Articles from August 2016

marah karena Allah

orang yang marah karena Allah adalah orang yang sadar Allah bahwa dirinya sedang marah. Marah yang seperti ini adalah marah yang di rahmati. KEbalikannya dengan marah yang tidak sadar Allah maka marahnya adalah marah syetan… orang yang marah tidak sadar Allah sebaiknya langsung istighfar. Seorang guru yang memarahi muridnya bisa di rahmati bisa juga di laknat. Guru yang marah karena ada landasan sadar Allah maka marahnya guru tersebut di rahmati Allah namun jika marahnya guru tersebut tidak karena Allah karena jengkel, atau karena kecewa atau yang lainnya yang pada prinsipnya tidak dilandasi sadar Allah ┬ámaka marahnya adalah marah syetan marah seperti ini marah yang di laknat dan tidak diperbolehkan Allah SWT.

Orang yang marah karena sadar Allah maka marahnya mendatangkan manfaat baik baik dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Tapi ingat bahwa marah sadar Allah tidak dapat dijadikan alasan untuk marah. kalau posisi sadar Allahnya belum benar maka marahnya meski dengan alasan sadar Allah tetap saja itu marah yang dilaknat.

 

baru tahu rasanya jadi guru

ya selama jadi murid saya tidak tahu apa yang di rasakan guru saya. Saya hanya mendengar guru saya bercerita tentang bagaimana perjuangan dan pengorbanan seorang guru kepada muridnya, bahkan dengan kehidupan sehari hari yang di jalaninya. Pikir saya ketika saya jadi murid, bahwa guru itu enak hidupnya lancar lancar saja… karena saya memang hadir di kala pengajian saja.

Nah sekarang saya baru tahu bagaimana perjuangan seorang guru kepada muridnya yang mana pengorbanan guru tidak hanya di dalam kelas tapi juga di luar kelas. Ibarat seorang guru karate di dalam dia mengajarkan ilmu bela diri ternyata di luar kelas seorang guru harus berhadapan dengan musuh yang mejegal seolah mau mencoba ilmu guru yang dajarkan kelas tadi. disinilah perjuangan guru yang tidak hanya berjuang di dalam dan di luar kelas… perlawanan guru karate terhadap musuh yang menjegalnya di luar tidak lain agar si guru tersebut mengajarkan dari ilmu yang memang sudah di gunakannya. yah tak ayal wajah sang guru pun babak bundas karena musuh terlalu banyak dan kuat bagi seorang guru tersebut. Namun karena guru tersebut memang memiliki ilmunya dia tetap berjuang agar dapat menjadi model bagi murid muridnya di kelas.

saya juga jadi paham kenapa islam begitu menekankan adab terhadap guru ternyata hampir hampir perjuangan seorang guru sama dengan orang tua kandung, sayangnya guru seperti juga sayangnya orang tua kepada anaknya. Ya Allah ampuni saya dan ampuni guru guru saya rahmati Beliau ya Allah …

 

 

saya jualan kopi bukan teh

belajar dengan saya yang anda dapat adalah sadar Allah bukan yang lain. ibaratnya begini saya jualan kopi (sadar Allah) bukan Teh (selain sadar Allah). Kalau anda belajar ke saya untuk mencari ketenangan hidup, anda belajar kesaya untuk mencari kebahagiaan hidup, anda belajar ke saya untuk cari selamat dunia akhirat, anda belajar ke saya untuk mencari surga maka anda salah alamat. Karena saya tidak mampu memberi keselamatan, saya tidak mampu memberkan kebahagiaan, saya tidak mempu memberikan surga.