berdakwah itu santai saja, mana mana yang dimudahkan Allah yang saya jalankan

berdakwah bagi saya adalah hobi, jadi saya jalankan santai dan sesuai dengan mood saya. Saya tidak akan memaksaan diri saya untuk berdakwah di luar kemampuan saya. Kalau saya di beri kemampuan untuk menulis ya saya menulis saja. kalau saya di beri kesempatan untuk berdakwah secara lisan misalnya ceramah atau memberi pelatihan ya saya lakukan itu, tapi jika tidak ada kesempatan pun tidak mengapa. kalau ada orang minta tolong kepada saya dan sayapun tidak mampu ya maaf saja permintaan tolongnya akan saya tolak. misalnya ada yang konsultasi tapi saat itu saya tidak ada mood untuk menjawab atau melayani ya terpaksa saya tolak.

Allahlah yang menggerakkan dakwah saya jika Allah mudahkan pasti jalan dakwah pasti akan dimudahkan Allah. jika Allah tidak berkehendak maka pasti Allah akan menyulitkan dakwah saya.

sewaktu saya mengadakan pelatihan dzikir nafas di solo, saya bilang ke kawan kawan dzikir nafas solo, ayo kita adakan pelatihan di solo, saya tidak usah di bayar, tapi saya minta kawan kawan di sini untuk bersedia tanpa di bayar juga menjadi penitia atau penyelenggara…. dan alhamdulillah Allah memudahkan, ada beberapa donatur yang bersedia menyediakan makanan dan snack, ada yang berupa uang untuk sewa gedung pertemuan. dan alhamdulilah acarapun berjalan lancar.

dakwah itu tidak memaksakan diri dan tidak memaksa orang lain. saya menyampaikan zikir nafas pun hanya untuk siapa saja yang mau belajar, bagi yang tidak mau ya sudah. saya menyampaikan tentang bagaimana memahami al quran melalui metode ilham dari Allah, ya itu pun bagi yang mau belajar bagi yang tidak ya tidak apa apa. Yang bahaya adalah yang menentang apa yang saya sampaikan. sebab yang saya sampaikan adalah kebenaran, jika menentang berarti menolak kebenaran. bahayanya adalah misalnya saya menyampaikan zikir nafas lalu anda benci mati matian dengan apa yang saya sampaikan maka kebenaran yang terkandung dari apa yang saya sampaikan tidak akan pernah melekat pada anda.

sikap santai dan relaks dan tidak tergesa gesa harus digunakan ketika berdakwah. kekuatan dakwah bukan dari kekuatan ego kita, tapi kekuatan itu dari Allah SWT. kalau Allah tidak berkehendak dalam kita berdakwah maka seberapa kuat usaha kita maka dakwah itu juga tidak akan berhasil. urut urutan dakwah adalah

  1. mohonlah kepada Allah agar di bangkitkan niat dakwah
  2. rasakan niat itu dan jaga niat untuk berdakwah
  3. lakukan apa apa yang bisa kita lakukan untuk menjalankan dakwa tersebut.

Dalam berdakwah tidak harus menjadi penyampai atau penceramah, anda yang punya uang bisa menjadi sponsor dakwah, jika anda punya waktu anda bisa menjadi panitia penylenggara. jadi mendukung program dakwah termasuk dakwah juga. seorang penceramah tidak akan bisa berdiri sendiri, dia pasti membutuhkan orang lain untuk mendukung program dakwahnya. tidak mungkin seorang peceramah harus menjadi panitia peyelenggara, dari buat leaflet, sewa tempat plus yang menyediakan makanan dan snack. keterbatasan ini harus diatasi dengan bersinergi dengan jamaah lainnya.

setiap orang berkesempatan untuk menjadi dai, menulis menjadi cara yang paling mudah untuk menjadi dai. setiap hari pengunjung blog ini 1000an belum yang baca melalui email atau catatan saya di FB. kalau dinpikir pikir dakwah ini sangat efektif, jadi setiap hari saya memberi pencerahan kepada 1000 orang. kalau di hitung amal jariyah?….. Jumlah 1000 ini jika seandainya saya kumpulkan di rumah saya betap repotnya saya, selain rumah say tidak cukup peserta juga kerepotan karena saya lihat pengunjungnya kebanyakan dari luar kota bahkan dari luar negeri juga. tapi dengan adanya internet ini cukup mudah untuk memberikan pengajian atau berbagi ilmu ke 1000 orang tiap hariinya. ini adalah cara yang di mudahkan Allah bagi saya untuk berdakwah dan saya akan terus menjalankan apa apa yang dimudahkan dan saya tidak akan melakukan dakwah yang menyulitkan saya apalagi membuat saya susah.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *