mereka gemar ngaji tapi jauh dari Al Quran

ada mahasiswa saya memperingatkan saya untuk tidak menggunakan al quran karena harus paham tafsir, harus paham asbabun nuzul dan tentunya harus bisa bahasa arab ….

fenomena ini tentunya sudah mengakar di masyarakat tentang kenyataan bahwa sebagian yang rajin belajar islam justru jauh dari al quran. Semakin mendalami islam semakin jauh dari al quran. Saya berpendapat demikian karena tidak sedikit yang senang dan bangga dengan membaca kitab kitab kuno karangan ulama dari pada membaca perintah Allah dalam al quran , yang kedua , katanya al quran itu sulit dipahami lebih mudah membaca kitab kitab kuno karangan ulama jaman dulu.

saya punya sikap suudzan dengan apa yang terjadi saat ini berkaitan dengan hal di atas bahwa mereka para ahli agama takut tersaingi dan takut tidak laku kalau masing masing umat islam ini mampu membaca al quran mampu menterjemahkan dengan kitab terjemahan, dan takut menafsirkan sendiri dengan kitab tafsir yang ada di al quran. kan lucu bin aneh. Al Quran sekarang sudah lengkap dengan terjemah kata perkata, dengan terjamah per ayat dan dilengkapi dengan tafsir terkenal, dan ini menjadi momok bagi para ustad yang takut kehilangan jamaah. maka dibuatlah jargon jargo misalnya ” jangan mempelajari al quran tanpa guru, nanti sesat” dan jargon sejenis. jargon ini jelas menjauhkan umat islam dari kitab nya yaitu kitab al quran.

anehnya lagi, umat islam disibukkan dengan al quran yang tidak mengarah untuk memahami perintah Allah dalam setiap ayatnya, tapi lebih pada artifisial seperti belajar membaguskan bacaan tanpa paham apa yang dibaca, mengucapkan huruf dengan benar padahal lidahnya sudah pasti bukan lidah orang arab, sehingga belajar seperti ini memakan waktu berpuluh puluh tahun sehingga waktu memahami al quran menjadi hilang. dan jangan coba untuk memberi tahukan mereka akan hal ini, pasti kita akan dituduh sesat. jadi rahasiakan tulisan ini sebab kalau mereka tahu akan marah besar.

yang paling aneh adalah banyak membaca al quran tapi jauh dari al quran , nah ini semakin aneh. ok penjelasan saya seperti ini. Kalau orang sudah bisa baca al quran mereka tidak di arahkan untuk memahami al quran tapi malah dibelokkan dengan banyak banyak bacaan sehari sekian halaman, sehari sekian rukuk, sekian juz. Sehingga mereka secara tidak sadar dijauhkan dari al quran meski setiap hari yang dibaca ratusan ayat. Buktinya, mereka tidak paham satupun ayat yang di baca. anda mungkin akan kebakaran jenggot anda ketika membaca tulisan ini, ok tidak perlu di padamkan biarkan terbakar sampai habis…….

Al quran diturunkan sebagai petunjuk artinya bahwa al quran harus dipahami ayat demi ayat dicari apa perintah Allah di balik ayat yang di baca. jika kita mampu memahami ayat demi ayat perintah Allah yang terkandung di dalamnya maka kita akan sangat dekat dengan al quran .