Articles from January 2018

berpikir besar itu Allahu Akbar

berpikir besar itu ketika kita dapat menghilangkan ego kita dan hanya ada Allah yang maha agung tidak ada yang lain. Artikata tidak ada yang lain itu ya tidak ada orang tidak guru, tidak ada kyai tidak ustad tidak ada habib tidak ada syeh…. tidak ada lagi jin tidak ada lagi khadam tidak ada lagi malaikat tidak ada lagi muakal… kekuatan hanya ada pada Allah. Inilah cikal bakal berpikir besar. Kalau kita berpikir besar masih ada yang lain selain Allah maka kita masih berpikir kecil berpikir kerdil bagaimana tidak, kita diciptakan Allah sebagai mahluk yang sempurna tapi kita masih ada kebesaran manusia di hati kita, masih ada kebesaran jin di hati kita.

Berpikir besar dengan berlandaskan kebesaran Allah ini akan membawa perubahan dalam berpikir kita, Rasulullah dapat membesarkan islam karena yang ada dalam pikiran dan kesadaran Beliau hanya Allah yaitu Allahu akbar. Cara rasulullah ini tentunya menjadi tauladan bagi kita untuk memodel cara berpikir beliau. Dalam diri Rasulullah tidak adalagi kebesaran selain Allah SWT. Kalau Rasulullah saja demikian kenapa kita malah memilih kebesaran jin, malaikat, khadam, dan kenapa dalam hati kita masih ada kebesaran manusia entah  itu Guru spiritual, pembimbing spiritual, guru mursyid, habib atau yang lainnya. Kalau hormat kepada Beliau itu wajib, tapi kalau mendudukkan beliau sejajar dengan Allah dalam hati kita bahkan kita lebih yakin kepada Beliau beliau dari pada kepada Allah maka ini sudah suatu kesalahan besar yang harus kita perbaiki. Beliau beliau saya yakin mengajarkan laa ilaha ilallah artinya beliau mengajarkan bagaiman bertauhid dengan benar,bukan malah menduakan Allah dengan beliau beliau (habib, syeh dan lainnya).

Baik kembali ke topik pembahasan, ketika kita sudah yakin akan kebesaran Allah dalam hati kita dan tidak ada yang lain maka kita akan lebih berani dalam bertindak, kita akan lebih percaya diri dalam menghadapi masalah yang kita alami karena ada Allah di samping kita. Kita lebih bisa kreatif karena pikiran kita terbebas dengan apapun. dan masih banyak lagi hal hal positif yang kita dapatkan dari berpikir besar ini.

Orang orang besar pasti memiliki keyakinan yang besar, tapi jangan sampai salah meyakini. Kita hanya meyakini Allah sebagai Allah Tuhan yang kita sembah dan kita minta. Dialah Raja yang menguasai hari ini dan hari akhir. Tidak ada tuhan lainnya tidak ada lagi kebesaran manusia lagi termasuk diri kita sendiri ….. semoga kita diberi kafahaman tentang bagaimana mengagungkan Allah ini, amin

 

Ambil riset tentang Dzikir Nafas di Universitas Kebangsaan Malaysia

bertahun tahun saya mendambakan untuk bisa meneliti lebih mendalam tentang dzikir nafas alhamdulillah Allah mengabulkan. Saya akan belajar di malaysia kurang lebih 6 bulan khusus untuk mendalami bagaimana meneliti dzikir nafas agar bisa menunjukkan benar benar bahwa Dzikir Nafas sangat bermanfaat bagi kita. Terimakasih kepada UNiversitas saya UNiv Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan kesempatan emasi ini kepada saya, kemudian juga kepada kelurga terutama istri yang memberikan support untuk kemajuan dzikir nafas agar dapat diterima secara ilmiah. Kemudian seluruh Jamaah atas doanya, semoga riset saya dapat berjalan dengan lancar hingga selesai nanti. Terutama Jamaah dzikir nafas sadar Allah di malaysia, saya berharap kita bisa lebih belajar lebih mendalam lagi, sehingga sadar Allah melalui dzikir nafas ini dapat tersebar luas di negara Malaysia, dan semoga juga dari riset ini jamaah di malaysia dapat mengambil manfaatnya.

saya insya Allah berangkat tanggal 5 februari 2018, ambil kuliah sekitar 6 bulan dan menylesaikan riset nya sekitar 3 tahun. Siaran malam jumat tetap berjalan insya ALlah akan saya lakukan dari malaysia, dan aktivitas di WA saya tetap di no 081567722299, sehingga komunikasi dengan jamaah indonesia tidak terputus. Oh ya untuk lereng merapi nanti akan saya serahkan ke Pak Joko, Pak Widarto, pak Erwan Pak Agung, dan insya ALlah program lereng merapi tetap akan terus jalan. Untuk Padepokan bagi jamaah yang mau mampir ke padepokan patrap surakarta, silahkan di sana ada Pak Poyo mas Wahyu yang bisa menemani dan mengajarkan dzikir nafas sadar Allah.

baik, semoga amanah ini dapat saya laksanakan dengan baik dan bermanfaat untuk semua.

Melakukan pekerjaan dari akhir dulu

bagi  kita yang saat ini banyak pekerjaan dengan target waktu yang mepet dan jumalhnya tidak hanya satu, maka mulailah dari endingnya. Cara ini memang agak aneh tapi silahkan dicoba. Sebab kita akan tahu apa apa yang kurang dan yang harus kita lakukan. Setiap pekerjaan pasti kita dihadapkan pada ending atau hasil akhir. nah hasil akhir ini langsung kita lakukan apa apa yang bisa kita lakukan. Melakukan yang  ending bisa mempercepat proses penyelesaiannya. Kita akan tertuntun untuk menyelesaikan menuju ending tersebut.

Misalnya anda akan berangkat umrah, ya segera lakukan endingnya misalnya kumpulkan barang yang akan anda bawa meski berangkatnya mash 2 bulan lagi. Kemudian passport disiapkan … nah dari dua hal ini saja maka nanti akan berlanjut untuk hal hal yang detil detil. jadi dengan mendahulukan yang paling ending maka kita akan tahu kebutuhan yang harus kita lakukan atau kita persiapkan sebelumnya.

ya sebenarnya melakukan yang ending itu akan lebih mudah, dan yang paling penting adalah just do it atau segera lakukan saja apa apa yang ada dalam pikiran dengan fokus pada tujuan akhir yang kita targetkan. Jangan menunda pekerjaan bahasa jawanya don’t delay. Semkain kita mendelay maka semakin jauh dari hasil target yang kita tentukan.

delay akan membuat kita semakin mendelay semuanya, kalau semua kita delay maka pasti pekerjaan tidak akan selesai dan yang pasti kita tidak amanah.