Articles from September 2016

Dzikir nafas kami memang beda dengan yang lain

perbeadaan mencolok dari metode dzikir nafas yang kami amalkan adalah kalau kita mengikuti nafas sedangkan yang lain mengatur nafas. Sangat beda antara mengatur nafas dan mengikuti nafas, jika mengikuti nafas bertujuan menghilangkan kekuatan sedangkan mengatur nafas itu menghimpun kekuatan. Coba lihat metode dzikir nafas yang ada di dunia maya entah itu dari tarekat terlebih dari pencari kesaktian, pasti dzikir nafasnya mengatur nafas. memang kami bertujuan untuk menghilangkan keegoan sehingga kita belajar untuk menerima apapun termasuk menerima masuk dan keluarnya nafas. Bukan mengatur yang seolah menguasai.

perbedaan yang lain adalah di dzikir nafas yang lain adalah nafas sebagai tujuan. kalau kita tidak. Memang untuk awal kita menggunakan nafas tapi kalau sudah bisa sadar Allah maka kita tinggal gunakan sadar kita dan kita tinggalkan nafas. sama seperti kalau kita belajar quran melalui iqro, kalau sudah bisa membca al quran maka buku iqro kita tinggalkan. Nah ini berbeda dengan dzikir nafas yang lain yaitu selalu dan terus menerus menggunakan nafas.

dalam dzikir nafas yang kami jalankan tidak ada baiat, tidak ijazah atau yang lain tapi kalau minta ijin itu akan lebih baik bukan baik untuk saya tapi baik untuk yang menjalankan, minta ijin ini tidak wajib seperti yang ada di dzikir nafas lainnya. Namun ada syarat utama dalam menjalankan dzikir nafas versi kami yaitu niat harus benar benar ihlas niat harus benar benar ke Allah. tidak untuk mencari yang lain selain ke Allah, misalnya mencari penyembuhan, mencari kekuatan ghoib, agar bisa ini dan itu, agar bisa tenang agar masalah selesai.. dsb, tidak itu semua kecuali hanya kepada Allah.  Ya kalau diteliti memang ada bedanya dengan dzikir nafas lainnya.

baik itu sedikit perbedaan meski sedikit tapi itu pokok. Jika anda tertarik untuk mengamalkan dzikir nafas versi kami, kami siap untuk membantu jika pilih yang lain ya silahkan monggo saja …

dzikir-nafas-kami-beda

kalau sudah lurus ke Allah mau kemana lagi

Lurus ke Allah ending dari pencarian, jika masih mencari maka belum ending, artinya masih mencari. Coba di telusuri dengan mendalam perjalanan lurus ke Allah ini. fokus saja ke sini. maka kita akan menemukan sebuah jalan yang tidak berujung. Jalan yang tidak berujung inilah kebenaran. Karena menuntun kita untuk terus berjalan dan tidak akan pernah berhenti. Kalau di ajaran spritual lain menemukan hal yang sama maka kita sama sama di jalan yang sama yaitu jalan Allah, karena memang Allahlah tujuan kita. Tapi kalau perguruan spiritual mengajarkan terminal terminal, maqom maqom maka tidak se frekwensi karena kita tidak ada maqom sedangkan perguruan tersebut menggunakan maqom. maqom dalam hal ini ada batasan batasan

ya kalau saya pilih yang tidak ada batasannya karena Allah sendiri memang tidak ada batasnya. yang kita tuju adalah Dzat yang tanpa batas, tidak dapat di definisikan maka kita harus berjalan kepada yang tanpa batas tersebut. Inilah jalan yang lurus persis seperti yang ada pada surat al fatihah.

bagi anda yang belajar ke Allah lurus ke Allah dengan metode apapun entah dengan shalat, entah dengan dzikir atau lainnya maka jalan kita sudah benar dan jangan kemana mana. jangan terbelenggu duniawi atau terbelenggu ukhrowi, tetap lurus di jalan Allah.

kita tidak mencari akhirat apalagi dunia yang kita cari  adalah Allah

kita-tidak-mencari

alam fana yang tidak bisa di ajarkan

banyak jamaah yang bertanya bagaimana caranya agar cepat mencapai alam fana. Jawab saya “jalankan saja Dzikir nafas level 3 selamat satu jam lebih secara istiqomah setiap hari … nanti akan mengalami sendiri dan akan paham sendiri. ya inilah cara berguru kepada Allah. Cara yang saya berikan hanya pada level 3 selanjutnya kita harus berguru kepada Allah. Untuk mendapatkan keadaan fana kita harus terus berlatih di level 3 untuk level 4 atau fana Allah sendiri yang akan ajarkan.

pada awalnya anda akan di bawa pada keadaan fana dalam sepersekian detik tapi pengalaman itu sangat terasa, dan sangat berkesan namun terjadi begitu cepat. dan yang pasti anda tidak akan bisa mengulanginya secara sengaja, anda harus terus berlatih di level 3 nanti keadaan fana yang sepersekian detik itu akan terulang tanpa sengaja dan akan berdurasi lebih lama. dan semakin dilatih di level 3 maka keadaan fana itu akan dapat anda hafalkan sehingga anda bisa masuk keadaan fana dengan sengaja.

ya teruslah ke Allah dengan ihlas dan jangan berhenti ke Allah dalam keadaan apapun. Meski fana anda harus terus ke Allah dan ke Allah. Fana bukanlah tujuan, fana bukanlah terminal ke Allah, masih panjang jalan menuju ke Allah selama kita masih hidup maka perjalanan akan terus berjalan dan berjalan itulah seorang SALIK.

jadwal-perkuliahan-12-x-pertemuan