Articles from September 2018

Bagaimana sebenarnya Jin mengganggu manusia dan bagaimana solusinya

dalam taraf penggoda antara manusia dan jin, sama, yaitu sama sama membisikkan was was, disini kita harusnya adil kepada Jin, bahwa kesurupan itu bisa terjadi karena jin dan karena manusia. Sebab manusia juga membisikkan jin juga membisikkan agar manusia menjadi was was, was was ini adalah rasa khawatir. ya sebatas itu saja kerjaan jin pada manusia yaitu sebatas membuat manusia was was. Jadi kalau kita was was artinya kita sudah kesurupan yaitu termakan omongan jin atau manusia yang ada di sekitar kita.

Gangguan jiwa (psikis) apapun model gangguannya bermuara pada was was ini atau bahasa kerennya anxiety atau kecemasan. jadi sebenarnya orang yang mengalami gangguan jiwa semua sudah kesurupan. Was was kalau ujian gagal, itu sudah kesurupan, was was besuk makan apa itu juga kesurupan, takut mati itu kesurupan. Orang yang kesurupan tidak perlu teriak teriak , kalau sudah teriak teriak itu sudah tnaik tingkat sudah tidak kesurupan lagi tapi sudah rusak bawah sadarnya.

Konsep ada jin masuk dan keluar dalam diri tubuh manusia itu sebenarnya pendapat yang salah sebab jasad manusia adalah materi sedangkan jin bersifat non materi, sekarang bagaimana bisa masuk dan keluar. Wujud jin saja tidak jelas, dan lucunya lagi peruqyah yang katanya bisa mengeluarkan jin dari tubuh manusia tidak pernah melihat jin itu keluar dari tubuh, atau melihat sosok bagamana jin, jadi peruqyah juga menggunakan persepsinya atau anggapannya sendiri, sehingga masing masing peruqya kalau di uji tidak akan sama atau konsisten dari peruqyah yang berbeda. Misalnya ustad A meruqyah nanti pendapat tentang jin akan berbeda dengan Ustab B.

Pengobatan dengan membacakan alquran pun sebenarnya keluar dari untuk apa di turunkan, bahwa sebenarnya al quran di turunkan untuk menjadi petunjuk hidup , petunjuk bagaimana hidup, bukan sebagai mantra bukan sebagai jampi jampi yang kalau dibaca kan orang yang kesurupan maka akan jin nya akan keluar. Dalam proses pembacaan quran pada orang yang di duga kesurupan pun cara membacanya yang bisa membuat otak jadi acak, selama saya menyaksikan tidak ada pembacaan ruqyah dengan lembut dan merdu pasti menghentak hentak… jadi sebenarnya yang membuat perut mual jadi muntah ketika dibacakan al quran sebenarnya bukan dari al qurannya tapi dari sugesti awal yang diberikan kepada si sakit bahwa dia kemasukan jin dan nanti akan dikeluarkan dengan membaca ayat alquran , kemudian cara membaca yang menghentak hentak dan kalimat kalimat sugesti yang menyebutkan Jin keluar kamu… ya kalau begini mah sama saja dengan ilmu sugesti tidak perlu pakai ayat quran pakai pakai bacaan lainnya pun asal dibaca dengan menghentak dia akan muntah juga. tapi apa yang terjadi pasca di ruqyah, pasien jadi tersugesti bahwa dirinya ada jin, bahwa dirinya ada jin yang mengganggu, parahnya lagi ketika dia berbuat jahat maka dia akan mengatakan bahwa jin yang ada belum keluar dan menggangtikan dirinya saat dia berbuat jahat. masya Allah…. kalau begini maka orang tidak akan sembuh semakin parah penyakitnya, yang bikin pening… ruqyah seperti ini dikatakan ruqyah syariyah….

tulisan ini hanya meluruskan bagi yang masih awam dengan permasalahan jin yang sedikit sedikit menjadi objek penyebab permasalahan psikis. saya pernah nangani kasus anak pondok karena stress tinggal di pondok dan secara bawaan dia juga memiliki potensi gangguan, ketika di pondok mengalami depresi berat … eh sama ustadnya dan orang tuanya di ruqyah… sampai ruqyah 100 kali ya tidak bakalan sembuh… Dan masih banyak kasus yang salah penanganan dimana depresi dikatakan gangguan jin.

sekarang bagaimana cara praktisnya agar terbebas dari ganguan jin, dalam tulisan saya sebelumnya saya sudah tuliskan trik praktisnya, tapi ada cara mudahnya yaitu dengan dzikir nafas dan lurus ke Allah. Hanya dengan tu kita bisa terhindar dari bisikan bisikan karena kita bisa mem by pass bisikan itu.

 

kesadaran Allahu akbar, sikap alhamdulillah, dan jasad subhanallah

penerapan takbir tahmid  dan tasbih bisa anda laith dalam keseharian yaitu dengan kesadaran ada  di balik alam semesta, kesadaran kita duduk atau berada disini, di keberadaan ini atau di kesadaran ini kita aktifkan sikap syukur kita kepada Allah, dari sini  akan ada daya , daya ini kita ikuti dengan jasad kita sebagai wujud pengakuan penyerahan diri kepada Allah.

Latihan ini dapat anda lakukan selepas subuh  dan setelah shalat magrib sebaiknya kurang lebih 30 menit. Ketiganya jadi satu dan menjadi satu sebagai satu kesatuan.

terapi kesurupan dengan komunikasi bawah sadar

Kasus kasus kesurupan ini seperti budaya, gangguan paling banyak ada di nusantara baik di indonesia, malaysia, brunei. Bagi orang awam yang tidak mengenal teknik ruqyah atau perdukunan lainnya, mungkin akan ketakutan atau merasa tidak mampu menyembuhkan.

saya akan menggunakan teknik komunikasi sebagai cara yang mudah dan praktis yang bisa dilakukan oleh siapapun.

ketika kita menghadapi orang yang kesurupan langkah pertama adalah menenmpatkan si sakit berada di tempat yang tenang, dan tidak banyak orang, kalau perlu ruangan ber AC …. ha ha…

langkah ke dua adalah dengan sikap tenang , penuh percaya Allah, kita hadapi orang yang kesurupan. kemudian ajaklah komunikasi secara wajar sesuai dengan alam kesadarannya. Jika alam kesadarannya adalah alam kesadaran jin maka ajaklah komunikasi sesuai dengan alam nya. Ingat yang paling penting adalah dia mau menjawab.Jangan lakukan hal hal yang membuat dia menolak, misalnya dengan membentak, dengan menyuruh keluar dan sebagainya. Komunikasi yang dapat anda lakukan adalah menanyakan dengan baik baik , Kamu Siapa? jangan menyebut misalnya Mbah Siapa, atau kamu “penunggu” mana, langsung saja sebut dia dengan kamu, dengan “kamu siapa”. Pertanyaan ini jika nyambung ke pasien maka dia akan menjawab meski dengan suara keras, tenang, tetap tenang kemudian tanya lagi aku mau meminta waktu kamu untuk bicara dengan si … sebut nama si sakit …. (jangan pakai kata kata Boleh, kata kata meminta ), lakukan seperti orang yang memberikan sugesti tegas tapi lembut.

kemudian sebut nama si sakit, dan ajaklah si sakit untuk menjawab atau merespon pertanyaan misalnya dengan mengangguk kepala atau menggerakkan tanganya. kemudian ajaklah komunikasi terus dengan cara yang paling sederhana karena si sakit masih dalam keadaan bawah sadar dan kesadaranya masih sangat tipis. kemudian ajaklah dia untuk mewujudkan keinginannya (sesuaikan dengan problem hidup yang dia alami) msialnya dengan kamu ingin bahagia kan, kamu ingin tenang kan, jika iya mengangguk segera ajak dia untuk terus naik, dan naik menuju kepada Allah. Misalnya dengan mengajak sekarang saya akan ajak  kamu untuk naik ke atas meninggalkan tubuh terus naik ke atas kemudian keluar bumi dan keluar planet dan bintang kemudian minta dia menyebut nama Allah .. Allah .. Allah dan lalu minta dia untuk terus berjalan ke ALlah menyebut nama Allah.  sampai disini dia akan tersadar dan terbebas dari gangguan alam bawah sadar.

kemudian agar tidak terganggu jn yang bercokol di alam bawah sadarnya, berikan dia cara berdzikir nafas agar kesadarannya terjaga.

semoga cara ini bermanfaat

note: cara ini masih dalam teori, belum di uji cobakan, sejak teori ini saya dapatkan belum ada yang kesurupan datang ke saya .. he he … so bila ada yang sudah coba silahkan hub saya .