Diiyakan dalam hati dan siap untuk berumrah. kemudian lanjutkan dengan Doa semoga Allah memudahkan untuk berumrah. Jangan berfikir apapun kecuali hanya niat dan niat. ketika uang anda tidak mencukupi maka by pass saja dengan keyakinan kepada Allah bahwa Allah memudahkan langkah kita untuk berumrah.

kalau anda menolak dalam hati ajakan saya untuk berumrah maka selamanya anda tidak akan dapat berangkat umrah. bahkan kepada siapapun yang mengajak anda umrah maka katakan siap dalam hati. setiap kata “iya” meski dalam hati akan menjadi nilai tersendiri untuk menjadikan Allah memudahkan jalan anda menuju baitullah. umrah sadar Allah