Articles from September 2016

Latihan bersama dzikir nafas 29 september 16

insya Allah nanti malam kita akan latihan bersama dzikir nafas yang insya Allah langsung saya pandu dari padepokan patrap. untuk dapat mengikuti silahkan gabung di akun saya di mixlr : http://mixlr.com/setiyo-purwanto-dzikir-nafas/

tema kali ini : ber DN menghilangkan Syirik Khafi.

selamat bergabung dan mengikuti tepat jam 21.00 waktu indonesia barat (WIB).

 

Bang Jack ala padepokan patrap

masih ingat sinteron ramadhan bang jack yang diperankan dedy Mizwar? pas sekali dengan judul sintronya PPT (para pencari Tuhan). ya berangan angan pingin seperti di sinetron seperti bang jack, dengan melayani tamu tamu yang ingin mencari, mendekat dan bersama Tuhan. Duduk manis di padepokan sambil sesekali ngopi… ngobrol bersama para tamu untuk membicarakan Tuhan Allah SWT.

Melihat para tamu datang dan kemudian pulang dengan wajah yang cerah seperti benar benar menemukan yang sekian lama di cari. Kebehagiaan para tamu menjadi kebahagiaan saya …

Dengan gayanya yang santai tidak merasa ustad, tidak menggurui, bergurau bersama dan yang pasti Ber DN bersama sungguh hal yang saya cita citakan.

Keberkahan dari pertemuan dan memperbincangkan Tuhan sungguh sesuatu yang sangat membahagiakan. Saya terbuka dengan siapapun. Yang Bos, yang karyawan, yang buruh, yang pensiunan, yang wiraswasta entah siapapun itu silahkan untuk ke padepokan dengan niat yang sama dengan niat ke Allah. saya layani dengan kemampuan saya.

silahkan datang ke padepokan dengan niat ke Allah bukan cari solusi masalah, bukan cari sakti, bukan cari tenang atau bahagia. Insya Allah jika benar benar lurus ke Allah akan menemukan Allah

tanda tanda syirik

tanda yang paling jelas adalah tidak berani mengatakan bahwa sesuatu itu dari Allah. Misalnya dia lebih senang dengan istilah pencerahan dari pada mengatakan dapat ilham dari Allah. Kelihatannya sederhana dan tidak salah, tapi ini mencerminkan syirik yang ada pada dirinya. bagaimana tidak syirik Allah di duakan dengan yang lain yaitu dengan dirinya sendiri. Mengakui atau mengatakan bahwa saya mendapat pencerahan adalah membandingkan atau menyekutukan Allah dengan dirinya. sadar atau tidak sadar, syirik jelas atau syirik tidak jelas , syirik tipis atau syirik halus, itu tetap namanya syirik. Sehalus apapun syirik tetaplah syirik.

Cerminan syirik ada pada kata yang diucapkan dan keengganan untuk mengatakan bahwa ini dari Allah, ilham ini dari Allah.

Tidak perlu mengelak akui saja dan iyakan kemudian rubah tata kata ini. Sebelum terlanjur sebelum menjadi sesuatu yang biasa. Mari kita benar benar jujur dengan keimanan kita kepada Allah, benar benar jujur dengan syahadat yang sudah kita ikrarkan bahwa kita hanya mengakui Allah sebagai Tuhan tunggal dan kita tidak akan menyukutakannya. Serta Muhammad adalah utusan Nya. Tidak perlu malu untuk mengatakan bahwa saya mendapat petunjuk dari Allah, sekali lagi kalau anda malu berarti dalam hati anda masih ada kerguan akan Allah dan itu tandanya kesyirikan  masih ada dalam dada. Dan kita tahu bahwa syirik adalah dosa yang sangat besar, lebih besar dari zina dan dosa yang lain.

Kenapa syirik dosa besar ya karena kita telah menghina Allah dengan bandingan yang lain, dengan bandingan yang tidak layak untuk dibandingkan. Jangan dulu bicara fiqh jangan dulu bicara dalil ini dan itu jangan bicara ayat ini dan itu coba lihat dulu dalam diri jika ada kesyirikan ini maka semua tidak akan berguna.

benar saja kata Gus Dur dalam syiir tanpa waton nya, bahwa kafire dewe nggak di gatekke, artinya kekafiran , kesyirikan dirinya tidak diperhatikan. Kita evaluasi diri kita masing masing , kita evaluasi diri kita masihkah kita malu berkata bahwa ” ini dari Allah” ” saya mendapatkan petunjuk dari Allah”, saya mendapatkn perintah dari Allah”

semoga kita dipahamkan akan hal ini , amin