tidak seperti apa yang dipikirkan orang lain

bukan menjadi diri sendiri dan bukan menjadi apa yang seperti di harapkan orang lain, tapi menjadi seperti apa yang Allah inginkan. agak unik memang, tapi memang demikian adanya. apakah nanti menjadi orang yang aneh ? ya bisa jadi, atau menjadi orang yang berbeda ? ya mungkin saja… atau menjadi orang yang diluar harapan banyak orang ? sangat mungkin sekali.

melepas ego berarti melepas identitas diri seperti identitas orang alim, identitas orang bodoh, melepas identitas orang kaya, bos, juragan, dan melepas identitas orang miskin, fakir. identitas itu semua lepas dan menjadi apa yang diinginkan Allah. ya …. MENJADI ORANG MERDEKA…. banyak orang menginginkan tapi masih egois, selama masih menjadi orang egois tidak akan bisa hidup merdeka.

belajar menjadi orang merdeka, hanya mengikuti apa yang dikehendaki Allah dalam diri kita. peduli kalam Allah dari pada ucapan manusia. Jangan takut sesat, jangan takut dianggap aneh, kalau kita berpikir positif bahwa yang kita lakukan adalah perintah Allah dan kita yakin ya inilah yang dikehendaki Allah maka jalan terus.

Pelajaran sibghoh

ya inilah pelajaran sibghoh yang harus kita lalui. menjadi orang yang bebas merdeka, bebas dari ikatan ego ….

kita pelajari semampu kita , kita rasakan dan kita pelajari step step nya, dan buktikan bahwa akan banyak yang aneh aneh akan terjadi pada hidup kita.

Cara Berpikir Positif terhadap Allah Untuk Menyelesaikan Masalah

Masalah atau Amanah yang sedang kita jalankan, memerlukan pikiran positif kepada Allah. Pikiran positif ini kemudian kita yakini bahwa Allah memang berkehendak demikian. Jadi yang kita pikirkan adalah kehendak Allah bukan hasilnya. Seringkali kita berpikir positif pada hasilnya. Sekarang kita coba untuk berpikir positif terhadap prosesnya, yaitu apa yang Allah kehendaki pada diri kita terkait dengan amanah yang sedang kita jalankan. Paradigma baru ini akan merubah mindset tentang bagaimana berpikir positif.

Mindset berpikir positif tentang apa yang Allah kehendaki, lebih mengarah kepada kesadaran saat ini dan disini. Kalau kita berpikir positif tentang hasil berarti kesadaran yang akan datang. Berpikir positif pada keadaan sekarang dan disini akan membuat kita lebih termotivasi untuk menjalankan apa yang seharusnya kita lakukan, karena apa yang seharusnya kita lakukan adalah apa yang Allah kehendaki (berpikir positif dan meyakini bahwa apa yang seharusnya dilakukan adalah apa yang ALlah kehendaki saat ini dan disini)

dengan berpikir positif kepada Allah dan meyakini maka pikiran kita akan lebih simpel dan sederhana. Dan apa yang kita lakukan memiliki kekuatan karena apa yang kita lakukan kita yakini bahwa inilah yang dikehendaki Allah terhadap kita.

berpikir positif kepada Allah akan membuat jiwa kita lebih tenang dan perasaan lebih bahagia. Dan yang pasti amanah amanah yang sedang kita jalani akan lebih mantap.