Level bersyukurnya orang orang sadar Allah

Bersyukur artinya orang yang berterimakasih kepada Allah. Levelnya orang sadar Allah dalam bersyukur, bahwa setiap perbuatan termasuk yang paling dasar adalah nafas, dia bersyukur atau berterimakasih kepada Allah dalam keadaan benar benar sadar dan berterimakasih. jadi bersyukur itu bukan hanya kadang kadang, atau berkali kali, tapi syukur itu adalah terus menerus, berkesinambungan. Nafas orang yang sadar Allah berkesinambungan sehingga syukurpun juga berkesinambungan.

Syukur ini perbuatan yang harus disengaja, syukur harus dilakukan. sehingga kita harus berlatih bagaimana kesadaran berterimakasih ini terus menerus on dalam setiap saat, dalam setiap perbuatan.

Rasa syukur yang hanya kadang syukur kadang tidak berarti dia syukurnya tidak kontinyu atau berkesinambungan.

Syukur pada tahap ini syukur dengan pemahaman bahwa semua kejadian adalah baik. misalnya teman tidak mau bayar hutang setelah di tagih pun adalah baik dan diwujudkan dalam bentuk syukur kepada Allah . dalam segala hal belajar untuk sadar bahwa itu adalah perbuatan Allah dan bersyukur atau berterimakasih kepada Allah dalam setiap perbuatan yang Allah berikan.

Perjuangan mengikuti perintah Allah bukan kata hati

Ada perbedaan antara mengikuti Allah dan mengikuti kata hati. Perbedaan itu ketika berada keadaan malas akan sangat nampak sekali. Malas pasti kata hati akan mengatakan jangan engkau kerjakan, atau kata hati mengatakan kerjakan tapi nggak ada daya, untuk yang kedua ini kita juga tidak mengikuti daya atau dorongan. Dorongan malas akan memberikan dorongan untuk tidak melakukan. Mengikuti Allah berarti bahwa tidak mengikuti kata hati dan tidak mengikuti dorongan atau daya.  Dengan keadaan ini kita akan berjuang untuk mengikuti perintah Allah.

Ada satu cara agar kita bisa lolos dari ikatan kata hati dan ikatan daya yaitu dengan ATP. A adalah amanah dan T adalah tanda dan P adalah perintah. Yang kita lakukan adalah perintah Allah berdasarkan tanda yang ada dan amanah yang menjadi tanggungjawab kita. ATP ini jika berat dapat di modifikasi dengan 3T, yaitu menerima bersyukur dan berada pada keadaan keagungan Allah yang lebih kuat dari manapun.

Berada pada keadaan menjalankan amanah Allah dapat menurunkan pertolongan Allah yang tidak pernah kita duga. Maka kesabaran dalam menjalankan amanah Allah diperlukan.

 

Menyengaja untuk berterimakasih kepada Allah

Setiap nafas kita sengaja untuk berterimakasih kepada Allah, kita dapat menggantinya dengan setiap apa yang kita lakukan sekecil kecilnya untuk berterimakasih kepada Allah. Seperti saya mengetikkan tiap huruf saya bersyukur kepada Allah. Bersyukur tidak harus baca alhamdulillah, tapi syukur adalah ungkapan batiniah yang disertai kesadaran berterimakasih kepada Allah.

siapa yang bersyukur akan di tambah nikmatnya

setiap syukur akan membawa dampak positif kepada semua ciptaan Allah, semakin luas kesadaran kita dalam bersyukur maka akan semakin besar dampak energi kepada semesta. Allah akan memberikan dampak positif tergantung dari keluasan kesadaran hamba yang bersyukur.