Melewati alam ketenangan

dzikir nafas sadar Allah, tidak berhenti di sensasi tenang, tenang hanya stasiun dimana kita masih harus melanjutkan perjalanan menuju kepada Allah SWT. Perjalanan kita itu seperti satelit yang harus bisa mencapai orbit nya. Jiwa kita juga sama harus bisa mencapai orbitnya. Sehingga kalau ditanya sampainya sebuah perjalanan spiritual ya seperti satelit tidak akan ada sampainya karena terus mengorbit sampai batas waktu yang sudah ditentukan Allah SWT.

Alam ketenangan adalah perjalanan satelit saat dibawa pesawat ulang alik, dan perjalanan tidak hanya masalah ketenangan saja ada banyak sensasi yang harus kita lewati. pokoknya selama kita belum menemukan posisi orbit kita belum pernah berhenti untuk terus ke Allah dan ke Allah.

Mencapai orbit ini adalah pencapaian keadaan sibghoh, satelit yang sudah mencapai titik orbitnya maka dia akan terus bergerak berserah mengikuti gerak perputaran alam semesta, kita jika sudah mencapai titik orbit maka kita akan mencapai keadaan berserah mengikuti kehendak Allah tercelup dan menjadi saksi atas gerak yang menggerakkan Allah.