7 maret malam jumatan di padepokan patrap, berlatih sadar Allah dengan metode dzikir nafas

malam ini kita berlatih sadar Allah dengan dzikir nafas, cukup dengan menyadari Allah, bahwa Allah itudekat, Sedekat apa? ya sedekat dekatnya. setelah sadar bahwa Allah itu dekat kemudian berlatih menyadari kehendak yang Dekat tadi yaitu nafas, dalam nafas ini ada kehendak yang tidak pernah berhenti bahkan kehendak itu terus mengalir dan tidak mau di bendung (hentikan) semakin dipaksa untuk berhenti kehendak itu semakin kuat memaksa untuk terus bernafas. Kesadaran ini akhirnya lebih menyadarkan kita bahwa ada kehendak dalam nafas kita yang harus kita ikuti.

kemudian kita mengikuti nafas, dan kita mengikuti daya kehendak yang memasukkan nafas dan mengeluarkan nafas. setelah itu kita belajar juga untuk memanggil yang dekat dan berkehendak dalam nafas tadi dengan menyebut Huu dan Allah. Ternyata panggilan ini membuat sensasi yang berbeda setiap kita yang belajar. kemudian kita mengabaikan sensasi tersebut dan berlajut kepada berinteraksi dengan Allah yaitu dengan mendekat ketika menyebut Huu dan berserah ketika menyebut Allah.

 

foto bersama setelah latihan dzikir nafas

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *