Articles from October 2016

Sadar Allah saja nanti hati kita akan di dzikirkan Allah

ya ini tips sederhana bagaimana kita bisa didzikirkan Allah. Cukup dengan sadar Allah maka hati akan berdzikir dengan sendirinya. Ini tidak lain karena ketika kita sadar Allah maka kita akan dibimbing Allah sendiri untuk menuju kepada Nya dan Allah menjaga hati kita dengan dzikir yang Allah susupkan dalam hati kita.

biasakan dengan dzkir nafas sadar Allah dan nanti jika sudah bisa atau sudah jadi tinggal sadar Allah saja nanti hati kita akan berdzikir kepada Allah.

baik selamat berdzikir dan rasakan hati kita akan berdzikir tanpa kita yang berdzikir.

Syariat saja tidak dapat menyelematkan

Syariat adalah kendaraan untuk menuju kepada Allah, kalau kita hanya menjalankan syariat saja tanpa tahu kemana kita menghadap, maka sama saja dengan kita punya kendaraan kita pakai muter muter tanpa tahu arah kemana akan dituju, pasti tidak akan sampai. Kendaraan adalah sarana saja untuk mencapi satu tujuan. Maka dalam berislam kita harus kafah artinya harus lengkap ya ada syariat ya harus tahu juga kemana kita akan menghadap.

jangan sampai kita di golongkan orang yang celaka ketika sudah menjalankan syariat. “celakalah mereka yang shalat , yaitu orang orang yang lalai (kepada Allah)”. Sudah menjalankan shalat tapi masih celaka karena memang shalatnya tidak ada artinya. bahkan ada hadis yang menyebutkan bahwa tidurnya orang berilmu (sadar Allah) lebih baik dari pada 1000 rekaat orang yang tidak berilmu (tidak ada sadar Allahnya). Ini adalah peringatan keras bagi siapapun untuk tidak hanya belajar syariat.

 

seberapa besar kesanggupan kita menerima amanah

Allah tergantung kita jika kita sanggup maka Allah akan memberikan fasilitasnya. Jika kita sanggup menanggung amanah yang ada maka Allah juga akan memberikan jalan keluarnya. Seorang yang baru diberikan anak 1 saja sudah mengeluh tidak karuan, maka tidak mungkin dia akan diberikan anak lebih dari 3… Kalau kita tidak sanggup dengan amanah maka Allah juga tidak akan memberikan keperluannya.

Perintah Allah adalah kita menyantuni anak yatim maka jika kita sanggup maka Allah akan membukakan pintu rejekinya. JIka kita sanggup menanggung hidup orang tua kita maka Allah akan memberikan rejeki yang lebih untuk kita. maka sekali lagi bahwa Allah sangat tergantung dari kesanggupan kita.

wilayah yang sebutkan diatas adalah wilayah ridho Allah, ada orang yang tidak di ridhoi Allah , dia tidak sanggup apa apa tapi rejeki dilimpahkan . Kenapa Allaht tidak ridho ? ya karena untuk apa rejeki yang berlimpah kalau tidak ada manfaatnya, ibaratnya Allah memberikan air di suatu bendungan yang disitu tidak ada irigasinya. maka air itu tidak akan memberikan manfaat apapun, dan bisa menjadikan penyakit dengan bau yang tidak sedap di hidung.

baik jadi jika kita sudah ke Allah maka sanggupi saja amanah yang sudah atau akan di amanahkan kepada kita. tidak perlu mikir bagaimana bagaimana nanti, karena nanti pasti Allah sudah jamin.

Mencari Allah atau ridho Allah

apakah sama antara Allah dan Ridho Allah? tentunya berbeda. Nah tauhid ini memang sangat ekstrim, kalau keyakinannya belum sampai tidak akan dapat memahami, mungkin cenderung menolak. Baik Allah adalah pemilik dari Ridho, jadi kan sangat berbeda. Kita tahu juga bahwa Allah tidak mau di sekutukan dengan apapun termasuk dengan ridho itu sendiri. Bagaimana menurut anda? apa mau membuat alasan alasan penyangkalan terhadap kenyataan ini?. JIka iya tidak perlu menuliskannya cukup simpan dalam hati saja dan itu menjadi catatan untuk anda sendiri, bahwa dalam diri masih ada “selain Allah” yaitu ridho Allah.

tauhid
tauhid

Keterpisahan Ketuhanan dan Kejasadan

inilah yang kadang kadang membuat orang tidak mau lagi menjalankan shalat dan ibadah lainya. Karena merasa dirinya sudah mampu menjalankan shalat tanpa jasad. Dan ini pula yang sering dituduhkan oleh orang  bahwa dengan dzikir nafas akan menyebabkan tidak mau shalat lagi. Ya diwilayah ini memang terjadi keterpisahan antara alam jasadiah dan alam KeTuhanan dimana yang berada di alam KeTuhanan sudah bukan jasad lagi, begitu pula sebaliknya. Semacam kita ini ada dua wilayah yang berbeda yaitu yang berada di wilayah yang berbeda.

di dzikir nafas berbeda dengan laku spiritual lainnya yang jika sudah mencapai keadaan ini sudah tidak mau lagi menjalankan shalat. Justru sebaliknya di Dzikir nafas keterpisahan wilayah yang berbeda ini kita harus dapat menyatukan dalam satu penegekan shalat maka benar saja di quran yang disebut adalah orang yang menegakkan shalat bukan orang yang menjalankan shalat. menegakkan shalat ini maknanya bahwa ada yang berada di wilayah ke Tuhanan ini yang menegakan shalat dan ada yang di wilayah jasad yaitu yang menjalankan shalat. Perpaduan dari dua wilayah dalam satu gerakan shalat ini akan menjadikan suatu gerakan yang memiliki daya spiritual yang tinggi yang membantuk akhlak yang baik

saya baru saja menemukan wilayah ini dan saya belajar untuk terus berada di kedua wilayah ini dan menerapkan dalam setiap ibadah yang saya jalankan sesuai dengan syariat Rasulullah SAW. saya berharap dengan tulisan ini kita bisa bersama sama berlatihuntuk menuju kepada kebaikan baik jasad jiwa dan ruhani kita. baik semoga kita semua terutama saya di beri kefahaman yang menadalam tentang hali ini. Amin

Bersihkan diri dari beban hidup

Hidup akan menjadi beban jika ada beban… nah kita dapat membersihkan beban hidup itu dengan mengenolkan diri kita menjadi diri yang tiada ego. Mengenolkan ego dapat anda latih dengan berdzikir nafas secara rutin dan usahakan terus menerus. Kita akan merasakan bagaimana nikmatnya hidup tanpa beban. Kita akan dapat melakukan aktifitas tanpa ada yang membebani. Kita bekerja enjoy, kita ibadah enjoy dan semua enjoy.

Ingat bahwa masalah sebenarnya di luar bukan di dalam diri kita. kenapa diri kita yang di dalam ini juga ikut bermasalah karena diri kita ikut ikutan, Coba kalau kita pisahkan dengan masalah yang ada di luar dan kita lepaskan maka kita akan enjoy. Contoh kita punya hutang, hutang ini kan masalah di luar diri kita bukan masalah di dalam. Kalau masalah di luar ini kita bawa ke dalam misalnya dengan memikirkannya “bagaimana kalau tidak bisa bayar”, memikirkan misalnya “aduh.. hutang banyak sekali…” dan seterusnya .. Maka hidup kita akan terbebani dan kita dalam keadaan “bermasalah’

Masalah tidak kita lupakan dalam konsep membersihkan diri dari beban hidup adalah bahwa masalah tersebut kita pasrahkan kepada Allah, kita mintakan solusi kepada Allah SWT. sangat beda melupakan masalah dengan memasrahkan masalah tersebut kepada Allah. ada beberapa orang yang nyengir ketika saya mengatakan bahwa saya menyerahkan masalah saya kepada Allah. Seolah saya di ejek “bagaimana mungkin masalah selesai kalau diserahkan kepada Allah”… ya itulah ejekan orang yang tidak beriman … ya saya biarkan saja…

ketika kita memasrahkan masalah kita kepada Allah maka beban hidup kita nol, dan kita akan bisa menikmati hidup sambil menunggu apa yang Allah ilhamkan dalam diri terkait dengan penyelesaian masalah tersebut. dan saya menjalankan perintah Allah untuk menylesaikan masalah tersebut dapat saya jalankan dengan ringan dan dengan bahagia, tidak ada beban tidak ada malas apalagi khawatir dengan masalah tersebut.

itulah tips membersihkan diri dari beban hidup semoga kita dapat menikmati hidup yang sekarang bukan kemarin atau nanti, kita bahagia sekaran maka akan bahagia nanti, kita sengsara sekarang maka akan sengsara nanti.

Tersadarkan oleh ketua Padepokan Patrap

Anda sakit, ingin berobat, coba datangi Allah di malam tahajud kemudian berdoalah dalam doa tersebut anda juga berjanji bahwa jika sembuh hidup anda akan anda gunakan untuk kemanfaatan orang lain. Berjanjilah kepada Allah agar Allahpun memberikan kesembuhan. Sebab Allah pun juga menimbang untuk apa saya sembuhkan kamu kalau hidup mu tidak bermanfaat atau bahkan malah sebaliknya, mati bagi mu itu akan lebih baik. Namun jika anda berjanji untuk bisa bermanfaat bagi orang lain maka Allahpun akan mempertimbangkan “lebih baik hamba ini saya sembuhkan sebab dia akan berbuat baik kepada sesama nya”.

ya itulah salah satu petikan percakapan seorang ketua Padepokan patrap yang akhirnya mampu menyadarkan orang tersebut untuk benar benar bersandar kepada Allah, dia juga sembuh dari sakitnya dan yang ketiga adalah hidup dari jamaah tersebut bermanfat bagi orang lain.

padepokan patrap adalah tempat untuk belajar sadar untuk ke Allah, sadar untuk kembali kepada Allah, dan belajar sadar bahwa hidup kita harus bermanfaat kepada orang lain.

padeokan patrap bukan padepokan yang “aneh aneh” misalnya mampu memberikan kesaktian, keajaiban, ruqyah, jin jin, hantu hantu, mantra mantra atau radikalisme … padepokan patrap hanya tempat santai utnuk berbincang tentang Tuhan dan semua hal yang berkait dengan hal tersebut.

Padepokan patrap ini juga bersifat sangat terbuka, kalau mau survey silahkan, kalau mau belajar silahkan, kalau mau mencari tahu juga silahkan. Alamatnya jelas di google map juga sudah saya tag, silahkan saja di search dengan key word “padepokan patrap surakarta” pasti ketemu alamatnya plus rumah saya. Kalau mau kesini pun dekat 3 KM dari Airport Solo, kalau dari stasiun pun dekat naik saja taksi atau GOJEK hanya 18 ribu.

kalau disini sajian khasnya adalah KOPI mau kopi dari mana… kopi batam… kopi papua, atau kopi Turki … disini teh tarik juga ada kopi malaysia juga ada…

tidak ada pungutan apapun ketika anda ke padepokan, tidak ada iuran apalagi arisan. yang penting ada kesini bersilaturahmi itu sudah membuat kami bahagia. kalau anda mau kesini ada baiknya anda hub saya atau pak Agung atau Pak Poyo agar bisa dijemput atau di pandu arah  ke padepokan.

disini ajaran nya adalah ajaran sesat yaitu sesat ke Allah, he he … insya Allah setelah dari sini anda akan merasakan betapa dekatnya Allah, betapa Allah itu maha pengasih lagi penyayang dan lainnya. kita akan berlatih bersama membuktikan bahwa Allah ini benar benar ada sehingga nantinya ibadah kita yang sholat, dzikir atau lainnya akan benar benar lebih baik.

baik ingat ya… ingin ke Allah ya Padepokan Patrap

berkomunikasi kepada Allah paling baik adalah bersyukur

Tingkatan akhlak paling tinggi dari seorang hamba kepada Tuhannya adalah bersyukur kepada Allah SWT. Rasulullah shalat itu bukan untuk menyembah kepada Allah tapi untuk bersyukur kepada Allah. Kita beribadah shalat sebaiknya mencontoh rasulullah yaitu bersyukur. Shalat subuh kita adalah rasa syukur kita kepada Allah. Sesuatu yang kita jalankan karena dilandasi dengan faktor bersyukur maka kita akan dapat menjalaninya dengan penuh kebahagiaan. Terlebih dalam menjalani kehidupan ini, jika kita menjalaninya dengan penuh syukur maka hidup kita akan penuh kebahagiaan.

Rasulullah meski banyak masalah yang beliau hadapi tetap hidup beliau penuh kebahagiaan, karena beliau menerapkan hidup penuh syukur kepada Allah SWT. Syukur dapat membuat sesuatu menjadi lebih indah, dan sesuatu itu jika kita syukuri maka akan dapat memberikan dampak, atau efek timbal balik kepada kita. jadi sesuatu yang menyenangkan jika kita syukuri akan mebuat kita semakin senang.

Ada satu cara untuk mensyukuri yaitu dengan meditasi syukur. Meditasi syukur ini kita lakukan ketika kita mencapai keadaan tertentu dalam berdzikir. Misalnya ketika kita berdzikir nafas, dalam level 3 kita berjalan mendekat dan berserah. Nah pada ketinggian dzikir yang terakhir ini ketika keluarnya nafas kita ganti berserah itu dengan bersyukur kepada Allah. jadi awalnya ketika keluar nafas kita berserah dalam meditasi syukur ini kita ganti dengan bersyukur kepada Allah.

ketika kita praktekan ini maka pengaruh paling terasa adalah tubuh kita. efek positif dari syukur ini langsung membuat tubuh kita segar, dan pikiran serta emosi lebih positif.

baik selamat mencoba…. ada kesulitan silahkan ditanyakansyukur