orang sakit dianjurkan untuk bersyukur, namun bersyukur jangan bersyukur karena menerima sakit, sebaiknya bersyukur bahwa allah telah menyembuhkan penyakitnya (padahal masih sakit) kalau syukurnya karena sakit maka proses kesembuhannya akan lama karena kita tidak ada keinginan untuk sembuh, kecuali kalau memang sudah bosan hidup. jika masih ingin hidup maka bersyukurnya adalah allah telah menyembuhkan sakitnya yang tentunya hal ini dilakukan setelah berdoa.
jika kita bersyukur bahwa allah telah menyembuhkan maka kita akan disembuhkan oleh Allah.
demikian pula dengan kemiskinan, kekuarangan atau yang lainnya yang negatif, kita jangan bersykur kalau kita miskin, kita jangan bersyukur kalau kita hidup kekuarangan bersyukurlah kalau allah telah emlimpahkan kenikmatan, kekayaan dan kemakmuran. maka sebentar lagi hidup kita akan berubah. nah sakit, miskin bukan untuk disyukuri namun untuk di terima (ridlo) atau rela. Ridlo, rela ini berbeda dengan bersyukur…. jadi kita harus menyesuaikan menerima (pasrah) dengan bersyukur secara benar agar hidup kita lebih bahagia dan lebih makmur