berguru kepada Ruhaninya guru kita bukan kepada nafsnya

Ruh guru spiritual selalu dalam pencerahan Allah, nah kita berguru kepada yang selalu mendapat pencerahan dari Allah. kalau kita berguru kepada nafs nya yang banyak terkontaminasi oleh dorongan fisiknya (nafs tubuh) maka kita akan kecewa.. dan memang kita berguru kepada yang memberi pencerahan bukan kepada yang dilewati pencerahan. inilah hakikat.

Author: Setiyo Purwanto

Trainer dan Peneliti psikologi islam Dosen Fakultas Psikologi UMS

3 thoughts on “berguru kepada Ruhaninya guru kita bukan kepada nafsnya”

  1. Ass.wr.wb.
    Apa yg dimaksudkan sbg murid kita tidak boleh memperhatikan sosok guru melainkan apa yg diucapkan itu sesuai ajaran rosul atau tidak ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.