Belajar melempar tongkat seperti Nabi Musa

Menjalankan amanah Allah, layaknya Nabi Musa yang berani melempar tongkatnya karena perintah Allah dan Nabi Musa pun ketakutan, saat itu pula Nabi Musa ditenangkan Allah untuk tidak perlu takut. Ya melempar musa adalah isyarah Allah yang saya dapatkan dari metode waskita quran bahwa saya dalam menjalankan amanah harus berani melempar sebuah tindakan ke arah penyelesaian masalah masalah yang saat ini sedang saya hadapi. Seperti Nabi Musa Allah pun menenangkan saya dengan jangan takut nanti Aku Tolong.

Belajar berani melempar sekarang sedang on going, sedang berlangsung. dan ternyata memang benar apa yang saya takutkan tidak wujud dan justru beberapa pertolongan Allah sangat nyata.

Perjalanan panjang membangun kebiasaan (habit)

Amanah bukanlah lari cepat, tapi amanah adalah lari marathon, untuk itu dalam menjalankan amanah yang diperlukan adalah membangun kebiasaan, bukan menjalankan dengan cara kebut semalam. Membangun kebiasaan yang sederhana namun konsisten. Membangun kebiasaan yang nantinya dapat melandasi amanah amanah yang diselesaikan.  Maka membangun kebiasaan ini menjadi sebuah karakter. karakter buruk yang seringkali muncul dalam menjalankan amanah adalah prokrastinasi atau menunda pekerjaan, kemudian pekerjaan buruk lagi adalah mendahulukan pekerjaan yang tidak penting dari pada pekerjaan yang lebih penting.

Karakter yang terbentuk dapat dilakukan dengan cara berulang ulang terus menerus sampai benar benar masuk terkunci di bawah sadar.  Jika karakter sudah terkunci di bawah sadar maka seseorang dapat menjalankan amanah dengan ringan dan bahagia.

islam mengajarkan 4 hal dalam menjalankan amanah yaitu disiplin, samikna waathona, istiqomah dan tanggung jawab. ke empat hal ini adalah karakter yang harus di tanamkan sampai masuk bawah sadar dan menjadi kebiasaan dalam keseharian. Amanah amanah yang dikerjakan niat karena Allah, sebagai pelaksanaanya adalah dengan ke empat hal tersebut.  keempat hal diatas adalah bentuk rukuk dan sujud (dalam arti untuk menjalankan amanah sebagai bentuk ketundukan kepada Allah) Rukuk dan sujud ini sering disebut dengan bertasbih dan ini sering disebut dalam al quran bertasbih diwaktu pagi dan petang. Artinya pekerjaan kita atau amanah yang berat kita jalankan secara efekti di pagi hari dan petang hari dengan catatan diniatkan karena Allah sebagai wujud ketundukan dan kepatuhan.

Membangun kebiasaan ini tidak bisa dalam jangka waktu dekat tapi bisa berhari hari, berminggu minggu dan berbulan bulan atau bahkan sampai seumur hidup. Ciri ciri keberhasilan dalam membangun kebiasan ini adalah kenikmatan dalam menjalankan amanah amanah Allah yang berat dan sulit.

untuk latihan kita dapat melakukanya di pagi hari yaitu melakukan hal hal yang penting,  berat dan hal hal yang sering kita tunda untuk kita lakukan.  jangan melakukan apa apa termasuk baca WA, baca email, baca FB dan sebagainya. yang dikerjakan di awal pagi adalah mengerjakan pekerjaan yang berat dan penting yang sering kita tunda.  Jika di pagi hari kita sudah melakukan hal yang berat maka di siang dan sore bahkan malam akan mudah untuk menjlankan amanah amanah Allah yang lain,