Ketika sholat secara lesan kita mengucapkan beberapa lafal atau bacan sholat, demikian pula tubuh kita melakukan dalam bentuk bahasa tubuh (gesture), Namun baik bahasa lesan maupun bahasa tubuh keduanya bukanlah bahasa jiwa. bahasa lesan dan gesture kita gunakan sebagai program hardwarenya, program software yang kita gunakan adalah bahasa jiwa.

Berkomunikasi kepada Allah melibatkan dua hal yaitu bahasa fisik (verbal dan gesture) dan juga bahasa jiwa. kedua bahasa ini harus menyatu secara harmoni sehingga menjadi suatu bentuk perilaku yang memiliki kekuatan ganda yaitu kekuatan tubuh dan kekuatan jiwa.