Articles from September 2018

Bagaimana sebenarnya Jin mengganggu manusia dan bagaimana solusinya

dalam taraf penggoda antara manusia dan jin, sama, yaitu sama sama membisikkan was was, disini kita harusnya adil kepada Jin, bahwa kesurupan itu bisa terjadi karena jin dan karena manusia. Sebab manusia juga membisikkan jin juga membisikkan agar manusia menjadi was was, was was ini adalah rasa khawatir. ya sebatas itu saja kerjaan jin pada manusia yaitu sebatas membuat manusia was was. Jadi kalau kita was was artinya kita sudah kesurupan yaitu termakan omongan jin atau manusia yang ada di sekitar kita.

Gangguan jiwa (psikis) apapun model gangguannya bermuara pada was was ini atau bahasa kerennya anxiety atau kecemasan. jadi sebenarnya orang yang mengalami gangguan jiwa semua sudah kesurupan. Was was kalau ujian gagal, itu sudah kesurupan, was was besuk makan apa itu juga kesurupan, takut mati itu kesurupan. Orang yang kesurupan tidak perlu teriak teriak , kalau sudah teriak teriak itu sudah tnaik tingkat sudah tidak kesurupan lagi tapi sudah rusak bawah sadarnya.

Konsep ada jin masuk dan keluar dalam diri tubuh manusia itu sebenarnya pendapat yang salah sebab jasad manusia adalah materi sedangkan jin bersifat non materi, sekarang bagaimana bisa masuk dan keluar. Wujud jin saja tidak jelas, dan lucunya lagi peruqyah yang katanya bisa mengeluarkan jin dari tubuh manusia tidak pernah melihat jin itu keluar dari tubuh, atau melihat sosok bagamana jin, jadi peruqyah juga menggunakan persepsinya atau anggapannya sendiri, sehingga masing masing peruqya kalau di uji tidak akan sama atau konsisten dari peruqyah yang berbeda. Misalnya ustad A meruqyah nanti pendapat tentang jin akan berbeda dengan Ustab B.

Pengobatan dengan membacakan alquran pun sebenarnya keluar dari untuk apa di turunkan, bahwa sebenarnya al quran di turunkan untuk menjadi petunjuk hidup , petunjuk bagaimana hidup, bukan sebagai mantra bukan sebagai jampi jampi yang kalau dibaca kan orang yang kesurupan maka akan jin nya akan keluar. Dalam proses pembacaan quran pada orang yang di duga kesurupan pun cara membacanya yang bisa membuat otak jadi acak, selama saya menyaksikan tidak ada pembacaan ruqyah dengan lembut dan merdu pasti menghentak hentak… jadi sebenarnya yang membuat perut mual jadi muntah ketika dibacakan al quran sebenarnya bukan dari al qurannya tapi dari sugesti awal yang diberikan kepada si sakit bahwa dia kemasukan jin dan nanti akan dikeluarkan dengan membaca ayat alquran , kemudian cara membaca yang menghentak hentak dan kalimat kalimat sugesti yang menyebutkan Jin keluar kamu… ya kalau begini mah sama saja dengan ilmu sugesti tidak perlu pakai ayat quran pakai pakai bacaan lainnya pun asal dibaca dengan menghentak dia akan muntah juga. tapi apa yang terjadi pasca di ruqyah, pasien jadi tersugesti bahwa dirinya ada jin, bahwa dirinya ada jin yang mengganggu, parahnya lagi ketika dia berbuat jahat maka dia akan mengatakan bahwa jin yang ada belum keluar dan menggangtikan dirinya saat dia berbuat jahat. masya Allah…. kalau begini maka orang tidak akan sembuh semakin parah penyakitnya, yang bikin pening… ruqyah seperti ini dikatakan ruqyah syariyah….

tulisan ini hanya meluruskan bagi yang masih awam dengan permasalahan jin yang sedikit sedikit menjadi objek penyebab permasalahan psikis. saya pernah nangani kasus anak pondok karena stress tinggal di pondok dan secara bawaan dia juga memiliki potensi gangguan, ketika di pondok mengalami depresi berat … eh sama ustadnya dan orang tuanya di ruqyah… sampai ruqyah 100 kali ya tidak bakalan sembuh… Dan masih banyak kasus yang salah penanganan dimana depresi dikatakan gangguan jin.

sekarang bagaimana cara praktisnya agar terbebas dari ganguan jin, dalam tulisan saya sebelumnya saya sudah tuliskan trik praktisnya, tapi ada cara mudahnya yaitu dengan dzikir nafas dan lurus ke Allah. Hanya dengan tu kita bisa terhindar dari bisikan bisikan karena kita bisa mem by pass bisikan itu.

 

kesadaran Allahu akbar, sikap alhamdulillah, dan jasad subhanallah

penerapan takbir tahmid  dan tasbih bisa anda laith dalam keseharian yaitu dengan kesadaran ada  di balik alam semesta, kesadaran kita duduk atau berada disini, di keberadaan ini atau di kesadaran ini kita aktifkan sikap syukur kita kepada Allah, dari sini  akan ada daya , daya ini kita ikuti dengan jasad kita sebagai wujud pengakuan penyerahan diri kepada Allah.

Latihan ini dapat anda lakukan selepas subuh  dan setelah shalat magrib sebaiknya kurang lebih 30 menit. Ketiganya jadi satu dan menjadi satu sebagai satu kesatuan.

terapi kesurupan dengan komunikasi bawah sadar

Kasus kasus kesurupan ini seperti budaya, gangguan paling banyak ada di nusantara baik di indonesia, malaysia, brunei. Bagi orang awam yang tidak mengenal teknik ruqyah atau perdukunan lainnya, mungkin akan ketakutan atau merasa tidak mampu menyembuhkan.

saya akan menggunakan teknik komunikasi sebagai cara yang mudah dan praktis yang bisa dilakukan oleh siapapun.

ketika kita menghadapi orang yang kesurupan langkah pertama adalah menenmpatkan si sakit berada di tempat yang tenang, dan tidak banyak orang, kalau perlu ruangan ber AC …. ha ha…

langkah ke dua adalah dengan sikap tenang , penuh percaya Allah, kita hadapi orang yang kesurupan. kemudian ajaklah komunikasi secara wajar sesuai dengan alam kesadarannya. Jika alam kesadarannya adalah alam kesadaran jin maka ajaklah komunikasi sesuai dengan alam nya. Ingat yang paling penting adalah dia mau menjawab.Jangan lakukan hal hal yang membuat dia menolak, misalnya dengan membentak, dengan menyuruh keluar dan sebagainya. Komunikasi yang dapat anda lakukan adalah menanyakan dengan baik baik , Kamu Siapa? jangan menyebut misalnya Mbah Siapa, atau kamu “penunggu” mana, langsung saja sebut dia dengan kamu, dengan “kamu siapa”. Pertanyaan ini jika nyambung ke pasien maka dia akan menjawab meski dengan suara keras, tenang, tetap tenang kemudian tanya lagi aku mau meminta waktu kamu untuk bicara dengan si … sebut nama si sakit …. (jangan pakai kata kata Boleh, kata kata meminta ), lakukan seperti orang yang memberikan sugesti tegas tapi lembut.

kemudian sebut nama si sakit, dan ajaklah si sakit untuk menjawab atau merespon pertanyaan misalnya dengan mengangguk kepala atau menggerakkan tanganya. kemudian ajaklah komunikasi terus dengan cara yang paling sederhana karena si sakit masih dalam keadaan bawah sadar dan kesadaranya masih sangat tipis. kemudian ajaklah dia untuk mewujudkan keinginannya (sesuaikan dengan problem hidup yang dia alami) msialnya dengan kamu ingin bahagia kan, kamu ingin tenang kan, jika iya mengangguk segera ajak dia untuk terus naik, dan naik menuju kepada Allah. Misalnya dengan mengajak sekarang saya akan ajak  kamu untuk naik ke atas meninggalkan tubuh terus naik ke atas kemudian keluar bumi dan keluar planet dan bintang kemudian minta dia menyebut nama Allah .. Allah .. Allah dan lalu minta dia untuk terus berjalan ke ALlah menyebut nama Allah.  sampai disini dia akan tersadar dan terbebas dari gangguan alam bawah sadar.

kemudian agar tidak terganggu jn yang bercokol di alam bawah sadarnya, berikan dia cara berdzikir nafas agar kesadarannya terjaga.

semoga cara ini bermanfaat

note: cara ini masih dalam teori, belum di uji cobakan, sejak teori ini saya dapatkan belum ada yang kesurupan datang ke saya .. he he … so bila ada yang sudah coba silahkan hub saya .

Untuk apa pikiran ini kalau semua pakai kesadaran

Pikiran adalah alat, namanya alat adalah untuk membantu kita dalam menyelesaikan masalah, jadi pikiran tidak boleh menguasai. Sama analoginya, Pikiran itu seperti pembantu rumah kita, tidak boleh menguasai kita, dia adalah pembantu yang dibawah kendali kita. Berapa banyak orang tertipu oleh pikiran dimana akhirya pikiran menjadi raja. Menguasai kita dan menjadi bulan bulanan pikiran, tak berdaya dengan pikiran sendiri. Pikiran yang tak terkendali adakan dapat menggerakkan seseorang untuk berbuat sesuatu, biasanya perbuatan yang tidak baik. Sehingga banyak yang merasa perbuatannya adalah bukan dari dirinya….lah…

baik Sekarang untuk apa pikiran ini. PIkiran ini harus kita kuasai sehingga kita bisa memanfaatkan dengan sebaik baiknya. Misalnya kita punya alat pemotong kayu, yang canggih maka kita harus pelajari dengan benar sehingga dapat menghasilkan suatu barang yang bermanfaat. Sama seperti pikiran kita harus mempelajari bagaimana menggunakan pikiran sehingga kita dapat memanfaatkan pikiran dengan maksimal. Di dalam quran pikirandigunakan untuk memikirkan keagungan Allah, bukan untuk mempertanyakan kenapa Allah berbuat begini dan begitu. Untuk inipun sulit jika diri kita tidak menguasai pikiran. Siapa diri  kita,?, diri kita adalah kesadaran ini yaitu jiwa kita ini. Bagaimana mengaktifkan jiwa agar bisa menguasai pikiran, caranya adalah naik ke atas, semakin ke atas kesadaran kita maka semakin kita dapat mengatur pikiran kita. Ke atas yang dimaksud ? yang dimaksud adalah ke Allah. Ya benar Ke ALlah, semakin kita ke Allah maka kita semakin sadar dan kita semakin bisa menggunakan pikiran dengan benar dan maksimal.

Maka fokus kita sekarang ada di kesadaran saja yaitu sadar Allah, inilah yang dimaksud dengan pandangan Nur Ilhai, yaitu melihat dengan kesadaran Ke Tuhanan yaitu sadar Allah, yang akan memancar ke pikiran perasaan dan tubuh serta perbuatan kita. Itulah kenapa juga saya sering mengatakan jangan gunakan pikiran gunakan kesadaran.

sebenarnya ketika kita menggunakan kesadaran maka pikiran bukan terus tidak bekerja, pikiran kita akan tetap bekerja bahkan bekerjanya akan lebih optimal. Ketika kita sadar Allah pikiran akan terbebas dari memori masa lalu dan kekhawatiran terhadap masa depan, sehingga kerjanya jadi ringan, yang ia kerjakan apa yang sedang kita sadari, jika demikian maka pikiran akan lebih banyak ruang kosong untuk bekerja, dan apa manfaatnya, keadaan itulah pikiran menjadi lebih kreatf, teilhami berbagai macam hal dan lebih peka dengan sekitar.

gunakan kesadaran agar pikiran dan perasaan lebih optimal bekerja , atau gunakan pikiran maka dia akan menguasai kita? Banyak orang akhirnya gila karena pikirain semakin menjadi jadi dan tidak bisa dikendalikan, kalau nggak percaya silahkan tanya kepada yang pernah sembuh dari penyakit gila. Mereka sampai mendengar , melihat dan merasa padahal itu hanya pikiran, itulah halusinasi.

bagi yang belajar dzikir nafas kita melatih agar kesadaran kita aktif dan pikiran menjadi tercerahkan perasaan menjadi lebih tenang. sehingga jiwa kita menjadi jiwa yang tenang dan itulah SURGA.

update tulisan saya di android mu dengan pasang aplikasi DN silahkan klik disini

Peringatan keras untuk umat islam dari Allah SWT

Allah pun memberi peringatan keras bagi seluruh umat islam, berupa hancurnya negara negara islam di tanah arab, bahkan di negeri para nabi yaitu palestina. Peringatan seharusnya menjadi yang terakhir, jika kita mau sadar. Tapi jika tidak sadar juga maka Allah akan memberikan peringatan yang lebih keras lagi.

Peringatan keras juga dialami oleh jepang, dengan bom di hiroshima dan nagasaki, tapi mereka segera sadar dan bangkit, maka Allahpun membuat negara itu menjadi negara yang sangat diperhitungkan di dunia. kunci kebangkita negara jepang setelah BOM hiroshima dan nagasaki adalah yang pertama kesadaran yang kedua adalah Amanah. Dua hal ini yang sangat di agungkan dan di seriusi oleh jepang sehingga Allahpun juga membuat jalan bagi kejayaan negara tersebut.

Islam ini sudah hampir punah, jika umat islam tidak mau sadar bisa jadi Allah menutup dunia ini. Maka kita pelajari bagaimana jepang bangkit,yaitu dengan suatu kesadaran dan amanah. Keadaran dalam segala bidang dan amanah dalam segala bidang. Setiap apa yang kita lakukan adalah karena Allah dan kita kerjakan amanah itu dengan sebaik baiknya.

tidka mustahil umat islam akan menguasai dunia akan dibangkitkan Alah SWT. Jka masing masing umat ini amanah. tiga hal yang harus kita jalankan amanah dengan sungguh sungguh :

  1. Saksi Allah : bersyahadah : yaitu sadar Allah dalam segala hal dalam setiap saat. selalu sadar Allah, kita melihat ke barat ke timur kemana arah kesadaran kita selalu mengarah kepada Allah
  2. Ibadah: menjalankan ibadah harus amanah: baca al quran harus paham, jangan baca, kalau hanya baca itu namanya tidak amanah, shalat harus faham kepada siapa menghadap dan faham akan bacaan shalat sebagai bentuk komunikasi jika tidak maka faham maka shalatnya tidak amanah. Bersedekah tidak untuk mendapat pahala atau kembalian dari Allah lebih banyak, sedekah 100 minta kembalian 1000, sedekah harus ihlas karena Allah, jika tidak maka sedekahnya tidak amanah.
  3. Khalifah, bekerja, memenuhi kewajiban dlam hidup , dalam berumah tangga dalam segala hal. melakukan karena Allah bukan karena ingin gelar, bukan karena ingin uang, bukan karena takut kepada pimpinan, tapi bekerja karena Allah berkeluarga mendidik anak istri adalah karena Allah, jika tidak demikian maka khalifahnya tidak amanah.

jadi kita malakukan segala hal dengan amanah sebaik baiknya ihlas karena Allah. Jepang malu kalau sampai gagal tugas bahkan sampai harakiri atau bunuh diri, kita harusnya malu jika gagal menjalankan tugas, jika kita tidak dapat melakukn tugas dengan baik. jangan hanya bilang cinta Allah, takut kepada Allah tapi tidak amanah kepada Allah.

islam in tergantung kita jika kita tidak mau sadar maka Allah akan elbih menghancurkan islam secara keseluruhan. Negara Iraq pusat keilmuan sudah hancur, libya hancur, iraq menunggu waktu, dan yang terakhir adalah negara indonesia , sebagai negara islam terbanyak. di indonesia sebagai opening kehancuran sudah di mulai dengan adanya teroris berlabel islam, ndak tahu dananya dari mana, tapi nyatanya ada, ngebom kemana mana atas nama islam. Kalau Indonesia the last islamic nation yang dihancurkan Allah maka habislah sudah agama islam itu.

sekarang saya berjuang untuk menegakkan tauhid, dengan gerakan sadar Allah yang setiap hari saya kobarkan, saya bersyukur kepada Allah karena saya menjadi orang yang terpilih oleh Allah untuk menyelematkan agama Allah dari peringatan Allah yang maha dahsyat. JIka anda merasa tergerak juga andapun patut bersyukur kepada Allah karena anda juga terpilih, tapi jika anda setelah membaca ini tidak tergerak untuk ikut berjuang maka mohon lah kepada Allah agar menjadi orang yang terpilih, tapi jika anda justru membeci gerakan sadar Allah, berarti Allah menjadikan anda menjadi tentaranya syetan yang akan turut dikutuk sampai akhirat. naudzubillah.

 

terima saja energi syukur (T2)

di dalam shalat ada tumakninah, di dalam ramadhan ada itikaf, dan di haji ada wukuf, sebenarnya itu adalah pengendapan energi yang di dapat dari menjalankan ibadah. Energi ini tidak akan didapat jika posisi ita tidak menerima. pada saat itikaf misalnya maka diamnya kita akan menerima lailatul qodr, ketika kita rukuk dan tumakninah maka kita akan menerima energi rukuk, sujud , menerima energi sujud dan seterusnya. Jadi dalam ibadah kita ada proses untuk menerima. Menerima dilakukand engan “diam” dan tetap sadar Allah.

baik saya akna fokus kepada energi syukur yaitu T2, ketika kita bersyukur kepada Allah maka akan energi yang akan mengalir dalam diri kita entah itu masuk melalui tubuh kita atau masuk melalui langsung pada jiwa kita. Coba kita baca salah satub contoh testimoni dari jamaah dzikir nafas yang meenrima energi syukur ini

 

ketika jamaah ini memaski wilayah syukur maka akan ada daya yang diterima oleh hati yaitu rasa yang plong seperti terbebas dan beban apapun dan ini terasa nikmat, contoh ini adalah daya syukur. Ketika kita mengalami ini maka terima sampai selesai daya itu. semakin menerima maka daya itu akan tersimpan dalam diri kita dan akan berdampak kepada kita setelah daya itu selesai. maka saya sya menyebut bahwa dengan memasuki wilayah syukur ini seperti kita mencharge diri kita.

menerima ini sebenarnya adalah T1 atau tasbih. Dan kita menerima dari syukur yang kita lakukan (T2). baik semoga kita dimudahkan Allah untuk selalu belajar dan belajar, belajar dengan kesabaran karena kadang ilmu dan daya Allah ini ada yang lembut ada yang keras menghentak.

 

 

kemenangan islam dibanding yahudi dan nasrani

Islam adalah ajaran kesadaran, bukan ajaran pikiran ataupun perasaan. Jika kita mengikuti ajaran Rasululah maka sangat jelas bahwa beliau mengajarkan kesadaran yaitu ihsan … bukan di perasaan dan pikiran. Kenapa kesadaran, ya.. karena dengan kesadaran yang benar maka pikiran dan perasaan kita akan lebih optimal. Tapi jika pikiran maka tidak akan menggerakkan perasaan terlebih kesadaran. Islam sangat tinggi sebab yang di utamakan adalah kesadaran ke Allah.

Maka jika islam meninggalkan keadaran ini maka jelas islam akan selalu kalah selalu di bawah dan selalu menjadi pecundang. Jujur saat ini yahudi lah penguasa dunia, dengan kekuatan yang tak nampak, kekuatan di balik layar, dia bisa menguasai dunia. palestina saja tetap menjadi kekuasaan dia, dan selamanya akan emnjadi genggman yahudi jika umat islam tidka segera merubah dirinya untuk sadar akan Allah.

Keadaran adalah modal utama untuk bisa membalik dunia 180 derajat, islam menjadi jaya seperti zaman keemasan islam sekian ratus tahun yang lalu. Kehancuran islam pada masa itu disebabkan karena meninggalkan kesadarana akan Allah, sampai sekarang.

melawan yahudi di palestina tidak dengan ekonomi atau dengan senjata, tapi dengan kesadaran akan Allah, kesadaran akan Allah yang meliputi di segala bidang. Dan kemenangan islam nantinya tidak akan dinikmati oleh umat islam saja tapi oleh umat yahudi dan nasrani, karena sekali lagi prinsipnya adalah kesadaran bukan pikiran atau perasaan. Sepert zaman Rasulullah ketika memenangkan peperangan melawan kaum kafir maka orang kafir pun merasakan kebeurtungan atas kemenagan umat islam .

maka saya ajak untuk segenak umat islam untuk segera sadar Allah segera kembali menyadari Allah dalam setiap ibadah dan setiap aktivitas. Jalankan amanah dengan baik seperti Rasulullah menjalankan amanah, beliau diberi gelar al amin artinya orang yang amanah.

semoga islam kembali jaya dengan kesadaran kita kepada Allah yang benar dan lurus, amanah dalam setiap ibadah dan setiap perbuatan. amin

Apa yang anda takutkan ?

apa yang anda takutkan dan apa juga ya.. yang saya takutkan. amanah kadang terlalu tinggi bagi kita sehingga terasa kita berada di bawah dan tidak tahu bagaimana meraih cita cita itu. Ya mulailah kita dari tangga pertama maka akan nampak tangga ke dua dan naik tangga kedua akan nampak tangga ketiga. Ini nampak simple dan kita sudah sering mencoba dan mendengar nya namun ini bukan masalah kita sudah pernah ngerti atau tidak, tapi adalah bagaimana kita mencoba untuk merangkak langkah demi langkah. Mau mencoba dari yang paling rendah ini lah yang kadang berat. Beratnya karena ego kita tidak mau terima untuk memulai dari paling yang rendah. be free to do, bebaskan diri kita dari apa apa yang menghambat apa yang akan kita kerjakan. Kemerdakaan kita dalam menjalankan amanah adalah sangat penting. Amanah demi amanah akan dapat kita lakukan meski kita mulai dari yang paling sederhna

akhirnya apa yang kita takutkan dari amanah kita yang setinggi langit? sedangkan kita sewaktu kecil beraniuntuk bercita cita tapi setelah dewasa kita malah takut untuk bercita cita dan menjalnkan amanah dari yang paling sederhana.

selamat menjalankan amanah mulai dari yang paling sederhana dan jangan lupa untuk istiqomah atau ajeg.

Berdakwah tidak pakai pikiran dan perasaan

Dakwah islam yang di contohkan Rasulullah menggunakan kesadaran bukan pikiran dan perasaan. ketika membaca judul mungkin anda bertanya “tidak pakai perasaan?”, ya benar sekali dakwah cara Rasulullah tidak menggunakan perasaan. mungkin dengan jawaban ini anda akan semakin jengkel atau bingung atau akan bilang “mbel”. he he baik saya tidak akan menjelaskan secara detil karena setahu saya Rasulullah dalam setiap dakwahnya menggunakan wahyu yang diturunkan kepada Beliau. Kesadaran Beliau kepada Allah yang sempurna membuat pikiran dan perasaan serta perbuatan mengikuti apa yang diperintahkan Allah kepada Beliau.

Dakwah tidak menggunakan perasaan dan pikiran apa masih bisa kita lakukan, …. ya masihlah. Kita tidak menerima wahyu seperti Rasulullah tapi kita diberikan ilham oleh Allah. Ilham inilah yang menjadi dasar dalam berbuat dan berperilaku. saya sendiri belajar menggunakan kesadaran ini bukan menggunakan pikiran dan perasaan. Kadang yang muncul pertentangan antara pikiran perasaan VS keasadaran llham. Pikiran perasaan ke utara, tapi ilham ke selatan. Ya karena sudah komit kepada Allah  saya putuskan untuk mengikuti apa yang Allah ilhamkan jadi saya tidak menggunakan pikiran dan perasaan saya. Dan pasti tahu apa yang saya alami….. di caci, di maki, di sanjung, di tinggalkan, di beri applause… dan seterusnya. Nano Nano rasanya. ya Allah ….. saya hanya berserah dan saya kembalikan kepada Allah. Dan setelah sekian waktu berlalu barulah Allah memberikan suatu hikmah dari ilham yang seblumnya Beliau berikan kepada saya. Coba kalau ilham itu tidak saya jalankan pasti jadinya tidak sebaik ini…. itu gumam saya… subhanallah alhamdulilah….

Sejak tahun 2000 prinsip ini mulai saya latih, Pertemuan dan perpisahan dengan banyak orang kadang membuat sedih …. kalau bahasa cintanya, kalau harus berpisah kenapa dipertemukan… ha ha …. tapi itulah kehendak Allah. Kawan yang dulu setia dengan pengajaran pengajaran …. kontra …. dan Bye bye…. dan itu pun sebuah proses yang sudah biasa bagi saya, ini resiko berdakwah mengikuti kesadaran bukan mengikuti pikiran dan perasaan.

memegang tali Allah itu seperti memegang bara api, …. maunya saya lepas… tapi tidak, tidak akan saya lepas. Saya berprinsip berdakwah karena Allah bukan karena jamaah, bukan karena materi. Saya akan lebih sedih jika ilham Allah sudah tidak turun lagi pada saya, atau saya sudah tidak di pakai lagi sama Allah. Ya Allah pakai saya terus ya Allah, jangan Engkau pensiunkan hamba untuk menjadi penyampai ilham ilham yang Engkau berikan kepada hamba.

bagi kawan kawan yang masih mengikuti saya, mari ikuti cara saya, kita sama sama belajar menggunakan kesadaran kita untuk menangkap ilhamnya Allah, kita menuju kepada Allah tidak dengan pikiran dan perasaan tapi dengan kesadaran. agar apa yang saya sampaikan bisa sama sama se frekwensi, tidak terjadi perdebatan atau penolakan terlebih penyerangan…. saya ihlas menyampaikan ini kepada sahabat sahabat tapi kalau diterima dengan pikiran dan perasaan pasti tidak nyambung. okelah kalau tidak nyambung bisa di abaikan sementara jangan dipikir mendalam, insya Allah suatu saat Allah akan memberikan kefahaman.

 

ya Rasulullah…..

entah mengapa saya berandai jika Rasulullah menyaksikan umatnya… mungkin ini persepsi saya sendiri…. terserah penelian anda. Setelah saya melihat dan mendengar lagu ini

 https://www.youtube.com/watch?v=ffIFUVIQtJE&list=RDjRUz-cotT-Y&index=11

lagu itu seolah memicu awang awang imajinasi …..terasa benar bagaimana kesedihan rasulullah, umat islam menjadi umat yang tertinggal dan terendah dibanding umat nasrani, dan umat yahudi. Gelora dalam hati ini seolah kembali ke jaman Rasulullah di awal dakwah beliau. Melihat kenyataan sekarang ini bahwa umat islam tidak seperti yang Beliau harapkan.

Umat islam menjalankan ibadah tidak mengindahkan lagi kepada siapa dia menghadap, ketika mejalankan kehidupan hanya sekedarnya saja kadang tidak sesuai dengan janji yang pernah di sanggupi di awal, sehingga umat islam ini menjadi umat yang tertinggal jauh dengan umat lain. Umat banyak membaca syahadat tapi sama sekali kesadarannya tidak ke Allah …bahkan tidak sadar sama sekali dengan kepada siapa dia bersaksi.

bahkan saya merasakan kesedihan rasulullah sangat mendalam ketika justru menjadikan Rasulullah sebagai hijab bagi umatnya untuk terus ke Allah, menjadikan guru guru , pewarisnya  menjadi hijab bagi umat. Al quran hanya menjadi bahan bacaan saja umat tidak mau melihat arti makna dan terutama petunjuk bagi umat. Pengajian banyak tapi tidak berpengaruh terhadap peningkatan kualitas kepribadan umat.

Ya Allah saya siap untuk menjadi bagian dari umat Mu yang mengembalikan umat ini seperti apa yang dicita citakan Rasulullah. Kami tidak ingin Rasulullah saat ini bersedih karena melihat umat ini , umat yang dari Nol dibangun oleh Rasulullah. Ya Allah kami siap meneruskan perjuangan Rasulullah menegakkan kalimat tauhid lurus kepada engkau. ya Allah kehendaki lah kami untuk menjadi bagian mengambalikan kejayaan islam agama yang telah Engkau redhoi, agama yang dibawa oleh Rasulullah.

Salam kepada ya habibi ya nabi Allah, salam salam…..