Articles from July 2018

menyatukan takbir tahmid dan tasbih dalam satu waktu

menyatukan 3T dalam satu keadaan memang sulit tapi juga mudah. Mudah jika anda mengetahui, sulit jika belum tahu …. he he ya iyalah. baik saya akan berikan tips singkatnya. ketika anda bisa berada di keadaan Allah yang lebih besar dari apapun itu artinya anda menyadari Allah yang lebih besar dari apa yang anda bisa pikirkan tentang kebesaran Allah, nah di wilayah itulah kita bertahmid, yaitu bersikap bersyukur kepada Allah. di wilayah itupula kita ikuti segala gerak segala keadaan alam semesta ini termasuk tubuh kita. pikiran kita atau perasaan kita.

ok selamat mencoba.

Berani menghadapi hidup dengan Ijazah Amanah Kubro

Berapa banyak dari kita yang takut menghadapi hidup, dan akhirnya benar benar kita dibuat bulan bulanan oleh hidup itu. Hidup jika kita takuti maka dia akan menjadi monster yang menghantui kita dalam setiap langkah kita. Bahkan dalam tidurpun dia akan hadir dalam bentuk mimpi mimpi buruk yang mengejar ngejar kita. Apakah masih kita takut dengan hidup? sekarang tetapkan bahwa kita berani menghadapi hidup sekecil apapun itu hidup atau sebesar apapun itu hidup, kita hadapi. Bayangkan kita seperti ayam Babon yang sedang punya anak (kuthuk) si ayam Babon berani menghadapi siapapun yang menganggu anak anak nya. Bahkan kitapun manusia diserangnya jika kita menganggu anak anaknya. Begitulah kita menghadapi kehidupan, masihkah kita takut dengan kehidupan?, kalau maish takut mental kita lebih hebat dari pada ayam babon

Menghadapi hidup tidak sembarang menghadapi karena kita dibekali dengan berbagai potensi diri yang bisa membawa keberuntungan dalam menjalankan kehidupan ini. Salah satu instrumen dalam diri kita yang bisa kita andakan untuk menghadapi kehidupan adalah spiritualitas, yaitu suatu kesadaran akan Allah yang ada di sebalik alam semesta ini. Kesadaran inilah sebagai senjata kita untuk terus maju , terus bertempur dan terus fight dengan kehidupan ini.

Jika kita sudah bisa menyadari kebesaran Allah yang ada di balik alam semesta ini maka kita sudah membawa senjata ampuh untuk bisa mengalahkan kehidupan ini. Dan kehidupan tidak ngejar kita lagi, karena kita sudah berani mengejar kehidupan itu tadi dengan senjata Allahu akbar yaitu menyadari keagungan Allah dibalik alam semesta ini.

Mulailah berlatih dengan menjalankan masalah masalah yang biasanya tidak bisa anda akukan, tidak bisa anda jalankan kemudian selesaikan dengan kesadaran Allahu akbar. IJAZAH AMANAH KUBRO (IAK) adalah pelatihan yang bertujuan untuk membuka kesadaran akan ketidak mampuan menjadi mampu, kesialan menjadi keberuntungan, ketakutan menjadi keberanian. Hidup anda adalah milik anda sendiri, tergantung sekarang dengan diri anda, mau terus selama begini atau mau perubahan ke arah yang lebih baik. Ingat KITA mengejar  HIDUP, ATAU KITA DIKEJAR HIDUP

merendahkan diri untuk menyombongkan

ketika kita membaca sebuah artkel kemudian di akhir tulisan tertulis, kami yang dhoif, dari al faqir, dari yang jahil dst, ungkapan ini adalah ungkapan merendahkan diri agar dirinya dianggap sebagai seorang yang tawadhu. Tawadhu yang di pamerkan ini namanya kesombongan, karena kebaikan yang di pamer pamerkan. Dia berusaha memaksa orang untuk menganggap dirinya adalah orang yang baik, adalah orang yang tawadhu.

Padahal orang kalaupun tidak disebutkan dari yang faqir, dari yang dhoif, orang juga tidak mengaggap dianya orang yang faqir dhoif atau jahil. Ini adalah suatu kerendahan yang bermaksud menyombongkan diri.

lebih baik kalau bermaksud merendahkan diri, muatan tulisanya dengan mengganti dirinya dengan dia atau si fulan. jadi secara konten menunjukkan rendah diri tanpa menyebut dirinya itu rendah diri.