beda merasa diampuni dan yakin diampuni Allah

kalau kita merasa diampuni Allah berarti kita masih ada keraguan  bahwa kita belum diampuni Allah sepenuhnya ,  Sedangkan yakin bahwa Allah mengampuni maka tidak ada keraguan dalam diri kita. sangat berbeda ketika duduk iftirasy kita membaca robbighfirlii (ampuni saya ya Allah) akan muncul 2 keadaan  yaitu merasa atau yakin kalau diampuni. nah jika kita masih merasa diampuni berarti kita belum sepenuhnya percaya bahwa diri kita bersih suci tiada dosa, tapi jika kita yakin bahwa Allah mengampuni maka diri kita akan suci dan bersih dari dosa.

reaksi bersih dari dosa biasanya akan terasa dalam emosi dan pikiran kita yaitu kita merasa tenang, emosi merasa kebahagiaan dan tentunya stress stress, kesedihan , kekahwatiran akan hilang. tapi jika kita masih merasa diampuni maka reaksi adalah kita masih belum merasa bahagia, ragu ragu, bahkan permohonan ampu bisa menjadi hal yang negatif yaitu merasa berdosa yang mendalam (guilty feeling) dimana hal ini akan merusak kejiwaan kita.

so.. jika kita duduk iftirasy kemudian membaca robbighfirlii maka yakinkan diri kita bahwa ALlah mengampuni semua dosa yang pernah kita perbuat. rasakankeyakinan itu hingga Allah membahagiakan hati kita.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

7 thoughts on “beda merasa diampuni dan yakin diampuni Allah

  1. yakin diampuni, yakin telah bersih dari dosa bukannya malah berbahaya? sedangakan Nabi Muhammad Adalah Mahluk yang paling suci, paling ma’rifat, tapi beliau adalah yang paling takut kepada Allah, menurut bapak, bagaimana mengaitkan 2 hal tersebut???
    yang masih mengganjal di benakku ..takut itu bisa menjadikan kita sombong karena yakin telah suci dari dosa.. upaya apa yang harus kita jalani unutk mencegah rasa sombong ketika telah yakin diampuni segala dosa..trimakasih

    • coba kalau kita doa kemudian kita tidak yakin dosa kita diampuni Allah, apa malah tidak berbahaya? sedangkan Allah maha mengampuni dan selalu mengampuni dosa hambanya.

      • trus bagaimana kita menghidarkan diri dari rasa sombong ketika kita telah yakin bersih dari segala dosa?

        • rasulullah tetap istighfar meski maksum, istigfarnya rasulullah karena beliau bersyukur. jadi untuk menghindari kesombongan kita banyak banyak bersyukur kepada Allah karena Allah telah mengampuni.

  2. oh berarti lebih menitik beratkan kepada sifat maha Pengampun Allah disamping istighfar kita,, yess i see.. makasih pak Purwanto

  3. saya sering mersa sombong dalam hati,tapi seketika itu hati sya berontak.gejala apakah itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *