4 kasta qur’ani

ada empat kasta qurani, empat kasta atau empat level ini mengacu kepada amaliah yang dilakukan umat islam terkait dengan kitab suci al quran :
kasta pertama
MEMBACA AL QURAN: kasta ini fokusnya membaca dan membaca saja, tanpa mengindahkan arti dan maknanya apalagi sampai mempelajarinya. kasta paling rendah ini menganggap quran hanya sebagai bahan bacaan-bacaan. bacaan bacaan dengan sedikit dilagukan dengan suara yang mendayu dayu sangat menyentuh hati. kasta ini juga sangat gemar dengan target target bacaan yang diperoleh misalnya satu hari 1 juz, satu hari 5 ruku’, dan lain sebagainya. mereka cukup bangga dengan istilah “khatam” tanpa mempedulikan pemahaman yang dibaca. Bahkan kasta ini saking sibuknya dengan membaca quran sampai lupa mempelajari kandungan isi terlebih mengamalkan isinya. meskiun demikian kasta ini tetap mendapatkan pernghargaan dari Allah SWT yaitu dengan 1 huruf mendapat 10 kebaikan. sebuah penghargaan yang luar biasa bagi yang sekedar membaca baca (meski tidak paham)

kasta kedua
MENGHAFAL AL QURAN
kasta ini tergolong paling berat, dan paling sulit. kasta ini harus menghafal hingga ber juz juz dan bertahun tahun untuk menghafal al quran 30 juz. Kasta ini konsentrasi penuh untuk menghafal ayat demi ayat. Kasta ini seluruh hidupnya memang di gunakan untuk menghafal dan menjaga hafalannya. bagaimana tidak di jaga , tidak mengulang sedikti saja dari apa yang sudah dihafal maka hafalannya akan hilang. Kasta yang hanya sekedar menghafal ini menempati kasta kedua dimana mereka kurang fokus pada mempelajari ataupun mengamalkan isi kandungan quran.

kasta ketiga
MEMPELAJARI AL QURAN
ini merupakan tingkatan ketiga yaitu kelompok yang sudah mempelajari kandungan al quran, Kasta ini sangat gemar mempelajari dan mempelajari, waktunya banyak digunakan untuk mengkaji isi dari pada alquran, kemudian juga sejarah turunnya ayat atau surat, bahkan mereka mempelajari al quran dikatikan dengan hal hal lain, perekonomian, psikologi, dan ilmu ilmu lainnya. Ilmu mereka luas mereka sangat ahli di bidang al quran , tafsirnya, ahbabunuzul dll. Kelompok ini giat ceramah kemana mana, memberikan tausiah memberikan kuliah dan memberikan berbagai tempat masjid, kampus dan sekolah sekolah serta klompok kelompok pengajian. Kasta ketiga ini berbeda kegiatannya dengan kasta pertama yang kemana mana hanya membaca al quran saja, MTQ, TPA, dll. Berbeda juga dengan kasta ke dua yang kegiatannya hanya menghafal, semaan quran, khataman.

kasta ke empat
pengamal Al Quran
ini merupakan kasta tertinggi yaitu orang yang mengamalkan al quran. Kelompok yang tertinggi ini sdah pasti kelompok atau kasta yang sudah tahu kandungan al quran dan sudah tahu apa yang harus dijalankan. Kasta ini tidak berhenti hanya sekedar membaca, menghafal, ataupun mempelajari, kasta ini sudah mengamalkannya. Kegiatannya tidak hanya membaca menghafal dan mempelajari tapi sudah menjadi perilaku. kasta ini seperti rasulullan yaitu quran berjalan. Hidpunya dihiasi dengan kebahagiaan karena apa yang dilakukan ada semua di alquran. dia sudah tidak suka lagi dengan berbangga bahwa dia sudah sekian juz, atau dia sudah hafal sekian juz, dan kasta ini juga tidak suka dengan debat debat tentang kandungan Al quran. Kasta ini hanya menjalankan saja apa yang terkandung dalam al quran. Kasta tertinggi inilah yang paling benar, jaminan masuk surga.
semoga di bulan ramadhan besuk kita menempati kasta teritnggi ini. amin

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

5 thoughts on “4 kasta qur’ani

  1. Benar mas setyo,apalagi sekarang menghadapi puasa,kebanyakan abis tarawih tadarusan Alquran,tapi ya gitu deh cuma sekedar membaca dan kejar target khatam sekian waktu,boro boro mau mentadaburi,bacanya aja ngebut..nah kalo udah khatam dengan target waktu biasanya ada kebanggaan,benar benar salah kaprah,emang tugas kita semua untuk menasehati mereka dengan hikmah,

  2. Amin ya allah…. Wahai rob yang nyawaku dalam genggamanmu,berilah aku cahaya alquran,jadikanlah prilakuku alquran.amin.

  3. smoga termasuk yang mengamalkan Al-quran walaupun baru bisa baca dan baru belajar ….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *