Agar Allah menumbuhkan rasa cinta kepada-Nya

dzikir nafas menumbuhkan cinta Allah

Memang cinta kepada Allah tidak dapat di rekayasa. Cinta kepada Allah tumbuh dari hati yang memang diturunkan rasa cinta itu dari Allah sendiri. Namun kita dapat melakukan hal hal yang dapat membuat Allah menurunkan rasa cinta kepada Allah.

Filosofi pertama yang harus dipahami adalah bahwa cinta kepada Allah berbeda dengan cinta kepada dunia. Cinta kepada Allah akan tumbuh jika kita mau meninggalkan “duniawi”, sebab duniawi dan Allah sesuatu yang bertolak belakang. Untuk itu kesediaan kita untuk meninggalkan duniawi merupakan dasar pertama untuk dapat cinta kepada Allah. Ingat… bahwa Allah tidak mau disekutukan oleh selain Allah, dan selain Allah itu adalah duniawi. Kalau kita ingin dicintakan hati kita kepada Allah maka secara keterikatan ego (binding) harus dapat kita lewati. Jika kita masih terbinding maka sedikitpun Allah tidak akan menurunkan rasa cinta kepada Nya, ingat juga bahwa Allah maha pencemburu, jadi jangan memasukan sesuatu apapun dalam hati kita, selian Allah.

Yang kedua adalah bagaimana cara menjalin hubungan dengan Allah. Allah sudah mengatur segala sesuatunya untuk berhubungan dengan beliau adalah dengan syariat yaitu sholat, dzikir dan amalan lainnya. Hanya dengan cara syariat itulah kita dapat berhubungan dengan Allah SWT secara benar.

Dalam beribadah kosongkanlah jiwa dan hati kita selain Allah nanti Allah akan ajarkan kepada kita tentang rasa cinta itu. Dalam hal ini anda dapat belajar melalui buku DZIKIR NAFAS saya bagaimana mengosongkan diri yaitu pada latihan dzikir nafas di halaman 26. Pada level 3 saya menyampaikan tentang bagaimana proses mengosongkan diri tersebut. Sekali lagi dengan pengosongan ini kita akan dapat merasakan rasa cinta hakiki kepada Allah SWT.

Jika hati kita sudah dibuat cinta kepada Allah maka ibadah apapun akan terasa nikmat. Dan yang pasti kita akan dapat berlama lama dalam berdzikir kepada Allah. Seperti orang yang sedang jatuh cinta kepada seseorang maka dalam setiap keadaan kita dapat merasakan cinta, ketika kita mandi dapat merasakana cinta, ketika mau tidur kita dapat merasakan cinta. Rasa cinta itu tidak dapat lepas dari dirinya.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *