Articles from March 2018

3 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Cara Gila Guru Mengajar Murid

Pertama guru akan menyaring mana murid yang siap menerima ajaranya. Guru mengajar untuk diamalkan tidak untuk ilmu ilmuan, karena gurunya mabuk maka yang diajarkan juga tidak sesuai dengan apa yang ada diakal pikiran muridnya. Salah satu guru gila yang mengajar muridnya adalah sosok Nabi khidir, dimana sang Guru tidak mau muridnya ada pertanyaan, berarti kalau ada pertanyaan maka muridnya tidak sampai ilmunya. bayangkan ini baru bertanya belum mendebat. Wilayah ini bukannya guru tidak mau didebat, dia hanya akan menilai bahwa muridnya belum siap menerima pelajarannya. semakin murid tidak yakin dengan apa yang diperbuat guru maka semakin guru menahan ilmunya untuk diberikan. Ya apa gunanya juga memberikan ilmu kepada muridnya kalau akhirnya di muntahkan.

Guru gila adalah guru yang bijak yang bisa menyesuaikan kadar kesiapan muridnya untuk menerima ilmu dari yang akan ia sampaikan. Kalau belajar dengan guru gila maka ujian atau test itu tidak bisa diketahui oleh si murid, setiap saat bisa saja pelajaran adalah test bagi si murid. Respon langsung yang diberikan murid merupakan jawaban dari si murid. Ya bagi guru yang gila dia tidak mempermasalahkan muridnya akan berhasil atau gagal, karena memang  wilayah ini bukan wilayah kekuasaan dia untuk menjadikan murid berhasil, ya lagi lagi guru gila, dia sendiri tidak bisa membuat muridnya berhasil.

Guru gila tidak ingin jasanya disebut sebut sampai 7 turunan muridnya bahkan lebih…. dia bahkan lenyap bagai ditelan bumi, yang lestari ilmu dia yang ia ajarkan muridnya.

Guru gila tidak ingin muridnya bangga dengan dirinya. Karena dirinya memang bukan apa apa , Guru gila ini muncul dipermukaan tapi seperti angin yang tidak nampak batang hidungnya. semua orang yang tidak mencari seperti apa yang dia ajarkan maka tidak akan dapat menemui guru sia tersebut.

Guru gila tidak ingin dirinya menjadi hijab yang menghalangi murid muridnya untuk belajar terus ke Allah. Maka dia hilangkanlah nasab nasab, silsilah silsilah, agar muridnya terus ke Allah dan rasulullah titik. Murid yang waras pasti tidak terima dengan cara ini, sebab katanya nasab itu penting, silsilah itu penting, padahal kalau menurut guru gila, itu bisa menjadi hijab yang sangat samar. Guru gila sangat menyayangkan bila suatu saat dirinya dibayangkan wajahnya kemudian digunakan untuk berdzikir …. jelas ini seuatu yang tidak diinginkan oleh guru gila.

terakhir, guru gila muridnya juga harus gila. Yang dipegang kuat keduanya hanya Allah, tidak ada yang lain. Guru gila tidak peduli dengan muridnya dan murid tidak memandang murid gilanya sekali lagi bahwa guru gila maupun murid gila yang dipandang adalah Allah SWT.

Ok itulah cerita singkat guru gila yang akan menerima murid gila juga. kalau anda siap untuk gila maka belajar bersama dengan guru gila.

2 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Berani Hidup Berani Gila

Sebaik baik manusia adalah yang bisa memberi manfaat kepada manusia. Bagaimana agar kita bisa memberikan manfaat hidup kepada orang lain, tidak lain adalah dengan cara gila. Agama itu di luar nalar kita, coba kita amati, kenapa Allah memudahkan rejeki kita dengan bersedakah. Kalau kita menggunakan nalar maka tidak akan bisa kita terima. tapi memang agama adalah keyakinan yaitu suatu keberanian di atas nalar kita.

Jika kita ingin memberikan manfaat keapada orang lain maka caranyapun dengan cara keyakinan bukan dengan nalar lagi. Ingat bahwa Allah tetap akan memberikan jawabannya ketika kita berani ambil resiko dan kita tetap yakin akan Allah yang akan memback up kita. Maka ambil amanah yang terbesar yang bisa kita capai., dengan catatan bahwa amanah itu memang untuk kita, bukan kita emncari cari amanah. Dengan menjalankan amanah yang terbesar ini maka sebenarnya kita mengangkat diri kita sendiri ke derajat manusia yang lebih tinggi. Ingat juga bahwa ALlah tidak akan merubah suatu kaum jika kaum itu tidak mau merubah dirinya sendiri. Maka kita rubah diri kita dengaan siap menjalankan amanah yang dibebankan.

Sambutlah amanah dengan bahagia dengan suka cita karena itu artinya Allah sedang akan mengangkat derajat kita. Dan kita akan menikmat detik demi detik waktu demi waktu menjalankan amanah itu, pertolongan Allah itu akan terasa. Ini agak beda sedikit dengan jika kita mengerjakan sesuatu berdasarkan nafsu kita maka bisa menjadi masalah dalam hidup kita. Mungkin ada pertanyaan dalam benak kita bagaimana memahmi bahwa ini amanah Allah ataukah dari nafasu kita?

baik, amanah Allah itu sesuatu yang seolah slah disuguhkan kepada kita, bukan kita mencarinya. tiba tiba kita diminta tolong seseorang, padahal kita tidak meminta dia untuk meminta pertolongan kita, tapi dia datang sendiri… nah ketika itu berikanlah pertolongan karena itu adalah amanah. Ya yang pasti bahwa ammanah datangnya bukan dari kita tapi dari Allah. Untuk paham ini anda harus belajar pelajaran sadar Allah dzikir nafas dan 3T tasbih tahmid dan takbir, nanti akan paham dengan kesadaran kita.

Baik kembali ke cara berani hidup berani gila. bahwa semakin gila semakin membawa manfaat keapda orang lain. kadang kita sendiri tidak terpikirkan tentang pekerjaan gila yang sekarang sedang kita lakukan. Kita seolah menjadi penonton yang terus menonton perjalanan hidup kita. Nah disinilah asyiknya hidup terasa lebih hidup. kalau orang mungkin bekerja itu karena mencari uang tapi kita bekerja ya karena memang sedang menjalankan amanah yang sedang berlaku kepada kita. Jika orang lain belajar untuk mencari ilmu tapi kita belajar karena menjalankan amanah dari Allah.

 

1 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Keluar Dari Maksiat Sekarang Juga

Jurus wali mabuk ilahi adalah jurus yang jarang dikenal umum, tapi sangat ampuh untuk tujuan tujuan ketakwaan. pada jurus awal ini akan saya sampaikan bagaimana jurus ini dapat membawa kita untuk keluar dari maksiat dengan cara instan.

Maksiat seolah menjadi momok bagi yang tetap menjaga kesucian diri, tapi kadang maksiat sulit lepas dari diri. Bahkan taubat nasuha pun tidak mampu mencegah perbuatan perbuatan yang tidak di ridhoi Allah. Dan ini akan berubah menjadi hantu yang sangat menakutkan ketika perbuatan dosa itu selalu membayangi. Bagaimana kita mau melangkah jika bayangan dosa selalu mengiringi langkah kita.

Maksiat yang besar terlebih lagi, bahkan kadang membuat orang jadi putus asa karena maksiat besar yang terus berulang. ini menjadi malapetaka yang sangat besar karena levelnya adalah level putus asa dari rahmat Allah. Beberapa kasus yang pernah saya lihat, ketika seorang LGBT merasa dirinya memang ditakdirkan Allah demikian. ya… ini mungkin rasa berdosa yang sudah terlalu lama sehingga system pertahanan dirinya mengatakan bahwa dirinya dibuat Allah demikian dan dia pasrah saja. Islam selalu mengajak kepada kebenaran siapapun itu dan apapun dosanya. Orang yang menduakan Allah saja masih rajin shalat, orang yang mensekutukan Allah dengan jin dan kawan kawannya saja masih mau shalat masih mau puasa, padahal itu dosa yang tiada ampun sebelum dia lurus kembali.

baik intinya bahwa saya akan menguraikan tentang jurus ini untuk keluar dari maksiat yang menjerat. Kita harus menggunakan jurus wali mabuk ilahi (Jurus WMI). Tidak ada maksiat bisa keluar tanpa pertolongan Allah, So… kita harus minta Allah untuk dijinkan keluar dari maksiat. Mintalah dengan penuh kerendahan hati dan kesungguhan untuk keluar dari jeratan maksiat.

prinsipnya pakai kisah nabi Yusuf ketika berada di kamar bersama Siti Zulaekah. Ya cara nabi Yusuf ini sangat sesuai untuk kita contoh keluar dari jeratan maksiat. Apa yang dilakukan Nabi Yusuf, yang pertama beliau merasa tidak mampu mengontrol dorongan hawa nafsunya, maka beliau dengan penuh kerendahan kepada Allah memohon kepada Allah agar Allah memberikan rahmatnya. Dan rahmat Allah pun turun sehingga Nabi yusuf terhindar dari maksiat. Jadi kalau kita ingin terhindar maksiat pakai jurus WMI yang pertama kita lakukan adalah memohon dengan penuh kerehendan dan kemudian jangan berpikir apapun (mabuk) terus jalankan apa yang Allah perintahkan. Ingat bahwa pintu pertama kemaksiatan datangnya dari pikiran, segera tutup pikiranya dengan menjalankan apa yang Allah perintahkan saat itu. Ketika itu Nabi yusuf langsung keluar dari kamar tanpa berpikir lebih jauh … yang ada adalah kesadaran akan Allah dan mabuk …. untuk keluar dari maksiat.

Nah sekarang perbuatan dosa jika sudah ada di hadapan kita maka kita gunakan jurus WMI ini, yaitu berdoa dan mengikuti perintah Allah. Cara ini akan men short cut, lingkaran syetan yang selalu mengikat manusia dengan perbuatan dosa yang sudah diperbuatnya berulang ulang. Ilmu ini tentunya membuka kesempatan sebesar-besarnya kepada pelaku maksiat siapapun itu yang dirinya merasa tidak bisa lagi keluar. Jurus ini efektif karena resepnya saya ambil dari al quran yaitu kisah Nabi Yusuf, yang sudah pasti teruji dan mantab.

Baik, segera taubat, minta tolong kepada Allah dan jalankan apapun yang diperintahkan Allah keluar dari maksiat dengan cara gila yaitu kesadaran akan pertolongan Allah, samikna wa athona. Semoga tulisan ini dapat membantu siapapun yang benar benar ingin taubat tapi tidak tahu bagaimana cara keluar dari perbuatan dosa. dan semoga niat ihlas, kesungguhan dapat menjadikan Allah ridho. amin