quran merupakan hardware penyimpan wahyu, softwarenya tentunya wahyu itu sendiri. antara hardware dan software mestinya ada kesinambungan sehingga softwarenya bisa dijalankan dengan baik oleh hardwarenya.. artinya sang pemakai bisa mendapatkan manfaat yang besar dari quran tersebut.

kunci untuk menyambungkan antara hardware dan softwarenya ini adalah dengan silatun. yaitu ketika membaca quran coba dirikita relaks kemudian dengan membaca secara tumakninah di tiap huruf dan kalimatnya kemudian hati kita nyambung ke allah

setelah itu tercapai coba kita lakukan bahwa setiap huruf quran memiliki irama yang bisa di ikuti, coba ikuti iramanya sambil hati dan pikiran mengarah ke allah terus sesuai dengan irama bacaan dan quran.

dengan metode ini ternyata pengaruh emosinalnya cukup bisa dirasakan. terutama akan semakin memperkuat rasa ingat kepada allah ketika seusai baca.

dan kita pun akan mendaptkan kejelasan al quran bukan melalui terjemah atau tafsir tapi melalui bahasa kepamahan yang muncul dalam diri. mungkin ini agak aneh… tapi ini kenyataan yang dialami semakin kesambungan allah kuat maka semakin dalam kepahaman yang kita dapatkan.