Seperti apa bisikan setan kepada yang belajar sadar Allah

Syetan pasti akan membelokkan agar manusia tidak sadar Allah. Dengan bisikan bisikan yang membuat manusia ragu tentang sadar Allah. dan berusha membelokkan untuk tidak sadar lagi dan kembali ke awal. Bisikan itu misalnya, setan membisikkan bahwa sadar Allah itu akal akalannya Purwanto, diakan bukan ustad.. jelas yang benar adalah ulama ulama yang bisa bahasa arab dan membaca arap gundul…. mana ada seluruh ulama salah dengan menterjemahkan dzikrullah itu sebagai ingat Allah, jelas benar lah para ustad dan kyai itu. kalau purwanto itu siapa ? bahasa arab aja nggak bisa… mau merevisi bahwa dzikrullah itu adalah sadar Allah… ……..ya ….demikianlah bisikan setan yang terus menerus membisikkan agar manusia tidak sadar Allah dan kembali kepada pengertian ingat Allah.

Setan akan menampakkan bisikan nampak indah dan nampak benar, berkaitan dengan sadar Allah di nampakkan salah dan menyalahi pendapat ulama ulama yang ada di kitab kuning. Sebab kalau sampai manusia berubah mindset dari ingat Allah menjadi sadar Allah, maka semakin mempersulit setan dalam menyesatkan manusia. bagaimana bisa disesatkan oleh setan kalau kesadarannya selalu berada  pada keadaan ON ke Allah.

Kalau manusia tidak merubah mindset dan mengikuti bisikan setan untuk tetap menggunakan ingat Allah, maka sangat mudah bagi setan untuk membelokkan untuk tidak lurus ke Allah. Misalnya dalam shalat dengan ingat Allah, maka manusia hanya bermain di otak misalnya mengingat ciptaan Allah yang bukan Allah, mengingat nikmat Allah yang bukan Allah juga… dan lainnya . Bahkan manusia akan terjebak pikiran untuk berusaha konsentrasi misalnya dengan fokus ke tempat sujud yang bukan Allah, atau fokus pada bacaan yang bukan Allah juga. Nah setan tinggal kipas kipas karena manusia meski shalat beratus ratus rekaat tidak membawa untuk khusyu.. karena jika tidak khusyu maka tidak akan berdampak apapun kepada manusia tersebut seperti disebutkan dalam al baqoroh 45 dan 46.

Setan tetap tidak terima kalau manusia belajar sadar Allah, sebab ini kunci dari segala kunci ibadah. Sadar Allah ini sama dengan ihsan. maka kenyataan bahwa orang sudah islam sudah iman, tapi ihsan belum. Meski Iman dan meski sudah  islam kalau belum ihsan ibadah apapun sulit untuk mendapatkan nilai pahala disisi Allah. Kunci keihlasan (karena ALlah) adalah di ihsan ini.

coba rasakan dalam hati kita masing masing, adakah perasaan jengkel, marah, dan perasaan negatif lainnya ketika membaca tulisan saya yang berisi tentang sadar Allah yang merupakan arti dzikrullah bukan ingat Allah. atau anda mendengarkan bisikan bisikan keraguan atas apa yang saya tulis tentang sadar Allah. nah…….. itu tandanya anda sedang di garap sama setan.

tapi sebaliknya, jika anda membaca tulisan saya ini kemudian anda merasakan pencerahan, kebahagiaan, dan perasaan plong dan tambah yakin tambah iman dan tambah mantap, itu berarti setan sudah jauh dari anda dan rahmat turun menerangi jiwa hati dan pikiran anda.

…… kita evaluasi masing masing diri kita

note: saya tidak merasa benar tapi apa yang saya sampaikan ini adalah kebenaran yang sifatnya hanya menyampaikan apa adanya.

Kesesatan Aql karena tidak menggunakan kesadaran sebuah tips shalat khusyu

bab kesadaran masih jarang orang yang sadar, he he … lha iya karena tidak menggunakan kesadaran maka ya tidak sadar. Islam agama yang sangat tinggi nilai spiritualnya, karena satu satunya agama yang menekankan kesadaran akan Tuhan yang implemented dalam kehidupan hanya islam. Coba kita cermati tentang ayat yang menyebutkan bahwa dimana engkau menghadap disitulah wajah Allah. Maka islam sangat menekankan kesadaran akan Allah yang ada dalam kehidupan ini.

Kesadaran yang tidak digunakan maka akan terjadi kesesatan dalam berfikir dan juga sesat emosi artinya akan menimbulkan emosi negatif. Kesadaran yang tidak dipakai misalnya contoh, ketika kita Shalat yang kita gunakan adalah konsentrasi dengan fokus pada arti bacaan atau fokus pada titik sujud, dengan konsentrasi ini berarti seluruh perhatian yang dituju adalah objek konsentrasi bukan ke Allah. Nah kesalahan ini kalau tidak dibetulkan maka selama shalat orang tidak akan mengalami keadaan khusyu. bagi yang menentang pendapat saya ini, tidak perlu berdebat, by pass saja.

Karena menggunakan konsentrasi yang tidak akan bisa khusyu kemudian berpendapat bahwa khusyu itu hanya milik para kyai yang punya pondok pesantren, atau habib keturunan nabi, atau hanya mereka yang hafal 30 juz padahal masalah terletak pada kesadaran akan ALlah yaitu karena ketidasadaran Allah selama shalat bukan masalah kyai, habib atau hafal 30 juz. Coba kalau shalat kemudian ihsan, kita sadar sedang berhadapan dengan Allah kemudian kita berserah maka aql dan qolbu akan mengikuti kesadaran , tenang, dan merasakan khusyu.

 

Ketika anda menemukan Ide

Apa yang harus kita lakukan ketika kita menemukan sebuah ide, baik saya akan sharingkan langkah langkah etika kita mendapatkan ide

  1. di tulis apa adanya : ya … anda cukup menuliskan apa adanya di kertas atau di note atau di HP , untuk awal ini anda cukup menuliskan apa adanya tidak perlu tata bahasa apalagi bahasa ilmiah, cukup bahasa yang penting anda paham. Kegunaan pencatatan awal ini adalah untuk meng anchor , detil ide tersebut. Kalau kita tidak mencatat maka akan lupa. kadang selang beberapa detik saja ide tersebut akan lenyap dan kita susah untuk mengingat kembali. Selain itu pencatatan awal ini berguna untuk menyimpan “daya” semangat atau daya insight yang muncul ketika ide itu muncul. nah catatan itu seperti rak lah, yang menyimpan apa apa yang kita dapatkan.
  2. Kemudian Ide itu harus anda cari pendukungngya, misalnya al quran , atau penemuan dari ilmuwan lain, atau pendapat pendapat yang dapat mendukung kebenaran dari ide anda. Sebab ide itu baru sebatas statement, jadi orang bisa tidak percaya dengan apa yang kita idekan. Agar orang lain percaya dengan ide kita maka ide itu harus dicari pendukungnya agar orang lain percaya dengan ide ide  kita.
  3. menuliskan dalam bentuk yang mudah dicerna oleh pembaca. misalnya di awali dengan latar belakang, isi dan penutup atau kesimpulan. Urutan anda menyampaikan dalam urutan logika yang benar akan dapat menambah keyakinan pembaca untuk mengikuti pendapat atau ide tadi.
  4. kalau perlu dibuat semacam polling ini tersedia di facebook, telegram atau google. Polling ini semacam kuesioner yang diisi oleh responden atau subjek dimana hasilnya ini kita wujudkan dalam bentuk tabel sebagai tambahan uraian ide. Kalau sudah  bicara tentang statistik dari penelitian melalui polling maka ide anda tidak akan terbantahkan lagi. dan akan sangat kuat argumentasinya.

Ide kita tidak untuk kita, ide kita untuk manfaat banyak orang, itulah yang namanya balighu ani walau ayah, sampaikan kepada publik meski satu ayat, atau satu ide atau satu penemuan. Tapi dengan cara yang bil hikmah atau dengan cara yang dapat diterima oleh publik, salah satunya adalah dengan penulisan yang argumentatif .

selamat berdakwah dengan ide ide yang Allah ilhamkan

Cara memohon sesuatu yang mustahil bagi kita (surat Maryam 1-11)

Pada ayat yang pertama merupakan isyarat bahwa Allah akan menyampaikan hal yang tidak bisa dijelaskan dengan akal dan itu kekuasaan Allah yang mutlak. Ayat ayat awal di surat maryam ini menunjukkan kepada kita kisah Nabi Zakariya yang ingin punya anak dan itu tidak mungkin. Allah menunjukkan di ayat itu bagaimana cara nya . caranya ada di ayat ke 3, nah ini perlu ruangan jiwa khusus untuk dapat melakukannya. Ruangan jiwa kita harus tenang sehingga kita bisa meminta dengan lembut dan disitu Allah juga menunjukkan di ayat 4-11, Zakariya dapat berkomunikasi langsung dengan Allah. Allah menjawab apa yang di mohonkan dari Nabi Zakariya. Ini memberikan contoh kepada kita bagaimana kita pun dapat melakukan nya karena al quran adalah tuntunan hidup. Jika al quran menyebutkan cerita bagaimana nabi Zakaria dapat berkomunikasi dengan Allah maka kitapun dapat berkomunikasi dengan Nya.

Ada yang menarik di surat maryam 1 – 11 ini

  1. permohonan yang tidak mungkin (ayat 4 dan 8) sesuatu yang tidak mungkin tapi Nabi zakaria tetap memohon kepada Allah
  2. memohon dengan lembut (ayat 3), biasanya kita memohon asal mohon saja, dengan nada yang keras, bukan dengan nada yang lemah lembut.
  3. memohon dengan menunjukkan amanah di dalamnya (ayat 5dan 6) ini menarik sekali yang jarang kita tiru . ternyata ini sangat efektif. kadanng kita minta sesuatu tapi tidak tahu dimana letak amanahnya.
  4. Nabi Zakaria faham doanya terkabul, dan menariknya beliau minta tanda dari doa yang dikabulkan Allah. dan Allah memberikan tanda selama 3 hari Beliau tidak dapat berbicara. (ayat 10). ini sangat menarik, karena jarang sekali kita berdoa kemudian kita minta tanda bahwa doa kita dikabulkan atau tidak. Tanda ini tentunya akan memperjelas tentang keinginan yang kita mintakan kepada Allah. ingat juga teori (ATP, amanah tanda perintah)
  5. di ayat terakhir Nabi Zakariya pun bicara dengan bahasa isyarat, tidak dengan bicara verbal. dan menyampaikan rasa syukurnya dengan mengajak umatnya untuk bertasbih , tentu saja dengan bahasa isyarat.

pelajaran yang sangat berharga dari surat maryam 1-11 adalah kita bisa saja minta sesuatu yang tidak mungkin, namun harus faham “amanah”nya apa dari permintaan tersebut. Misalnya sudah berkeluarga tapi belum punya rumah coba pakai caranya Nabi Zakaria ini. Amanahnya tentu saja adalah keluarga yang memerlukan tempat yang nyaman untuk beribadah dan mendidik anak-anak.

 

Kesalahan ringan menjalankan amanah dan recovery nya (surat an nur 36)

amanah memerluka daya, ketika daya itu besar maka jaga dengan terus pada keadaan daya tersebut, jangan dihentikan dayanya dengan istirahat atau lainnya. biarkan daya itu habis dengan sendirinya. Ketika kita menjalankan suatu pekerjaan maka ada semacam semangat dan kecepatan dalam menyelesaikan, penuh insight dan mencerahkan, nah itu berarti amanah memiliki daya yang besar.

sekarang ini saya sedang mencari cara bagaimana jika daya itu menurun dan hampir tidak ada daya sama sekali, progres pekerjaanpun sangat minim padahal saya tahu jika ada inight pekerjaan ini tidak akan lama selesai. Saya mencoba membuka al quran terbukalah an nur ayat 36 dan saya coba untuk mengamalkan ayat 36 di surat an nur tersebut. Memang ini belum sepenuhnya berhasil tapi paling tidak saya dikenalkan dengan cahaya pencerahan. Daya pencerahan yang dimaksud adalah cahaya atau nur ini akan terus saya gali bagaimana hal ini dapat saya peroleh ketika saya memerlukan.

yang paling penting adalah how to , nya atau bagaimana untuk mendapatkannya, Allah sudah menunjukkan jalan yang sangat jelas yaitu an nur 36, yaitu ada dua cara yang pertama dalam ruangan kesadaran  kita di qurannya disebut dengan fii buyutin dimana Allah memberikan pemahaman adalah ruang kesadaran kita , kita sebut di dalamnya dengan menyebut Allah artinya kesadaran kita menyadari Allah dan bertasbih yang artinya membenarkan semua yang Allah tetapkan untuk kita atau takdirkan untuk kita. aritnya kita tidak menolak atau melawan dengan apa apa yang sudah terjadi yang sudah menjadi kehendak dan takdair Allah SWT. Sesuatu yang sudah menjadri kehendak Allah maka jangan kita lawan. Dua hal itu yang saya pahami dalam surat an nur 36.

Proses yang pertama adalah bagiamana menerima yang saat ini sedang berlaku, ini yang membuat jiwa kita grounding dengan grounding maka beban atau pembersihan pikiran dan hati, kemudian menyebut nama Allah maka jiwa kita akan tersadar dan akan terbuka cahaya cahaya Ilahi yang dapat membawa seseorang dapat menjalankan amanah.

 

Adab belajar spiritual secara on line

bagaimana ada belajar secara on line , saat ini ada banyak aplikasi untuk belajar spiritual secara on line yang di bimbing oleh pendirinya. Pendirinya karena belajarnya on line tidak menarik bayaran alias gratis. Tapi gratis ini bukan berarti spiritualnya murahan, justru dengan mengratiskan inilah bukti dari ketinggian ilmu spiritual yang diajarkan oleh si guru. Karena Guru tersebut sudah tidak menggantungkan rejekinya dari murid yang belajar kepadanya. Ada nilai spiritual yang tidak ternilai yaitu nilai keihlasan dari guru tersebut.

Namun belajar spiritual baik itu off line atau on line tetap memiliki adab yang sama baik bagi murid dan guru. Ada adab saling menghormati, adab sopan dan santun, adab sama sama mematuhi aturan yang sudah ditetapkan bersama atau oleh sepihak gurunya, murid yang belajar harus patuh.

Seringkali karena bersifat On Line murid kurang punya adab, misalnya bertanya melalui jalur pribadi tanpa memperkenalkan diri ujug ujug tanya bla bla …. seringkali tidak mengindahkan materi di kelas, dengan memposting yang bukan ajaran yang disampaikan oleh guru di dalam satu group. Jelas membandingkan ilmu guru dengan guru lain di kelas yang sudah di tetapkan bersama materinya sangatlah tidak beradab.

Bagi seorang guru yang mengajar On LIne murid di bebaskan belajar apapun di luar kelas tapi kalau di dalam kelas on line ya harus menghormati ilmu yang di sampaikan di kelas tersebut.

muridnya mau instan, baru datang, tidak mau belajar apa yang sudah di sampaikan langsung tanya dasar dasarnya. Sebaiknya sebagai murid kalau belajar lewat on line sebelum tanya pelajari dulu, materi kelas ini apa, gurunya siapa, pelajaran terdahulu apa, dan lain sebagainya sehingga dia bisa mengikuti pelajaran dan tidak ketinggalan meski dia baru masuk.

Kemudian adab keluar dari kelas. Kalau masuk saja kulo nuwun dengan gurunya dengan admin groupnya atau admin kelasnya maka kalau keluar yang ijin. tidak main keluar saja, left group tanpa adab.

Belajar On LIne menuntut murid untuk aktif belajar bukan pasif belajar, sedikir sedikit tanya gurunya, cobalah searching dulu di web mungkin pertanyaan kita sudah pernah di bahas oleh gurunya. bertanya boleh tapi usahakan murid sudah punya dasar atau sudah membaca pendapat gurunya. Kemudian kalau bertanya usahakan pertanyaannya yang dia paham maksud pertanyaan itu, bukan bertanya yang dia sendiri tidak tahu maskudnya. misalnya tanya apa bedanya wihdatul wujud dan wihdatus syuhud, sedang dia sendiri tidak tahu apa itu arti keduanya. Sebelum tanya cobalah seraching dulu arti keduanya, kemudian di analisa sendiri dulu kalau perlu tanya ke senior senior dulu baru setelah itu bertanya ke gurunya dengan modal pengetahuan yang sudah di dapat.

ok demikian kira kita kalau kita berguru spiritual di media online. semoga bermanfaat

Mendapatkan cahaya ilahi (an nur 35 )

Bagaimana mendapatkan penerangan hati kita dengan cahaya ilahi. cahaya ilahi kita dapatkan dengan dua hal

  1. Menyebut nama Allah dengan kesadaran
  2. bertasbih, dalam artian membenarkan Allah atas segala yang terjadi

klaau dua hal itu kita bisa lakukan maka kita akan mendapatkan cahaya hati yang dapat menerangi hidup kita.

cara 1, dapat kita lakukan dengan terus menerus dzikir nafas dengan menyadari nafas yang menggerakkan Allah. Nafas masuk Huu dan nafas keluar Allah. kemudian cara 2 kita pelajari di 3T1 yaitu bertasbih. tasbih adalah membenarkan Allah dengan segala perbuatannya dimana implikasinya adalah kita tidak boleh menyalahkan Allah, atau tidak boleh kehendak dan takdir yang Dia buat adalah salah, tidak benar, atau kurang benar. Bertasbih bisa juga berdampak pada kita harus menerima apa yang sudah terjadi dan tidak memberikan penilaian atas apa yang terjadi.

dengan 2 hal ini maka Allah akan memberikan cahayanya yang menembus dan tidak terhalang dengan apapun sehingga terang benderang

Tingkat Kesukaran Amanah

ibarat orang main game maka semakin berhasil dengan tingkat ke lima akan naik ke tingkat ke enam dan seterusnya. Demikian pula dengan amanah, ketika berhasil dengan amanah yang mudah maka Allah akan memberikan amanah yang lebih sulit.

yang diperlukan adalah keseriusan dalam menjalankan amanah ini. Sebab semakin tinggi amanah maka semakin memerlukan konsentrasi dan kesungguhan dalam pelaksanaannya. Dan disini di butuhkan kepekaan dalam menangkap petunjuk Allah dan kecepatan dalam menjalankannya.

Model pertolongan Allah diberikan melalui tanda, bukan melalui cuma cuma atau tanpa melakukan apa apa. Pertolangan Allah itu diberikan dengan petunjuk yaitu tanda yang datang suka suka. Maka kita harus benar benar selalu siap 24 jam. Kepekaan kita juga harus terlatih untuk membacanya. Jika kita tidak sadar Allah tanda itu akan bisa bias, dan salah baca atau justru mengabaikan tanda tersebut.

HIdup ini kita seperti main catur, yang setiap langkah bisa berubah strategi dan arah, tapi kita punya suatu tujuan yang utama. Tujuan menyelesaikan amanah tapi strategi bisa berubah ubah, tergantung dari Allah berikan tanda apa.

Level atau maqom kedudukan orang disisi Allah tergantung dari bagaimana dia menjalankan amanah dari Allah. Semakin dia bisa menyelesaikan amanah yang sulit maka semakin maqom nya tinggi disisi nya. Semakin dia tidak amanah dengan apa yang Allah perintahkan maka semakin jauh dia dari Allah alias semakin rendah maqomnya disisi Allah.

tipikal orang yang menjual ayat ayat Allah dengan harga murah (at taubah 9)

Ayat adalah petunjuk dari Allah, di kala jaman Rasulullah ayat ini lah al quran, yang menjadi petunjuk hidup Rasulullah dalam mengembangkan islam mengasuh para sahabat untuk beriman dan menjalankan ketaqwaan. sepeninggal Rasulullah, Ayat tidak berhenti, Allah terus memberikan tanda tanda alam. Allah tetap memberikan petunjuk kepada siapa saja yang dikehendaki. Namun ada yang diberi petunjuk justru dia khianat dengan menjualnya murah, dan ada juga yang sangat menghargai petunjuk itu dengan mengajarkannya kepada orang yang memerlukan.

tipikal penjual murah ayat Allah suka menghalang halangi orang untuk menuju kepada Allah. Kalau ada hamba Allah yang akan menuju ke Allah secara langsung akan di takut takuti dan akan di halangi dengan berbagai cara, misalnya dengan mengatakan kalau tidak ada guru maka sesat, manusia biasa tidak bisa langsung ke Allah, ke Allah harus pakai mursyid, ke Allah harus dengan nur muhammad (padahal tidak ada kaitannya, karena Nur Muhammad adalah hakikat penciptaan bukan mengantarkan manusia bertemu dengan Allah), dan masih segudang halangan untuk bisa seorang hamba bertemu dengan Allah.

Kalau anda baca di surat At taubah ayat 9, maka jelas sekali bahwa ternyata orang orang penjual murah ayat ayat Allah,  itu adalah orang orang yang paham dengan agama, paham dengan petunjuk Allah, tapi dia  terhijab dengan keuntungan sesaat yaitu duniawi, yang kedua orang yang paham agama ini tidak mau dia dilangkahi oleh hamba yang mau  terus ke Allah. Dia berusaha menjadi seolah-olah pengantar, atau broker yang bisa mengantar sampai ke Allah. Padahal tidak demikian, yang dia perbuat adalah menghalang-halangi seorang hamba untuk bisa terus ke Allah. Manusia tidak bisa mengantarkan manusia lain untuk sampai ke Allah, siapapaun manusia itu. Jangankan manusia malaikat jibril saja tidak bisa mengantar Rasulullan sampai ke Allah.

tipikal lain disebutkan Allah juga di ayat yang ke 8, bahwa mereka bermulut manis. Misalnya dengan mengatakan bahwa ikutlah aku maka kamu akan selamat, atau kamu cukup baca baca ini hadiahkan untuk beliau beliau dan ke saya … maka kamu akan dijamin masuk surga . omongan ini kelihatan sedap tapi menjerumuskan sebab mana mungkin orang dapat menyelamatkan orang kecuali Allah sendiri yang dapat menyelamatkan. Apalagi dengan hanya dengan bacaan bacaan atau dengan baiat baiat yang katanya dapat menyelematkan nanti di akhirat. Bahkan sampai ada yang berani mengatakan kebohongan misalnya dengan bacaan ini, dengan baiat ini, nanti rejeki akan lancar …. ini kebohongan para penipu yang banyak umat islam terhalang untuk menuju ke Allah, karena omongan manis bohong mereka. Seharusnya keyakinan itu kepada Allah diarahkanya bukan disuruh meyakini bacaan bacaan yang dapat memberi rejeki, kita lihat disini ada pengalihan keyakinan dari yang benar yakin kepada Allah menjadi yakin kepada bacaan dalam hal memberikan rejeki.

di ayat 13 surat at taubah, menghadapi orang yang bertipikal menjual ayat Allah dan penghalang untuk menuju ke Allah ini, tidak perlu takut. Terus maju dan menyadarkan sahabat lain yang masih di halang halangi ke Allah, dan tentunya juga jangan mau membeli ayat ayat yang mereka jual karena tujuannya bukan untuk kebaikan tapi untuk keuntungan mereka sendiri.

Ayo belajar tanda dari Allah

اتقوا فراسة المؤمن ، فإنه ينظر بنور الله
“hati- hatilah dengan firasat orang yang beriman, sesungguhnya dia melihat dengan cahaya ALLAH. “

(HR Tirmidzi, Al Sunan, Kitab : Tafsir, Bab : Tafsir surat Al Hijr (hadis 3127).

إن في ذلك لآيات للمتوسمين
“ Sesungguhnya pada peristiwa itu terdapat tanda- tanda bagi orang – orang yang “ Al Mutawassimin “

(Surah Al Hijr: 75).

Al Mutawasimin menurut pengertian ulama adalah orang-orang yang mempunyai firasat, yaitu mereka yang mampu mengetahui suatu hal dengan mempelajari tanda-tandanya.

Sebagaimana firman ALLAH:

ولو نشاء لأريناكهم فلعرفتهم بسيماهم
“Sekiranya Kami kehendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu, sehingga kamu benar- benar mengetahui mereka dengan tanda- tandanya.“

(Surah Muhammad: 30).

ALLAH juga berfirman :

يحسبهم الجاهل أغنياء من التعفف تعرفهم بسيماهم
“Orang – orang yang bodoh menyangka mereka adalah orang kaya, karena mereka memelihara diri dari meminta- minta, kamu mengetahui mereka dengan tanda- tandanya.“ (Surah Al Baqarah: 273).
nah kalau sudah jelas dasar dasarnya mari sekarang kita belajar bersama dengan membaca tanda. Orang jawa mengatakan bahwa orang yang ahli membaca tanda adalah mereka orang yang waskito, seperti dalam syi ir tanpa waton gusdur tentang orang yang melihat al quran dari sisi wahyu, bukan tulisan dan huruf.
Nah kita berlatih mulai dari yang paling ringan misalnya kita peka dengan tanda tanda yang ada pada diri. Misalnya kita ingin pipis (buang air kecil) itu sudah ada tandanya kan, nah dengan tanda itu kita harus segera ke toilet karena gebelet atau mau kencing adalah tanda yang diberikan Allah kepada kita agar stok air di dalam tubuh harus segera dibuang.
latihan yang lebih tinggi lagi adalah melihat tanda tanda kejadian alam sekitar kita. Misalnya tanda sering banjir, maka segera buat antisipasi jika terjadi banjir lagi, atau tanda mendung berarti tanda mau hujan dan kita harus bawa payung.
Tanda yang lebih halus lagi adalah tanda yang muncul dalam perasaan dan pikiran kita. Misalnya jika kita tiba tiba merasakan sesuatu atau kepikiran sesuatu dan itu berulang berarti kita sedang diberikan sinyal akan sesuatu itu.
tapi ingat bahwa dasar membaca tanda dari Allah kita harus sadar Allah, kalau kita tidak sadar Allah maka radar yang kita pasang akan salah baca tanda, atau tanda yang muncul bisa tanda yang mendorng untuk melakukan hal maksiat.
sebenarnya membaca tanda ini adalah IQRO yang sebenarnya.