4 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Bekerja bekerja dan bekerja

Bekerja bagi seorang yang sedang mabuk ilahi adalah ibadah,… pekerjaan yang dia kerjakan pun tidak tanggung tanggung, dari mulai cuci baju sampai memimpin perusahaan. dia tidak pernah memandang pekerjaan ini baik atau tidak baik, bermartabat apa tidak, sesuai dengan ijazah atau tidak, yang ada dalam tindakan dan perilakunya adalah perintah Allah. Kalau Allah memerintahkan untuk cuci piring ya cuci piring kalau ALlah memberikan amanah untuk memimpin perushaan ya dia bersedia.

Dia hanya tidak ingin putus dari apa yang diperintahkan Allah, yang dia sedihkan ketika pandangan mata hatinya  mulai pudar, itu artinya bahwa dia tidak peka lagi, maka yang ia lakukan hanya duduk dan berdzikir nafas kemudian dia luaskana kesadarannya melalui tasbih dan tahmid. Setelah itu sedikit demi sedikit ia mampu lagi melihat ilham ilham yang Allah perintahkan kepada dirinya. Jurus wali mabuk ilahi ini akan membimbing untuk selalu bergerak dan bekerja.

kadang jurus ini memberikan kita cara kerja yang aneh dan tidak lazim. Tapi aneh juga karena yang diakerjan tidak nyambung dengan pekerjajanya, tapi ada semacam petunjuk dalam hatinya yang ia terima, bahwa ini akan menuju penyelesaian masalahmu yang terbesar. Dan dia pun melakukan dan melakukan. Dia mengerjakan sesuai dari yang paling mudah ia lakukan karena itulah yang menurutnya ilham atau perintah Allah untuk menyelesaikan masalahnya. Seperti makan nasi bubur yang kita makan dari pinggir alias dari yang sudah dingin.

Jurus ini ternyata dapat membimbingnya untuk lebih peka dengan ilham ilham Allah, karena semakin ia turuti dalam bentuk perilaku maka dayanya semakin besar dan dia akan menerima perintah sebelum pekerjaan sebelumnya akan selesai, jadi semacam gerak terus dan gerak terus. Ketika itu dia merasa sangat bahagia karena masih di gerakkan Allah untuk selalu bermanfaat kepada orang lain, dia bergerak karena hanya mengikuti perintah Allah. Kadang yang ini juga tidak sesuai dengan apa yang ada dalam pikiran manusia waras. Misalnya orang bekerja untuk karir , kalau wali mabuk tidak memikirkan hal itu, yang ada dalam pikirannya adalah menjalankan perintah Allah, tapi juga aneh yang terjadi semakin dia tidak bernafsu untuk meniti karir justru dia selalu dipercaya dan diangkat karir dan terus meningkat. Dia pun merasa biasa saja sekali lagi baginya adalah bekerja dan bekerja tidak masalah itu bergaji berapa atau berpangkat apa.

Jurus wali mabuk ini, tidak mempedulikan pendapat orang bahwa jangan telrlau mencari dunia, ah peduli amat… katanya, dia bekerja menjalankan perintah Allah kok, makanya dia tidak begitu peduli untuk terus bekerja siang dan malam. Tausiah tausiah tasawuf yang mengajarkan tentang menjauhi dunia, tidak diindahkannya, karena itu dianggapnya menyimpang dari perintah Allah, yang akan semakin menjauhkan dari perintah perintah Allah untuk hidup lebih bermanfaat.

Jurus ini dapat dilatih dengan melakukan hal hal yang sederhana yang jelas pasti kita lakukan. Perintah Allah dapat kita baca dengan kesadaran dan kepatuhan untuk menjalankanya, semaki dia menjalankan perintah Allah maka semakin peka dan semakin peka sampai perintah halus pun dia dapat dengar dan tentunya dia jalankan.

Kalau anda sudah merasa belajar sadar Allah, dan menjalankan 3T maka pakailah jurus ini, kita tidak ingin pelajaran sadar Allah hanya berhenti di wawasan wawasan spiritual, hanya berhenti di dzauq dzauqan, hanya berhenti di rasa rasa… hanya berhenti di pengalaman spiritual , pemahaman pemahaman tentang keTuhanan yang tiada ujuang…. kita ingin pelajaran kita segera di amalkan dalam bentuk menjalankan perintah Allah dengna cara gila, hanya dengan ini kita dapat benar benar bermanfaat secara optimal kepada orang lain. Namun jika anda memang hanya sebatas mau sadar Allah saja tapi tidak patuh dengan perintah Allah ya maaf kami akan tinggalkan saudara karena perjalanan kami masih jauh dan panjang.

One thought on “4 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Bekerja bekerja dan bekerja

  1. Terbaik….. Sungguh indah ertinya.harus langsung di tambah dgn izin Nya utk lebih mabuk lagi bertambah gilanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *