Apa yang di cari di dunia

Saya tersadar ketika memberikan kuliah kepada mahasiswa tentang hakikat manusia, bahwa jasad manusia hanya penampakan saja seperti halnya alam semesta ini, semua hanya di nampakan saja sehingga kita serasa hidup di dunia. Saya kemudian berpikir sendiri iya ya lalu apa yang saya cari di dunia ini. Apa saya harus menjadi orang sukses dengan segala hal kesenangan jasadiah? apa yang saya kejar selama ini ternyata salah. saya terus berpikir …. dan sesampainya di rumah d sore hari saya duduk di depan rumah dan masih merenungi tentang hidup ….. eh sampai malam tidur mimpi pun masih terkait dengan apa yang saya pikirkan di siang harinya. ya Allah saya melihat kawan dekat saya di waktu SMA meninggal dunia dan saya pun menangis…. (padahal cuma mimpi dan kawan saya tidak mati)…. ya Allah . paginya saya pun menuliskan kegelisahan ini di blog ini.

sebenarnya memang jasad ini adalah penampakan yang ditunjukkan Allah saja, tidak lebih dari itu. Jasad saya bukanlah materi, saya melihat, mendengar, meraba, mengecap, dan mencium bau itu semua penampakan yang diberikan Allah kepada saya. tidak ada dunia nyata, ternyata yang paling nyata adalah yang menampakkanm yaitu Allah SWT.

jadi untuk apa saya hidup berarti saya harus mengabdi kepada yang menampakkan bukan mengabdi yang kepada yang dinampakkan Allah kepada saya. saya kadang tertipu dengan apa  yang dinampakkan Allah kepada saya, entah itu berupa harta, berupa ilmu, berupa sukses dan lainnya. Saya harus kembali kepada Allah.

dan ini menyadarkan saya bahwa pekerjaan yang sesungguhnya adalah perjalanan pulang yaitu sholat, dzikir, dan sedekah….. itulah yang seharusnya saya seriusi. Sekarang ini saya terbalik sholat menjadi nomor dua setelah pekerjaan dan kesuksesan, seringkali sholat saya lakukan setelah pekerjaan ini dan itu selesai itupun waktunya sangat singkat (4 rekaat = 3 menit, itupun terasa sholat mengganggu waktu saya)

Apa yang saya cari di dunia memang tidak ada kecuali hanya mencari jalan pulang yang terbaik. ya Allah maafkan saya atas kesalahan fatal ini, jangan palingkan saya dari Mu ya Allah. Ya Allah siapapun yang membaca tulisan ini sadarkan dan jangan palingkan pembaca blog ini dari Mu ya Allah. …….