Ruh guru spiritual selalu dalam pencerahan Allah, nah kita berguru kepada yang selalu mendapat pencerahan dari Allah. kalau kita berguru kepada nafs nya yang banyak terkontaminasi oleh dorongan fisiknya (nafs tubuh) maka kita akan kecewa.. dan memang kita berguru kepada yang memberi pencerahan bukan kepada yang dilewati pencerahan. inilah hakikat.