Articles from March 3, 2019

BPJS jaminan kesehatan yang tidak match dengan gaya hidup tidak sehat

Pemerintah terlalu berani memberikan layanan kesehatan berupa jaminan kesehatan melalui programnya BPJS. BPJS ada yang membayar tiap bulan ada yang gratis. Kabar terakhir pemerintah tekor karena banyak orang sakit yang datang kerumah sakit. Rugi berapa T mungkin saya pun tak pasti. Ruginya pemerintah ini dalam hal ini tentu saja membiayai pengobatan banyak orang yang jatuh sakit. Ada satu hal yang ternyata menyababkan banyak orang sakit yaitu karena gaya hidup yang tidak sehat. Tahu sendiri kalau di indonesia apa saja bisa jadi makanan, usus jadi makanan, kikil jadi makanan dan jenis makanan lain yang tidak sehat. Inipun merebak ke jajanan anak anak di sekolah yang mengandung berbagai bahan makanan yang tidak sehat. Gaya hidup yang tidak sehat lagi masalah sampah, sampah ini aneh juga seharusnya dibakar dengan api yang besar sehingga menimbulkan asap , eh tidak sampah di pindah pindah dari suatu tempat ke tempat lain yang akhirnya di timbun juga tidak di apa apakan.

Kualitas makanan yang rendah, warung warung makan yang tidak terkontrol merupakan sumber penyakit, dan ada warung makan di solo iniĀ  yang letaknya di pinggir jalan raya dekatĀ  lampu merah tapi larisnya minta ampun, bisa anda bayangkan bagaimana kotornya makanannya kena debu dan lain sebagainya. Kalau kita melihat di pasar pasar banyak sekali makanan makanan yang seharusnya sudah tidak memenui kriteria “sehat” masih saja di jual.

kesadaran akan kesehatan masih sangat rendah, karena kurangnya edukasi. Seharusnya pemerintah juga getol memberikan edukasi hidup sehat jika mau menjamin kesehatan. Tapi lagi lagi yang konon katanya uang tersebut sering raib di jalan. Edukasi ini penting bagi masyarakat sebab kadang pemahaman kolosal tentang satu perilaku sehat akan membawa pangaruh yang kolosal juga. sehingga iklan yang terus menerus di berikan , iklan kesehatan maksudnya akan mempengaruhi perilaku sehat. Jujur saja iklan anjuran merokok dengan iklan berperilaku sehat getol iklan anjuran untuk merokok.

Kalau pemerintah tidak melakukan gerakan gaya hidup sehat maka BPJS akan terus merugi dan pelayanannya akan semakin buruk, karena kekurangan dana dan hanya skup kecil saja yang bisa dilayani BPJS. namun juga yang diuntungkan adalah rumah sakit dan klinik kesehatan sebab orang sekarang dikit dikit ke rumah sakit atau klinik pratama untuk sekedar memeriksakan batuk atau pilek.

Dengan adanya edukasi juga akan meningkatkan tingkat amanah dari masyarakat tentang pentingnya hidup sehat dan gaya hidup sehat. Mendidik masyarakat untuk amanah dengan tubuhnya ini penting, jadi kesehatan adalah tanggung jawab dirinya dengan Allah bukan dengan pemerintah. Jika kesadaran akan amanah tubuh yang sehat ini meningkat maka jumlah yang sakit akan banyak berkurang. Dan pemerintah bisa memberikan layanan kesehatan dengan BPJS lebih baik lagi.

Amanah bukan pencapaian target selesai tapi menjalankan perintah Allah

Amanah dinamikanya sungguh menarik karena kadang secara tidak sadar kita terjebak kepada pencapaian target harus selesai ini dan itu , harus selesai pada waktu ini dan itu. Jebakan batman ini membuat apa yang akan kita lakukan menjadi buntu dan seolah berhenti dan berat untuk melangkah, ya … padahal pekerjaan jelas ada dan memang harus kita kerjakan. Semakin kita memaksakan pada keadaan ini maka pikiran seolah tidak mau bergerak seperti tegang dan tidak dapat bekerja. Tubuhpun terasa loyo dan tidak bergairah. Masalah ini akan muncul ternyata karena hawa nafsu kita untuk selalu ingin menyelesaikan dan tergesa gesa, tidak ada rasa enjoy tidak ada rasa nyaman dalam menjalankan.

Menjalankan amanah tidak sekedar selesai atau cepat, menjalankan amanah adalah menjalankan perintah Allah. Jadi yang penting disini adalah proses bukan hasilnya. Jika kita fokus pada proses maka tugas yang kita jalankan akan terasa ringan, tidak stress dan enjoy. Tapi kalau kita fokus pada hasil maka akan menjadi tegang dan cepat lelah, capek dan kadang merasa buntu. Jadi kita harus membebaskan diri kita dari keinginan untuk selesai. Kita kerjakan saja apa apa yang perlu dan harus dikerjakan sekarang, dan yang paling penting adalah mengikuti perintah Allah dalam menjalankan tugas tersebut. Yang perlu sekali di latih sekarang adalah bagaimana kita dapat mengikuti apa apa yang Allah perintahkan dalam setiap langkah kita menyelesaikan amanah.

Secara teknis ketika kita menghadapi kebuntuan karena hal diatas langkah pertama adalah melepaskan diri dari amanah tersebut sejenak, kemudian sambungkan jiwa kita ke Allah dan masuk ke dzikir nafas 4. Dzikir nafas 4 ini akan membebaskan kita dari tekanan apapun. Kita bisa bergerak bebas dan ringan, nah suasana inilah yang kita bawa untuk melakukan atau menjalankan amanah yang sedang kita jalankan. simpel bukan. selamat mencoba