Antara buku dzikir nafas dan kitab madarijus salikin bab nafas

panduan praktis dzikir nafas

 

kitab madarijus salikin terjemahan

Ada banyak kesamaan antara buku dzikir nafas yang saya tulis dengan kitab madarijus salikin, dalam kitab madarijus salikin membagi nafas menjadi 3 tingkat kalau ini di konversi di buku dzikir nafas hampir sama dengan yang saya tulis dihalaman praktek halaman 26-28. perbedaannya jika di kitab madarijus salikin bahasa yang digunakan bahasa tasawuf tapi di buku dzikir nafas merupakan buku How to yang mengajak pembaca untuk memasuki ruangan nafas awal, tsani dan tsalis ( memasuki tahap 1,2 dan 3).

apa yang ditulis di buku madarijus salikin tentang dzikir nafas harus bertahap, tidak bisa kita tiba tiba mampu menghilangkan persepsi, tiba tiba kita mampu masuk dalam wilayah keTuhanan dengan sempurna, semua melalui proses diawali dari tahap pertama misalnya kita dzikir kita tenang… ya.. itu tidak mengapa karena memang tahapnya baru mendapatkan tenang, yang penting jangan berhenti di tenang, kita harus melangkah lebih jauh yaitu meninggalkan rasa tenang menujua kepada ke fana an. Nah sayangnya di buku madarijus salikin tidak di berikan cara bagaimana untuk melampoi tahap demi tahap. dia hanya menceritakan tahapannya saja atau stage stagenya saja. Secara simpel dan sederhana saya membuat sebuah cara yang mudah dipraktekan yaitu bagaimana dapat melampoi tahap demi tahap tersebut.

saking praktisnya di buku dzikir nafas yang saya buat, kawan kawan yang hanya membaca buku saya dan mempraktekannya sudah merasakan bagaimana rasanya dekat dengan Allah, bahkan beberapa sudah berada pada wilayah zero. ini testimoni jadi  nyata bukan rekayasa saya. silahkan baca testimoni dzikir nafas ini di blog ini.

jadi sebenarnya buku dzikir nafas melengkapi dan memudahkan kita untuk belajar tentang sadar Allah. sadar dari mulai sadar jasad (level 1,2) sadar jiwa (level 2) dan sadar Ruh (level 3). dan ini tidak bertentangan sama sekali dengan kitab madarijus salikin. Sebelum anda men Judgement bahwa buku saya bertentangan sebaiknya anda cermati terlebih dahulu penilaian salah terhadap buku yang anda sendiri tidak paham,. semoga ini menjadi bahan diskusi dan memperkaya khasanah keiilmuan kita.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *