Articles from August 2018

di proses sama Allah

orang mendekat ke Allah itu tidak sembarangan, ia harus benar benar siap untuk di proses oleh Allah. Setelah di proses jangan masuk ke dunia hitam lagi, nanti proses akan dari awal. Sudah melewati proses penyucian ehh setelah bersih malah masuk ke perguruan dimana gurunya sendiri shalat saja tidak. Biasanya kalau sudah meninggalkan Allah dengan meninggalkan shalat Allah pun tidak akan memproses lagi. Proses ini pun sangat bervariatif. bagi yang pelit maka prosesnya adalah hilangnya harta, bagi yang emosional maka prosesnya adalah dibuat masalah sehingga muncul emosinya. Proses ini harus dilalaui oleh siapapun yang mendekat kepada Allah.

maka kunci untuk diproses adalah dengan shalat. Shalat seorang hamba akan menjadi penentu. belajar ke Allah kalau shalatnya saja tidak maka jangan diikuti karena bukannya proses justru siksa dan adzab serta murka yang di dapat.

maka kita perlu hati hati siapa guru pembimbing kita dalam menuju kepada Allah, apakah shalat atau tidak, kalau tidak shalat segera tinggalkan majelis tersebut. kecuali kalau mau tersesat, keblangsak masuk neraka serta mendapat murka  Allah.

Saya sangat menyayangkan sahabat sahabat yang awalnya belajar kepada guru yang menjalankan shalat dengan benar kemudian belajar kepada guru yang tidak menjalankan shalat. Katanya dia bisa membimbing ke Allah tapi tidak shalat mana mungkin.

 

waman yatawalkal alallah fa huwa hasbuh

ayat ini sangat menari bagi saya, sangat menyukainya. karena ketika ayat ini di amalkan efeknya langsung terasa di badan, seolah energi ayatnya merasuk begitu. kalau di baca memang tidak ada dayanya, tapi kalau di amalkan bisa menjadi cara untuk menyelesaikan masalah apapun itu. Prinsip di ayat tersebut adalah bersandar kepada Allah, menyerahkan kepada Allah, dan Allah akan mencukupi.

kira kira 16 tahun yang lalu saya dan guru saya saat itu saya ingat sedang jalan jalan di lapangan manahan, guru saya mengajarkan kepada saya bahwa tai chi mengenal adanya sung yaitu suatu gerak pasrah yang ternyata memiliki tenaga ekstra. saat itu saya belum paham dan cukup mengiyakan saja apa yang beliau wejangkan kepada saya. nah sadar sadar sekarang ini setelah ketemu ayat waman yatawakal alallahu fa huwa hasbuh. ketika kita sung maka Allah memberikan energi ekstra. tentu saja ini tidak nyata bagi yang tidak mengalami. Tapi setelah saya uji cobakan pada diri saya dalam hal ini ketika saya  menjalankan amanah maka saya menggunakan ayat ini , semua saya serahkan kepada Allah dan saya tinggal bergerak saja , dan ternyata benar, energi dari energi berserah ini menuntun untuk menyelesaikan amanah ini dengan lebih terarah.

Mengamalkan ayat ini, tubuh kita dibuat lemas, seperti tidak bertenaga, tapi anehnya kita terus dibuatnya bergerak tinggal kita ikuti saja. Dengan badan lemas ini tentunya akan menghemat energi dalam aktivitas kita. Kita tidak mudah capek dan letih.

dan kita akan dibuat senyum senyum sendiri karena Allah sangat nampak dalam menggerakkan setiap amanah yang kita kerjakan, intervensi Allah akan sangat nampak dalam membantu aktivitas kita.

 

Yang penting melangkah

melangkah itu satu jangkah, tidak melangkah 5 jangkah, satu jangkah kita melangkah maka akan terbukan jangkah ke dua, kemudian kita melangkah lagi kedepan dan melangkah lagi. dan melangkah itu melalui apa yang ada di depan kita yang dapat kita jangkah, bukan jangkah yang diluar jangkauan langkah kita. Hidup kalau sudah seperti itu akan terasa terang benderang. Tidak ada hambatan tidak ada lagi kesulitan. Sulit itu kalau kita tidak melangkah satu langkah kedepan yang kita lihat adalah langkah kelima yang gelap dan tidak ada lagi jalan. Dan yang paling membuat sedh dan stress kalau kita tidak melangkah langkah.

Hidup seperti tawaf, tidak ada kata berhenti kecuali waktu masuk sholat. ketka thawaf mengitari kakbah maka ketika kita berhenti akan di tabrak dari belakang, kalau masih diam tidak melangkah maka akan diinjak injak.

apapun keadaan kita yang penting adalah melangkah. seberapapun langkah kita jangan kita nilai. karena memang disitulah Allah memperjalankan kita, memperjalankan kita untuk langkah langkah kedepan. Hidup ini yang penting adalah melangkah bukan pada hasil. hasil urusan Allah. Hidup jangan terlalu menggunakan pikiran karena langkah kita akn tersendat. rasakan langkah kita dan sadari langkah kita langkah demi langkah. Jangan pernah menyepelekan informasi untuk melangkah, karena langkah kita sekarang akan berpengaruh terhadap langkah selanjutnya.

apa yang menjadi tugas hidup kita adalah melangkah, setapak demi setapak. ketika langkah kita mengikuti perintah maka kita terglong orang yang bertakwa, dan inilah maqom tertinggi sebagai seorang hamba. Tidak ada maqom yang lebih tinggi selain derajat taqwa. jangan percaya dengan maqom wali maqom wali quthub, maqom syeh atau lainnya yang lebih tinggi dari pada maqom taqwa,… maqom itu hanya takwa atau tidak.

kita melangkah dan berbuat, berbuat dan melangkah, sudah itu saja. Pikiran kita buat sederhana saja. Teori dibuat sederhana, tidak perlu rumit, dan itulah islam yang benar, tidak ruwet dan tidak njlimet. Misalnya ketika kita mau ke Allah, jika islam yang benar maka kalau mau ke Allah ya ke Allah saja, tidak ada birokrasi seperti menghadap presiden yang ada protokolernya. Islam yang menganggap menghadap Allah itu seperti menghadap presiden yang harus melalui para bawahannya adalah pandangan yang ruwet, pandangan yang menjauhkan umat islam dari Tuhannya Allah SWT. pandangan ini akan menyakitkan hati bagi mereka yang mengaku bisa menjadi mak comblang yang katanya bisa menghubungkan kita dengan Allah, padahal Allah sendiri tidak pernah mengakui keberadaan mak comblang ini. Kan lucu…. Allah mempersilahkan dengan seluas luasnya siapapun yang akan menghadapnya, eh ada orang yang merasa dirinya bisa menghubungkan hamba kepada Allah SWT.

Baik islam is simple, islam sederhana dan islam tidak ruwet, maka yang penting kita melangkah dan melangkah jangan mau ruwet jangan mempersulit diri. Turuti Allah saja jangan turuti yang lain untuk melangkah ke ALlah, jangan mau di takut takuti dengan syetan akan menyesatkan, syetan akan menjadi gurunya, orang awam tidak akan bisa, dan mitos mitos lain yang tidak berdasar.

baik selamat melangkah semoga tuntunan Allah selalu menyertai kita amin